
“Kalian yang ada di sana, jangan tertawa dan menganggap ini lucu, jika aku melihat kalian tertawa lagi, akan ku bungkam mulut kalian,” ucap Mo Meilin dengan nada dingin di arahkan ke suaminya, Duan Diyu, Bo Wuhan yang sebenarnya sedang menertawai Dewa Iblis Serakah.
Glek..!!
Duan Diyu, Long Qiu dan Bo Wuhan langsung menelan ludah saat mendengar ancaman Mo Meilin di sertai tatapannya yang mengerikan.
...
Sementara Xiu Bai yang mendengar Mo Meilin membenarkan ucapan Dewa Iblis Keserakahan, kini mulai mencoba mengingat ingatan di masa lalunya.
Tapi sekuat apapun Xiu Bai mencoba untuk mengingatnya, ia sama sekali tidak mengingat masa lalunya yang hidup di Alam Semesta Kegelapan.
“Huuff,, aku tak tahu apakah benar aku ini seorang Pangeran di Alam Semesta Kegelapan atau tidak. Aku juga tidak terlalu peduli,” ucap Xiu Bai dengan nada menghela nafas.
“Karena di kehidupanku yang sekarang, aku mempunyai kalian semua, ini sudah cukup bagiku dan jika ada musuh yang ingin menyerang kita, kita hanya harus bertambah kuat untuk saling melindungi.” Sambung Xiu Bai.
Mendengar itu, semua orang yang ada di sana pun mengangguk sembari tersenyum hangat.
Hanya Mo Meilin dan Dewa Iblis Keserakahan saja yang memasang ekspresi helaan nafas, karena dari ingatan mereka, mereka tahu tugas mereka menjaga Xiu Bai, lantaran Xiu Bai terlalu baik untuk orang-orang yang ia sayangi dan rela mengorbankan nyawanya demi anggota keluarganya.
Mungkin Mo Meilin dan Dewa Iblis Keserakahan menduga Xiu Bai ini naif saat ia menjadi Pangeran di Alam Semesta Kegelapan, karena ingatan mereka hanya mengingat beberapa ingatan saja.
Tapi kini mereka sadar jika Xiu Bai sebenarnya tidak lah naif, melainkan ia tidak ingin kehilangan saja.
...
“Ehem..!! Baiklah, kembali ke pembicaraan awal saja,” ucap Xiu Bai berdeham kecil sambil melirik ke arah Mo Meilin dan Dewa Iblis keserakahan.
“Katamu jika sosok musuh utama kita ini adalah musuh yang mengincar diriku bukan?” Tanya Xiu Bai.
“Benar pangeran, jika tidak salah, dia adalah Komandan dari Klan Shen, hanya itulah yang saya ingat sebelum di kirim kesini.” Jawab Dewa Iblis Keserakahan.
“Itu karena dampak yang di terima saat di buang jauh lebih besar Pangeran, selain di kurung, kita akan merasakan rasa sakit selama ribuan tahun, bukan hanya itu saja, kekuatan kita juga dapat di katakan di mulai dari awal.” Jawab Mo Meilin. “Mungkin inilah yang membuat Makhluk Buangan dari klan Shen ini harus mengembalikan kekuatannya dengan menggunakan menyerap darah, karena dengan cara tersebut bisa dengan cepat mengembalikan kekuatannya.” Sambung Mo Meilin.
“Satu lagi tambahan, resiko kematian lebih besar jika kita menggunakan cara di Buang, maka dari itu saya di bunuh dan langsung di kirim kesini untuk di lahirkan.” Ucap Dewa Iblis Keserakahan menambahkan.
Mendengar itu, Xiu Bai, Bai Chu Ye yang beberapa waktu lalu datang, Ling Mei, Duan Du, Ling Xia Xie dan semua orang yang ada di sana kini terdiam.
“Hemm..!! Jika makhluk ini mengincar ayah, maka Ye'er ada rencana untuk memancingnya keluar dari markasnya. Tapi masalahnya adalah, kita tidak tahu sekuat apa pemimpinnya ini.” Ucap Bai Chu Ye mengungkapkan sarannya.
“Apa itu Ye'er?” Tanya Ling Mei penasaran.
“Cukup dengan menyuruh ayah kesana seorang diri saja, tapi untuk memastikan ayah tidak di serang oleh para makhluk yang sekuat bibi Mo, kita punya dia yang mampu membuat portal dimana saja tampa di deteksi musuh, asalkan ia tahu dimana lokasi tujuannya saja,” jawab Bai Chu Ye datar sambil menunjuk Zhu Fei.
Setelah tahu Zhu Fei mampu membuat portal di wilayah Hukum manapun, membuat Bai Chu Ye berencana untuk menyuruhnya membuat portal nanti di saat ayahnya di dekati musuh.
...
Kini terdengar Bai Chu Ye menjelaskan rencananya dengan rinci dan mudah di pahami oleh semua orang yang ada di sana.
Xiu Bai dan yang lainnya hanya menyimak dan beberapa kali menambahkan sedikit rencana tambahan.
Kini setelah sepakat dengan rencana yang semuanya buat, Xiu Bai pun langsung bangkit.
“Baiklah, jadi kapan kalian akan memulai pergerakan untuk memata-matai daerah musuh?” Tanya Xiu Bai melirik ke arah Duan Diyu, Long Qiu, Bai Chu Ye dan Zhu Fei.
“Siang Hari, karena seperti yang kita dapatkan dari informasi para penyusup, jika di siang hari penjagaan mereka menurun,” jawab Bai Chu Ye dan langsung di setujui oleh Duan Diyu, Long Qiu dan Zhu Fei.
“Jika begitu, bersiap-siaplah malam ini,” ucap Xiu Bai sambil melirik ke arah yang lain. “Sama seperti kalian, ikutlah bersiap-siap untuk mengantisifasi jika musuh menyadari kita telah mengetahui penyusupan mereka, dan sebisa mungkin untuk melakukan aktipitas seperti biasanya.” Sambung Xiu Bai.
Tap tap..!!