Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Kembali Melanjutkan Petualangan Di Dunia Luar dan Di Tunggu 3 Sosok Manusia


“Siapa yang menyuruhmu kembali ke wujud aslimu? Apa kau ingin ku goreng hidup-hidup,” dengus Xiu Lou.


Glek..!!


Phoenix Hitam seketika meringkuk dengan memeluk tubuhnya sendiri.


Xiu Bai yang melihat tingkah lucu Phoenix hitam seketika terpikirkan untuk membawanya ikut berpetualang bersamanya.


Jiwa Xiu Bai sebelum lahir kembali, tentu saja kini telah kembali, yaitu jiwa seorang yang selalu mengajak semua orang berada sisinya, selagi orang tersebut mempunyai hati yang masih murni serta tulus.


Dan Xiu Bai melihat salah satu dari keduanya, yaitu Phoenix Hitam terlihat memiliki hati yang murni, walau namanya Phoenix Hitam. Xiu Bai tentu menyadari jika Phoenix Hitam masih memiliki sisi baik dan bertanggung jawab.


Tap tap..!!


“Ayah, aku berpikir ingin membawanya ikut bersamaku, karena ia berguna sebagai bantuan di saat aku tidak bisa membantu salah satu dari kelompok ku.” Ucap Xiu Bai sambil memegang kepala Phoenix Hitam.


Dret..!!


Tak lama Xiu Bai pun memasang segel pengendali klan Asura yang tidak mampu di hancurkan.


“Akan ada saatnya aku bertarung dengan musuh kuat yang tidak bisa melakukan apa-apa nantinya di saat kelompok ku meminta bantuan. Sambung Xiu Bai melirik ayahnya setelah ia selesai memasang segel pengendali klan Asura.


Xiu Lou yang mendengar itu pun langsung memegangi dagunya. “Hemm..!! Aku rasa kau harus meminta izin nenek mu terlebih dahulu, jika aku menyetujuinya dan ia tidak, maka akulah yang akan kena imbasnya.” Ucap Xiu Lou.


Xiu Bai pun mengangguk setuju dengan apa yang ayahnya katakan.


Setelah itu, pasangan ayah dan anak itu pun langsung mengintrogasi Phoenix Hitam, dari mana ia mengetahui tentang Pedang Asura.


Dan saat mendapat jawaban jika Phoenix Hitam merasakan aura Pedang Asura sama menindasnya dengan aura yang di keluarkan Xiu Lou. Pasangan ayah dan anak itu pun hanya bisa tersenyum pahit, karena mereka mengira jika Phoenix Hitam pernah melihat pedang Asura, atau setidaknya tahu asal usulnya sehingga ia sangat ketakutan.


Tapi Phoenix Hitam takut karena instingnya merasakan bahaya. Hanya itu yang pasangan ayah dan anak dapat simpulkan.


...


Malam harinya, klan Asura pun mengadakan acara makan malam seperti biasanya, tapi saat ini sedikit lebih meriah dan spesial.


Itu karena besoknya Xiu Bai dan kelompoknya akan pergi kembali berpetualang.


“Hemm..!! Apa kau yakin akan membawa Phoenix gendut dan jelek ini?” Tanya Xiu Mu Lian menunjuk ke arah Phoenix Hitam yang terlihat hanya bisa meringkuk tanpa berani ikut menyentuh makanan seperti yang lainnya.


Apa lagi saat ini Phoenix Hitam merasakan penindasan yang sangat mengerikan dari berbagai anggota klan asura, dan yang lebih menyeramkan dari semuanya adalah sosok wanita yang terlihat cantik, yaitu Xiu Mu Lian.


Selama ia hidup, baru kali ini Phoenix Hitam merasakan kerisis hidup seperti ini hanya dengan tidak sengaja menatap matanya saja. Jantung Phoenix hitam seakan mau meledak saat ia tadi tidak sengaja menatap matanya sekilas.


Dalam hati, Phoenix Hitam tidak akan pernah mencari masalah lagi dengan Klan Asura seumur hidupnya.


Ia pun seketika mengingat masa lalu di saat dimana ia pertama kali menyerang Klan Asura yang baru beberapa hari mendirikan klan di wilayahnya.


Pada saat itu, Phoenix Hitam masih menjadi Penguasa Tertinggi Binatang Iblis.


Ia dengan angkuh datang ke klan Asura lalu menyemburkan api hitamnya, dan setelah itu, ia pun langsung di hajar oleh beberapa anggota klan Asura, yang membuatnya mundur jauh ke dalam.


Di saat itu juga, ia bertemu dengan Naga Hitam, karena masih terluka oleh serangan para anggota klan Asura, Phoenix Hitam pun di kalahkan oleh Naga Hitam dan di paksa tunduk.


“Urgh,, sangat beruntung dulu aku tidak bertemu dengan Jendral Asura Surgawi dan Iblis-Iblis kuat ini, termasuk wanita mengerikan ini, jika tidak, aku pasti akan di goreng dan di panggang seperti daging itu,” gumam Phoenix Hitam melirik ke arah daging mayat Binatang Iblis. Dan yang di maksud Iblis-Iblis adalah para tetua klan Asura.


...


“Nenek tenang saja, ia tidak akan berani macam-macam kok, percaya saja sama Bai'er,” ucap Xiu Bai menjawab dengan seutas senyum hangat.


Melihat senyum Xiu Bai, tangan Xiu Mu Lian dengan cepat melesat ke pipi Xiu Bai lalu meremasnya lantaran gemas.


“Urgh,, Cucu nenek sudah dewasa rupanya,” ucap Xiu Mu Lian.


Xiu Bai hanya bisa pasrah saja saat di cubit pipinya, sementara yang lain hanya asik menikmati makanan mereka tanpa berani menertawakan tingkah laku Xiu Mu Lian.


Tap tap..!!


Setelah puas mencubit pipi cucu kesayangannya, Xiu Mu Lian pun melangkah ke Phoenix Hitam.


Glek..!!


Dret..!!


“Jika kau mengeluh akan perintah cucu kesayanganku, atau mencoba melarikan diri, akan ku cari kau walau ke Neraka sekalipun, kau dengar?” Bisik Xiu Mu Lian ke arah telinga Phoenix Hitam.


Hem hem hem..!!


Phoenix Hitam hanya bisa mengangguk-angguk tanpa bisa mengeluarkan suaranya, saking takutnya.


“Bagus, itu baru anak baik,” ucap Xiu Mu Lian menepuk-nepuk pundak Phoenix Hitam.


Urgh..!!


Sementara Phoenix Hitam saat di tepuk, kini merasakan tubuh bagian dalamnya seakan ingin remuk.


Tubuhnya juga tidak henti-hentinya bergetar.


“Cukup nek, nanti Bai'er yang akan kerepotan jika ia terluka,” ucap Xiu Bai merasa sedikit iba dengan Phoenix Hitam.


“Tenang saja, apinya memiliki pungsi penyembuh Bai'er, jadi dia juga bisa di jadikan bahan yang cocok untuk berlatih tanding denganmu nanti,” ucap Xiu Mu Lian tersenyum hangat ke arah Xiu Bai.


“Eeh,, aku baru tahu nek,” ucap Xiu Bai sedikit bersemangat.


Bukan hanya Xiu Bai, Han Liu, Duan Du, dan Tu Long pun ikut bersemangat saat mendengar ucapan Xiu Mu Lian.


Sementara Phoenix Hitam yang mendengar itu dengan cepat mengangguk-angguk, dan dalam hatinya ia memohon bawalah aku pergi dari sini dengan cepat.


***


Pagi harinya.


“Ingat untuk makan tiga kali sehari Bai'er, jangan sampai kau tidak makan,” ucap Xiu Mu Lian dan Xiu Hou kini menatap Xiu Bai dengan penuh kasih sayang.


“Tentu nenek, ayah, Bai'er akan makan tiga kali sehari, dan mungkin hanya saat bertarung saja Bai'er tidak makan.” Jawab Xiu Bai dengan anggukan patuh.


Tap tap..!!


“Jaga nenek dan ayahku ya, aku akan kembali lagi setelah semua pemimpin Cabang kembali,” ucap Xiu Bai langsung melambaikan tangannya.


“Tentu Pemimpin Muda, selamat tinggal dan berhati-hatilah,” teriak para tetua serta anggota klan secara serempak.


Dret..!!


Wuss.. Wuss..!!


Xiu Bai, di susul Du Jian, Meng Chen, Han Liu, Xiu Tian, Duan Du, Tu Long, kelima Iblis Pembantai dan terahir Phoenix Hitam yang di beri nama Pang Hei jika artikan artinya Gendut Hitam.


Nama Pang Hei di berikan oleh Xiu Lou pada saat acara makan malam semalam.


...


Tap tap..!!


Tidak sampai 10 menit, Xiu Bai dan ke 12 kelompoknya seketika berhenti.


“Ada apa Tuan?” Tanya Pang Hei terlihat kebingungan saat melihat Xiu Bai berhenti bersama yang lainnya sambil memasang senyum tipis maupun senyum lebar.


“Beri sambutan kepada ke 3 kawan yang telah lama menunggu kedatangan kita,” ucap Xiu Bai melirik ke arah Phoenix Hitam.


“Eeh,, apa aku harus menyerang mereka atau memakan mereka?” Tanya Pang Hei sambil menggaruk-garuk perutnya yang buncit dan terlihat sedikit bergoyang-goyang saat di garuk.


“Kenapa aku merasa kau adalah paman ku yang dulu saat pertama kali aku temui ya, sama-sama idiot,” ucap Duan Du sambil tersenyum mengejek.


Tanpa sadar Duan Du seolah mengejek tiga orang saat ini, dia tak lain Du Jian, Meng Chen dan Tu Long.


Padahal orang yang Duan Du maksud adalah Tu Long saat ia baru-baru berubah menjadi manusia dan kebanyakan sisi liarnya dari pada sisi manusianya.


“Eeh,, ada apa dengan wajah kalian bertiga?” Tanya Duan Du langsung pura-pura bertanya sambil mendekati Xiu Bai untuk berlindung.