Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 59


Terdengar suara keeniikmat saling bersautan di dalam kamar hotel suite room mewah di salah satu hotel terkenal di Paris.


Sang pria yang dengan punggung kokoh itu sedang berpacu dalam remang-remang di dalam kamar.


sang pria dengan sekuat mungkin memaju mundurkan badannya untuk mencapai sesuatu yang begitu ia inginkan . membuat sang mahkluk indah yang ada di bawahnya hanya bisa memekik dan mendeesah tertahan, sambil merambat dan mencakari punggung kokoh diatasnya.


Pria dengan kulit eksotis itu mempercepat laju gerakannya saat dirasa puuncak dari kegiatan mereka akan tiba. dan detik berikutnya kedua manusia yang saling bertautan tubuh itu memekik nikmaat.


Dengan nafas ngos-ngosan pria tampan itu melepaskan tautan tubuh mereka, dan melangkah memasuki kamar mandi. sementara sang mahkluk indah itu masih terkulai lemas di ranjang dengan tanda merah di sekujur tubuhnya dan juga percikan putih diatas perutnya.


*


*


*


" Clek." Keanu yang baru kelaur dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk kecil di bawah perutnya. membuat wanita seksi dengan dada tanpa spasi itu terkagum-kagum.


"Ini bayaranmu." Keanu memberikan selembar cek dengan beberapa angka tertulis di kertas itu.


Sang wanita dengan dada dan bencolan belakang yang begitu seksi berjalan mendekati Keanu dan merebut cek itu. mata wanita dengan rambut merah itu berbinar dengan nominal angka yang tertulis di sana.


"Terimakasih tuan." ucap wanita itu senang.


"Pergilah." usir Keanu dingin.


Tanpa banyak protes wanita dengan tubuh bak model dewasa itu, berjalan kearah pintu kamar suite room itu dengan perasaan senang.


"Kimberly." gumam Keanu.


Sejak tadi waktu bercinta dengan wanita sewaannya, Keanu hanya membayangkan wajah Kim yang berada di bawahnya.


"Sial." umpatnya, karena hanya membayangkan wajah Kim, adik bawahnya berdiri bagaikan tiang listrik dan tegang bagaikan tegangan listri 2000wat.


"Kimberly, kau harus jadi milikku." gumamnya dan tersenyum miring.


Keanu melangkah kearah nakes dan mengambil benda persegi dengan harga selangit itu. Keanu mencari kontak sang asisten dan melakukan panggilan.


Tidak lama suara pintu kamar terdengar terbuka dan muncullah wajah asistennya yang memiliki wajah tampan dan penuh karismatik.


"Anda, memerlukan sesuatu, tuan.?" tanya sang asisten.


"Hm, apa kau sudah mendapatkan laporan tentang nona, Kimberly. peri es-ku.?" ujar Keanu.


"Sudah, tuan." jawab Austin. dan pria dengan wajah tenang dan teduh itu, memberikan iPad yang ada di tangannya kepada Keanu. di dalam iPad itu terdapat informasi tentang Kimberly.


"Jadi, dia sudah menikah.?" tanya Keanu dengan wajah terkejut.


"Iya, tuan.dia adalah istri dari pemilik perusahaan Abraham internasional.mc, tuan." lugas Austin.


"Jadi, dia istri dari tuan Malvin Abraham.?" tanya Keanu dengan wajah sinis.


"Jadi, dia istri dari seorang Casanova seperti diriku? bukankah itu bagus? berarti aku dan suaminya sama-sama Casanova yang hebat." Keanu begitu bangga dengan gelarnya sebagai Casanova.


"Aku, sangat yakin bisa mencairkan peri es-ku itu." Keanu dengan keyakinannya, kalau pria dengan gelar billionaire terkenal itu bisa mendapatkan seorang Kimberly ligh Hugo.


"Apa, kau sudah mempersiapkan yang ku perintahkan, untuk besok.?"


"Sudah, tuan."


"Bagus. mudah-mudahan berhasil."


"Baiklah, nona Kimberly, tunggulah besok awal dari usahaku untuk mencairkan mu, honey." gumam Keanu dengan senyum tampan yang sangat mempesona.


"Jam, berapa kita akan kesana.?"


"Jam sepuluh pagi, tuan."


"Ok, keluarlah."


Setelah di usir asisten Austin pun keluar dari kamar tuannya dan meninggalkan tuanya itu dengan rencana-rencananya untuk mencairkan peri es-nya.