Istri Big Boss

Istri Big Boss
Bab 73


Diperlakukan istimewa oleh semua karyawan, rasanya magang ku benar-benar berbeda dari mahasiswa lainnya. Dara masih mendapat tugas mengetik data ke komputer, sedangkan aku tidak melakukan apa-apa. Sampai hampir jam istirahat pun aku hanya duduk diam memperhatikan mereka yang sedang bekerja. Sesekali memaksa Dara dan merebut pekerjaannya. Lebih banyaknya hanya berfoto dan berselancar di dunia maya.


Asisten Kai masuk ke ruangan lalu berjalan semakin dekat dengan mejaku.


"Nona, Tuan Bos mengajak Nona makan siang," kata Asisten Kai. Matanya melirik pada Dara yang masih berada di mejanya.


"Makan siang di mana?" tanyaku malas.


Sebenarnya aku ingin menikmati makan siang di kantin perusahaan bersama Dara. Kalau Kak Zayn mengajak makan siang, bisa batal dong.


"Di ruangannya Nona, sudah siap. Mari saya antar!" kata Asisten Kai.


"Aku mau makan siang sama Dara," jawabku lalu berdiri. "Ayo Dara, kita makan siang di kantin."


Dara melirik ke arah Asisten Kai, lalu ia berkata, "Maaf ya, aku kayaknya mau makan siang di luar sama Kak Kaisar."


Persekongkolan. Aku yakin mereka berdua sedang bersekongkol saat ini.


"Nona, cepatlah! Kami berdua juga ingin makan siang berdua." Asisten Kai melirik jam di pergelangan tangannya.


"Iya, iya."


Aku berjalan meninggalkan ruangan, disusul Asisten Kai yang berjalan di belakangku.


Aku berpikir keras, apa yang harus aku lakukan untuk membalas sikap Kak Zayn yang tadi mengabaikanku.


Sampai di ruangannya, Kak Zayn sedang di meja kebesarannya, dan Asisten Kai langsung meninggalkan ruangan setelah mengantarku.


"Ra, aku sudah pesan makanan. Ini makan siang pertama kita, tapi aku sibuk banget. Jadi, kita makan siang di sini aja ya," kata Kak Zayn yang kemudian menghampiriku.


Aku masih diam tak memedulikannya. Salah sendiri tadi mengabaikanku.


Aku berjalan menuju sofa. Sudah ada ikan bakar di meja, lengkap dengan nasi dan lalapan.


"Kamu suka ikan bakar kan?" tanya Kak Zayn yang memilih duduk di sampingku.


"Apa aja suka, asal nggak dicuekin," jawabku ketus.


"Emang aku nyuekin kamu?" Kak Zayn melepas jas biru dongkernya, lalu menggulung kemejanya sampai ke siku.


"Tadi pagi itu apa namanya?" Masih dengan nada ketus.


"Aku sibuk Sayang, kamu tadi dengar kan jadwalku itu padat." Kak Zayn mengambil nasi dan ikan lalu menyuapkan ke mulutku.


"Tetep aja, masa sih jawabnya cuma 'hmm' aja. Segitu nggak pentingnya aku ya sampai kamu tega cuekin aku."


"Iya deh, aku minta maaf ya." Kak Zayn kembali menyuapiku.


Hanya dengan diperlakukan begitu saja, hatiku sudah luluh. Rasanya seperti jeli yang meleleh saat ia tersenyum menatapku.


Kami pun melanjutkan makan siang, Kak Zayn terus menyuapiku sampai ikan bakar itu habis tak tersisa.


"Setelah kenyang ngantuk banget ya," kataku saat Kak Zayn mencuci tangan di wastafel.


"Kamu mau tidur?" tanyanya sambil berjalan ke arah pintu selesai cuci tangan. Entah apa yang Kak Zayn lakukan di dekat pintu, aku tidak lagi memperhatikannya.


"Nggak deh, setengah jam tidur mana cukup." Aku meraih ponsel yang sedari tadi tergeletak di meja.


Aku mengintip seberapa banyak orang yang menyukai postingan yang tadi ku-unggah di media sosial.


"Kalau kamu tidur, mau sampai sore juga nggak akan ada yang marah," kata Kak Zayn yang kembali duduk di sebelahku.


"Nggak, aku mau balik nanti kalau udah waktunya," jawabku tanpa menoleh padanya.


"Kalau gitu, sambil nunggu jam istirahat selesai, kita main bentar yuk!" Tangan Kak Zayn sudah berhasil melepas beberapa kancing atas kemejaku.


Toba-tiba terlintas ide jahat di kepalaku. Aku membiarkan Kak Zayn melakukan apa yang dia inginkan. Bermain-main dengan benda kenyal milikku.


Setengah mati aku bertahan untuk tidak tergoda rayuan dan sentuhannya. Sampai pada akhirnya, Kak Zayn menaik turunkan alisnya saat aku menatap wajahnya.


"Yuk, bentar aja!" ajaknya dengan wajah yang menggemaskan.


Sebenarnya tidak tega, tapi sesekali boleh lah ya, mengerjai suami sendiri. Apalagi dia tidak mengenal waktu dan tempat seperti ini. Memangnya enak apa main sebentar, bukannya dia sibuk?


"Aku lagi datang bulan."


♥️♥️♥️


Selamat sore, maaf telat terus.


Lagi lemes banget gaess🤧🤧


Aku tetap usahakan up buat kalian. Maaf ya kalau terlambat 🙏🙏🙏


Jangan lupa ritualnya.


Like, Komen, Hadiah, Vote, Favorite ❤


Sampai ketemu lagi 😘😘😘