Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kedatangan Kakak beradik Shi Long, Li Long dan Pertandingan Di Mulai


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Setelah memberikan peringatan kembali, Penatua Agung Klan Naga Langit pun langsung menghilang dari tempatnya.


***


Tap tap..!!


Tidak sampai 5 menit, terlihat para jenius klan Naga Langit dan para calon pemimpin klan Naga Langit berdiri menjadi 3 kelompok.


Saat membentuk 3 kelompok, orang yang paling banyak saat ini adalah kelompok yang ingin melawan Han Liu, mereka yang berkumpul di depan Han Liu berpikir jika Han Liu yang terlemah, jadi mereka berpikir untuk melawan yang terlemah terlebih dahulu, baru mereka kembali mengajak Duan Du dan Tu Long untuk sparing.


“Hoho,, lihatlah paman Liu, banyak juga orang yang ingin menantangmu,” ucap Duan Du melalui telepati.


“Hemm..!! Di antara mereka semua, ada 3 orang yang cukup kuat dan menyembunyikan kekuatan mereka, sementara yang lain tidak terlalu perlu di khawatirkan,” ucap Han Liu.


“Coba kau lihat dua calon pemimpin itu dan seorang pemuda yang selalu sendiri sambil memegang pedangnya.” Tunjuk Han Liu.


Pandangan Duan Du pun melirik ke arah kedua calon pemimpin, ia pun mengangguk saat merasakan keduanya ada di tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 Puncak dan merasa kekuatan bertarung mereka ada di tingkat Kaisar Dewa ⭐ 2 Ahir ke atas.


Lalu pandangan Duan Du pun teralihkan ke pemuda yang memegang pedang.


“Hemm..!! Aura pedang yang luar biasa,” gumam Duan Du. “Walau ia ada di tingkat Kaisar Dewa ⭐ 1 Menengah, aku merasa ialah yang harus kau waspadai paman,” sambung Duan Du terdengar serius.


“Aku pun juga berpikir begitu,” Han Liu langsung mengangguk setuju. “Tapi lihatlah musuhmu juga Han'er, ada banyak yang perlu kau waspadai,” sambung Han Liu sambil melirik ke arah para jenius yang menantang Duan Du.


“Hehehe,, kau tenang saja paman, aku tidak akan bertarung sampai mengeluarkan kemampuanku yang sesungguhnya, lihat saja nanti,” kekeh Duan Du.


Tak lama, pandangan Duan Du dan Han Liu pun mengarah ke Tu Long, terlihat rata-rata lawan Tu Long memiliki tubuh besar dan kuat.


Tu Long tentu sangat ingin melawan mereka semua, tapi mengingat jika dirinya memiliki energi dan stamina terbatas, tentu saja ia tak akan mampu melawan mereka semua.


...


“Ehem,, baiklah jika begitu, kita akan-”


Wung..!!


Bam..!!


“Dimana para jenius dari klan kuno lainnya?” Teriak Li Long dan Shi Long serempak.


Tak lama, pandangan semua orang pun mengarah ke kedua orang bersaudara.


Duan Du yang ucapannya terpotong akibat kedatangan kedua kakak beradik pun melirik ke arah Li Long dan Shi Long.


“Mereka kuat,” gumam Duan Du dalam hati.


Kekuatan Shi Long ada di tingkat Kaisar Dewa ⭐ 2 Ahir dan adiknya Li Long ada di tingkat Kaisar Dewa ⭐ 2 Awal.


Bukan hanya Duan Du yang berpikir maupun merasakan sedikit bahaya, namun Han Liu dan Tu Long pun merasakan yang sama.


“Woah, ini dia lawan yang aku cari-cari,” entah mengapa bisa Tu Long dan Shi Long berteriak secara bersamaan.


Tapi nada suara mereka berdua terdengar lantang.


Pandangan Tu Long dan Shi Long pun saling menatap satu sama lain.


”Hehe,, apa kau ingin sparing denganku Tuan muda?” Tanya Shi Long dengan nada lembut sambil membungkukkan sedikit kepalanya.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Ikuti aturan nona Shi Long, jika kau ingin melawan mereka bertiga, maka kau juga harus ikut mengantri,” ucap salah satu penerus klan Naga Langit.


“Hemm..!! Benar, walau kau yang terkuat, tentu saja kami tidak akan takut,” kini terdengar suara demi suara dari para jenius klan.


Shi Long dan Li Long yang mendengar itu seketika saling melirik. ”Baiklah, jika begitu, kami juga akan mengantri,” ucap kedua kakak beradik serempak.


***


30 menit berlalu.


Kini terlihat ada 3 Arena telah di buat oleh para Jenius klan.


Tentunya mereka juga membuat kursi untuk para peserta dan penonton.


Anehnya, yang menjadi juri saat ini adalah Duan Du, Tu Long dan Han Liu. Mereka ber 3 di tunjuk sebagai juri langsung oleh para jenius klan.


Srek srek..!!


Setelah mengocok kotak kecil berisi nama-nama yang menantang dirinya, kini Duan Du langsung mengeluarkan 2 nama yang terbuat dari kayu kecil.


“Su Long melawan Ji Long,” teriak Duan Du.


Mendengar namanya di panggil, Su Long pun langsung bangkit dengan senyum bersemangat.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Pandangan Su Long pun langsung mengarah ke lawan sparingnya Ji Long.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Ji Long pun langsung muncul lalu melangkah ke depan Su Long dengan seringai lebar. “Hehe,, sudah tidak lama kita tidak sparing saudara Su,” kekeh Ji Long.


“Kau benar, jika tidak salah, itu sudah 20 tahun yang lalu, dan kau kalah dengan cara merangkak jika aku tidak salah ingat,” jawab Su Long dengan nada polos.


Hahaha..!!


Hahaha..!!


Tapi Ji Long sama sekali tidak terlihat terprovokasi, ia malah memasang wajah tenang, dan tepat setelah para penonton selesai tertawa, Ji Long pun langsung berkata.


“Apakah kau sudah selesai membual saudara Su?” Tanya Ji Long dengan nada ramah.


“Huh,, membual, bukannya itu kau,” ejek Su Long.


Saat Ji Long akan membalas dengan ejekan, Duan Du yang melihat keduanya dan membiarkan mereka untuk pemanasan dan merasa pemanasan adu mulut telah selesai, ia pun langsung muncul di tengah-tengah mereka.


“Ingat, ini hanya pertandingan persaudaraan, jangan sampai ada yang berlebihan, kalian paham?” Tanya Duan Du dengan nada tegas.


“Tentu,” jawab keduanya serempak.


“Jika di antara kalian ada yang terluka parah, maka pertarungan akan langsung ku hentikan. Dan jika salah satu dari kalian menyerah, maka pertarungan selesai-” Duan Du kembali terdengar memberitahu syarat-syarat akan Sparing ini.


Su Long dan Ji Long terlihat hanya mengangguk-angguk.


Hingga kini Duan Du pun langsung melayang ke atas. “Baiklah, pertarungan pertama di mulai,” teriak Duan Du.


Dret..!!


Tanpa banyak basa basi, Ji Long terlihat langsung menerjang ke arah Su Long yang terlihat mundur terlebih dahulu.


Wung..!!


“Gerakan Pertama Naga Bulan, Cakar Bulan pembelah angin,” teriak Ji Long sambil mengayunkan tangan kananya.


Blush..!!


Seketika bilah cakar yang cukup besar langsung melesat ke arah Su Long.


Crash..!!


Duar..!!


Dalam sekejap tubuh Su Long langsung hancur berkeping-keping.


Woah..!!


Para penonton seketika bangkit sambil membuka mulut mereka, karena pertarungan awal biasanya sangat membosankan, tapi kali ini cukup berbeda.


Di arena Duan Du.


Terlihat Ji Long kini memasang pertahanan, karena sadar jika yang tadi ia serang hanyalah teknik klon milik Ji Long.


Dret..!!


Tak lama, Su Long muncul tepat di atas kepala Ji Long.


“Hoho,, kau langsung mengerahkan kekuatan penuh ya, jika begitu, aku pun tidak akan main-main,” ucap Su Long langsung melempar beberapa kayu kecil berbentuk patung manusia.


Dret..!! Wuss wuss..!!


Dalam sekejap, puluhan orang yang mirip Su Long langsung mengepung Ji Long.


Ji Long yang kini di kepung terlihat tidak panik sama sekali.


“Langsung mengeluarkan kekuatan penuhmu juga ya, jika begitu, kini aku pun tidak akan main-main, akan ku balas kekalahanku waktu itu,” ucap Ji Long dengan nada lantang.


Dret..!!


Blush..!!


Dalam sekejap tubuh Ji Long kini muncul sisik-sisik Naga bewarna putih dan sedikit bersinar layaknya Bulan.


Srek srek..!!


Tangan Ji Long yang tumbuh membentuk Cakar Naga pun langsung terayun dengan cepat, seolah-olah itu terlihat seperti bayangan saat terayun.


Melihat teknik baru Ji Long, Su Long sedikit terkejut, tapi dengan cepat ekspresinya berubah menjadi penuh semangat.


Blush..!!


“Serang,” teriak Su Long.


Wuss wuss wuss..!!


Seketika seluruh klon kayu Su Long langsung melesat sambil melancarkan kekuatan penuh mereka ke arah Ji Long.


Crash crash..!!


Crash crash..!!


Woah..!!


Melihat dua calon penerus klan Naga Langit yang bertarung langsung menggunakan kekuatan penuh mereka, membuat para penonton merasakan kebahagiaan.


“Ayo, jangan kalah Tuan muda Su Long.”


“Ayo serang terus Tuan muda Ji Lonh.”


Teriakan penyemangat seketika menggema dari para pendukung Su Long dan Ji Long.


Sementara Duan Du yang melihat itu, kini tersenyum kecil. “Tanpa sadar mereka memperlihatkan sendiri teknik-teknik milik Klan Naga Langit,” gumam Duan Du dalam hati.