Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 44


Suara dengusan dan kecepan terdengar mengudara di ruangan terbuka itu. suara desaahan lembut menggoda membuat, pria yang sedang bergerak dengan cepatnya menjadi menggila. pria itu menggapai dua buah indah tanpa spasi di depannya dan menggenggamnya dengan kencang, membuat mahluk indah di bawahnya terkesiap melengking, antara kesakitan dan menik mati.


beberapa saat kemudian, terdengar eraangan berat dan tertahan dari pria rupawan yang masih berada di atas tubuh makhluk lemah nan indah itu dan bersamaan juga suara lengkingan lembut terdengar eksotis di Indra pendengaran sang pria.


dua makluk tanpa helai benang itupun, masih mengatur helaan nafas mereka tanpa melempaskan tauatan tubuh indah yang sudah di banjiri oleh keringat .


Keanu melepaskan tautan tubuhnya pada sang wanita, dan merebahkan tubuh kekar nan kokoh itu di sofa tunggal. sisa-sisa tautan mereka masih terlihat di pusat terlarangnya. dan sisa nafas kenikmataan itu masih terdengar berat.


Keanu melepaskan alat yang membungkus area terlarangnya dan membuangnya kesembarangan arah.


Keanu menoleh kearah makluh lemah indah di depannya, yang masih bergeming di sana dengan tubuh poloos.


Terlihat wajah lelah tapi tersirat kepuasaan dari mahluk indah lemah itu. dia menatap pria di depannya dengan tatapan memuja dan sendu.


Wanita itupun bangkit dari posisinya dan mendekati, Keanu dengan langkah menggoda.


Mahkluk indah itu mendaratkan tubuh sintal menggodanya pada pangkuan Keanu. mereka saling menatap penuh arti dengan keadaan masih poolos.


"Anda, sangat tampan, tuan." puji wanita yang bernama Clara. manik hijaunya berbinar takjub saat berada lebih dekat dengan Keanu.


Tanpa perasaan takut Clara mengecup bibir tebal seksi Keanu dan menyesapnya sebentar.


Keanu hanya tersenyum sinis. baginya sudah biasa dipuji dan puja para wanita seperti yang ada di depannya.


" Aku, bersedia menjadi penghangat ranjang anda tanpa bayaran. Anda begitu hebat dan aku merasa begitu puas tuan." ujar wanita itu dan mencoba menggoda Keanu kembali.


"Ck. tapi sayangnya. aku hanya memakai barang seperti mu hanya sekali pakai dan setelah itu aku akan membuangnya. jadi katakan berapa harus aku bayar harga tubuh indahmu ini." sarkas Keanu sambil membelai seluruh tubuh wanita di pangkuannya.


membuat wanita itu meremang seketika atas belaian telapak tangan kekar pria di depannya.


"Aku, ingin bayar ini, tuan." ujar Clara dengan senyum menggoda sambil membelai area terlarang Keanu. tentu saja pria itu merespon sentuhan tangan lembut itu di area terlarangnya. Keanu membalikkan badan wanita itu dan kembali melakukan tautan tubuuh mereka lewat belakang.


Malam ini Keanu habiskan bersama makhluk lemah indah di depannya hingga sang pagi menyapa.


*


*


*


Matahari pagi cerah itu telah memasuki celah-celah gorden yang sudah terbuka lebar. mengusik seorang wanita berparas cantik bak boneka hidup.


Mata indah itu mulai terbuka dan terlihatlah netra biru kehijau-hijauan yang begitu berkilau saat terkena cahaya sang pagi cerah.


Setelah itu iapun bangkit dan mendesis saat denyutan di bagian lehernya terasa ngilu. Kim merenggangkan otot-otot lehernya yang teras sakit dan kaku.


"Stth," desisnya Kim sambil menyentuh belakang lehernya.


"Dasar, jenny sialan." umpat Kim.


"Sorry." sebuah sautan menyela umpatan Kim, yang membuat wanita cantik mengemaskan itu tersentak kaget.


"Jeniffer," geram tertahan.


Jenny hanya mencengir manis, memperlihatkan dua lubang di kedua pipinya. memperlihatkan betapa manisnya wanita dengan kacamata bulat bertengger di atas hidung mancung itu.


"Dasar, wanita sialan. sudah memukulku dan pagi ini kau membuat jantungku hampir berhenti." dengus Kim sambil mengomel.


Jenny hanya terdiam, sambil menyiapkan keperluan Kim.


Kim menaikan sebelah alisnya binggung, melihat jenny yang sedang sibuk menyiapkan keperluannya pagi ini.


"Mandi dan cepatlah bersiap, hari ini kita ada meeting dengan klien yang sangat penting dari Dubai." perintah jenny, sambil masuk ke dalam kamar mandi.


Dengan perasaan malas dan enggan Kim turun dari ranjang. ia Kembali merenggangkan otot-otot tubuhnya.


"Astaga, pukulan wanita itu sungguh membuatku sakit." gerutu Kim dan mengikuti jenny memasuki kamar mandi.


"Mandilah. aku menunggumu di bawah. ingat jangan pakai lama." perintah jenny dan meninggalkan Kim, yang masih kebinggungan.


"Kenapa dia itu." bisiknya.


Kim melepaskan satu persatu kain yang melekat di tubuh indahnya. ia mendekati bathtub yang disiapkan oleh jenny tadi. Kim memasukkan tubuh ramping indahnya kedalam kolam yang sudah di beri sabun dan juga aroma lembut yang sangat menyenangkan.


Kim merebahkan tubuhnya di dalam bak mandi yang sangat pas dengan tubuh tingginya. Kim memejamkan mata merasai dan menikmati aroma lembut dan pijatan air hangat yang menyentuh kulit putih mulus Kim.


*


*


*


"hei, … pelayan buatkan aku jus tomat." pekikan seseorang wanita menghentikan langkah jenny yang ingin kedapur, ketika wanita itu mendengar suara pekikan di ruangan santai.


"Ck, dasar para benalu tidak tahu diri."