
“Kenakan ini untuk menutupi tubuhmu dan makan ini,” ucap Bai Chu Ye melempar jubah dan pil bewarna merah darah, lalu pandangan Bai Chu Ye teralih ke Iblis tua Leo Nardo dan memberikannya pil pemulih energi.
Elf Wanita dan Leo Nardo pun langsung mengikuti intruksi Bai Chu Ye.
Setelah selesai memulihkan energi mereka, Bai Chu Ye pun mengajak ke 4 nya keluar dari penjara.
Tak lupa juga Bai Chu Ye memberikan perintah kepada semua darahnya untuk membebaskan para tahanan.
...
Wung..!!
Bom bom bom..!!
Di luar penjara, Feng Liu dan pemimpin pusat penjara yang masih bertarung dengan sengit, kini sama-sama mundur.
Hah hah hah..!!
“Sial,, walau aku menggunakan Hukum Angin dan Ruang sekalipun, aku masih tidak bisa mengimbanginya,” gumam Feng Liu yang kini tubuhnya terlihat banyak sekali luka.
Terlihat jelas saat ini kepalan tangan Feng Liu juga bergetar, akibat bentrokan secara terus menerus.
Di sisi yang berbeda, Pemimpin pusat penjara juga terlihat terengah-engah.
Walau begitu, luka yang ia terima tidak sebanyak Feng Liu.
“Aku tak menyangka akan bertarung dengan kekuatan penuh melawan Ras campuran, terlebih lagi ada jejak Ras manusia terlemah di dalam darahnya,” gumam pemimpin pusat penjara yang bernama Bu Yeng.
“Aku harus membunuhnya secepat mungkin, jika tidak, akan merepotkan untuk menangkap para tahanan yang kabur.” Gumam Bu Yeng terlihat mulai bergerak ke arah Feng Liu.
Dret..!! Wuss wuss..!!
Feng Liu yang melihat Bu Leng mulai bergerak lagi, tentu tak mau kalah, dengan cepat ia menggabungkan Hukum Angin dan Hukum Ruang untuk bergerak juga.
Dret..!!
Dalam sekejap Feng Liu muncul di belakang Bu Leng sembari mengayunkan tinjunya.
Wung..!!
Bam..!!
Namun Bu Leng bergerak cepat membalik badan dan melawan menggunakan tinju juga.
Tidak ingin menyerah walau di pukul mundur, Feng Liu kembali lenyap, lalu muncul di belakang Bu Leng.
Bom bom..!!
Tapi lagi-lagi Feng Liu terus di pukul mundur.
Hingga Bu Leng yang memiliki pendengaran serta insting tajam, dapat menemukan kelemahan Feng Liu, setelah sekian lama bertarung.
“Ketemu,” gumam Bu Leng menyeringai lebar.
Dret..!!
Tepat di saat Feng Liu muncul lagi di belakang Bu Leng dan langsung menyerang.
Bu Leng terlihat sama sekali tidak bergerak saat di serang.
“Mati,” teriak Feng Liu yang sama sekali tidak curiga.
Bam..!!
Sret..!!
Kepala dan tangan Bu Leng pun langsung bergeser ke arah belakang.
Tatapan Bu Leng menyeringai saat melihat Feng Liu mencoba menarik tangannya.
“Sialan,” umpat Feng Liu saat merasakan semakin ia berusaha, energinya malah semakin terkuras habis.
“Akhirnya, aku bisa memakanmu hidup-hidup,” ucap Bu Leng yang kini membuka mulutnya.
Wuss..!! Crash..!!
Namun sebelum Bu Leng memakan Feng Liu, sebuah anak panah muncul dari ruang hampa dan memotong tangan ketiga Bu Leng.
Bukan hanya itu saja, terlihat puluhan anak panah kembali muncul tepat di sekeliling Bu Leng.
Jlep jlep jlep..!!
Bomm..!!
***
Di kejauhan, Bai Chu Ye yang baru saja keluar dari pintu utama penjara, terlihat menurunkan busur panahnya.
“Sudah ku beritahu untuk sebisa mungkin menghindari pertarungan jarak dekat, masih saja tidak mau mendengarkan,” ucap Bai Chu Ye datar dengan mata bersinar merah mengarah ke tempat dimana Feng Liu berada.
Tap tap..!!
Bruk..!!
“Uhuk uhuk,, terimakasih telah menyelamatkanku Tuan muda,” ucap Feng Liu muncul dan langsung terjatuh.
“Apa kau sudah menyadari perbedaanya sekarang?” Tanya Bai Chu Ye menatap Feng Liu datar.
Feng Liu hanya bisa tersenyum canggung saat di marahi, ia tahu jika Bai Chu Ye mengkhawatirkannya, sehingga ia sangat marah saat ini.
“Hemm..!! Dia sangat kuat dalam pertarungan jarak dekat,” ucap Feng Liu mengangguk dan melirik Zang bersaudara berusaha membangunkannya. “Terimakasih.”
“Tidak perlu berterimakasih, kita itu keluarga,” ucap Zang Jin dan di angguki Zang Zen.
“Lalu kemana kita selanjutnya? Apakah kita akan melawan para monster mutasi ini Tuan muda?” Tanya Zang Zen terlihat sangat ingin bertarung. Tapi tidak berani melawan perintah Bai Chu Ye, jika Bai Chu Ye mengatakan pergi dari sini.
“Tunggu dulu.” Bai Chu Ye terlihat memejamkan matanya untuk menghubungi ayahnya.
Dret..!! Tap tap..!!
Tak lama setelah Bai Chu Ye memejamkan matanya, Klon Xiu Bai yang memiliki sifat kejam muncul.
“Tuan mengatakan hancurkan semuanya, untuk dia, serahkan padaku,” ucap Klon Xiu Bai melirik ke arah Bu Leng yang mendekat.
Zang Bersaudara dan Feng Liu, seketika menjadi bersemangat. Walau hanya klon, mereka tahu jika klon Tuan mereka sangat kuat.
Sama halnya dengan Elf wanita dan Leo Nardo, mereka yang tahu jika sosok yang tiba-tiba muncul hanyalah klon, mereka terlihat bergetar hebat lantaran pancaran aura yang keluar dari klon Xiu Bai sangat mengerikan.
“Tunggu apalagi, kini waktunya pembasmian,” ucap Klon Xiu Bai menyeringai lebar.
Dret..!! Wuss wuss..!!