
“Hemm..!! Bagaimana bisa kau membiarkan Ying'er menyatu dengan Pohon Bayangan Diyu?” Tanya Xiu Bai yang terlihat sedikit mengerutkan keningnya, saat ia melihat Fei Sia Ying menyatu dengan pohon Bayangan.
Glek..!!
Duan Diyu seketika berkeringat dingin saat melihat kerutan dahi Tuannya.
“I..Itu, itu, itu-”
Tap tap...!!
Wung..!!
Duarr...!!
Saat Xiu Bai mendekati Duan Diyu, terlihat jari telunjuk Xiu Bai mengarah ke keningnya, hingga membuat Duan Diyu terlempar.
Saking kuatnya jentikan jari Xiu Bai, Dimensi Bayangan buatan Duan Du langsung retak.
Tidak berhenti sampai di sana saja, Xiu Bai yang matanya sudah berubah menjadi merah kehitaman terlihat akan mendekati Duan Diyu lagi.
Tapi sebuah teriakan terdengar yang langsung membuat langkah Xiu Bai terhenti.
“Hentikan Gege, ini karena keinginan Ying'er sendiri, dan ini juga demi menyelamatkan Du'er.” Teriak Fei Sia Ying.
“Du'er sewaktu baru lahir memiliki kelebihan kekuatan Bayangan, maka dari itu, satu-satunya jalan adalah hal yang Gege tahu sendiri jawabannya,” sambung Fie Sia Ying menjelaskan.
Mendengar itu, Xiu Bai pun langsung menghela nafas, lantaran Duan Du memiliki kondisi yang sama dengan ketiga putra putrinya saat terlahir.
“Kemarilah Diyu, kau jangan berpura-pura pingsan, jika kau tidak muncul dalam-”
Tap tap..!!
Sebelum Xiu Bai menyelesaikan ucapannya, sosok bayangan Duan Diyu pun muncul di depan Xiu Bai.
“Ma..Maafkan aku Tuan, bukannya aku tidak ingin membantu Ying'er saat ia melahirkan Du'er, itu karena pada saat itu, aku tidak ada di dekatnya lantaran selalu di kejar oleh bawahan langsung Raja Iblis Neraka dan Iblis Kehancuran.” Ucap Duan Diyu dengan cepat menjelaskan.
Dan Raja Iblis Neraka tercipta dari Neraka dengan sendirinya, sementara Iblis Kehancuran tercipta karena sebuah Alam yang hancur di masa kekosongan.
Mendengar alasan Duan Diyu, Xiu Bai tidak langsung percaya, karena ia sangat mengenal sifat Duan Diyu.
“Jangan membuatku bertanya sekali lagi Diyu, jadi katakan semuanya,” ucap Xiu Bai dengan tangan terangkat dan energi Asura seketika muncul di tangan Xiu Bai.
Kini terlihat sifat Xiu Bai di masa lalu muncul kembali.
Hal tersebut langsung membuat Duan Diyu ketakutan setengah mati, bukan hanya Duan Diyu saja, Fei Sia Ying pun ikut memasang wajah panik.
Dan saat Xiu Bai hendak memberikan Duan Diyu pelajaran. Sebuah aura seketika meledak.
Duaaarr..!!
...
Duan Du yang sedang menyerap energi bayangan yang ada di daun Pohon Bayangan, kini tubuhnya terlihat melayang bersamaan dengan Energi Bayangan secara terus menerus meluap keluar.
Melihat itu, Xiu Bai pun langsung muncul di depan pohon bayangan.
Tangan Xiu Bai dengan cepat menyentuh pohon Bayangan.
Dret..!!
Wuss..!!
Dalam sekejap pohon bayangan langsung lenyap terhisap oleh energi Asura yang Xiu Bai keluarkan.
Bersamaan dengan itu, aura yang meledak-ledak keluar dari tubuh Duan Du pun terlihat ikut menghilang.
Bruk..!!
“Apa Du'er baik-baik saja Gege?” Tanya Fei Sia Ying terdengar khawatir.
“Dia baik-baik saja, tadi itu aku bergerak cepat karena agar ia tidak sampai menyerap energi batang pohon Bayangan, tubuhnya masih belum mampu menampungnya.” Jawab Xiu Bai terdengar dengan nada hangat.
“Lalu untuk mu Diyu, ikuti aku, aku perlu bicara denganmu 4 mata nanti,” sambung Xiu Bai langsung menatap Duan Diyu dengan nada berubah drastis.
Glek..!!
“Urgh,, sialan, kenapa Tuan sama sekali tidak berubah?” Umpat Duan Diyu dalam hati.
Padahal ia sangat berharap jika Tuannya telah berubah dari sifatnya di masa lalu yang terkenal mengerikan, saking mengerikannya ia sampai di juluki Asura.
“Ba..Baik Tuan,” ucap Duan Diyu langsung mengangguk patuh.
“Baiklah, Ying'er, bawahan Du'er ke tempat dimana kau dulu merawatku saat pertama kali aku muncul di masa lalu, dan setelah ia sadar, katakan kakaknya menyuruhnya untuk mendatangi kedua keponakannya. Maka ia akan langsung tahu apa maksudku.”
Fei Sia Ying pun langsung mengangguk mendengar perintah orang yang ia anggap kakak.
“Hemm..!! Gege jangan terlalu keras terhadap Gege Diyu ya,” ucap Fie Sia Ying terdengar memohon kepada Xiu Bai.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Setelah membantu suaminya meringankan penderitaan yang akan Duan Diyu alami nanti, Fei Sia Ying pun langsung menghilang dengan putranya.
***
Tap Tap..!!
Bersamaan dengan perginya Fei Sia Ying, terlihat 5 sosok yang Duan Diyu kenal muncul.
“Baiklah Diyu langsung saja beritahu aku,” ucap Xiu Bai tanpa basa basi. “Aku tahu kau tidak ingin mengatakannya di depan Ying'er tadi dan lebih memilih menipunya.” Sambung Xiu Bai.
“Hehe,, maafkan aku Tuan, kau kan pernah memberitahuku sebelum aku menikahinya, kau sangat melarang keras diriku menyakiti perasaannya. Maka dari itu, aku lebih memilih kau pukul tadi,” ucap Duan Diyu langsung tersenyum canggung di sertai kepala sedikit membungkuk tanda minta maaf.
“Hemm..!! Kau tahu, tadi itu aku merasa semua ekspresi mu adalah nyata, kini aku sadar jika itu hanyalah pura-pura saja, dan hanya Tuan saja yang tahu jika kau hanya berpura-pura,” ucap sosok pemuda tampan, namun auranya di penuhi energi kematian.
Pandangan Duan Diyu pun mengarah ke pemuda tersebut.
“Jendral Kematian ketiga, setelah Tuan pergi, kau akhirnya memunculkan batang hidungmu di depanku. Dimana rasa persaudaraanmu di saat aku selalu di kejar dulu?” Dengus Duan Diyu sambil memasang wajah mengejek.
“Eeh,, bukannya kau adalah yang terkuat di antara kami semua setelah Tuan, jadi kenapa aku harus membantumu, dan juga, salahmu sendiri yang memancing banyak musuh saat itu. Lantaran demi mencoba kekuatan barumu.” Tak ingin di salahkan secara sepihak, Jendral Kematian Ketiga langsung melawan.
“Haha,, kena kau, kini aku sadar kalau kau tidak memegang ikatan kekeluargaan yang Tuan ingin. Bagaimana bisa kau membiarkan dan tidak membantu diriku yang juga anggota keluargamu.” Ucap Duan Diyu terlihat mengeluarkan senyum lebar.
Sadar jika dirinya terpancing oleh ucapan Duan Diyu dan langsung di skak, kini Jendral Kematian Ketiga terdiam. Ia sadar jika kembali meladeni Duan Diyu, maka ia akan di buat mati kata.
...
Duan Diyu yang melihat Jendral Kematian Ketiga atau biasa di panggil Jiang Jun terdiam, langsung tersenyum puas.
Sementara Xiu Bai yang sengaja membiarkan keduanya berdebat, kini mulai mengeluarkan suara.
“Apa kau puas Diyu?” Tanya Xiu Bai.
“Bukankah tadi aku menyuruhmu mengatakan semuanya, bukan malah sengaja mengalihkan dengan berdebat.” Sambung Xiu Bai dengan tangan terangkat ke atas.
Glek..!!
“Ah itu, waktu aku melarikan diri, aku bertemu dengan Lei Long yang tengah di serang oleh 2 Jendral milik Iblis Neraka.” Ucap Duan Diyu seketika memasang wajah serius.
“Karena dia sosok yang dapat di katakan sahabatku, aku pun langsung membalik arah untuk membantu Lei Long. Dan pada saat aku mendekatinya,” sambung Duan Diyu kini terdengar nada suaranya sangatlah dingin.
“Lei Long secara tiba-tiba menyerangku, aku pun langsung sadar jika Lei Long telah di kendalikan oleh Raja Iblis Neraka. Sehingga aku tak punya pilihan untuk meminta bantuan Iblis Kekosongan dengan membuat perjanjian, agar Lei Long dapat terlepas dari kendali Raja Iblis Neraka.” Ucap Duan Diyu masih dengan suara dingin.