
“Sekarang,” jawab keempatnya serempak yang membuat Duan Diyu dan Fei Sia Ying yang ingin menghentikan putranya ikut, menjadi tidak bisa berkata-kata.
***
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
3 hari telah berlalu, semenjak Bai Han, Bo Wuhan, Duan Du dan Tu Long berangkat ke Wilayah Timur.
Kini terlihat keempatnya berhenti tepat di tepi pantai, yang mengarah ke wilayah Timur.
“Hemm..!! Perisai yang di buat oleh gabungan para Jendral, saat ini terlihat masih kokoh, itu artinya mereka semua masih belum ada yang bergerak.” Ucap Bai Han melihat ke arah belakang, dimana ada perisai transparan yang terbuat dari gabungan energi, untuk melindungi Wilayah Barat, tempat dimana wilayah kekuasaan Mo Meilin berada.
“Walau begitu, ini sedikit mencurigakan, tidak mungkin mereka hanya diam saja di wilayah Timur dan bertarung satu sama lain untuk memperebutkan kekuasaan atau siapa yang terkuat.” Sambung Duan Du terlihat memegang dagunya.
“Ini sedikit mencurigakan,” ucap Duan Du, yang merasa ada yang tidak beres.
“Paman ada benarnya,, walau di wilayah timur terjadi konflik antar mahkluk yang tercipta dari Alam, mereka tidak mungkin akan diam saja di tempat tersebut.” Balas Bai Han setuju.
Bo Wuhan dan Tu Long yang hanya diam dan mendengarkan, hanya bisa mengangguk setuju.
“Jadi, bagaimana cara kita menyusup ke sana dan mencari informasi terkait hal ini?” Tanya Bo Wuhan melirik ke arah Bai Han dan Duan Du.
Bai Han, Duan Du dan Tu Long pun melirik ke arah Bo Wuhan dengan tatapan sedikit terkejut.
“Bukankah kau pemimpinnya, kenapa kau malah bertanya kepada kami,” ucap Duan Du yang terlihat memasang wajah cemberut dan kesal. Karena tahu jika Bo Wuhan mengajak mereka berangkat langsung, tanpa adanya persiapan.
“Hehe,, aku mengajak kalian untuk berangkat sekarang, karena jika kita terlalu lama di sana, maka Tuan Diyu, Nyonya Ying dan yang lainnya pasti akan selalu menunda keberangkatan kita.” Kekeh Bo Wuhan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Prok prok prok..!!
Bai Han, Duan Du dan Tu Long, seketika menepuk kening mereka secara serempak.
“Hais,, jika begitu, kita harus membuat rencana untuk menyusup terlebih dahulu.” Ucap Duan Du yang langsung duduk bersila di atas pasir.
Bruk..!!
“Jika begitu, kita akan mulai dari sini,” sambung Bai Han mengeluarkan peta wilayah Timur dan Barat.
“Titik ini adalah lokasi kita, dan jika ingin menyusup, maka kita harus mencari titik yang di jaga oleh sedikit monster tingkat tinggi.” Sambung Bai Han sembari melirik ke arah Tu Long dan Bo Wuhan yang sudah duduk berdampingan dan sedang mengeluarkan arak.
“Huuff,, paman, hanya kita saja yang berdiskusi,, karena berdiskusi dengan mereka, itu percuma saja.” Ucap Bai Han dengan helaan nafas berat.
“Baiklah, karena Wuhan yang menjadi ketua kelompok kecil ini dan kau menjadi ahli strateginya, jadi mulai saja. Aku akan mendengar serta membantu, jika ada yang salah.” Ucap Duan Du.
Mendengar itu, Bai Han pun mengangguk dan menjelaskan dari awal, jika semua monster yang berada di tingkat Kaisar Dewa Energi ⭐ 9 Puncak serta tingkat ke bawahnya, telah di pimpin oleh setiap makhluk yang tercipta dari Alam Semesta.
Walau begitu, ada juga beberapa dari monster tersebut yang tidak mau tunduk dan kini di anggap menjadi pemberontak di Wilayah Timur.
Para pemberontak ini selalu bersembunyi dan beberapa dari mereka selalu menyusup menjadi penjaga perbatasan antar Wilayah.
Mereka yang menyusup untuk berjaga di sana, mempunyai 2 tujuan.
Tujuan pertama, untuk meminta bantuan dan memberikan akses masuk bagi orang luar wilayah.
Tujuan kedua, untuk melarikan diri dari Wilayah timur dan mencoba peruntungan untuk memulai hidup baru di Wilayah lain.
Tapi untuk tujuan kedua, resikonya sangat tinggi, karena jika mereka lengah sedikit, maka mereka yang berusaha melarikan diri, akan langsung tertangkap dan di bunuh, beberapa akan di jadikan budak.
Bai Han juga terdengar menjelaskan jika para mahluk yang tercipta dari Alam Semesta, telah menguasai beberapa dareah di wilayah timur, dan di antara beberapa daerah tersebut, yang paling kuat menurut Mo Meilin ada di beberapa titik yang telah di tandai di dalam peta.
10 menit berlalu.
“Singkatnya, titik ini menurut Han'er, ada beberapa dari mereka yang menjadi pemberontak. Tapi di satu sisi, titik ini cukup berbahaya, karena Penguasanya adalah salah satu makhluk yang cukup kuat paman.” Ucap Bai Han.
“Jadi, bagaimana? Apakah kita akan menyusup melalui tempat ini, atau melalui tempat yang tidak ada para pemberontak, tapi resikonya kecil.” Tanya Bai Han melirik ke Duan Du.
“Hehe,, tentu saja kita akan ke titik ini, karena aku kenal dengan siapa yang menjadi penguasanya,” kekeh Bo Wuhan terlihat menyeringai lebar.
“Akan ku hancurkan Daerah Dewa Iblis Neraka sialan itu,” gumam Bo Wuhan dalam dan terlihat bangkit dari tempat duduknya.
Melihat Bo Wuhan sudah memutuskan, Bai Han pun seketika cemberut.
Tapi karena ia bukan ketuanya, ia pun hanya menuruti Bo Wuhan yang menjadi ketua kelompok ini.
Sementara Duan Du dan Tu Long yang mendengar ucapan Bo Wuhan yang memilih ke tempat Dewa Iblis Neraka, langsung menyeringai lebar.
“Khehe,, inilah ketua yang sesungguhnya,” kekeh Duan Du dan Tu Long dalam hati.
“Ayo, kita akan berangkat melalui jalur bawah air.” Ucap Bo Wuhan, yang langsung mengayunkan tangannya untuk menyelimuti tubuh ketiganya dengan energinya.
Dret..!! Wuss wuss..!!