
Tepat di saat Shen Zhi An sedang lengah, seketika muncul sebuah celah berjarak 5 meter dari tempat Shen Zhi An berdiri, dan dari dalam celah, muncul sosok pemuda berjubah putih yang kini mengayunkan pedangnya ke arah Shen Zhi An dengan kecepatan luar biasa.
Slash..!! Bom bom bom..!!
Tepat setelah bilah energi pedang dari yang di ayunkan oleh pemuda yang tak lain Xiu Bai mengenai target, seketika suara ledakan terdengar menggema hingga ke seluruh Alam Saint.
Tidak hanya itu saja, hasil dari serangan Xiu Bai, kini terlihat membentuk sebuah garis lurus sejauh jutaan mil.
Alam Saint yang tadinya sudah setengah hancur, kini kembali hancur dan hanya menyisakan sebongkah batu sebesar Benua kecil.
Lan Yanjing yang melihat kejadian tak terduga tepat di depan matanya, hanya bisa membeku dengan mulut terbuka lebar.
“Ka..Kau, kau adalah pemuda yang pernah aku lihat beberapa waktu lalu, bagaimana bisa kau sekuat ini?” Tanya Lan Yanjing sambil menatap Xiu Bai dengan tatapan tak percaya.
Pasalnya, ia tahu jika Xiu Bai tidak sekuat ini saat ia melihatnya melintasi Alam Saint beberapa waktu lalu, tapi sekarang, ia merasakan kekuatan Xiu Bai sangat-sangat mengerikan, walau tidak sekuat sosok yang tak lain Shen Zhi An. Tapi Lan Yanjing yakin jika pemuda di depannya ini mampu mengimbangi Shen Zhi An.
...
Xiu Bai yang di tanya, hanya diam saja, saat ini fokus Xiu Bai mengarah ke tempat dimana ahir dari ledakan hasil dari serangannya.
Xiu Bai yakin jika Shen Zhi An tidak akan terluka parah akibat serangan kejutnya tadi, tapi setidaknya Xiu Bai meyakini Shen Zhi An pasti terluka.
Blush..!!
Duarr..!!
Di kejauhan, Xiu Bai langsung merasakan aura yang sangat menjijikkan menyebar ke segala arah, hingga dapat di rasakan sampai ke tempat Xiu Bai berdiri saat ini.
“I..Ini,” gumam Xiu Bai menyipitkan matanya di saat merasakan tekanan yang Shen Zhi An keluarkan, masih sama seperti sebelum ia menyerangnya.
“Dia benar-benar kuat,” sambung Xiu Bai yang langsung memasang kuda-kuda dan sudah siap bertarung habis-habisan.
...
Di tempat Shen Zhi An, ia yang terkena serangan secara tiba-tiba dari Xiu Bai, kini terlihat melayang dalam keadaan pingsan.
Srek srek..!! Krak..!!
Dalam sekejap tubuh Shen Zhi An yang hampir terbelah dua, kembali menyatu, terdengar juga suara tulang-tulang dari tubuh Shen Zhi An yang hancur dan terpisah, mulai menyatu.
Uhuk..!!
Tepat setelah tubuh Shen Zhi An pulih sepenuhnya, Shen Zhi An pun tersadar dan memuntahkan seteguk darah hitam.
“Si..Sialan, serangan tadi sangat mengerikan, beruntung serangan tadi tidak menghancurkan bola intiku, jika tidak, maka aku akan langsung mati,” ucap Shen Zhi An terlihat sedikit merinding dan juga di penuhi amarah.
Bola inti adalah inti dari kehidupan milik Shen Zhi An, dan perlu di ketahui, Shen Zhi An tidak memiliki jantung, makanya ia dapat di katakan Abadi.
Di bola inti itu jugalah tempat Shen Zhi An menyimpan energinya, ia tidak menyimpannya di dantiannya.
Dan tempat bola inti milik Shen Zhi An tersimpan berada di dalam kepalanya, lebih tepatnya di balik tengkorak keningnya.
...
Setelah tubuh Shen Zhi An kembali ke kondisi semula dan Shen Zhi An tidak merasakan ada yang janggal lagi, kini pandangan Shen Zhi An mengarah ke Xiu Bai berdiri.
“Si..Sialan, ini masih belum waktunya aku bertarung melawannya, tapi apa boleh buat, aku harus mengecek kekuatannya terlebih dahulu. Dia juga tidak bersama anggota keluarganya yang selalu berada di sekitarnya, itu artinya ia siap bertarung melawanku saat ini.” Sambung Shen Zhi An.
Dret..!! Wuss..!!
Dalam sekejap Shen Zhi An menghilang dari tempatnya berdiri.
Wung..!!
Tidak sampai hitungan beberapa detik, Shen Zhi An langsung muncul tepat di depan Xiu Bai dan langsung mengayunkan tinjunya ke wajah Xiu Bai.
Xiu Bai yang sudah mengantisipasi hal tersebut, kini dengan cepat menggeser tubuhnya ke arah kanan.
Tidak sampai di sana saja, dengan cepat Xiu Bai membalas dengan mengayunkan pedangnya ke dada kiri Shen Zhi An dengan cara menusuknya.
Slash..!!
Shen Zhi An yang sudah menebak hal tersebut, seketika menyeringai lebar, ia pun langsung maju tanpa menghindarinya sama sekali.
Dret..!!
Jlep..!!
“Kena kau,” ucap Shen Zhi An yang memanfaatkan tubuhnya layaknya karet, kini mencoba menyerap energi milik Xiu Bai melalui perantara pedangnya.
Duarr..!!
Tapi apa yang terjadi, dada kiri milik Shen Zhi An yang tertanjap pedang langsung meledak.
Mata Shen Zhi An pun melotot, dengan cepat ia melirik ke arah kiri, dimana bilah pedang milik Xiu Bai kini terayun ke arah lehernya.
Crash..!!
Kepala Shen Zhi An pun langsung terpotong dalam hitungan detik.
“Kesempatan,” gumam Xiu Bai saat melihat tubuh Shen Zhi An terpenggal dan mengira jika Xiu Bai menghancurkan tubuh musuhnya ini, maka ia akan mati.
Dengan cepat Xiu Bai kembali mengayunkan pedangnya ke arah tubuh Shen Zhi An.
Slash..!!
Crash crash crash..!! Boomm..!!
Hanya dalam satu kali ayunan, tubuh Shen Zhi An langsung terpotong-potong menjadi beberapa bagian, lalu meledak.
Xiu Bai yang awalnya melihat tubuh musuhnya meledak, langsung menghela nafas lega. Tapi saat ia mendengar suara tulang patah, pandangan Xiu Bai pun mengarah ke kepala Shen Zhi An.
“I..Ini,” gumam Xiu Bai melotot tak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.
Krak krak..!!
Bersamaan dengan hancurnya tubuh Shen Zhi An, di tempat kepala Shen Zhi An yang terlempar, kini terlihat kepala Shen Zhi An mulai menumbuhkan tubuh lain melalui leher yang terpotong.