Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Invasi Kelompok Iblis Asura di Mulai


Melihat Long Qiu dan Duan Diyu ketakutan dan tanpa malu meminta ampun agar tidak di seret ke istri mereka. Membuat Xiu Bai dan semua bawahan Xiu Bai tersenyum geli.


“Sudah, panggil saja istri mereka Tuan, karena mereka yang memulai duluan,” ucap Jendral Kematian ketiga di sertai seutas senyum tipis.


“Itu benar, aku bahkan di pukul tanpa pemberitahuan saat ia muncul,” sambung manusia Batu menatap Long Qiu.


“Benar, di saat Jendral Kehancuran datang membuat kekacauan, Jendral Neraka langsung memukulku juga,” sambung pria tua sambil memasang wajah ganas ke arah Duan Diyu.


Mendengar dirinya di pojokkan, Duan Diyu dan Long Qiu hendak membalas, tapi Xiu Bai kembali bersuara.


“Diam,” ucap Xiu Bai.


Seketika semua bawahan Xiu Bai kembali diam, mereka semua langsung menundukkan kepala tanpa berani menatap wajah Xiu Bai.


Bahkan kedua Dark Elf yang ada di belakang Xiu Bai pun ikut menundukkan kepala mereka.


“Jika kalian ingin bertarung, maka maju lawan aku, dengan senang hati aku melayani kalian semua,” ucap Xiu Bai dengan nada datar.


Glek..!!


Seketika, semua bawahan Xiu Bai langsung menelan ludah saat mendengar apa yang Xiu Bai katakan.


“Kenapa diam? Ayo maju,” sambung Xiu Bai dengan nada sedikit bentakan.


Tapi tetap saja tidak ada yang berani bergerak satu inci pun.


Karena mereka sadar, melawan Xiu Bai sama saja dengan bunuh diri, atau mengalami siksaan tanpa batas.


10 menit berlalu.


Karena tidak ada yang berani bergerak maupun bicara, Xiu Bai pun menghela nafas.


Aura Asura yang ia keluarkan pun langsung ia masukkan kembali ke dalam tubuhnya.


Bersamaan dengan itu, semua bawahan Xiu Bai pun langsung menghela nafas lega.


Bruk bruk bruk..!!


Terlihat juga, mereka semua terjatuh, karena tidak kuat menahan tekanan yang Xiu Bai keluarkan.


“Baiklah, karena semuanya telah berkumpul, kita akan langsung membahas masalah kita yang belum selesai di masa lalu dan masalah yang bertambah di saat aku tidak ada.” Ucap Xiu Bai.


Pandangan Xiu Bai pun mengarah ke kedua Dark Elf.


“Kalian pasti mengenal siapa mereka berdua, jadi aku tidak perlu memperkenalkan mereka lagi,” sambung Xiu Bai.


Pandangan Duan Diyu, Long Qiu dan yang lainnya pun langsung mengarah ke Zang Ji dan Zang Zen.


“Waoh,, aku tak menduga jika keturunan dari Pangeran Dark Elf dan Jendral Kapak Darah ada di sini,” ucap Long Qiu langsung mendekati Zang Zen.


Tap tap..!!


“Hemm..!! Kau akan menjadi lebih kuat dari Leluhurmu kelak, lihatlah tubuhmu yang di penuhi oleh darah hasil dari pertarungan selama ini, luar biasa,” ucap Long Qiu dengan nada kagum.


“Te..Terimakasih Tuan Jendral Kehancuran, suatu kehormatan bisa bertemu anda dan langsung memberikan pujian,” ucap Zang Zen membungkukkan badannya.


Bruk bruk..!!


“Hoho,, tentu saja, karena leluhurmu adalah dulu Rivalku, kekuatannya tidaklah main-main.” Ucap Long Qiu terlihat sangat senang.


Tap tap..!!


Di sisi lain, Duan Diyu yang mendatangi Zang Ji, kini terlihat mengobrol santai.


“Wajahmu sangat mirip dengan leluhurmu, dan aku merasa kau juga jauh lebih dewasa dan cerdas di banding dengannya.” Ucap Duan Diyu.


“Dengan begini, aku merasa putraku akan ada rekan sekaligus Rival lagi dalam menaklukkan setiap musuh menggunakan strategi masing-masing.” Sambung Duan Diyu di sertai seutas senyum hangat.


Mendengar itu, Zang Ji langsung bahagia, karena apa yang Leluhurnya ceritakan di masa lalu, memang benar adanya, jika Leluhurnya sangat di hormati oleh Jendral Neraka. Walau mereka menjadi Rival dan selalu ingin menjadi yang terbaik di depan Iblis Asura.


Melihat mereka cepat akrab, Xiu Bai pun tersenyum tipis.


“Ayo kita mulai,” ajak Xiu Bai.


Blush..!!


Tanpa menunggu jawaban ataupun reaksi dari bawahannya, Xiu Bai pun langsung membuat sebuah perisai yang tidak akan bisa di hancurkan oleh musuh-musuhnya, kecuali di serang secara gabungan.


5 menit setelah Xiu Bai membuat perisai dan kini semuanya terlihat duduk membentuk lingkaran.


Dan di salah satu kursi, Xiu Bai yang duduk, kini mulai memasang wajah serius.


“Seperti yang kalian semua ketahui, tujuanku melakukan Reinkarnasi adalah ingin menjadi manusia seutuhnya dan beberapa tujuan yang hanya kalian saja mengetahuinya dalam hati.” Ucap Xiu Bai.


“Lalu tujuan tersembunyi mengapa aku melakukan Reinkarnasi adalah membuat tubuhku menyatu dengan Alam Hampa, dengan kata lain, jika aku bertarung di Alam Hampa, maka aku tidak akan pernah bisa mati, ataupun kehabisan energi. Bahkan itu menguntungkanku.” Sambung Xiu Bai sambil menatap para bawahannya.


Semua bawahan Xiu Bai langsung mengangguk paham, karena mereka sudah di beritahu sebelum Tuan mereka pergi di masa lalu.


“Terahir,” ucap Xiu Bai terhenti sesaat.


“Tujuanku melakukan Reinkarnasi adalah menemui cara untuk membunuhnya, dengan pengalaman di setiap Reinkarnasiku dan termasuk di setiap kematian yang aku alami, kini aku dapat menemukan dua titik cara untuk membunuhnya.” Ucap Xiu Bai dengan wajah tersenyum tipis.


Mendengar itu, wajah Duan Diyu, Long Qiu, Jendral Kematian dan semua bawahan Xiu Bai, langsung terkejut.


Saking terkejutnya, mereka bahkan sampai bangkit.


“Apakah itu benar Tuan? Bukankah dia sama denganmu, sama-sama sulit di bunuh?” Tanya Long Qiu.


“Hemm..!! Aku yakin, bahkan sebelum kau melakukan Reinkarnasi, kita sudah tahu jika dirimu dan dialah yang terkuat dan paling sulit mendapatkan luka. Jangankan mati, untuk melukaimu satu gorespun terbilang mustahil bagi kami. Apalagi sekarang.” Ucap Duan Diyu mengangguk setuju akan pertanyaan Long Qiu.


“Dan yang jadi pertanyaan, dengan dirimu melakukan Reinkarnasi, aku yakin dia juga pastinya telah melakukan persiapan, sehingga kabarnya tidak pernah muncul hingga saat ini.” Sambung Duan Diyu.


“Jadi, apakah kau memang benar-benar bisa membunuhnya Tuan?” Tanya Duan Diyu dengan nada serius.


Semua bawahan Xiu Bai pun langsung ikut mengangguk sembari menatap ke arah Xiu Bai.


“Tentu, caranya kalian tidak perlu tahu saat ini, karena ia adalah bagianku nantinya.” Jawab Xiu Bai sambil tersenyum tipis.


Wajah semua bawahan Xiu Bai langsung tidak puas akan jawaban Xiu Bai. Tapi mereka bisa apa selain hanya mengangguk setuju.


“Kalian jangan kesal seperti itu, karena sudah saatnya kita memulai rencana yang di masa lalu sempat tertunda.” Ucap Xiu Bai langsung membuat semua bawahan Xiu Bai memasang wajah cerah, kecuali kedua Dark Elf.


“Hehe,, inilah yang aku tunggu-tunggu Tuan, dengan kau memberikan perintah, maka Iblis sialan itu pastinya tidak akan bisa menghalangiku,” kekeh Long Qiu terdengar paling bahagia saat ini.


Ia bahkan tidak peduli akan tatapan jijik yang di arahkan semua rekannya kepada dirinya saat ini.


“Lalu kemana saja invasi yang ingin kau tuju Tuan?” Tanya Duan Diyu yang terlihat sangat senang, walau begitu, ia tetap tenang dan bertanya kepada Xiu Bai.


“Area musuh utamamu,” jawab Xiu Bai dengan santai.


Dret..!!


Wuss..!!


Tak lama, sebuah peta muncul di tengah-tengah bundaran.


Melihat peta yang Xiu Bai keluarkan terlihat sangat lengkap dan terasa nyata. Wajah Zang Ji menjadi bersemangat.


“Woah,, aku yakin dengan peta ini, bisa memudahkan kita dalam kapan melakukan serangan, kapan mundur, maupun mengurangi jumlah korban jiwa yang tidak bersalah,” teriak Zang Ji.


“Benar sekali, karena saat ini banyak juga Ras yang tidak bersalah, maka kita setidaknya harus berhati-hati. Dan dengan adanya peta ini, maka memudahkan kita kemana harus menyerang secara besar-besaran.” Ucap Duan Diyu membenarkan.


“Jika begitu, kau atur semua bawahan dan juga atur dimana saja semua Rekanmu harus menyerang, terlebih lagi, kau pastinya menghafal wilayah Iblis Neraka bukan,” ucap Xiu Bai kini menatap Duan Diyu.


“Hehe,, tentu saja, percayakan saja ini kepadaku,” ucap Duan Diyu terlihat sangat bahagia.