
"Bermain cantik bagaimana maksudmu, Mogan.?" tanya Lotte wajah penuh tanda tanya.
"Ck." Mogan berdecak dan menatap Lotte sinis.
"Bukankah, untuk mendekati seekor singa kita harus bersikap lembut.?" jawab Mogan sambil mengepulkan asap beraroma tembakau itu di udara.
"Jadi, kau menyuruhku mengalah dan bersikap manis begitu." perkataan Mogan, sontak membuat Lotte terkejut.
Mogan tidak menjawab, wanita tomboy itu hanya asyik dengan benda beraroma tembakau di sela jari telunjuk dan jari tengahnya.
" Apa, aku bisa melakukannya.?" setelah lama memikirkan saran Mogan akhirnya Lotte pun setuju.
"Maka berusahalah." saut Mogan acuh.
"Baiklah, aku akan mencobanya." ujar Lotte.
Mogan berdiri dari duduknya dan mendekati Lotte.
"Semoga berhasil." ujarnya dengan nada cebiran sambil menupuk bahu Lotte.
"Ingat, besok kau ada pertemuan dengan dokter Han." lapor Mogan setelah keluar dari kamar Lotte.
Lotte tidak menyahuti ucapan Mogan. wanita itu hanya terdiam, memikirkan cara untuk mengambil hati Kim kembali.
"Baiklah, mari kita coba."
*
*
*
Di belahan dunia lain" Dubai."
Disebuah club terkenal di Dubai, tepatnya di sebuah ruangan VIP. Seorang pria rupawan dan tampan sedang menikmati permainan seorang wanita di area terlarangnya. netra abu-abu dengan bulu-bulu lentik panjang itu sedang menatap wanita di bawah sana yang sedang asyik mengoda area terlarangnya.
Netra tajam bang elang yang di lengkapi lengkungan alis tebal yang sangat sempurna menambah kesempurnaan wajah bak duplikat dewa Yunani itu.
Pria itu memejamkan matanya dan mulutnya terbuka menyerupai huruf O, dia mendongakkan kepala keatas dan suara eraangannya lolos, saat wanita di bawah sana makin mengodanya dengan gerakan cepat.
Detik berikutnya pria rupawan itupun mengeerang dan mendegus berat saat sesuatu yang menyenangkan itu sampai pada puncak dan menyemburkan cairannya di wajah sang wanita.
"Keluarlah." perintahnya dengan suara beratnya.
"Wanita itupun keluar, saat menerima sebuah cek yang tertulis angka yang sangat fantastik. wanita itu beruntung malam ini, karena dia bisa melayani tuan muda Keanu, sang billionaire ternama di negeri minyak itu.
Keanu Adrian Adam, adalah seorang pengusaha minyak dan bukan itu saja usahanya begitu banyak yang membuatnya menjadi billionaire terkenal di Dubai. pria dengan perawakan tinggi kekar dan wajah rupawan, yang banyak di gilai oleh wanita di berbagai kalangan.
Keanu sendiri terkenal dengan sifat Casanova yang setiap hari bergonta-ganti wanita. Kekayaan dan juga wajah yang sempurna, membuat pria itu dengan mudah mendapatkan wanita yang ingin naik ke ranjangnya dan menghangatkan ranjangnya, setiap hari dengan wanita berbeda-beda.
Sudah banyak dari kalangan artis dan anak pengusaha lainnya yang menjadi menghangat ranjang.
Keanu sendiri hanya menikmati tubuh indah para wanita yang suka rela memberikan tubuh mereka.
Keanu tersenyum sinis saat melihat wanita yang sudah melayaniku tadi.
"Dasar, jaalang murahan." sinis Keanu
"Tuan." sapa seseorang pria yang tak kalah bedanya dengan wajah Keanu.
"Hm." gumam Keanu datar.
"Saatnya anda berangkat tuan dan pesawat anda sudah siap." lapor asisten pribadinya yang bernama Austin.
Keanu tidak menjawab, pria perawakan tinggi itu berdiri dan keluar dari ruangan VIP di club mewah di Dubai yang ternyata adalah miliknya juga.
Derap langkah panjang nan tegas itu menghilangkan kesunyian di parkiran club mewah itu. Sebuah mobil Bugatti Veyron telah menunggunya dengan pintu mobil yang sudah terbuka oleh sang sopir.
Keanu memasuki mobil mewah dengan harg selangit itu dan duduk dengan gaya angguh dan arogannya. kaki panjang sebelah kiri di tumpuk keatas kaki kanannya.
"Saatnya bersenang-senang di kota Paris." sebuah seringai mesum terlihat di wajah rupawan itu.