Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 48


Keanu yang kesal berniat mengagalkan kerjasamanya dengan Kim. Pria rupawan itu mulai bangkit dari duduknya dan bermaksud membalikkan badannya, tapi gerakannya terhenti, saat suara lembut menyapa Indra pendengarannya.


"Maaf, tuan-tuan." seru suara lembut itu.


Keanu menolehkan kepalanya dan dia menyengit, saat melihat wanita dengan senyum manis dan juga kacamata bulat menghiasi wajah manisnya.


Keanu kembali mendegus kesal, saat mengingat bukan hanya wanita tua yang akan menemaninya meeting, tapi juga wanita culun yang bukan tipe wanita idamannya.


"Maafkan, kami tuan-tuan.?" seru jenny kembali, dan mendekati meja memanjang dan terdapat beberapa kursi di sekitarnya.


Netra abu-abu Keanu menatap tajam wanita di depannya. seenaknya saja di meminta maaf setelah sekian lama menunggu. kursi bekas duduknya saja masih panas dan seenaknya wanita ini meminta maaf.


"Mana, wanita tua itu." tanya Keanu dingin.


Kening jenny mengkerut binggung," wanita tua.?" cicit jenny.


"Iya. wanita tua Bangka bau tanah yang sudah membuatku menunggu lama. apa kau tau waktuku, sangat berharga hanya untuk menunggu wanita jelek seperti kalian." ujar Keanu kesal.


"Perjanjian kerjasama kita bat, ….! ucapan Keanu terjeda saat sekali lagi Indra pendengarannya di suguhkan suara lembut di belakangnya.


Pria itu menatap asistennya yang terlihat menganga dan matanya berbinar takjub seakan mengagumi sesuatu yang indah. dengan rasa penasaran tinggi Keanu menoleh kebelakang.


Dada Keanu tiba-tiba berdebar kencang saat melihat sosok wanita cantik, bukan. tapi sangat cantik yang sedang melangkah kearahnya.


Manik abu-abu nan tajam itu berkilau cerah, saat Kim tepat berada dua langkah di dekatnya. Keanu seakan terhipnotis dengan kecantikan Kim yang begitu mempesona.


Keanu menelan ludahnya kasar dan pandangannya tidak lepas dari sosok wanita yang sudah berada di depannya dengan wajah tanpa ekspresi tapi tidak menghilangkan kecantikan wanita itu.


"Ehem." jenny berdehem untuk menyadarkan Keanu dan asistennya saat kedua pria itu memandang Kim dengan kagum.


"Kenalkan, tuan Keanu. dia adalah nona Kimberly ligh Hugo, pemilik Hugo hotel Paris dan models Paris." ujar jenny memperkenalkan Kim pada klien mereka.


"Kenalkan." Kim mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Keanu.


"Kimberly ligh Hugo." ujar Kim dan tersenyum tipis


Kim mengkerutkan alisnya saat tangannya hanya menggantung di udara.


"Tuan." seru Austin menyadarkan Keanu dari rasa pesonanya.


Keanu terkesiap dan dia berdehem untuk menghilangkan rasa gugup yang tiba-tiba melandanya.


Dengan dada berdebar Keanu meraih telapak tangan Kim dan menyebutkan namanya dengan gugup.


"K-keanu" balasnya pendek.


"Baiklah, mari kita mulai meeting kita, tuan Keanu Andrian Adam." sela jenny.


"Ehem, silakan." balas Keanu, yang masih melirik Kim yang hanya terdiam dengan wajah datar.


Jenny mulai dengan persentase, mengenalkan perusahaan mereka dan berbagai keuntungan yang didapatkan, apabila tuan Keanu bersedia berkerja sama dengan perusahaan mereka.


Keanu tidak sedikit pun mendengar perkataan jenny, yang tiba-tiba seperti radio rusak itu. pria itu hanya pokus pada pemandangan indah di depannya. mengagumi keindahan itu dalam diam dan dalam hati. Keanu menelisik wajah cantik alami Kim.


Mata bulat indah yang memilik manik biru kehijau-hijauan dan di hiasi bulu-bulu panjang nan lentik di kelopak mata bulat itu dan begitu mengemaskan bila berkedip-kedip, hidung lancip kecil, tulang wajah yang tegas lancip, pipi merah merona alami dan terakhir bibir tebal alami tanpa oplosan.


Keanu kembali menelan ludahnya berkali-kali saat menatap bibir tebal Kim yang sedang berkata-kata itu. ingin rasanya pria itu mengecup dan menyesap bibir tebal Kim yang sangat menggoda.


"Tuan." seru Austin.


"Hm." jawab Keanu dengan gumaman tanpa menoleh kearah sang asisten.


"bagaimana, apa anda setuju dengan kerjasama ini.?" tanya Austin meminta saran pada sang tuan.


"Cantik."


"Seksi dan manis."


"Hah, ….!"