Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Mengadu Domba Para Pemimpin Lantai


“Jadi, kita akan mengadu domba para penguasa Daerah lain lagi, itu akan jauh lebih menarik untuk di lihat nantinya.” Sambung Duan Du di sertai mengeluarkan senyuman liciknya.


***


Wung..!!


Bam bam bam..!!


“Sialan kau, apa kau hanya bisa menghindar saja dasar pengecut, jika berani terima seranganku.”


Terdengar suara teriakan dari salah satu pemimpin lantai yang saat ini benar-benar emosi.


Tatapan dinginnya tidak pernah lepas dari Xiu Bai yang terlihat begitu santai bergerak kesana kemari menghindari serangan para pemimpin Lantai Menara Langit.


Tap tap..!!


“Berhentilah mengoceh tidak jelas idiot, lebih baik kau bantu saja kami menyerangnya, aku yakin jika ia pasti akan mempunyai batasan,” teriak pemimpin lantai 70 yang di penuhi amarah dan di arahkan ke rekannya, pemimpin lantai 80.


“Apa kau bilang, berani sekali kau memanggilku idiot hah. Apa kau sudah bosan-”


“Diam, apa yang di katakan pemimpin lantai 70 itu benar, kau terlalu banyak mengoceh tidak jelas dari pada membantu kami menyerangnya.” Ucap pemimpin lantai 90 memotong ucapan pemimpin lantai 80.


“Aku juga baru sadar jika kau itu tipe pengecut yang hanya menerima enaknya saja, di saat ada masalah serius, kau selalu menghindar.” Sambung pemimpin lantai 60.


Tak lama, berbagai cercaan terdengar dari para pemimpin lantai.


Pemimpin lantai 80 yang mendengar itu, tanpa sadar mundur, tatapannya terlihat sangat ketakutan saat ini, lantaran ke 8 pemimpin lantai seolah berniat membunuhnya.


...


Xiu Bai yang melihat itu, seketika tersenyum tipis. “Hoho sesuai dugaan, ada juga beberapa sampah di tempat ini.” Gumam Xiu Bai yang sedari awal sengaja menghindar, karena ingin memancing sampah tersebut keluar.


“Baiklah jika begitu, kita akan buat ini semakin menarik,” ucap Xiu Bai dengan nada santai.


Dret..!!


Tepat setelah Xiu Bai selesai bicara, dua bayangan keluar dari tubuh Xiu Bai dan melesat ke tempat pemimpin lantai 80 berada.


Tap tap..!!


“Hoho,, apa kau akan berdiam diri saja saat di rendahkan,” ucap salah satu bayangan yang tak lain jiwa Xiu Bai dan jiwa Xiu Bai kini berubah menjadi sosok yang mirip pemimpin lantai 80 dengan jubah merah.


“Benar, kau tak boleh di rendahkan begitu saja, ayo bunuh mereka semua, bunuh mereka, bunuh, bunuh,” di sisi kiri pemimpin lantai 80, jiwa Xiu Bai yang mengenakan jubah hitam ikut menghasutnya.


Pemimpin lantai 80 yang kini mendengar bisikan di sisi kanan dan kirinya, mulai memasang wajah memerah penuh amarah.


Blush..!!


Tak lama, niat membunuh yang sangat besar muncul dari pemimpin lantai 80.


“Akan ku bunuh, akan ku bunuh kalian semua yang merendahkan diriku.” Teriak pemimpin lantai 80.


Dret..!! Wuss wuss..!!


“Mati kau,” dengan cepat pemimpin lantai 80 melesat ke salah satu pemimpin lantai, lalu berteriak sembari mengayunkan tangan kanannya yang telah memunculkan 3 cakar.


Slash..!!


Ia berusaha mengayunkan tombaknya untuk membuat serangan pemimpin lantai 80 melesat.


Trank..!!


Crash..!!


Arghh..!!


Walau begitu, pinggang bagian kirinya tetap terkena cakaran pemimpin lantai 80.


Tidak berhenti sampai di sana saja, terlihat pemimpin lantai 80 kembali mengayunkan cakarnya di saat pemimpin lantai 30 sedang lengah.


“Haha,, mati kau pecundang sialan,” teriak pemimpin lantai 80 menyeringai lebar dan menunjukkan sifat aslinya.


Slash..!!


Bomm..!!


Tap tap..!!


Bukannya berhasil membunuh pemimpin lantai 30, terlihat pemimpin lantai 80 terlempar mundur.


“Sialan kau pemimpin lantai 70, akan ku,”


Wung wung wung..!!


Sebelum pemimpin lantai 80 sempat menyelesaikan ucapannya, berbagai serangan muncul dari segala arah.


Merasakan itu, wajah pemimpin lantai 80 memasang wajah jelek.


“Arghh..!! Berani sekali kalian main keroyokan dasar pecundang, akan ku buat kalian semua menderita seumur hidup.” Teriak pemimpin lantai 80 di penuhi amarah.


Blush..!!


Bom bom bom bom..!!


Bersamaan dengan aura pemimpin lantai 80 meledak, semua serangan dari para pemimpin lantai langsung mengenainya.


Tapi bukannya senang, para pemimpin lantai kini memasang wajah serius.


“Si sialan itu, apa dia berniat menghancurkan sebagian Distri Kedua ini,” umpat pemimpin lantai 90 di saat merasakan jika pemimpin lantai 80 telah berubah ke wujud aslinya.


***


Di tempat Xiu Bai berada, ia yang menonton pertarungan para pemimpin lantai Menara Langit di sajikan dengan arak dan di temani Ye Mojin, walau terpaksa menemani Xiu Bai minum. Kini mengeluarkan seutas senyum bahagia.


“Hoho,, sudah mulai menarik,” ucap Xiu Bai dengan nada santai.


“Bukankah ini adalah tontonan yang jarang terjadi bocah, seharusnya kau bahagia menonton ini,” sambung Xiu Bai melirik Ye Mojin yang hanya bisa memasang wajah dingin ke arah Xiu Bai.


“Sialan, bagaimana bisa aku bahagia melihat sesama anggota Menara Langit kedua bertarung satu sama lain. Kau sungguh Iblis Gila,” teriak Ye Mojin dan hanya bisa berteriak dalam hati, karena mulutnya di segel agar tidak mengeluarkan suara.