Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Umpatan Kemarahan dan Teriakan Kebahagiaan Du Jian serta Chen Long


“Tidak ada, kalian bisa terus maju menuju Timur, nanti ayah akan menyusul, karena ada seseorang yang sudah menunggu kedatangan ayah.” Jawab Xiu Bai dan tanpa menunggu balasan, Xiu Bai pun langsung menghilang.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


...


Melihat kepergian ayah mereka tanpa penjelasan yang pasti, Bai Han dan Bai Chu Ye pun saling melirik satu sama lain.


“Hemm..!! Mungkin itu teman lama Tuan besar kak, jangan khawatir, kalian tahu kan jika Tuan besar sangat kuat, bahkan hingga saat ini, kita semua tidak ada yang tahu ada di tingkat apa dia.” Ucap Bai Da Xing langsung memecahkan keheningan yang di sertai sedikit ketegangan.


Bai Han dan Bai Chu Ye pun mengangguk ringan.


“Kau benar Da'er, ayo kita berangkat saja, ayah pasti akan menemui kita jika urusannya selesai,” ucap Bai Han langsung memimpin jalan.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Lan Yuheng dan Bai Da Xing pun langsung mengikuti dari belakang.


Sementara Bai Chu Ye masih berdiri di tempatnya, pandangannya pun mengarah ke jauh ke Selatan, tepatnya lautan tak berujung.


“Suatu saat aku pasti akan bisa seperti ayah, yang menanggung pundak keluarga besar,” gumam Bai Chu Ye dalam hati sambil mencengkram erat tangannya.


Krak krak..!


Blush..!!


Dalam sekejap Bai Chu Ye berubah menjadi kabut darah dan menghilang ke arah kakaknya dan 2 anggota keluarganya.


***


Wung..!!


Bom bom bom..!!


Duaarr..!!


Terlihat tubuh Bai Ha dan Bai Hu seketika terlempar.


“Arrgghh,, sialan, kenapa kalian tidak menyadari ada pergerakan dari belakang kalian dasar bodoh, ayo cepat bangkit dan kalahkan mereka semua. Semua uang ku aku pertaruhkan untuk kalian idiot.” Teriak Du Jian dan Chen Long berteriak penuh amarah dan kekesalan di wajah mereka tidak pernah terlihat hilang dari awal.


Woaahh..!!


Woaaahh..!!


Berbeda dengan Du Jian dan Chen Long yang selalu mengumpati kedua anggota keluarga mereka. Terlihat jutaan penonton kini bersorak ke arah kedua Monster berkepala Hiu yang di juluki Dua Pemangsa.


...


Terlihat di Arena yang sangat luas serta telah di buatkan pelindung, agar dampak pertarungan dari setiap peserta yang bertarung, tidak menghancurkan area kursi penonton.


Tap tap..!!


“Sangat kuat, padahal tingkat kultivasi mereka setara dengan kita, tapi pengalaman mereka bertarung jauh di atas kita,” ucap Bai Ha kini mulai bangkit bersama adiknya Bai Hu.


Tatapan kedua bersaudara pun mengarah ke dua pemangsa yang kini terlihat mengangkat tangan mereka ke arah para penonton.


“Ayo bersorak lebih meriah, kalian ingin mereka mati seperti apa? Apa kepala meledak? Tubuh kami remukkan, atau pilihlah sesuka kalian,” teriak salah satu dari Dua pemangsa.


Woaahh..!!


Woah..!!


Teriakan kembali menggema hingga mengguncang seluruh Arena.


Terdengar banyak yang menginginkan Bai Ha dan Bai Hu mati dengan tubuh di makan hidup-hidup.


Di saat kedua pemasang sedang asik membanggakan diri ke arah penonton.


Bai Ha dan Bai Hu yang memiliki kesempatan memulihkan diri pun mendapat pesan telepati dari Duan Du, melalui hubungan segel yang Xiu Bai buat, sehingga tidak ada yang dapat menyadarinya.


“Jadi begitu, Hu'er apa kau sadar apa yang kau lakukan mulai saat ini?” Tanya Bai Ha kini tersenyum lebar sambil melirik adiknya.


Bai Hu yang sedang menyeringai pun langsung mengangguk. “Khekeke,, tentu saja kak, ayo kita buat amarah para penonton semakin jadi,” ucap Bai Hu langsung melesat ke arah kedua pemasang.


Dret..!!


Wung..!!


Bai Hu yang muncul di depan kedua musuhnya pun langsung mengayunkan tinjunya tanpa energi ke arah salah satu yang paling pendek.


“Mati,” teriak Bai Hu tersenyum lebar.


Melihat Bai Hu muncul, dengan cepat sosok yang akan di serang mundur beberapa langkah untuk menghindari serangan Bai Hu.


Dret..!!


Bomm..!!


Tepat di saat musuh Bai Hu dapat menghindar, karena memiliki kelebihan di kecepatan. Salah satu rekannya pun terlihat hendak menyerang Bai Hu.


Tapi dengan cepat Bai Ha muncul dengan tombak terayun mengarah ke lehernya.


Trank..!!


Musuh Bai Ha yang memiliki tinggi 2 meter lebih pun dengan cepat menyilang kedua Daggernya. Walau begitu, ia terlihat di dorong mundur.


Tidak ingin memberikan kesempatan untuk musuhnya mendekati adiknya. Bai Ha pun kembali mengayunkan tombaknya.


Wuss..!!


Tombak Bai Ha pun langsung melesat ke arah musuh, terlihat bukan hanya satu atau dua, Bai Ha yang langsung memunculkan puluhan tombak dari cincin penyimpanannya, kembali mengayunkan tombaknya dan di lempar ke arah musuh.


Wung..!!


Trank..!!


Bom bom!!


Tepat setelah menghancurkan tombak pertama Bai Ha, musuhnya yang ingin kembali bergerak terpaksa di buat mundur saat ada sebuah tombak susulan.


“Sialan,” umpat musuh Bai Ha kini terus di dorong mundur.


...


Sementara di tempat Bai Hu, ia yang terus menggencar musuhnya untuk terus mundur, kini terlihat terluka di seluruh tubuhnya akibat serangan balasan musuhnya.


Tapi Bai Hu sama sekali tidak peduli akan luka kecilnya saat ini.


“Hehe,, ternyata benar apa yang Tuan muda Duan katakan, kalian semakin lemah jika tidak bersama dalam jarak 100 meter,” gumam Bai Hu seketika terkekeh bahagia.


Tanpa menyia-nyiakan waktu. Bai Hu pun langsung mengubah kedua lengannya ke mode Bersek.


Dret..!! Blush..!!


Krak krak..!!


Setelah mengubah tangannya ke bentuk mode Berseker, kini Bai Hu langsung mencengkram erat kedua tangannya hingga terdengar bunyi retakan.


Sementara musuh Bai Hu yang melihat itu, langsung memasang wajah jelek. “Sialan, apa dia sadar kelemahan kami?” Umpat musuh Bai Hu yang kini melirik ke arah rekannya yang juga terus di jauhi dari dirinya.


Wajah musuh Bai Hu bertambah jelek.


Dret..!!


Memanfaatkan kecepatannya, musuh Bai Hu pun mencoba untuk mendekati rekannya.


Tapi sebelum itu terjadi, tekanan yang sangat kuat pun muncul dan langsung membuat musuh Bai Hu membeku.


Pandangannya pun mengarah ke atas, saat pandangannya ke atas. Mata musuh Bai Hu seketika melotot tak percaya saat melihat dua tangan energi raksasa yang turun dengan cepat ke arahnya.


...


Bukan hanya musuh Bai Hu saja yang melotot, tapi seluruh penonton yang bertaruh untuk kedua pemangsa, terlihat ikut melototkan mata mereka. Hingga tanpa sadar mereka bangkit dengan tubuh tegang.


“Huahaha,, beginilah seharusnya keluargaku,” teriak Du Jian dengan tawa lantang.


Tanpa memperdulikan tatapan orang-orang yang ada di sekitarnya. Du Jian terus menerus berteriak penuh kebahagian bersama Chen Long.


“Ayo,, ayo cepat hancurkan tubuh musuh mu saudara Hu,” teriak Du Jian melompat-lompat bahagia.


...


Kembali ke arena, Bai Hu yang menggunakan salah satu teknik terkuat yang telah di berikan Xiu Bai pun kini dengan cepat mencengkram erat tangannya.


Wung..!!


Bersamaan dengan itu, kedua tangan raksasa dalam bentuk energi pun langsung melesat.


Wuss..!!


“Si...Sialan, aku tidak akan te-”


Duaaarr...!!


Ledakan besar pun langsung mengguncang arena, saking kuatnya serangan Bai Hu. Terlihat Bai Ha dan musuhnya sampai terlempar hingga menabrak pembatas arena.


Urgh..!!


“Dasar bocah sialan, bukan seperti ini juga. Kau terlalu berlebihan,” dengus Bai Ha langsung mengumpati adiknya.


...


Dret..!!


Wung..!!


Bai Hu yang baru saja selesai menyerang musuh, kini melesat ke arah musuhnya, untuk memastikan apakah ia masih hidup atau sudah mati.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Aku tak menduga jika kau mampu bertahan,” ucap Bai Hu langsung mengayunkan tangan kanannya.


Wuss..!!


Duaaar..!!