Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 36


"Sayang." sapa Lotte dan menyerukan kedua tangannya di pinggang Malvin dari belakang.


Malvin terhenyak kaget dan diapun melepaskan kedua tangan Lotte dari pinggangnya.


"Lepas." perintahnya.


Malvin menggeser tubuhnya kesamping dan pandangannya masih tertuju pada gerbang Mansion. tanpa menghiraukan keberadaan Lotte di belakangnya.


"cih! tiba-tiba wanita berambut merah itu berdecih sinis. mengalihkan pandangan Malvin dari jendela.


Malvin menyengit alisnya dan menatap Lotte yang tersenyum penuh kesenisan.


"Malvin, ... Malvin ...., kau itu terlalu percaya diri. ujar Lotte dengan nada mendecih. kalau, Kim masih ingin bersama mu, aku yakin Kim akan mengacuhkan mu dan mengabaikan dirimu yang hanya pria brengsek. dan aku juga yakin Kim tidak akan sudi kembali pada pria penjahat kelamin seperti mu." ucapan penuh ejakan Lotte, sukses membuat Malvin menggeram marah.


Malvin, membalikkan badan dan meraih tulang wajah Lotte dan menghempaskan lalu menyudutkan tubuh istri keduanya itu ke dinding. Malvin mencengkram wajah Lotte dengan kuat dan Malvin menghapus jarak wajah mereka, sehingga hembusan nafas mereka beradu di udara. dengan wajah berubah merah dan sorotan mata tajam, Malvin berbisik di atas wajah kesakitan Lotte.


"Kau, jangan memancing amarahku, jaalang.!" bisik pria itu dengan geram.


"cih! pria itu berdecih dan melepaskan tangannya dari tulang wajah Lotte.


Malvin, berjalan menjauh dari Lotte. kebahagiaan dan semangatnya menghilang, karena wanita yang sudah menjadi istrinya itu.


sedangkan Lotte meluruhkan tubuhnya kelantai, dengan isakan tertahan. dia begitu terhina atas ucapan pria yang sudah mengisi hatinya itu. dia tidak akan pernah menerima hinaan ini. dia akan menunjukkan pada Kim dan Malvin, kalau dia layak menjadi bagian dari kehidupan suaminya. dia tidak akan menyerah untuk mendapatkan cinta Malvin dan memiliki pria itu seutuhnya.


Lotte, menghapus air matanya dan bangkit. dia mengikuti langkah Malvin yang sedang berada di ruangan santai dan sedang duduk di sofa berbulu lembut kesayangan Kim.


Lotte, menghela nafasnya lalu membuangnya secara kasar. Lotte memasang wajah menggodanya dan senyum ceria seakan tidak terjadi apapun. Lotte mendekati dengan seringainya dan langsung duduk di pangkuan suaminya, meraih tekuk Malvin dan menyatukan bibir mereka. Lotte memangut bibir seksi Malvin dengan panas dan kini lidahnya, sudah bermain-main di dalam rongga mulut Malvin. sedangkan pria itu, hanya tertekun saat Lotte tiba-tiba memangut bibirnya dengan kasar penuh gairah. Malvin yang memang seorang pria brengsek, ikut terbawa suasana saat lidah Lotte sudah bermain-main di dalam mulutnya. iapun membalas cumbuan Lotte tak kalah panasnya.


suara eraangan, Malvin lolos begitu saja saat tangan Lotte menyentuh inti tubuhnya. dan cumbuan itupun berlanjut dan semakin panas penuh gairah. kini suara decapan mereka terdengar nyaring di ruangan santai dan di atas sofa kesayangan Kim.


"wow, adegan panas kalian sungguh, menjijikkan."


"PAMAN LEO, BAKAR SOFA ITU DAN HANCUR RUANGAN INI."