Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Bangsawan Ling, Salah Satu Kekuatan Utama Dinasty Kuno


Jendral Perang Hong hanya bisa terdiam, tak lama ia pun membungkukkan badannya lalu meminta izin untuk pamit.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Kau kenapa Tuan Fang? Tidak biasanya, kau bahkan membentak bawahanmu sendiri seperti tadi?” Tanya seorang pria tua mendekati Fang Liu sambil membawa nampan berisi arak.


Pandangan Fang Liu pun mengarah ke pria tua tersebut. “Tidak ada, itu karena ia sama sekali tidak memiliki pendirian yang tegas, hatinya masih terlalu lemah dan banyak kebimbangan. Jadi aku hanya memberikannya sedikit masukan agar suatu hari nanti ia bisa melihat di balik sisi terang Dinasty Kuno.” Ucap Fang Liu dengan nada berat.


“Hoho,, tapi banyak teka teki dari ucapanmu tadi, aku yakin butuh waktu lama baginya untuk dapat menemukan apa yang kau katakan tadi,” ucap pria tua tersebut sambil tersenyum kecil.


Tap..!!


“Ooh ya, ini surat dari Nona, ia menyuruhmu langsung membacanya,” ucap pria tua yang tak lain pemilik kedai yang Fang Liu datangi.


Fang Liu pun dengan santai mengambilnya lalu membaca isinya. Saat ia membaca isinya. Wajahnya seketika berubah serius.


“I...Ini,” gumam Fang Liu langsung bangkit.


“Ada apa? Tidak biasanya kau memasang ekspresi panik dan serius seperti ini?” Tanya pemilik kedai terlihat terkejut saat melihat reaksi dari Fang Liu. Salah satu dari 10 Jendral Perang terkuat milik Dinasty Kuno.


Tapi Fang Liu di tempatkan di Istana kedua karena ia selalu melawan perintah dari Penguasa Dinasty Kuno.


Pandangan Fang Liu pun melirik ke arah pria tua tersebut.


“Kemasi semua peralatan perangmu dan beritahu yang lain, kita akan bersiap menyerang Invasi Istana kedua nanti yang di pimpin oleh Jendral Perang Qin,” ucap Fang Liu.


“Nona menyuruh kita untuk memberikan mereka peringatan saja, jadi jangan sampai membunuh semuanya,” sambung Fang Liu langsung menghilang dalam sekejap.


“Eeeh,, kenapa Nona sangat ingin menghentikan Invasi yang di lakukan Istana Kedua kepada Klan Asura? Apakah ia takut jika Istana Kedua akan hancur?” Gumam pria tua tersebut langsung merubah wajahnya menjadi muda, setelah itu ia melangkah ke balik pintu kedai.


Tap tap..!!


...


Dret..!!


Fang Liu yang muncul jauh dari Dinasty Kuno Istana kedua pun langsung melesat ke arah utara, tepatnya Kota Ling.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Tidak sampai 10 menit, Fang Liu melihat sebuah kota yang sangat besar, kota tersebut hampir menyamai besarnya Istana kedua.


Terlihat kini Fang Liu melangkah ke sebuah Mansion yang sangat besar, dan setiap langkahnya, banyak prajurit maupun pelayan yang bertugas menyapanya sambil membungkukkan badannya.


Tok Tok..!!


“Nona ini saya Liu'er,” ucap Fang Liu mengetuk pintu di depannya.


“Masuklah Liu'er,” terdengar sebuah suara seorang wanita tua dari balik pintu.


Fang Liu tentu saja tahu siapa pemilik suara tersebut, itu tak lain suara nenek Ling.


Cklek..!!


Saat Fang Liu melangkah masuk, terlihat banyak sekali wanita berada di dalam ruangan tersebut sedang melakukan aktivitas mereka masing-masing. Beberapa dari mereka ada seorang pemuda sedang di latih oleh 4 orang wanita dewasa yang sangat cantik.


Salah satunya orang yang Fang Liu panggil Nona.


“Ada apa Fang'er?” Tanya sosok wanita yang terlihat selalu ceria dan anggun.


“Ah itu, surat yang Nona kirim tadi, kenapa kita harus menghentikan Invasi yang akan di lakukan oleh Istana kedua Dinasty Kuno?” Tanya Fang Liu terdiam sesaat.


“Jika ketahuan oleh Istana pusat, maka Nona, ibu dan nenek pasti akan dalam bahaya,” ucap Fang Liu kini melirik ke arah keempat wanita.


“Eeh begitu ya,” ucap Fang Liu kini sedikit bingung.


Memang ia tahu klan Iblis Asura cukup kuat, tapi ia tidak habis pikir jika Dinasty Kuno bisa di hancurkan oleh Klan Iblis Asura.


“Baiklah jika begitu saya akan menghadang mereka di perbatasan,” ucap Fang Liu lalu pamit mundur.


“Tunggu paman, biarkan Li'er ikut,” teriak seorang pemuda tampan yang terlihat berusia 20 tahunan, tapi umurnya lebih dari itu.


“Eehh,, Jika Li'er ikut maka aku yakin semua bisa kacau. Jadi Tunggulah di sini,” ucap Fang Liu sambil melirik Duan Li.


“Hemm..!! Bibi, nenek, biarkan Li'er ikut sekali ini saja ya, Li'er bosan di sini saja semenjak kedatangan kita,” ucap Duan Li terlihat layaknya anak kecil saat memohon.


“Kenapa kau meminta izin kepada Nenek, minta izin kepada ibumu sana,” ucap nenek Ling Mei mengalihkan pandangan bersama para wanita yang ada di sana.


Wajah Duan Li seketika menjadi jelek saat mendengar itu, karena ia sadar betul jika meminta izin kepada ibunya, maka itu akan sia-sia.


“Huuh lebih baik aku pergi berlatih saja,” dengus Duan Li langsung melangkah pergi.


“Tunggu,” ucap Fang Liu seketika teringat jika ia saat ini membutuhkan ahli strategi.


“Biarkan Li'er ikut, karena saya butuh Ahli Stretegi,” sambung Fang Liu kini melirik ke arah para wanita dan terahir mengarah ke ibunya Duan Li.


Ibunya Duan Li yang sedang merajut jubah bewarna putih pun menghentikan aktivitasnya. Ia pun langsung menatap tajam Fang Liu.


“Tapi kau harus menjaganya, jangan biarkan Li'er bertindak sembarangan, karena sifatnya itu sangat sama dengan ayahnya. Aku takut jika kau sedikit mengalihkan pandangan darinya, maka ia sudah menghilang lalu membuat kekacauan. Apakah kau bisa?” Tanya Ibunya Duan Li yang bernama Ling Ji.


Dan semua wanita yang ada di sana memiliki marga Ling. Tentunya itu bukan nama asli mereka, tapi mereka sengaja mengganti dan menambah nama mereka dengan awalan Ling.


Fang Liu terdiam sesaat karena memang benar apa yang di katakan ibunya Duan Li tadi.


Pandangannya pun mengarah ke Ling Duan Li yang terlihat memohon untuk membawanya ikut dan seolah ia berkata akan menjadi pemuda yang baik.


“Huuf baiklah,” ajak Fang Liu langsung melangkah bersama Ling Duan Li yang terlihat sangat gembira.


Tap tap..!!


Mereka berdua pun langsung menghilang setelah menutup pintu.


...


“Hemm..!! Xie'er, kenapa kau tidak memberitahu yang sebenarnya saja kepada Liu'er?” Tanya Ling Mei melirik cucunya.


Ling Xia Xie pun melirik neneknya. “Itu karena belum saatnya kita bertemu dengan ayah dan juga aku merasa ragu jika ayah memang di lahirkan kembali di Klan Iblis Asura. Jadi biarkan saja ini berjalan sebagaimana mestinya terlebih dahulu. Karena lambat laun kita pastinya akan bertemu dengan ayah.” Jawab Ling Xia Xie melirik ke arah neneknya.


Mendengar itu, ketiga ibu Xie'er pun mengangguk setuju, mereka juga tahu jika suami mereka sangat kuat. Lambat laun nama suami mereka pastinya akan menggema dan pada saat itulah mereka akan mendatanginya.


Tak lama, mereka pun melanjutkan aktivitas mereka masing-masing.


Dan untuk Kota Ling, adalah tempat Bangsawan Ling tinggal. Mereka adalah salah satu kekuatan terkuat milik Istana Pusat Dinasty Kuno.


Selain yang terkuat, 3 dari 10 Jendral Perang terkuat milik Dinasty Kuno juga berasal dari Bangsawan Ling, salah satunya tentu saja Fang Liu.


Dan ada juga rumor mengatakan jika kekuatan Bangsawan Ling hampir menyamai Dinasty Pusat. Tapi itu hanyalah sebuah rumor saja.


***


Tap tap..!!


“Kita istirahat di sini dulu kak, karena perjalanan kita masih jauh ke pusat terdalam Hutan Tanpa Batas.”


“Bai'er juga lapar jadi ayo kita makan dulu,” ucap Xiu Bai kini berhenti di tengah-tengah Hutan Tanpa Batas.