Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )

Reinkarnasi Sang Asura ( 10.000 Kehidupan )
Eksperimen Duan Du, Bai Chu Ye dan Amarah Sosok Monster Alam Dewa


Mendengar itu, Duan Du pun langsung meraung membalas ejekan Tu Long. Hingga terdengar gelak tawa dari semua anggota keluarga Xiu Bai akibat adu mulut Tu Long dan Duan Du.


Waktu berlalu, tanpa terasa sudah 1 tahun semenjak kejadian pertarungan para Monster yang berasal dari Alam lain.


Tap tap..!!


Kini terlihat Xiu Bai langsung melangkah setelah menapakkan kaki di tanah.


Tepat di depan Xiu Bai, atau Benua yang ia datangi, hanya di kelilingi oleh benteng-benteng yang sangat tinggi. Di setiap bentengnya ada pos penjaga dan juga telah di lindungi oleh perisai.


...


Melihat sosok yang mereka kagumi dan menjadi panutan muncul, beberapa penjaga yang dulunya anak-anak yatim piatu yang Xiu Bai bawa sewaktu di Alam Fana langsung bersemangat.


“Buka pintunya, ayah datang,” teriak salah satu pemuda yang memanggil Xiu Bai sebutan ayah. Bukan hanya ia saja, seluruh anak yang dulunya Xiu Bai pernah selamatkan dan bawa pun memanggilnya ayah.


Dreeet..!!


Seketika terdengar suara gerbang terbuka, beberapa pemuda, termasuk para jenius Klan Asura, Klan Naga Langit dan klan-klan lainnya langsung berhamburan ke arah Xiu Bai yang kini tersenyum hangat ke arah mereka semua.


“Woah,, ayah datang,” teriak Bai Han yang kini terlihat sedang melatih para saudaranya beberapa teknik.


Tap tap..!!


“Bagaimana? Apakah banyak dari mereka semua yang tersadar?” Tanya Xiu Bai kini melirik ke arah Bai Han.


“Han'er tidak tahu ayah, karena yang melakukan itu hanya Ye'er, paman Du, paman Tu, dan paman Wuhan.” Jawab Bai Han.


“Jika ayah ingin melihat perkembangannya, maka ayah masuk saja ke pusat tahanan,” sambung Bai Han sambil melirik ke arah gerbang yang terlihat sangat kuat.


“Hemm..!! Baiklah, jika begitu kalian berlatihlah lebih giat lagi, jika ada yang mencoba kabur, maka jangan segan-segan untuk melumpuhkan mereka atau membunuh mereka jika di perlukan,” kini Xiu Bai pun melirik para pemuda yang telah ia anggap putra. Setelah itu, ia pun melangkah ke gerbang yang ada di depannya.


Tap tap..!!


Dret..!!


Tepat saat Xiu Bai sudah berada dalam jarak 1 meter di depan gerbang, terlihat gerbang terbuka secara perlahan.


“Salam pemimpin.”


“Salam Tuan besar.”


Seketika beberapa anggota klan Asura, klan Naga Langit, Lang Zai, Pixiu dan pemimpin klan kuno langsung menyapa Xiu Bai.


“Bagaimana kabar kalian?” Tanya Xiu Bai sambil memasang senyum kecil ke arah anggota keluarganya.


“Tentu kami baik-baik saja Tuan muda,” celetuk Du Jian dan Lang Zai dengan santai.


...


Setelah mengobrol dengan Du Jian, Meng Chen, Lang Zai, Pixiu dan yang lainnya, kini Xiu Bai pun kembali melangkah, hingga ia terhenti di depan banyak sosok makhluk berkulit hitam sedang di ikat oleh rantai.


Tidak jauh dari para tahanan tersebut, Bai Chu Ye dan Duan Du sedang berdiri di depan salah satu tahanan.


Dret..!!


Tap tap..!!


“Tuan muda, mereka semua tidak ada yang bisa tersadar, ini jauh lebih sulit dari yang aku bayangkan,” ucap Tu Long kini menghampiri Xiu Bai bersama Bo Wuhan.


“Sudah ku duga, itu karena hati mereka sudah terlalu kotor, sehingga mereka tidak akan bisa berubah menjadi manusia lagi,” ucap Xiu Bai terlihat menghela nafas panjang.


Ia sebenarnya cukup iba dengan semua anggota menara yang tersisa saat ini. Tapi apa boleh buat, karena mereka semua sudah berubah menjadi Siluman seutuhnya akibat perbuatan Zi Lang. Kini Xiu Bai pun berniat membunuh mereka semua. Karena jika tidak, itu akan berbahaya bagi semua orang.


“Ye'er, Du'er, kesinilah, lepaskan saja dia, karena ini sudah tidak ada gunanya,” ucap Xiu Bai.


Bai Chu Ye dan Duan Du yang fokus untuk menyembuhkan sosok siluman di depan mereka pun langsung tersadar saat mendengar suara Xiu Bai.


Pandangan mereka pun mengarah ke Xiu Bai.


“Tunggu dulu kakak, setelah melakukan penelitian dalam 8 bulan lebih, kini aku mendapat sedikit petunjuk bersama Ye'er,” ucap Duan Du langsung memasang wajah serius.


“Hemm..!! Apa yang paman katakan benar, Ye'er dan paman menemukan sedikit petunjuk, tapi kami belum mencobanya ayah,” sambung Bai Chu Ye memberitahu ayahnya dengan nada datar.


Tap tap..!!


“Apa itu?” Tanya Xiu Bai kini muncul di depan putra dan adiknya.


Pandangan Xiu Bai pun langsung mengarah ke jantung dan rambut.


“Ayah dapat merasakannya secara langsung bukan, terbukti dari cara ayah menatap jantung dan rambut milik salah satu anggota menara yang telah berubah menjadi Siluman.” Ucap Bai Chu Ye terlihat mengeluarkan seutas senyum datar.


“Hemm,, di saat semuanya terpisah, kini terlihat jelas jika rambut tersebut yang paling menjijikkan, lalu di susul jantungnya.” Ucap Xiu Bai langsung terdiam karena ia mencoba menabak-nebak.


“Hem..!! Apakah kalian ingin memisahkan jiwa mereka lalu mencoba menghilangkan pengaruh energi menjijikkan ini?” Tanya Xiu Bai melirik adik dan putranya.


“Benar, tidak ada salahnya kita mencoba bukan kak, toh kakak juga masih belum berkeinginan untuk pergi membawa kami ke Alam Dewa. Jadi selagi masih banyak waktu yang tersisa, kami akan mencoba meneliti lebih jauh lagi.” Ucap Duan Du terdengar bangga.


“Hemm..!! Lakukanlah sesuka kalian, tapi ingat, jangan salahkan kakak jika kau tertinggal oleh yang lain,” ucap Xiu Bai mengangguk ringan.


“Tentu,” jawab Bai Chu Ye dan Duan Du serempak.


Setelah mengobrol selama beberapa saat, kini Xiu Bai pun kembali, tapi kali ini ia tidak sendiri, melainkan bersama Tu Long dan Bo Wuhan.


Tap tap..!!


***


Di saat anggota keluarga Xiu Bai hidup dalam ketenangan bersama seluruh penghuni Alam Celestial.


Di Alam Dewa, kini terlihat sosok bebadan manusia dan kepala Serigala.


Duarr..!!


Di saat ia mencengkram erat tangannya, ledakan besar pun tercipta di sekelilingnya.


Pandangan sosok tersebut melirik ke arah layar energi yang kini mulai pudar.


Di dalam layar energi, ia melihat Zi Lang mati tepat saat akan keluar dari Alam Celestial.


“Siapa? Siapa yang telah membunuh putraku,” teriak sosok tersebut dengan suara menggema.


Walau sosok tersebut tidak pernah mengakui Zi Lang putranya, karena kelakuannya yang menjijikkan serta selalu membuat dirinya malu. Tapi tetap saja Zi Lang adalah putra kandungnya.


“Ze Lang,” teriak sosok tersebut dengan lantang.


Dret..!!


Tap tap..!!


“Iya ayah,” ucap sosok yang mirip Zi Lang.


“Cari tahu siapa yang telah membunuh adikmu, jika ketemu, bawa dia kesini hidup-hidup. Dan ingat, jangan kembali sebelum kau menemukan siapa pelakunya,” perintah sosok berkelapa Serigala kini melirik Ze Lang.


Ze Lang pun langsung mengangguk.


Dret..!!


Dalam sekejap ia menghilang.


...


Wuss..!!


Tap tap..!!


Setelah keluar dari wilayah kekuasaan ayahnya, kini Ze Lang muncul di tempat ia tinggal.


“Kalian semua, ikuti aku, kita ada tugas dari Penguasa,” ajak Ze Lang melirik ke arah 5 bawahannya.


Dan kelima bawahannya, ada memiliki kekuatan setara dengan Ze Lang, bahkan ada dua yang jauh lebih kuat. Untuk lebih lemah, tidak ada.


Dret..!!


Kelima bawahan Ze Lang yang terlihat bosan, seketika muncul sambil memasang wajah seringai lebar.


“Inilah yang aku nanti-nantikan Tuan muda, ayo kemana kita pergi,” ucap salah satu yang paling pendek, namun paling kuat.


“Ke wilayah kekuasaan Dewa Naga Air,” ucap Ze Lang terdiam sesaat dan kembali melanjutkan. “Ayo,” ajak Ze Lang.


Dret..!!


Wuss wuss..!!