
“Bersiaplah, jangan mati dengan cepat,” ucap Iblis Assasint sambil memberikan isyarat kepada Iblis Palu.
Dret..!! Wuss wuss..!!
***
Wuss wuss..!!
Crash crash..!!
“Haha,, sampai kapan kau akan bertahan seperti seorang pengecut,” terdengar suara tawa di sertai ejekan dari sosok Iblis bertanduk Naga.
Tap tap..!!
Tatapan Iblis Naga tersebut kini mengarah ke sosok Bayangan yang baru ia serang, yang tak lain adalah Duan Du.
Duan Du yang kini terlihat bertahan dengan menggunakan kekuatan bayangannya, hanya bisa tersenyum kecut.
“Sialan, hari ini adalah hari kesialanku,” umpat Duan Du dalam hati.
“Bagaimana bisa aku menghadapi 3 sosok Iblis Naga Air yang merupakan tidak mempunyai bayangan, jika seperti ini, energiku akan habis sebelum bantuan tiba,” sambung Duan Du dalam hati.
Terlihat saat ini ketiga Iblis Naga Air mengepung Duan Du, dan Duan Du hanya bisa bertahan saja, dan seketika ingatan Duan Du ke beberapa menit yang lalu, dimana Duan Du bertemu dengan ketiga musuhnya ini.
Flashback..!!
Di lantai 5.
“Jumlah mereka ada 5, aku akan memancing 3 dari mereka ke lantai 1, kau hadapi 2 orang,” ucap Duan Du melirik ke arah Tu Long yang langsung mengangguk.
Dret..!!
Blush..!!
Duan Du yang muncul dalam wujud bayangan di lantai 1 langsung menciptakan ratusan bayangan dan ia suruh bersembunyi di setiap dinding ruang.
Bomm..!!
Tepat setelah Duan Du menyelesaikan persiapannya untuk menghadapi musuh, kini muncul 3 sosok setinggi 2 meter.
Tatapan ketiga Iblis Naga, langsung mengarah ke Duan Du.
“Ho,, aku tak menyangka akan menemukan musuh abadi kami,” kekeh salah satu Iblis Naga.
Dret..!!
Tanpa basa basi Iblis Naga tersebut langsung melesat ke arah Duan Du.
Slash..!!
Tangan Iblis Naga yang telah membentuk cakar, terlihat menembuh tubuh Duan Du yang sudah menjadi bayangan.
Tak tinggal diam, Duan Du yang di serang pun langsung membalas.
Tapi saat ia mencoba untuk menyuruh bayangannya muncul dari balik tubuh musuhnya, hasilnya nihil.
Duan Du tentu sedikit heran, tapi karena musuh yang ia hadapi kuat, Duan Du mau tak mau mengeluarkan semua bayangan yang tadi ia persiapkan.
“Heh,, mari kita lihat sampai mana kau bisa bertahan,” ucap Duan Du tersenyum licik.
Dengan santai Duan Du menggerakkan tangan kanannya untuk memberi perintah para bayangannya menyerang.
Dret..!!
Wuss wuss..!!
Ketiga Naga Iblis yang melihat ratusan bayangan menyerbu mereka, seketika mereka tertawa terbahak-bahak.
Slash slash..!!
Tepat setelah musuh selesai bertanya, terlihat ratusan bayangan, hanya bisa melewati tubuh musuh, tanpa bisa menyentuh mereka. Lantaran tubuh musuh menjadi air.
“I..Ini, pantas saja bayanganku tidak bisa muncul, ternyata aku menghadapi musuh yang merepotkan,” umpat Duan Du.
“Ia juga mengenal ayahku, artinya ia pasti sangat membenciku sampai ke tulang-tulang mereka.” Sambung Duan Du menggerutu lantaran memikirkan apa yang dulu ayahnya lakukan terhadap mereka dan kenapa ayahnya tidak membunuh mereka.
...
Sementara ketiga Naga Iblis Air yang kini baru menerima serangan, seketika menyeringai lebar.
“Hehe,, bayanganmu terlalu lemah bocah, akan ku perlihatkan serangan yang sesungguhnya dan mampu memusnahkan semua bayanganmu,” kekeh salah satu Iblis Naga Air.
Dret..!!
Sosok Iblis Naga Air pun langsung melesat dan mengubah kedua cakarnya menjadi bentuk seperti air.
Crash crash..!! Blush.
Hanya dalam kurang dari 30 detik, semua bayangan Duan Du langsung musnah.
Duan Du yang melihat itu, langsung mengubah dirinya menjadi bayangan dan mencoba kabur.
“Sialan aku harus menemui Wuhan, hanya ia yang mampu menghadapi mereka,” umpat Duan Du.
Blush..!!
Bam..!!
Di saat Duan Du menjadi bayangan dan ingin melewati tembok, tubuhnya terpental karena sebuah perisai air menghalanginya.
“Haha,, mau kemana kau bocah, kenapa kau menjadi seorang pengecut,” ejek Iblis Naga Iblis yang mengenakan jubah Ungu.
Duan Du hanya bisa terdiam sembari menatap musuhnya dengan tatapan dingin.
Karena sadar tidak bisa keluar dari sini, ia pun langsung mengubah dirinya ke mode Bayangan seutuhnya, walau ia tahu jumlah energi yang di butuhkan sangat banyak.
Bersamaan dengan berubahnya Duan Du ke mode Bayangan. Ketiga Iblis Naga Air langsung menyerang Duan Du.
Namun setiap serangan yang mereka kerahkan, hasilnya hanya bisa menembus tubuh Duan Du.
Bom bom..!!
“Sialan, apa-apaan tubuh anak ini,” teriak Iblis Naga air berjubah Merah.
“Sudah, serang saja, lambat laun kelemahannya akan terlihat,” balas Iblis Naga air berjubah Hitam.
Wus wuss wuss..!! Crash crash..!!
Bom bom..!!
Namun setelah 10 menit menyerang, hasilnya tetap saja nihil, dan tak lama kemudian, Iblis Naga air berjubah Ungu pun menyadari jika saat ini energi Duan Du berkurang sangat banyak
Tapi karena sedikit ragu, ia pun mencoba menyerang Duan Du dengan sekuat tenaga lagi.
Wuss wuss..!!
“Haha,, sampai kapan kau akan bertahan seperti seorang pengecut,” terdengar suara tawa di sertai ejekan dari sosok Iblis Naga air berjubah Ungu.
Flashback End...!!
“Aku tahu kini energimu telah berkurang dan tersisa kurang dari 20% lagi. Hanya tinggal menunggu waktu kau akan kehabisan energi dan pada saat itu, kematian akan menantimu” sambung Iblis Naga Air berjubah Ungu di sertai seringai lebar.
Glek..!!