
“A..Ampuni aku Tuan, aku tak tahu mengapa anda tiba-tiba kesini menyiksa kami,” teriak Iblis bertanduk di sertai mencoba untuk mundur dengan menyeret paksa kakinya yang tidak mampu ia gerakkan.
Sret sret..!!
...
Ji Zian yang terlihat kembali mengganti beberapa alatnya, kini terlihat menghampiri Iblis bertanduk.
“Khehe,, kenapa aku menyiksa kalian?” Tanya Ji Zian menyeringai lebar di sertai alis kanan terangkat.
“Jawabannya adalah,, itu karena aku tidak menyukai wajah kalian saja,” sambung Ji Zian yang kini mendekatkan wajahnya ke wajah Iblis bertanduk di sertai seringai lebar.
Glek..!!
Mendengar itu, Iblis bertanduk langsung menelan ludah di sertai tubuh merinding.
Sementara Pria berusia 25 tahun dan Iblis barkulit hijau yang mendengar jawaban Ji Zian, seketika saling melirik.
Walau mereka saat ini sedang ketakutan, karena akan di siksa, apa yang mereka paling takuti adalah sosok di depan mereka ini adalah bawahan langsung Xiu Bai. Jika benar Ji Zian bawahan langsung Xiu Bai, maka mereka akan melakukan segala cara untuk mati, atau tidak membocorkan rahasia.
Tapi setelah melihat Ji Zian langsung menyiksa rekan mereka tanpa banyak tanya dan mendengar jawaban Ji Zian, mereka kini mulai berpikir jika Ji Zian datang kesini memang ingin bertujuan menyiksa saja, karena Ji Zian tidak menyukai wajah mereka.
Mereka juga berpikir jika Ji Zian adalah seorang psikopat dan sering melakukan hal seperti ini sebagai hobinya.
...
Sementara Xiu Bai yang mendengar jawaban Ji Zian juga ikut mengerutkan keningnya. Lantaran ia tidak menemukan sedikit pun jejak kebohongan dari ucapan dan raut wajah Ji Zian saat mengatakan hal tersebut.
“Hemm..!! Pantas saja Ye'er merekomendasikan Ji Zian ahli dalam introgasi, karena ia memang ahli dalam memanipulasi kebohongan ya, ia juga tidak langsung menunjukkan wajahnya yang sesungguhnya yang benar-benar ingin mengintrogasi seseorang,” gumam Xiu Bai mengangguk puas.
Padahal, apa yang di tebak Xiu Bai, hanya sebagian benar.
Apa yang Ji Zian katakan tadi saat ia bilang tidak menyukai wajah mereka adalah kebenaran, lalu caranya mengintrogasi memang unik, ia tidak langsung bertanya dan sengaja melakukan penyiksaan seolah ia bukan bagian dari bawahan Xiu Bai yang di takuti musuhnya.
***
Argh...!!
Kembali ke Ji Zian, ia kini yang mulai menyiksa Iblis bertanduk, terlihat semakin menikmati apa yang ia lakukan saat ini.
Terlihat Ji Zian mulai memotong tanduk targetnya, setelah itu mencincang kaki targetnya yang masih menempel di tubuhnya, tanpa memotongnya secara langsung.
Bukan hanya itu saja, Ji Zian juga secara perlahan menguliti targetnya secara perlahan yang membuat pria berusia 25 tahun dan Iblis berkulit hijau merasa ngeri.
“I..Ini,, ini benar-benar gila, ia sudah tidak waras,” umpat Iblis berkulit hijau dan pemuda berusia 25 tahun ketakutan setengah mati serta mental mereka sudah mulai hancur secara perlahan.
“Khehe,, ayo berteriaklah sekencang-kencangnya, buatlah ruangan ini ber'irama,” kekeh Ji Zian sambil mengeluarkan senyuman penuh kebahagiaan.
***
Di saat Ji Zian menyiksa targetnya dan Xiu Bai hanya menyaksikan saja.
Sementara di tempat yang cukup jauh dari Benua Baray, lebih tepatnya jauh di bawah air.
Terlihat ada sebuah perisai yang sangat besar di dasar laut. Terlihat di dalam perisai ada banyak bangunan seperti sebuah kota dan yang paling mencolok adalah bangunan seperti sebuah Istana.
Di dalam istana, ada sosok Iblis setengah monster duduk. Ia adalah sosok yang Xiu Bai cari, sosok makhluk buangan yang berasal dari Alam Semesta Kegelapan. Dan wujudnya saat ini adalah wujud aslinya, namun hanya kekuatannya saja yang melemah.
“Hem..!! Apa belum ada kabar dari Huan We?” Tanya sosok buangan yang berasal dari Alam Semesta Kegelapan dan di panggil Shen Zhi An.
Mendengar pertanyaan Tuan mereka, para Iblis setengah monster dan beberapa manusia yang berlutut di sana, hanya bisa saling melirik satu sama lain.
“Maa..Maaf yang mulia, dari kabar terahir yang saya dengar, Penguasa mereka, Dewa Asura telah kembali. Mungkin mereka saat ini sedang bersembunyi atau berpura-pura melakukan tugas mereka sebagai penjaga, untuk menghilangkan kecurigaan dari Dewa Asura. Jadi, akan sedikit lama bagi mereka mengirim untuk mengirim darah.” Jawab salah satu dari bawahan Shen Zhi An.
“Hal itu juga membuat beberapa ciptaan anda terlambat di susupkan,” sambung bawahannya yang tercipta dari Alam Semesta di Ruang Hampa.
Gerr..!!
Mendengar jawaban bawahannya, arah Shen Zhi An seketika tak tertahankan.
Ia marah bukan karena jawaban bawahannya, melainkan saat mendengar nama Dewa Asura di sebut.
“Gara-gara dia, aku sampai di tugaskan ke Alam Semesta rendahan ini untuk memburunya sampai benar-benar musnah,” teriak Shen Zhi An yang terlihat sangat mengetahui asal usul siapa Xiu Bai yang sesungguhnya saat masih hidup di Alam Semesta Kegelapan.