
“Jadi apakah hanya ini saja kekuatan yang kau miliki? Jika belum semua, maka keluarkan semuanya,” ucap bawahan Dewa Iblis Neraka yang terlihat menatang Long Qiu.
Pfftt..!!
Hahahaha..!! Hahahaha..!!
Huahahahaa..!!
Seketika terdengar tawa lantang Long Qiu yang membuat area sekitar langsung berubah mencekam, saking mengerikannya, pusaran seketika muncul dimana-mana hingga membuat ledakan yang tidak bisa di jelaskan.
Blush..!! Krak krak..!!
Bukan hanya itu saja, kini tubuh Long Qiu mulai membesar, membentuk wujud aslinya.
...
Sementara keempat musuh Long Qiu, kini membelalakkan mata mereka, karena ini pertama kalinya mereka melihat wujud asli Long Qiu serta kekuatannya yang mengerikan.
“I..Ini, ini tidak ada dalam informasi,” ucap sosok manusia yang memegangi palu di tangannya.
Tangannya terlihat bergetar hebat saat ini, entah mengapa ia merasakan bahaya yang sangat besar kali ini, beserta ia merasakan Cermin yang terbuat dari jutaan Jiwa, kini tidak akan berfungsi lagi untuk menahan setiap serangan yang Long Qiu berikan.
Bukan hanya dia saja yang merasakan hal tersebut, ketiga bawahan Dewa Iblis Neraka, maupun bawahan Dewa Iblis Penghancur pun ikut merasakannya.
“Lari, kita harus lari,” ucap salah satu dari bawahan Dewa Iblis Neraka.
Dret..!!
Ia pun langsung membalik badannya dan langsung melesat, tanpa memikirkan rekan maupun bawahannya.
Melihat itu, ketiga yang tersisa, langsung memasang wajah penuh amarah.
“Sialan, jangan tinggalkan aku,” teriak bawahan Dewa Iblis Neraka dengan lantang.
Dret..!!
Duarr..!!
...
Namun sebelum ia bergerak, ia seketika membeku saat melihat rekannya yang pertama kali melarikan diri, kini mati dengan tubuh meledak.
“I..Ini, sejak kapan ia ada di sana?” Ucap bawahan Dewa Iblis Neraka terkejut tidak percaya.
Karena saat ini, Long Qiu dalam wujud aslinya, yaitu Naga Hitam pekat, sepanjang 100 meter, sudah ada di tempat musuhnya yang pertama kali lari.
Terlihat juga kaki kanan Long Qiu di penuhi bercak darah, lantaran ia baru selesai membunuh target utamanya.
Khehehe..!!
Mulut Long Qiu seketika terbuka dan memamerkan giginya sembari melirik ke arah ketiga yang tersisa, bersama jutaan bawahannya.
“Berikutnya adalah kalian,” ucap Long Qiu langsung mengangkat kaki kanannya.
Dret..!!
Wuss..!!
Duarr..!!
“Ti..Tidak mungkin,” teriak salah satu bawahan Dewa Iblis Penghancur yang kini memasang tidak percaya sama sekali.
Sementara di tempat Long Qiu, tepat setelah ia mengangkat kakinya, dalam sekejap ia muncul di target keduanya dengan kaki sudah tertancap di tubuh targetnya, hingga membuat tubuh targetnya langsung meledak.
Hal itulah yang membuat kedua musuh Long Qiu saat ini tidak percaya.
“Khehe,, ayo, larilah, larilah sejauh yang kalian bisa,” kekeh Long Qiu kini kembali memamerkan giginya.
Hal tersebut langsung membuat kedua bawahan Dewa Iblis Neraka dan Dewa Iblis Penghancur yang tersisa merasa benar-benar ketakutan.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Walau begitu, anehnya, terlihat keduanya mau saja menuruti permintaan Long Qiu. Mereka berdua kini terlihat melarikan diri ke dua arah yang berbeda dan meninggalkan bawahan mereka yang hanya bisa berdiri di tempat, tanpa bisa menggerakkan kaki mereka, lantaran tekanan yang Long Qiu berikan.
“Lihatlah pemimpin kalian, mereka sangatlah mulia, mereka meninggalkan kalian demi keselamatan mereka saja.” Ucap Long Qiu terlihat membuka mulutnya dan di arahkan ke bawahan Dewa Iblis Neraka yang tersisa.
Bukan hanya itu saja, ekor Long Qiu pun terlihat ikut bergerak ke arah semua monster yang ada di bawahnya, dan terlihat ujung ekor Long Qiu mengeluarkan cahaya di saat berhenti tepat dimana bawahan Dewa Iblis Penghancur melesat.
Bom..!! Bom..!!
Duarr..!!
Arghh..!!
Dalam sekejap, suara teriakan jutaan monster di bawahan Long Qiu langsung terdengar sesaat dan langsung lenyap.
Bersamaan dengan itu, dua lesatan energi yang Long Qiu tembakkan ke kedua target utamanya juga langsung muncul di tempat target dan meledakkannya tanpa bisa melakukan perlawanan, maupun menghindar.
“Para serangga sialan, gara-gara kalian, aku pasti akan di marahi istriku,” dengus Long Qiu.
Bukannya senang, Long Qiu yang sudah dalam wujud manusianya, terlihat memasang wajah cemberut saat ini.
Pandangan Long Qiu pun mengarah ke jubah yang istrinya buat, kini compang camping dan banyak bekas sobekan.
“Hais, bagaimana aku menjelaskan hal ini nanti kepada Wanita Iblis itu?” Gumam Long Qiu langsung menggaruk-garuk kepalanya.
1 menit berlalu, karena bingung mendapatkan ide untuk alasan, terdengar Long Qiu menggeram tak jelas.
“Argh,, sialan, aku hanya tinggal memasang wajah sedih saja, sambil berusaha menjelaskan yang sebenarnya,” ucap Long Qiu langsung membalik badannya.
Dret..!!
Namun sebelum Long Qiu melesat, ia langsung menghentikan langkahnya.
“Hemm..!! Apa hanya perasaanku saja atau memang kedua cermin yang terbuat dari jutaan Jiwa tidak ikut hancur ya?” Gumam Long Qiu melirik area sekitar, tapi ia saat ini tidak melihat adanya hal yang mencurigakan, sehingga Long Qiu langsung melesat kali ini.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
Tap..!!
Sementara di tempat Xiu Bai saat ini, terlihat tidak ada pertarungan sama sekali.
Dua sosok pemuda tampan di depan Xiu Bai terlihat memasang seutas senyum tipis.
Tap..!!
Salah satu dari mereka, yang mengenakan jubah merah, yang tak lain Dewa Iblis Neraka, menjalankan pion caturnya dan memakan pion catur milik Xiu Bai.
Melihat itu, Xiu Bai yang duduk santai, sambil menyeruput tehnya, langsung tersendak.
Uhuk..!!
Ffiiutt.!!
Sontak, teh yang ada di dalam mulut Xiu Bai, langsung menyembur ke wajah pemuda berjubah biru terang, yang tak lain Dewa Iblis Penghancur.
“Agh, maafkan aku, aku tidak sengaja lantaran terkejut melihat pion ku di makan,” ucap Xiu Bai terlihat merasa tidak bersalah sama sekali. Tangan Xiu Bai pun terlihat terlambai, dan pusaran angin pun dari tangan Xiu Bai.
Xiu Bai yang ingin mengeringkan jubah dan wajah Dewa Iblis Penghancur menggunakan angin ciptaannya pun terulur ke depan.
Dret..!!
Burr..!!
Namun saat tangan Xiu Bai maju, terlihat ada dua cangkir berisi teh di sana, sontak, kedua cangkir teh itu pun melayang dan mengarah ke Dewa Iblis Penghancur sekali lagi.
“Ah, lagi-lagi aku ceroboh, maafkan aku Iblis Penghancur,” ucap Xiu Bai sembari mengeluarkan seutas senyum tipis.
“Eeh,, bagaimana bisa kuda ku yang tadinya ada di sini, bisa pindah sejauh 2 kotak,” sementara Dewa Iblis Neraka yang sibuk memperhatikan catur dan melindunginya, agar tidak hancur oleh angin yang Xiu Bai buat, sempat teralihkan, dan pada saat ia kembali ke arah papan catur, ia pun sontak berteriak.
Xiu Bai yang mendengar teriakan Dewa Iblis Neraka, langsung menghilangkan angin di tangan kirinya, dan tidak jadi membantu mengerikan jubah Dewa Iblis Penghancur.
“Eeh,, apa maksud mu Iblis Neraka? Bukankah dari tadi kau selalu mengarah ke papan catur? Bagaimana bisa kuda mu bisa berubah tempat?” Tanya Xiu Bai memasang wajah bingung.
“Wah, ini tidak benar ini, kau pasti curang Iblis Neraka,” sambung Xiu Bai memasang wajah penuh curiga.
“Siapa yang curang Iblis Asura, lihatlah, apakah ada yang berubah dari semua pionmu dan pionku, termasuk yang lainnya, kecuali Kuda ku,” dengus Dewa Iblis Neraka tidak puas.
“Dan jika aku curang, aku tidak akan terkejut seperti ini,” sambung Dewa Iblis Neraka.
“Ah, begitu ya,” ucap Xiu Bai langsung mengangguk polos dan kembali duduk.
Terlihat kedua Dewa Iblis Neraka dan Dewa Iblis Penghancur memasang wajah kesal, tapi mereka tidak berani mengungkapkannya di depan Xiu Bai, karena main Xiu Bai terbilang bersih dan selalu polos semenjak pertemuan mereka kali ini.