Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Pertarungan Dewi Iblis Kegelapan Vs Qiu Di dan Bergeraknya Dua Jendral Xiu Bai


Blush..!!


“Jadi benar dugaanku, entah apa tujuan sialan itu mengirimmu, bahkan aku tak menyangka jika ia bisa memiliki bawahan sekuat dirimu. Tapi jika aku membiarkanmu tetap hidup, maka tatanan alam ini akan menjadi bahaya jika kau benar-benar bawahan si rakus itu.” Ucap Dewi Iblis Kegelapan dengan wujud aslinya.


Terlihat area sekitar tempat keduanya berdiri langsung di penuhi kegelapan tanpa batas.


Qiu Di yang merasakan bahaya, langsung mengubah wujud aslinya dan mengeluarkan seluruh kekuatan yang ia punya, sehingga terlihat kegelapan bercampur bara api yang sangat terang bentrok.


Wung wung..!!


Bom bom bom bom..!!


Krak krak..!!


Hanya dengan bentrokan kekuatan bawaan mereka saja, terlihat area sekitar langsung berguncang hebat.


Bahkan dimensi yang Dewi Iblis Kegelapan buat pun mengalami keretakan.


...


“I..Ini, cepat selamatkan yang lain, jangan sampai mereka yang lemah terluka.” Teriak Lei Long dan beberapa rekannya langsung memerintahkan yang lainnya.


Tap tap..!!


“Sialan, aku tak menduga jika akan menjadi seperti ini,” ucap salah satu rekan Lei Long kini mendekati Lei Long.


“Jadi, apa yang harus kita lakukan? Jika terus bertahan, aku yakin tempat ini tak akan lagi menjadi hancur.” Tanya manusia setinggi 5 meter yang juga mendatangi Lei Long.


Lei Long yang di tanya hendak menjawav, tapi guncangan kembali terjadi, yang membuat mereka semua langsung membuat perisai untuk melindungi diri dan yang lainnya.


“Kita lebih baik bergerak, dari pada berkumpul di sini dan mencari solusi, itu akan membuat kita terlalu berlama-lama. Ayo,” ajak Lei Long langsung melesat bersama yang lainnya.


Saat melesat, terlihat Lei Long mencoba menghubungi seseorang yang ia kenal di masa lalu.


***


Di tempat kediaman Mo Meilin.


Turnamen yang di adakan terlihat masih berlanjut, dan semenjak pertarungan Tu Long, terlihat Duan Du, Bai Da Xing, Bai Han dan Feng Lu belum bertarung.


“Hoam,, sangat lama, kapan gantianku tiba,” ucap Bai Da Xing terlihat menguap bosan.


“Tunggu saja, tak lama lagi kau pasti akan di panggil,” ucap Duan Du melirik Bai Da Xing terlihat santai.


“Dan satu lagi, ingat untuk langsung menyerang lawanmu dalam sekali serang hingga membuatnya keluar atau kalah, lakukan sesuai keinginanmu saja, tapi jangan berlebihan,” sambung Duan Du.


Bai Da Xing pun mengangguk bosan. “Hemm aku tahu, tapi setelah ini, mengapa aku harus mengalah sih, ini tidak seru jika aku menang pertama dan langsung kalah.” Ucap Bai Da Xing cemberut.


Sstt..!!


“Jangan besar-besar, ayahku dan paman Long Qiu nanti mendengarnya. Rencana kita akan gagal nanti,” dengus Duan Du langsung menutup mulut Bai Da Xing.


...


Tidak jauh dari tempat Duan Du dan Bai Da Xing duduk. Feng Lu yang melihat kelakuan keduanya dari tadi, langsung bertanya.


“Kenapa mereka terlihat selalu bertengkar Tuan muda?”


“Mereka tidak bertengkar, itu memang sifat mereka yang terbuka satu sama lain. Dan juga, mereka sepertinya merencanakan sesuatu yang akan membuat pusing ayah maupun yang lainnya. Tapi aku tak tahu apa yang mereka rencanakan.” Jawab Bai Han terlihat penasaran.


...


Sementara di tempat Duan Diyu dan Long Qiu, mereka yang mulai bosan juga, kini mulai beradu mulut, untuk menghilangkan rasa bosan mereka. Lantaran pertarungan yang mereka lihat hanya itu-itu saja, tidak ada yang menarik.


“Hei idiot, apa kau tidak mau bertaruh lagi?” Tanya Duan Diyu santai.


“Kau itu yang idiot sialan,” dengus Long Qiu.


“Taruhan apa yang kau inginkan?” Tanya Long Qiu setelah mendengus kesal.


“Hem...!! Bagaimana jika-”


Sebelum Duan Diyu menyelesaikan ucapannya. Long Qiu langsung bangkit.


“I..Ini, ada Naga yang meminta bantuan, tapi siapa ya?” Gumam Long Qiu bangkit karena terkejut akan jantungnya yang berdetak kencang dan hanya dapat di rasakan oleh Ras Naga saja.


“Aku juga tidak tahu, ada Naga yang meminta bantuan, tapi perasaan aku sama sekali tidak mengenal Naga lain selain dia?” Jawab Long Qiu menunjuk Long Ye yang sedang duduk bersama Wang Si dan Jen Lang layaknya orang tua.


“Eeh,, bukankah masih ada Lei Long, apakah kau lupa.” Ucap Duan Diyu terkejut dan memberitahu.


“Aha, kau benar juga, tapi bukankah dia ada di tempat wanita Kegelapan itu.” Sambung Long Qiu dengan wajah cerah sambil memiringkan badannya di sertai memasang wajah bingung.


Tap tap..!!


Dengan segera keduanya bangkit sambil melirik ke arah Xiu Bai.


Xiu Bai yang di lirik terlihat santai.


“Pada akhirnya dia meminta bantuan juga,” gumam Xiu Bai yang sudah tahu jika saat ini Dewi Iblis Kegelapan sedang bertarung dengan sosok yang beberapa saat lalu ia rasakan auranya.


Namun Xiu Bai tetap diam, karena ia takut jika ini adalah jebakan dari Dewa Iblis Neraka.


Dengan keluarnya Xiu Bai dari sini, ia takut Dewa Iblis Neraka datang bersama Dewa Iblis Penghancur dengan pasukan penuhnya.


Jika hanya mengandalkan Mo Meilin, itu akan sulit, karena Xiu Bai tahu jika Iblis Neraka dan Iblis Penghancur pastinya menyembunyikan kekuatan pasukan mereka sedalam mungkin. Dan akan menggerakkan di saat yang tepat.


“Ada apa?” Tanya Xiu Bai melalui telapati.


“Itu, bukankah Lei Long adalah anggota keluarga kita Tuan, apakah kita tidak datang membantunya?” Tanya Duan Diyu melalui telepati.


“Jika kalian ingin pergi, maka izin terlebih dahulu kepada Istri kalian, jika mereka mengizinkan, maka aku juga akan mengizinkan.” Jawab Xiu Bai datar.


...


Tap tap..!!


Dalam sekejap Duan Diyu dan Long Qiu muncul di tempat istri mereka duduk bersama para wanita.


“Ada apa?” Tanya Mo Meilin dengan nada dingin.


“Jangan bilang kau ingin mendatangi wanita sialan itu?” Tanya Mo Meilin dengan nada mengerikan.


Glek..!!


“Bu..Bukan begitu sayang, Lei Long lah yang menghubungiku melalui Ras Naga, jika sudah menggunakan itu, tandanya ia dalam bahaya.” Jawab Long Qiu langsung menjelaskan dengan nada terbata-bata.


“Tidak, itu mungkin alasan wanita liar itu, aku tidak mengizinkan.” Dengus Mo Meilin.


Long Qiu langsung cemberut. “Ayolah, kau tahu jika dia adalah anggota keluargaku, walau aku tidak sedarah dengannya, tapi ia adalah teman masa kecilku.” Ucap Long Qiu terdengar memberanikan diri membentak istrinya.


Dahi Mo Meilin pun berkerut, tapi tak lama ia langsung tersenyum manis. “Baru sekarang kau terlihat seperti seorang pria Gege,” ucap Mo Meilin tersenyum bahagia.


“Baiklah, Meilin izinkan, tapi jangan berani macam-macam mendekati wanita itu,” sambung Mo Meilin langsung memberikan ancaman.


“Hehe,, kau tenang saja sayang, dan aku tahu kau memang istri ku yang lemah lembut,” ucap Long Qiu langsung merayu istrinya, yang membuat Mo Meilin semakin tersipu malu dan layaknya Singa yang baru saja di jinakkan.


...


Sementara untuk Duan Diyu, ia dengan mudah meyakinkan istrinya, karena istrinya juga sangat menjunjung tinggi ikatan kekeluargaan.


Tap tap..!!


“Ayo,” ajak Duan Diyu menghampiri Long Qiu.


Long Qiu pun mengangguk dan menghilang.


Tap tap..!!


“Kami pergi Tuan, jika ini memang jebakan, maka aku yakin saudara kami yang di sini pasti akan bisa membantu.” Ucap Duan Diyu yang sepemikiran dengan Xiu Bai.


“Hemm..!! Hati-hatilah dan gunakan ini jika kau dalam keadaan terdesak.” Ucap Xiu Bai langsung mengeluarkan tombak Asura.


Melihat itu, Long Qiu dengan wajah bahagia menyambarnya. “Hehe,, akhirnya aku bisa menggunakan tombak ini lagi setelah sekian lama,” kekeh Long Qiu terlihat sangat bahagia.


“Baiklah, selamat tinggal Tuan,” ucap Duan Diyu dan Long Qiu serempak, tangan Duan Diyu pun langsung terlambai.


Dret..!! Krak krak..!!


Wuss..!! Jlep..!!