
“Baiklah, selamat tinggal Tuan,” ucap Duan Diyu dan Long Qiu serempak, tangan Duan Diyu pun langsung terlambai.
Dret..!! Krak krak..!!
Wuss..!! Jlep..!!
Dalam sekejap keduanya membuat retakan ruang hampa, lalu melesat masuk dan menghilang.
Anehnya, tidak ada yang menyadari kepergian Duan Diyu dan Long Qiu, selain Xiu Bai, Mo Meilin, Fei Sia Ying dan bawahan langsung Xiu Bai.
***
Dret..!!
Tap tap..!!
“Ke arah mana Long Qiu?” Tanya Duan Diyu kini muncul bersama Long Qiu dan langsung bertanya.
“Masih di tempat yang sama,” jawab Long Qiu sambil memejamkan matanya dan mencoba melacak dari mana Lei Long yang meminta bantuan.
“Ayo,” ajak Duan Diyu terlihat memasang wajah serius.
Long Qiu yang sudah membuka matanya langsung mengangguk.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
Tepat setelah kepergian Duan Diyu dan Long Qiu.
Benar saja sesuai dugaan Xiu Bai, terlihat sosok Dewa Iblis Neraka muncul tidak jauh dari tempat munculnya kedua Jendral milik Xiu Bai.
“Hemm..!! Hanya 2 Jendral saja yang pergi? Apakah si sialan Wang Si itu tidak ikut?” Gumam Dewa Iblis Neraka terdengar menggeram.
“Sialan, jika begini rencanaku masih setengah matang,” sambung Dewa Iblis Neraka memasang wajah penuh amarah.
Tap tap..!!
“Lalu bagaimana? Apakah kita akan kembali atau terus melanjutkan?” Tanya sosok Dewa Iblis Penghancur yang tiba-tiba muncul.
“Tentu saja kita akan melanjutkannya, karena aku sudah mengorbankan bawahan berhargaku Qiu Di. Dan aku berharap semoga saja ia bisa terus menahan Dewi Iblis Kegelapan selama mungkin.” Dengus Dewa Iblis Neraka memandang rekan kerjasamanya.
“Hoo,, baiklah, aku hanya mengikuti rencanamu saja. Karena aku merasa tertarik dengan rencanamu ini,” ucap Dewa Iblis Penghancur tersenyum lebar.
“Heng,, ayo kita pergi dari sini terlebih dahulu sebelum Iblis Asura menyadari keberadaan kita,” dengus Dewa Iblis Neraka.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Keduanya pun terlihat langsung menghilang dan pergi entah kemana. Namun yang pasti, keduanya tidak akan jauh dari wilayah Mo Meilin dan terus memantau tempat Mo Meilin.
***
Sementara di tempat Dewi Iblis Kegelapan, kini terlihat air laut yang tadinya indah, telah hilang.
Entah bagaimana bisa air laut sebanyak itu hilang seolah di telan oleh sesuatu. Hanya kedua sosok yang mengerikan berdiri berhadapanlah yang tahu jawabannya.
“Kau sangat kuat,” ucap Qiu Di dengan tubuh di selimuti oleh bara api, saking panasnya bara api tersebut yang membuat air laut mendidih, hingga ikut menjadi bara api.
Dan di depan Qiu Di, Dewi Iblis Kegelapan yang berdiri dengan santai, terus menatap Qiu Di dengan tatapan tajam.
“Bagaimana bisa si serakah dan tolol itu bisa mempunyai bawahan sekuat dirimu?” Tanya Dewi Iblis Kegelapan.
Qiu Di yang di tanya, hanya memiringkan kepalanya bingung.
“Hemm..!! Bawahan? Siapa yang bawahan Tuanku?” Tanya Qiu Di bingung.
“Aku adalah putra dari Tuanku, dan semenjak aku lahir, dia memberitahuku dia adalah Tuanku dan aku adalah putranya.” Sambung Qiu Di.
Dret..!!
Tanpa banyak kata lagi, Qiu Di langsung melesat ke arah Dewi Iblis Kegelapan, ia menyerang langsung karena mempunyai alasan.
Alasannya adalah, jika ia terus mendengar Dewi Iblis Kegelapan bicara, maka ia akan terhasut nanti, itulah yang Dewa Iblis Neraka pernah katakan kepada dirinya, agar tidak bicara terlalu banyak dengan Dewi Iblis Kegelapan.
Duarr...!!
Jutaan panah lahar panas, mulai bermunculan dan langsung menyerang seluruh area kegelapan yang ada di depan Qiu Di.
Walau begitu, Dewi Iblis Kegelapan sama sekali tidak bergerak, bahkan semua panah lahar yang melesat ke arahnya, secara tiba-tiba lenyap kegelapan tanpa batas.
“Diam,” teriak Qiu Di terdengar meraung dan semakin gila.
Melihat Qiu Di semakin menjadi, Dewi Iblis Kegelapan pun tersadar jika tidak akan ada artinya ia menjelaskan Qiu Di lagi.
“Aku selalu menahan diri karena semua bawahanku akan terancam jika terlalu berlebihan. Tapi batas kesabaranku sudah habis,” ucap Dewi Iblis Kegelapan terlihat mulai serius.
Blush..!!
Duar duar duar..!!
Aura Dewi Iblis Kegelapan seketika meledak, yang langsung membuat area sekitar yang sudah hancur, semakin hancur.
Dret..!!
“Kau tahu mengapa tidak ada yang berani menggangguku setelah aku memilih Netral, karena aku adalah Sang Kegelapan, dimana ada kegelapan, disana ada diriku, dan tidak ada yang bisa melukaiku, bahkan Asura sekalipun.” Ucap Dewi Iblis Kegelapan muncul di belakang Qiu Di.
Walau tubuh Qiu Di di terangi oleh lahar api, tetap saja ada celah kegelapan di sana, hal itu Dewi Iblis Kegelapan manfaatkan untuk muncul.
Terlihat tangan Dewi Iblis Kegelapan terayun ke arah sinar lahar yang paling terang di dalam tubuh lahar milik Qiu Di, karena ia yakin itu adalah kelemahan milik Qiu Di.
Duarr..!!
Namun sebelum siluet kegelapan terus maju, palu lahar raksasa muncul dari atas, lalu menghempaskan kegelapan tersebut.
“Ke arah mana kau menyerang, aku ada di sini,” ucap Dewi Iblis Kegelapan muncul di celah kegelapan yang ada di sisi utara.
Qiu Di yang merasakan itu, kembali menciptakan berbagai senjata yang pernah ia lihat semasa berada di sisi Dewa Iblis Neraka.
Dengan ganas Qiu Di terus menghancurkan kegelapan yang selalu muncul di sekitarnya, hingga terlihat area tersebut layaknya Neraka.
***
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
“I..Ini,” ucap Duan Diyu dan Long Qiu saling melirik dengan mata melebar.
“Sangat kuat,” ucap Duan Diyu terdengar serius.
“Apakah lawan Dewi Kegelapan ada Iblis Neraka? Tapi aku merasa aura ini sedikit lebih kuat dari milik Iblis Neraka, jadi tidak mungkin itu dia.” Sambung Long Qiu terlihat menyeringai lebar.
“Lupakan, jangan terbuai dengan ini, lebih baik kita menyelamatkan Lei Long terlebih dahulu, ayo,” ajak Duan Diyu terlihat memasang wajah serius.
Dret..!! Tap tap..!!
Terlihat Duan Diyu dan Long Qiu yang muncul cukup jauh dari area pertarungan Dewi Iblis Kegelapan hendak melesat.
Tapi langkah mereka terhenti saat melihat ada ribuan sosok monster yang memiliki tingkat kultivasi Kaisar Dewa Energi ⭐ 9 Puncak.
“Sesuai dugaan dan rencana,” ucap Long Qiu dan Duan Diyu serempak.
“Baiklah, aku akan menghadapi mereka, kau terus lanjutkan perjalanan untuk menyelamatkan Lei Long,” sambung Long Qiu kini menyeringai lebar.
Duan Diyu pun langsung mengangguk, dan berubah menjadi bayangan, lalu lenyap, seolah ia tidak pernah ada.
“Sialan, jangan biarkan Jendral Neraka Bayangan itu pergi, setengah dari kita kejar di-”
Wung..!!
Duarr..!!
Sebelum monster berkepala aneh menyelesaikan ucapannya, sebilah tombak muncul dan langsung menghancurkan tubuhnya. Bukan hanya itu saja, dampak dari bilah tombak tersebut mampu menghempaskan dan melukai beberapa monster yang ada di dekatnya.
“Khehehe,, apa kau mengira aku itu Kura-Kura yang gampang di lewati begitu saja,” kekeh Long Qiu sembari mengulurkan tangannya.
Tap..!!
Tombak Asura yang tadinya melesat, kini kembali ke tangan Long Qiu.
Wung Wung Wung..!!
Bukan hanya itu saja, terlihat tombak Asura yang Long Qiu genggam, kini berdengung setelah menyerap darah musuhnya.
“Tenang sayang, setelah bertemu kembali, kau semakin tidak sabaran ya,” ucap Long Qiu menenangkan Tombak Asura.
“Khehe, aku janji kau akan makan banyak hari ini. Jadi, ayo kita mulai,” sambung Long Qiu terkekeh mengerikan.
Dret..!! Wuss wuss..!!