
Monster Harimau pun dengan cepat mengikuti perintah Tu Long tanpa berani membantah.
Blush..!!
Tap..!!
Tapi sebelum Tu Long menaiki punggung Monster yang berubah ke wujud Harimau seutuhnya, dengan cepat Xi Juan melewati Tu Long dan langsung menunggangi Monster Harimau.
“Hehe,, tungganganmu lumayan juga kek,” kekeh Xi Juan sambil melirik ke arah Tu Long yang kini memasang wajah mengerikan.
“Dasar bocah sialan,” teriak Tu Long.
Dret..!!
Wuss..!!
Dengan cepat Tu Long langsung melesat ke arah Xi Juan di sertai tangan kanan yang sudah terkepal.
Blush..!!
“Mulut dan otak mu itu sepertinya perlu di selaraskan,” dengus Tu Long.
Bomm..!!
...
Saat tinju Tu Long akan mengenai Xi Juan, terlihat dengan cepat Xi Juan melompat ke arah atas untuk menghindari pukulan kakeknya.
Tap tap..!!
“Weeee,, sampai kapan pun, kau tidak akan pernah bisa menghajarku kakek,” ejek Xi Juan yang terlihat seperti pengganti Gurunya Duan Du.
Mendengar itu, Tu Long pun semakin kesal, tapi dengan cepat ia mengelus dadanya dan bergumam sendiri.
“Tenanglah Tu Long, dia hanyalah bocah, walau sifatnya sama seperti Gurunya yang sialan itu,” gumam Tu Long dalam hati.
Setelah tenang, Tu Long pun membalik badannya dan melesat ke arah punggung Monster Harimau.
Tap..!!
“Hoho,, dengan begini sudah lengkap kita semua memiliki tunggangan.” Ucap Tu Long melirik Bo Wuhan dan Xi Luan yang telah memanggilkan tunggangannya.
Dret..!!
Bom..!!
Saat Tu Long melirik Xi Juan, terlihat Monster Raksasa yang dulu pertama kali ia temui kini muncul di samping Xi Juan.
“Bocah nakal ini, membuat iri saja,” umpat Tu Long melihat monster yang menjadi tunggangan Xi Juan.
“Apa kakek? Jangan memasang wajah seperti itu, kau tidak akan pernah bisa mendapatkan yang seperti ini,” ejek Xi Juan.
Tapi ejekan Xi Juan kali ini tidak di tanggapi oleh Tu Long.
Karena pandangan Tu Long mengarah ke kejauhan Barat Daya.
“Perasaan ini?” Gumam Tu Long seketika bergidik ngeri bercampur bahagia.
Entah mengapa darahnya mendidih tanda ia bahagia, tapi di saat yang sama, ia juga sedikit merinding.
***
Wung..!! Wuss wuss..!!
Sementara dari arah Barat Daya, terlihat sosok Long Qiu kini melesat dan saat melesat, ia terlihat seolah menembus udara, karena kadang hilang dan kadang muncul.
Dret..!!
Tap tap..!!
Long Qiu yang sudah dapat melihat keturunannya pun langsung terhenti.
“Hoho,, ternyata itu keturunanku, dalam hal kekuatan dia terbilang standar, dalam hal kecerdasan, dia sangatlah buruk dan dalam hal pergaulan, dia selalu tertindas oleh anggota keluarganya, hahaha,” seketika Long Qiu pun langsung tertawa lebar setelah menganalisa keturunannya.
Bukannya marah karena keturunannya lemah, ia malah tertawa bahagia. Apalagi saat tahu keturunannya selalu di tindas.
“Tapi kenapa aku tidak merasakan keturunan si sialan itu ya?” Ucap Long Qiu kini melirik area sekitar dimana tempat keturunannya berada.
“Heng,, sialan, ini pasti akal-akalan Tuan yang sengaja memisahkan mereka, agar aku tidak dapat menemuinya,” dengus Long Qiu sambil memasang wajah pahit.
“Jika begitu, akan ku buat keturunan sialan itu menderita di saat bertemu dengan keturunanku nanti, hehe.”
Setelah tertawa seorang sendiri layaknya orang gila, Long Qiu pun kembali melesat.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Dan hanya dalam sekali langkah, kini Long Qiu muncul tepat di depan Tu Long dan yang lainnya.
...
Sementara Tu Long, Xi Bersaudara dan Bo Wuhan yang melihat sosok dengan kekuatan mengerikan muncul tepat di depan mereka. Dengan cepat langsung mengeluarkan senjata mereka.
Dret..!!
Blush blush blush..!!
“Siapa anda Senior?” Tanya Xi Luan dan Xi Juan dengan suara tenang dan sopan.
Terlihat tubuh Xi Bersaudara saat bertanya bergetar hebat, tapi mereka mencoba untuk menyembunyikannya sedalam mungkin.
Sementara Bo Wuhan terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa takutnya bersama Monster tunggangannya. Walau begitu, ia tetap berani berdiri di depan Long Qiu.
Terahir, terlihat Tu Long hanya terdiam saja saat melihat wajah yang menurutnya tidak asing bagi dirinya.
Saat Tu Long mencoba mengingat wajah sosok di depannya, seketika kepala Tu Long merasakan rasa sakit yang sangat luar biasa.
Argh...!!
“I..Ini,” gumam Xi bersaudara terlihat panik di saat melihat kakek mereka berteriak kesakitan.
Dengan segera mereka mencoba mendekati Tu Long. Tapi terlihat tubuh mereka tidak bisa di gerakkan. Sama halnya dengan Bo Wuhan, ia yang ingin mencoba mendekati Tu Long terlihat tidak bisa menggerakkan tubuh mereka.
“Kalian tenanglah, terutama kau bocah,” lirik Long Qiu ke arah Bo Wuhan.
Tap tap..!!
Tangan Long Qiu pun terulur ke arah kening Bo Wuhan.
Dret..!! Blush..!!
Sebuah cahaya pun langsung menyelimuti tubuh Bo Wuhan. Tak lama, tubuh Bo Wuhan yang selalu mengeluarkan aura membunuh langsung redup.
“Bagus, kini aliran energimu yang selalu berbenturan telah normal, kau tidak akan sama seperti sebelumnya yang selalu meledak-ledak bocah,” ucap Long Qiu.
Setelah membantu Bo Wuhan, pandangan Long Qiu pun mengarah ke Xi Luan dan Xi Juan.
“Hemm..!! Aku tak menduga dari sekian banyak keturunan Tuan, kalian salah satu yang terbilang hampir mencapai keturanan utamanya,” ucap Long Qiu.
Dan yang Long Qiu maksud keturunan utama adalah seperti Bai Han, Bai Chu Ye dan Ling Bai Xie.
Tap tap..!!
“Kenapa Tuan tidak membuka darah Asura kalian ya?” Gumam Long Qiu langsung memegang kepalanya untuk berpikir apa yang Tuannya rencanakan.
“Baiklah, apapun yang akan ia katakan nanti, tidak perlu di dengar, lakukan saja sesuai keinginanmu Long Qiu,” gumam Long Qiu langsung menetapkan niatnya untuk membuka segel darah asura yang ada di dalam tubuh Xi bersaudara.
Dret..!!
Bom bom..!!
Arrrgghhh..!!
Tepat setelah doa bola energi berbentuk kelereng melesat ke arah tubuh Xi bersaudara, seketika terdengar sebuah teriakan dari Xi bersaudara.
Tap tap..!!
Tanpa memperdulikan teriakan Xi bersaudara, kini Long Qiu muncul di depan keturunannya.
“Hehe,, kau harus membuatku bangga bocah bodoh,” kekeh Long Qiu.
“Jadi ayo kita buka semua yang terkunci di dalam tubuhmu itu,” sambung Long Qiu terlihat semakin tersenyum lebar.
Blush..!!
Tak lama setelah Long Qiu mengeluarkan auranya, terlihat seluruh area Hutan tempat mereka berada langsung tertutup sebuah kabut yang tak lain adalah sebuah perisai.
“Kini tidak akan ada lagi pengganggu,” gumam Long Qiu mengangguk puas saat melihat area sekitarnya.
Dret..!!
“Pertama,” gumam Long Qiu kini mengepalkan tangan kananya.
Wung..!!
Tu Long yang masih berteriak kesakitan, terlihat matanya melotot saat melihat Long Qiu mengayunkan tinjunya dan di arahkan ke dirinya.
“Si..Sialan kau bajingan tua,” umpat Tu Long dalam hati.
Duaarr..!!
Arghh..!!
Tepat di saat Tu Long selesai mengumpat, terlihat Tu Long langsung terlempar setelah terkena tinju Long Qiu.
Bom bom bom..!!
Urgh..!!
“I..Ini,” gumam Tu Long yang tidak merasakan sakit saat di tinju, tapi yang ia terima setelah di tinju adalah sebuah ingatan yang muncul secara perlahan.
Tap tap..!!
Tepat saat Tu Long bangkit sepenuhnya, Long Qiu muncul dengan seutas senyum lebar.
Kaki Long Qiu yang terayun saat ini, membuat Tu Long kembali mengumpat.
Wung..!!
Duaaar..!!
Tu Long pun kembali terlempar, dan saat Tu Long bangkit, Tu Long pun kembali menerima pukulan secara terus menerus.
Tapi banyak hal yang Tu Long dapatkan dari setiap pukulan Long Qiu.
Pertama, ingatan tentang sosok yang menyerangnya.
Kedua, matanya semakin tajam dalam melihat serangan.
Ketiga, tubuhnya akan semakin kuat menerima serangan dan dalam menyerang.
Bukan hanya itu saja, masih banyak lagi yang Tu Long terima.
***
1 Jam telah berlalu, namun terasa ribuan tahun bagi Tu Long yang menerima siksaan.
Tap tap..!!
“Hoho caraku hebat bukan bocah nakal,” kekeh Long Qiu dengan nada bangga sambil mengangkat kepalanya ke atas.
Cuiihh..!!
“Hebat apanya sialan, kau menyiksa keturunanmu yang tampan dan kuat ini sedemikian rupa,” dengus Tu Long kini berdiri di depan Long Qiu.
“Hoho, kau tahu, cara tadi baru saja aku temukan di saat mendatangimu, jadi seharunya kau bangga dengan sosok ayahmu ini yang tak kalah jenius dari si sialan itu,” ucap Long Qiu dengan nada bangga dan kembali mengangkat kepalanya di sertai seutas senyum bahagia.