
“Tunggu, ini bukan tempat yang bisa di masuki oleh sembarang orang,” teriak sosok monster kepala campuran Naga dan Singa.
“Eeh, apakah memang begitu?” Tanya Fei Wei Xian terlihat memasang wajah polos.
“Benar, jika setiap sosok yang ingin masuk, maka, setidaknya ia harus memiliki ini,” ucap penjaga tersebut menunjukkan sebuah token dengan lambang sebuah kota hancur dalam bentuk lingkaran.
“Aha, tunggu dulu, sepertinya pamanku pernah memberikan aku token yang seperti itu,” ucap Fei Wei Xian terlihat sumringah.
Dengan ceat Fei Wei Xian memasukkan tangannya ke dalam saku di balik jubahnya.
“Bukan ini,” ucap Fei Wei Xian mengeluarkan token lambang palu.
“Bukan juga yang ini,” sambung Fei Wei Xian.
Cukup lama ia mencoba mencari-cari sembari terus memperhatikan token yang penjaga tersebut genggam.
Sementara penjaga yang menghentikan Fei Wei Xian terlihat bingung saat ini, ia bahkan melirik rekannya yang sama bingungnya.
“Ketemu,” ucap Fei Wei Xian.
Tap..!!
“Apakah yang ini?” Tanya Fei Wei Xian sambil menunjukkan token yang mirip dengan token milik penjaga tersebut, tapi warnanya berbeda.
Warna yang penjaga tunjukkan, bewarna hitam pekat, dan warna yang Fei Wei Xian tunjukkan adalah merah pekat.
“I..Ini,” ucap semua penjaga membelalakkan matanya.
“Eeh, apakah salah?” Tanya Fei Wei Xian bingung, namun dalam hati, ia saat ini waspada, karena ia memang sengaja membuat token yang mirip, namun dengan warna yang berbeda.
“Tidak, tidak ada yang salah, anda adalah tamu spesial Tuan, maafkan akan sikap kami sebelumnya,” ucap sosok penjaga yang entah sejak kapan muncul, karena penjaga yang berbicara ini, tidak ada di depan Fei Wei Xian dari awal Fei Wei Xian datang.
“Tuan,” ucap para penjaga langsung memberikan hormat kepada pemimpin penjaga.
Fei Wei Xian yang mendengar itu, dalam hati tersenyum, karena ia telah membuat token yang benar.
“Eeh,, tamu spesial?” Tanya Fei Wei Xian.
“Memang apa yang ada di dalam Tuan?” Sambung Fei Wei Xian bertanya.
Melihat Fei Wei Xian benar-benar tidak tahu, pemimpin penjaga pun melirik bawahannya, dan penjaga yang menghentikan Fei Wei Xian pun langsung maju, lalu menjelaskan semua yang ia tahu.
“Hemm..!! Jadi begitu, jadi paman mu pasti yang menyuruhmu kesini tanpa memberitahu tujuan mu datang kesini, serta apa yang ada di dalam sini.” Ucap pemimpin penjaga sambil melirik Fei Wei Xian.
Fei Wei Xian pun langsung mengangguk.
”Tepat sekali, paman memang begitu, setiap ia menyuruhku, ia hanya memberitahu lokasinya saja, bahkan ia pernah menyuruhku pergi mencari sebuah nama, aku tak tahu nama tersebut apakah benda mati atau hidup, ia bahkan juga tidak memberitahuku lokasinya. Gila bukan,” ucap Fei Wei Xian langsung bercerita.
Mendengar cerita Fei Wei Xian yang sangat polos, pemimpin penjaga menjadi prihatin.
“Hemm..!! Silahkan masuk Tuan, nanti saja lanjutkan ceritanya saat di dalam.” Ajak pemimpin penjaga.
Fei Wei Xian pun langsung mengangguk-angguk.
Tap tap..!!
...
Setelah di bawa masuk, kini Fei Wei Xian terlihat melirik semua monster yang menahan air, karena mendengar cerita Fei Wei Xian.
“Ceritamu sungguh tragis Tuan, aku tidak sia-sia membawamu kesini terlebih dahulu,” ucap pemimpin penjaga.
“Tentu saja tragis, karena itu semua hanya karanganku saja. Makanya kalian semua sangat tragis dengan mudah percaya.” Dengus Fei Wei Xian dalam benaknya.
Bruk bruk..!!
“Sudah Tuan, kau tidak boleh terlalu bersedih lagi, kami semua yang ada di sini akan selalu mendukungmu,” ucap pemimpin penjaga langsung menepuk pundak Fei Wei Xian berkali-kali.
“Siapa juga yang bersedih idiot, apa mata kalian buta hah? Ini hanya air mata palsu goblok,” dengus Fei Wei Xian dalam hati.
Tapi di luar, ia hanya mengangguk lemas.
Tap tap..!!
Cklek..!!
“Pemimpin, semuanya akan di mulai 1 jam lagi, tamu yang anda bawa harus hadir juga.” Ucap sosok penjaga dengan tubuh berkeringat dingin.
“Hemm..!! Baiklah, kalian semua boleh kembali, aku akan bicara dengan Li Wang,” ucap pemimpin penjaga melirik ke arah Fei Wei Xian yang menyamarkan namanya menjadi Li Wang.
...
Setelah semuanya kembali, kini pemimpin penjaga pun menjelaskan jika di dalam sana, akan ada pertarungan yang akan memperebutkan menjadi tangan kanan sosok Penguasa wilayah utara ini.
Penguasa wilayah utara ini sangat kuat, tapi ia selalu memerintahkan para bawahannya dari balik layar.
Pemimpin penjaga juga menjelaskan jika dari seluruh wilayah utara ini, ada 60% bawahannya yang menjadi penguasa Kota di setiap kotanya, sisanya adalah musuh dan netral.
Fei Wei Xian yang mendengar semua informasi penting ini, tentu saja sangat senang. Tapi di luar, ia hanya bingung sambil menggaruk kepalanya.
Bruk..!!
“Hais, percuma memberitahumu Tuan, tapi semoga saja kau dapat mengerti satu atau dua kata ucapanku tadi.” Ucap pemimpin penjaga.
“Berjuanglah untuk menjadi yang terbaik, agar kau di lirik oleh Penguasa Wilayah Utara ini nanti.” Sambung pemimpin penjaga sambil bangkit.
Tap tap..!!
Fei Wei Xian pun hanya mengangguk-angguk saja dan ikut bangkit.
***
Cklek..!!
Woah..!! Woah..!!
Tepat saat Fei Wei Xian masuk bersama pemimpin penjaga, terdengar suara teriakan dari semua bawahan Penguasa wilayah Utara, mereka berteriak senang, karena tidak sabar menunggu di mulainya pertarungan dari beberapa bawahan Penguasa Wilayah Utara yang terpilih sebagai kandidat memperebutkan menjadi tangan kanan Tuan besar mereka.
“Woah, ini sangat ramai,” ucap Fei Wei Xian.
“Sudah, nanti saja kagumnya, kau lebih baik ke meja yang ada di sana, karena di sanalah tempat kandidat terpilih, dan saat kau akan kesana, tunjukkan token milik mu kepada sosok yang berdiri di sana, agar kau di izinkan masuk serta dapat memilih senjata untuk bertarung.” Ucap pemimpin penjaga langsung mendorong Fei Wei Xian.
Tap tap..!!
“Hehe,, acara ini mirip seperti yang di buat oleh si bodoh itu,” gumam Fei Wei Xian menyeringai lebar dan mengingat sosok bawahan langsung Dewa Iblis Penghancur yang telah ia bunuh di depan Xiu Bai beberapa waktu lalu.
“Token,” ucap sosok monster kepala Iblis.
Pandangan Fei Wei Xian pun melirik tatapan dingin monster Iblis tersebut.
“Ini,” ucap Fei Wei Xian dengan nada datar.
Melihat Fei Wei Xia sama sekali tidak takut dengannya, dan malah terdengar menantangnya dari suaranya. Monster Iblis pun menyeringai.
“Ketemu satu kandidat terbaik,” gumam monster Iblis.
“Masuk,” ucap monster Iblis.
Fei Wei Xian pun langsung melangkah masuk dengan santai.
Tap tap...!!
Tepat setelah ia melewati monster Iblis, terlihat banyak sekali tatapan mengerikan Feo Wei Xian rasakan dari para monster yang akan menjadi lawannya nanti.
***
Jauh di Timur.
Saat ini semua anggota keluarga Xiu Bai telah berkumpul, kecuali Fei Wei Xian.
Wajah Fei Sia Ying terlihat ganas saat ini setelah mendengar cerita kakaknya Xiu Bai.
Duan Diyu yang melihat wajah istrinya pun langsung membalik badan dan secara perlahan melangkah pergi.
“Mau kemana kau Gege?” Tanya Fei Sia Ying.
“Sialan, orang lain yang berbuat, malah aku yang kena getahnya,” umpat Duan Diyu dalam hati.