
Jonathan duduk terpekur di sisi ranjang. Hari ini mungkin hari tersial dan memalukan di sepanjang hidupnya.
flash back
Senyum Jonathan merekah saat pesan yang ia kirimkan pada seorang gadis kenalannya bernama Tika di media sosial klikgram, mendapat balasannya.
✉ Tika : Oke doki Kak, besok jam satu di cafe asmara ya. Aku pake baju warna kuning, jangan sampe salah orang loh yaa
✉ Jonathan : Siap, Nona. Mana mungkin salah orang, mau pakai baju warna apa aja aku pasti bisa kenalin kamu. See you at asmara cafe
Jonathan menyertakan simbol love dan smile di pesannya. Sesuai dengan isi pesannya yang gembira, hatinya pun sedang berbunga-bunga saat ini.
Jonathan bukan pria yang kekurangan stok cewek, dengan wajah yang imut dan mulutnya yang pandai merayu, wanita akan mendekat dengan sendirinya.
Namun cewek yang ia kenal di klikgram ini punya tantangan tersendiri, jarak usia yang cukup jauh membuat Jonathan penasaran. Ia yang sudah berusia 25th mendapatkan gadis anak SMU, membuat jiwa mudanya kembali berkobar.
Setelah hampir dua minggu saling berkirim pesan, Jonathan akhirnya memberanikan diri untuk mengajak copy darat.
Agar lebih mempesona gadis buruannya, ia akan meminjam mobil milik William, karena selama ini ia lebih nyaman mengendarai motor sport.
"Hai, Will!, mmm ... sibuk?" sapa Jonathan setelah panggilan teleponnya diangkat oleh William.
"Kenapa? kalo basa basi gini, pasti ada maunya. Cepetan aku sibuk!"
"Pinjem mobil buat besok siang jam satu hehehhe ...."
"Buat apa? kenapa ga pake mobil kak Alex aja?"
"Wiiih, mobil Kak Alex emang bagus, mahal tapi kesannya kaku kayak orangnya. Beda sama mobilmu kan gaul, pinjem ya?" suara Jonathan memohon.
"Ga bisa! pasti mau dipake mesum. Enak aja, bawa sial tau. Lagian besok siang aku juga ada kencan spesial."
"Ditunda dulu lah kencanmu." Suara Jonathan semakin merengek.
"Diih! semaunya aja. Naik motor kebanggaanmu sana." William langsung memutus panggilan tanpa menunggu jawaban dari Jonathan.
"Sial! terpaksa pake mobilnya Kak Alex, untung orangnya sakit jadi ga perlu ijin." Jonathan agak malas berurusan dengan kakaknya perihal perijianan apapun. Mendapat ijin dari Alex harus melewati jalur pertanyaan beruntun yang harus dijawab secara logis.
...❤...
Siang ini sebelum kakaknya pulang dari rumah sakit bersama kakak ipar dan mamanya, Jonathan sudah melesat ke tempat temu janji dengan gadis bernama Tika. Di kepalanya sudah terbayang, bagaimana bangganya bisa menggandeng cewek ABG di depan teman-temannya.
Sampai di cafe Asmara, Jonathan menyisir rambutnya lagi dan menyemprotkan minyak wangi di beberapa bagian tubuhnya.
Begitu mendapat pesan dari Tika yang sudah menunggu di dalam cafe, Jonathan segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam cafe.
"Loh, mo ngapain kamu?" Jonathan terkejut saat bertemu dengan William di pintu masuk cafe.
"Ya mo ngafe lah, pertanyaan yang aneh," sahut William gugup.
Jonathan hanya menjawab dengan O yang singkat dan langsung masuk ke dalam. Ia mengedarkan pandangannya mencari gadis imut yang memakai baju kuning.
Ada satu gadis memakai kaos kuning cerah sedang duduk di dekat jendela, dan melambaikan tangan ke arahnya. Jonathan mengembangkan senyum dan berjalan cepat ke arah gadis itu.
"Tika?"
"Cantik?"
"Heh?" Jonathan dan William saling berpandangan bingung.
"Kamu panggil sapa?" tanya mereka hampir bersamaan.
"Hihihii ...." Gadis itu tertawa cekikikan membuat keduanya menoleh ke arahnya, "Ga salah kok, namaku Cantika ... haiii." Tanpa rasa bersalah gadis itu melambaikan tangannya.
"Kamu juga janjian sama dia?" tanya keduanya hampir bersamaan lagi.
"Iyaaa," sahut gadis itu, di kursi belakang ada dua gadis lagi yang menertawakan mereka berdua. Keduanya terlihat seperti pria bodoh di hadapan gadis ABG.
"Maaf, aku ga bisa lama-lama, permisi." William yang lebih dulu tersadar dan pergi menjauh.
"Emm ... emm, kalian isengin kami ya?" tiga gadis itu kembali menertawakannya.
Jonathan menggelengkan kepala, lalu segera pergi menjauh sebelum menjadi tontonan seluruh pengunjung cafe.
...❤🤍...
Kisah Cantika ada di sini. Jonathan dan William muncul di bab 41-42
Jonathan muncul lagi besok pagi, tungguin ya
Mampir sini yuk sambil nungguin Jonathan