
Kini ketiganya saling memeluk satu sama lain tanpa memperdulikan orang-orang di sekitar mereka.
Tap tap..!!
“Hemm..!! Aku tak menduga jika kaulah yang mengambil apa yang aku tinggalkan di Alam Semesta yang lebih rendah,” ucap Chen Long kini muncul di depan Tu Long dan langsung melirik ke arah piramida yang ada di dalam tubuh Tu Long.
Chen Long sengaja meninggalkannya karena ia tidak bisa membangkitkan apa yang ada di dalam piramida tersebut, dan ia tak menyangka jika piramida tersebut secara suka rela memilih Tu Long sebagai Tuannya.
Namun ada yang aneh menurut Chen Long, setahunya di dalam Piramida tersebut ada sebuah Roh Naga yang tak lain leluhur klan Naga Langit. Tapi ia tidak merasakan Roh tersebut keluar dari piramida yang telah Tu Long aktifkan.
Tap tap..!!
Melihat Chen Long muncul, Bo Wuhan pun memberanikan diri mendekati Duan Du dan Tu Long dengan tatapan penuh hormat.
Walau ia jauh lebih kuat dari keduanya, tetap saja ia tidak akan pernah melupakan pengorbanan Tu Long dan Duan Du yang membuat dirinya bisa sekuat ini.
“Salam Tuan Du, Tuan Tu,” sapa Bo Wuhan sambil menundukkan kepalanya.
“Eeh,, kau Wuhan,” teriak Duan Du dan Tu Long terkejut sambil menunjuk ke arah Bo Wuhan.
Mereka terkejut bukan karena kumunculan Bo Wuhan saja, melainkan mereka juga terkejut karena aura yang Bo Wuhan keluarkan saat ini sangat menindas, bahkan para penatua ikut merasakan tertindas dari aura Bo Wuhan yang memang sengaja Bo Wuhan keluarkan.
Hanya 3 Penatua Utama dan penatua agung saja yang tidak tertindas oleh aura Bo Wuhan.
Melihat semuanya telah berkumpul, Hua Qian pun langsung mengangkat tangannya.
“Reuninya nanti saja, bagaimana kita lanjutkan acara pertarungan yang sempat terhenti tadi,” ucap Hua Qian.
Woaahh..!!
Seketika semuanya langsung berteriak penuh semangat, karena sangat jarang pemimpin Klan Naga Langit mau menonton acara seperti ini.
Hal ini tentu langsung membangkitkan semangat para jenius klan Naga Langit dan ingin melakukan yang terbaik agar Pemimpin Naga Langit mau menerima mereka menjadi murid.
Jika pemimpin menolak, maka ada banyak penatua di sini yang pastinya akan melihat potensi mereka, hingga di angkat menjadi murid langsung.
Duan Du dan Tu Long yang awalnya merasakan kemenangan, seketika sedikit tersenyum kecut. Tapi tak lama, mereka pun kembali semangat karena tak ingin terlihat lemah di depan keponakan mereka Bai Han.
Mereka tentu belum sadar akan kekuatan Bai Han yang jauh lebih kuat dari Bo Wuhan. Jika mereka tahu, mungkin semangat mereka akan kembali hilang.
“Baiklah, sebelum di mulai turnamen, akan ku perkenalkan siapa orang yang ada di sampingku ini.” Ucap Hua Qian kini melirik ke arah Xiu Bai yang sedari tadi diam sambil menikmati kehangatan yang ia lihat.
“Mungkin hanya beberapa penatua yang mengenalnya secara langsung, tapi masih banyak yang belum tahu siapa dia, dia adalah Pemimpin ke 2 Klan Asura yang di rumorkan, tapi tidak lama lagi ia akan menjadi pemimpin utama,” ucap Hua Qian dengan senyum hangat melirik ke arah Xiu Bai.
Mendengar itu, tatapan semua orang seketika kagum terhadap Xiu Bai saat ini.
Jika ia menjadi pemimpin, itu artinya kekuatannya pasti setara dengan Hua Qian. Itulah yang mereka kagumi.
Tap tap..!!
“Perkenalkan, nama ku adalah Xiu Bai, putra dari Xiu Lou, pemimpin klan Asura saat ini dan putra dari Hua Qian, pemimpin klan Naga Langit saat ini,” ucap Xiu Bai.
“Apaaa..!!”
Seketika sedikit kegaduhan terdengar karena mendengar jika Xiu Bai ternyata putra dari pemimpin klan mereka.
Bukan hanya mereka saja, Duan Du, Tu Long serta Han Liu pun terkejut, karena mereka baru tahu.
Blush..!!
“Baiklah, perkenalnya di sudahi, kini aku akan perkenalkan putra tertuaku, dialah yang akan menjadi wasit kali ini,” ucap Xiu Bai mengeluarkan sedikit auranya yang langsung membuat semua orang terdiam tidak bisa bergerak.
Hal tersebut membuat semua orang kembali terkejut akan kekuatan Xiu Bai yang terasa setara dengan pemimpin klan Naga Langit.
Tapi tidak ada yang tahu jika Xiu Bai hanya mengeluarkan sedikit auranya.
“I..Ini, kapan kakak sekuat ini?” Gumam Duan Du dalam hati.
“Perasaan Tuan muda sedikit lebih kuat dariku, kenapa dia sangat kuat kali ini?” Gumam Tu Long terlihat membelalakkan matanya saat ini.
Tap tap..!!
Dret..!!
Blush..!!
Dengan santai Bai Han membuat sebuah perisai yang langsung menutupi arena.
Merasakan aura Bai Han yang setingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 9 Awal.
Lagi-lagi semuanya terkejut akan kekuatan putra dari pemimpin ke 2 klan Asura.
“I..Ini, sekeluarga ternyata sekuat ini, tidak ibu, putra dan cucu, sama-sama kuat,” gumam salah satu penatua klan Naga Langit terlihat sedikit iri.
Shi Long yang merasakan kekuatan Bai Han seketika berbinar-binar dan langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi ia tidak tahu jika Bai Han telah punya calon istri. Jadi ia hanya bisa memendam perasaannya saja.
“Kak, aku tahu kau mencari calon suami yang kuat, tapi aku tak yakin ia mau menerimamu,” ejek Li Long dengan senyum kecil ke arah kakaknya.
Shi Long yang mendengar itu langsung mendengus sembari berkata. “Akan ku buktikan jika aku layak menjadi permaisurinya,” dengus Shi Long dan langsung mengepalkan erat tangannya penuh tekad.
1 jam telah berlalu.
Tap tap..!!
“Baiklah, apa semuanya telah siap?” Tanya Bai Han kini terlihat melayang sambil melirik ke arah bawah, dimana ratusan jenius klan Naga, serta beberapa calon pemimpin dan Tu Long terlihat ada di sana tengah berkumpul.
“Tentu,” teriak semua peserta yang akan bertarung terlihat sudah tidak sabar.
Melihat itu, pandangan Xiu Bai pun mengarah ke para penatua yang akan menjadi saksi serta akan melihat apakah ada yang cocok untuk mereka jadikan murid langsung nantinya.
Lalu pandangan Xiu Bai mengarah ke para penatua agung yang kini ikut bergabung di belakang nenek, ayah dan anggota keluarga yang ia bawa.
Melihat semuanya mengangguk setuju, Bai Han pun langsung menggerakkan tangannya.
”Mulai,” teriak Bai Han.
Dret..!!
Wung..!!
Tanpa pilih kasih dan merasa iba, Tu Long pun langsung muncul di salah satu pemuda yang paling tinggi dan kekar.
Duar..!!
Tinju yang Tu Long layangkan langsung menembus pertahanan musuhnya.
Namun terlihat pemuda tersebut menyeringai saat wajahnya kini mengeluarkan banyak darah akibat tinju Tu Long.
“Hehe,, kali ini aku tak akan terlihat lemah di depan semua orang,” kekeh pemuda tersebut ke arah Tu Long.
Sementara Tu Long yang baru saja mundur setelah menyerang musuhnya langsung waspada saat sadar jika musuh yang ia serang ternyata salah satu calon pemimpin dan kekuatannya ada di tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 2 Puncak.
“Sial, kulit wajahnya ternyata sangat keras, ini akan menjadi pertarungan yang sedikit merepotkan,” gumam Tu Long kini melirik ke arah sekitarnya.
Melihat semuanya sudah bertarung satu sama lain tanpa adanya kerja sama, kini Tu Long pun langsung menyeringai.
“Hehe,, tidak ada penganggu seperti bocah sialan itu. Jadi artinya aku puas mengamuk,” kekeh Tu Long langsung mengubah bentuknya ke mode Berseker.
Wuss..!!
Tapi sebelum Tu Long mengubah dirinya, sebuah tinju muncul tepat dari atas kepala Tu Long.
“Tinju Naga Penghancur,” seketika terdengar teriakan dari pemuda yang menjadi lawan Tu Long.
Dret..!!
Wung..!!