
“Benar, ini aku Asura,” jawab Xiu Bai dengan senyuman ramah dan kembali melanjutkan. “Jadi, dari mana semua orang-orang ini kau bawa?” Tanya Xiu Bai yang terlihat penasaran.
Melihat wajah Tuannya yang berbeda, Jiansan pun terdiam sesaat.
Xiu Bai yang melihat Jiansan terdiam, sadar jika Jiansan mencoba untuk mengidentifikasi dirinya. Sehingga Xiu Bai hanya diam saja.
5 menit berlalu, setelah Jiansan yakin jika sosok di depannya adalah Tuan yang dulu menciptakannya. Jiansan pun terdengar sangat bahagia.
“Tuan, aku tak menyangka jika kau kini benar-benar telah berubah menjadi sosok Manusia. Bukan hanya itu saja, aku juga merasa kepribadianmu juga sedikit berubah, tidak seperti di masa lalu.” Ucap Jiansan dengan nada bahagia.
“Oh ya, aku membawa mereka semua dari Dimensi Alam setengah fana, di sana terjadi kekacauan besar-besaran. Banyak orang yang tidak bersalah mati sia-sia. Jadi aku menyedot mereka semua yang tidak bersalah, dan memilih beberapa dari mereka yang memiliki sedikit hati bersih, karena aku yakin mereka pasti bisa berubah.” Sambung Jiansan.
Xiu Bai yang mendengar itupun mengangguk santai.
“Tapi kenapa begitu banyak mahkluk fana yang kau bawa Jiansan? Apakah perkembang biakan yang ada di sana meningkat pesat?” Tanya Xiu Bai sambil melirik ke arah Dimensi Alam Kegelapan yang kini 80% hampir penuh di isi oleh makhluk hidup.
“Hemm..!! Ini masih 10% saja Tuan, aku juga bingung mau menaruh sisanya dimana. Karena sangat sulit mencari tempat aman saat ini.” Jawab Jiansan dan menjelaskan.
“Eeh,, apakah kau sudah bertemu dengan sosok seperti diriku sebelumnya? Sehingga kau berkata jarang ada Dimensi yang aman?” Tanya Xiu Bai terkejut.
Jiansan pun mengangguk, lalu menjelaskan jika ia bertemu dengan 2 sosok makhluk yang terlahir dari Alam, kedua sosok yang Jiansan temui juga sengaja datang ke Dimensi Alam Fana hanya untuk mengumpulkan banyak bawahan, serta mengembang biakan mereka.
Jiansan kembali menjelaskan jika ia yakin masih banyak makhluk seperti Xiu Bai di sana, sedang bersembunyi atau mungkin merencanakan sesuatu tidak di ketahui.
Terahir, Jiansan menjelaskan jika makhluk Fana yang Jiansan bawa ini juga mungkin ada beberapa bawahan dari mahkluk yang terlahir dari Alam. Tapi ia tidak tahu, karena saking banyaknya mereka.
1 jam telah berlalu.
Setelah menjelaskan Xiu Bai semua yang ia ketahui dan alami, kini Xiu Bai pun mengangguk ringan.
Pandangan mata Xiu Bai pun mengarah kembali ke Dimensi Alam Kegelapan.
Blush..!!
Dalam sekejap indra kesadaran Xiu Bai menyebar menyelimuti seluruh Dimensi Alam Kegelapan.
“Hemm..!! Ada puluhan ribu yang memiliki tanda berbeda-beda dari mereka, salah satunya tanda Api hitam, yang terlihat paling banyak di sana.” Ucap Xiu Bai dengan nada dingin. Karena ia pernah melihat tanda seperti itu di masa lalu, itu adalah tanda milik Dewa Api Kegelapan.
“Hemm..!! Aku yakin telah memusnahkannya di masa lalu. Tapi kenapa masih ada tanda milik Dewa Api Kegelapan?” Gumam Xiu Bai langsung merenung.
“Jika begitu, sesuai dugaanku, ada sosok yang menciptakannya, termasuk diriku. Tidak mungkin mereka terus bermunculan dari Alam Semesta, karena jika memang benar-benar tercipta dari Alam Semesta, itu pasti butuh jutaan bahkan ratusan juta tahun untuk setiap individunya.” Gumam Xiu Bai dalam hati.
“Tapi ini, mereka seakan-akan tercipta secara bersamaan dalam jumlah banyak. Jadi, siapa yang menciptakan dan mengendalikan Alam Semesta ini semua?” Sambung Xiu Bai langsung memandang ke ruang hampa.
“Suatu saat aku akan mencari dan membongkarnya, karena aku merasa ia melihat kematian dan kelahiran akibat pertempuran seperti mainan baginya.” Seketika Xiu Bai langsung mencengkram erat tangan kanannya, dan membulatkan tekadnya untuk ke Inti ruang hampa untuk mencari Batu yang dulu pernah membantu, serta memberikannya banyak informasi.
Tap tap..!!
“Pindahkan mereka semua ke dunia Fana tempatku dulu tumbuh besar Jiansan, ini dia tempatnya.” Ucap Xiu Bai langsung menembakkan ingatan dimana dulu Xiu Bai tinggal bersama kakaknya.
Setelah memberikan ingatan tersebut, dengan cepat Xiu Bai melesat ke arah Dimensi Alam Surgawi.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Tidak lama, Xiu Bai pun muncul di atas langit sambil memandang kota yang sangat indah dan besar.
Pandangan Xiu Bai pun langsung mengarah ke kakaknya dan keponakannya.
“Aku yakin keduanya di penjara karena telah membuat kekacauan,” gumam Xiu Bai menggelengkan kepalanya.
“Memang anak dan ayah sama saja,” sambung Xiu Bai saat melihat wajah Duan Li yang pura-pura tertidur, tapi sebenarnya tidak.
Tap tap..!!
Dalam sekejap Xiu Bai muncul tepat di belakang Lang Zai yang berdiri paling belakang. Tanpa di sadari oleh kelimanya.
...
Sementara Cen Tian, Long Yuan, Lang Zai dan Pixiu kini bingung memikirkan tentang orang-orang yang terus bermunculan di Dimensi Alam Kegelapan.
Melihat wajah semuanya yang bingung, Xiu Bai pun langsung melangkah dan masih tidak di sadari, karena ia menyembunyikan dirinya dengan energinya.
“Ehem..!! Apa yang membuat kalian begitu berpikir keras? Terutama kau kakak? Apa kau berencana untuk melarikan diri dari sini?” Tanya Xiu Bai yang kini memunculkan kepalanya saja.
Wung..!! Bomm..!!
Wuaaa..!! “Setan nyata.”