
"aku sudah menemukan dua cincinnya, jadi kau harus menciumku didepan semua orang Xia lu"Bisik Zhang dengan pelan hanya terdengar oleh Xia lu
Zhang menyebalkan(batin Xia lu)
"eeee"geram Xia lu berusaha menarik tangannya agar terlepas
andai aku bisa melihat raut wajah kesalnya sekarang pasti sangat lucu(batin Zhang)
"emm"gumam Xia lu beralih mencubit jari tangan Zhang
Zhang tersenyum nakalnya, tidak ingin menunggu lama ia melepaskan tangan Xia lu
Zhang langsung mengeluarkan tangannya dari dalam baskom dan memperlihatkan Dua cincin ditangannya
"berhasil"ucapnya langsung melepaskan kain yang menutup matanya
"prok..prok..prok"semua orang bertepuk tangan atas dengan meriahnya
Xia lu melepaskan kain penutup matanya dengan wajah nampak kesal
Zhang berdiri dari dudukannya, ia langsung mendekati Xia lu
Saat dekat pada Xia lu, Zhang langsung menarik tangan gadis itu hingga berdiri
Tidak ingin menunggu lagi, Zhang meraih sebelah tangan kiri Xia lu dan memasukan cincin kejari manis gadis itu membuat semua orang melebarkan mata dengan mulut tercengang karena terkejut
Li chen tersentak ditempat melihat sikap manis Zhang tepat didepan matanya yang baru dilihatnya, selama berteman ia tidak pernah melihat sikap baru Zhang
Xia lu jadi tersenyum manis, ia meraih tangan kekar Zhang sebelah kiri dan mengambil cincin digenggaman tangan kanan Pria itu
Tidak menunggu Xia lu memasukan cincin itu kejari manis Zhang dengan perasaan senang dan yakin
"Mulai sekarang Putri Xia lu adalah calon sah Permaisuriku dan tidak ada yang berhak menggantinya, sebulan lagi kita akan menikah"Ucap Zhang menatap manik mata Xia lu dengan pancaran mata sangat lembut
Mata Xia lu berbinar haru, entah mengapa dia merasa sangat senang bercampur haru menatap sosok wajah Pria yang membuatnya selalu bahagia hidup dijaman itu
"prokk..prokk..prokk"semua orang kembali bertepuk tangan dengan meriahnya
Xia lu dan Zhang saling menatap dengan pancaran mata sangat lembut, mereka berdua saling melempar senyum senang membuat Para pemuda maupun gadis jadi iri
Li chen melangkah pergi menjauh dan berdiri didepan kerumunan orang-orang yang bertepuk dengan meriah
"prok..prok..prok"dia ikut menepuk tangan dan tersenyum senang dari jauh
"Hei Putri Li chen, ku dengar kau dekat dengan Kaisar Zhang apa kau tidak merasa suatu saat kau akan kehilangan temanmu dan direbut oleh Putri Xia lu, Kaisar Zhang tidak akan pernah mengingatmu lagi dan malah asiknya bersama Putri Xia lu, Aku merasa kau lebih berhak bersama Kaisar Zhang dibanding Putri itu karena kau lebih mengenalnya, Apa kau tidak merasakan itu juga?"Ucap seorang wanita muncul disamping Putri Li chen
"Apa yang kau katakan Putri Mu xi, pergilah!"ucap Li chen dengan tatapan dingin melirik kesamping
"Uhh baiklah, jangan marah-marah aku hanya berkata yang sebenarnya orang-orang pasti juga merasa aneh atas bodohnya dirimu"Ucap Putri Mu xi tersenyum sinis langsung pergi menjauh
Li chen menghiraukan perkataan Putri Mu xi dan kembali menatap Xia lu dan Zhang dari jauh
Zhang mengangkat tinggi sebelah tangannya meminta agar semuanya tepuk tangan dihentikan dan alhasil semua kembali berdiam
"Selamat bertunangan Yang mulia Kaisar Zhang dan Putri Xia lu"Ucap Para Menteri, Kasim, dan semua orang yang berdiri disitu
Zhang melempar senyum pada semua orang, raut wajah dinginnya seakan hilang diganti kesenangan
"Adikku aku sangat senang kau bisa menemukan orang yang kau cintai"ucap Pangeran Lu zheng tersenyum senang melirik sang adik yang baru dilihatnya tersenyum sudah sejak lama
"Kaka"sebut Zhang melempar senyum pada Lu zheng
Xia lu berjalan ketengah kerumunan orang-orang mendekat pada Para pemuda
"Hei"sapa Xia lu tersenyum lebar pada Para pemuda yang sudah tercengang melihatnya
"Putri"sebut Zi rui, Lin zu dan Ye yi secara bersamaan langsung berebut mendekat kesamping maupun belakang Xia lu
"bagaimana kabar Pelatihan kalian, apa mudah?"Tanya Xia lu pada semua pemuda termasuk tiga pemuda yang berada disamping kanan dan kirinya
"Sulit Putri, terkadang ada jurus membingungkan untuk ditiru dan dilatih"Jawab Zi rui memayunkan bibirnya
"benar"saut semua pemuda
"Selamat atas pertunangan guru kita..yuhuuuu"Sorak semua pemuda bertepuk tangan
"khem..khem..apa yang sebenarnya terjadi sampai Putri Xia lu bisa menarik hati Kaisar dingin itu?"Tanya salah satu pemuda tersenyum menggoda
"ihiyyyyy..jawab jawab jawab"sorak para pemuda menunjuk-nunjuk Xia lu
Semua mata jadi tertuju pada Perkumpulan pemuda bersama Xia lu itu
dari jauh Zhang yang sedang berbincang dengan kaka maupun Para petua menghembuskan nafasnya dengan kasar melihat Xia lu berkumpul bersama Para pemuda
"Zhang aku akan kembali malam ini juga kekaisaran Yuan"Ucap Lu Zheng tersenyum
"Kaka bermalam disini saja dulu, malam-malam tidak baik pergi"Larang Zhang mengelengkan kepalanya sambil menatap kearah perkumpulan pemuda yang mengelilingi Xia lu
"tidak Zhang aku akan pulang"Bantah Lu zheng
"tapi kak"larang Zhang
"berani melawan Kakak?, aku akan pulang dan kau nikmatilah acaranya"tolak Lu Zheng
"tapi aku akan mengantar kaka"Ucap Zhang berjalan kebelakang Lu zheng dan mengambil ahli memegang kursi roda
"hm"dehem Lu zheng
Kaisar Zhang dan Pangeran Lu zheng beserta Para pengawal pergi dari tepi danau itu menuju kedepan gerbang kerajaan xing xing untuk mengantarkan kepulangan Pangeran Lu zheng saat itu juga
Keadaan ramai ditepi danau, para hadirin menyantap makanan maupun minuman yang disajikan atas meja sambil mengobrol sesama teman mereka
Dikumpulan Para pemuda, Xia lu asiknya berbincang-bincang dengan mereka seketika berhenti merasakan sesuatu yang hilang mulai tadi
"Oh iya, kalian lanjutkanlah aku akan pergi"Ucap Xia lu langsung keluar pergi membuat semua heran
\*\*\*\*\*
Jalan istana
Dua orang berjalan secara bedampingan
"Zhang apa kau sangat menyukai Putri Xia lu?"Tanya Li chen melirik Zhang disampingnya
Zhang menatap lurus dengan senyum tipis nampak dibibirnya
"lebih dari sangat Li chen, kau tahu dia sangat manis dan lucu jika sedang kesal"jawabnya
"akhirnya teman ku Zhang sudah bertunangan"Ucap Li chen tersenyum
"Li chen"panggil Zhang menghentikan langkah kakinya
"Emm?"dehem Li chen ikut menghentikan langkah kakinya dan menatap Zhang dengan wajah heran
"Aku akan mencari Lelaki lain agar bisa selalu menjagamu jika tidak ada aku Li chen"Ucap Zhang tersenyum menatap manik mata Li chen
"tidak perlu Zhang, kau tahu kan aku gadis yang kuat dan tidak butuh lelaki untuk melindungiku, aku ini adalah calon penerus jenderal Chen diKekaisaran Yuan"ucap Li chen tersenyum membanggakan dirinya
Zhang mengangguk mendengar ucapan gadis itu
Tiba-tiba datang gadis cantik dengan tersenyum senangnya
"Ternyata Zhang ada disini"Ucapnya berjalan mendekat kedepan Zhang
Zhang sontak melirik asal suara
"Xia lu apa kau sudah selesai pidato untuk anak itikmu itu?"tanyanya dengan wajah nampak kesal
Xia lu menaikan kedua alisnya mendengar pertanyaan aneh Zhang yang membuatnya bingung
Li chen juga ikut heran maksud pertanyaan Zhang apalagi melihat wajah kesal Pria itu
"Apa maksudmu?"Tanya Xia lu
Zhang menyentuh pipi Xia lu dan mencubitnya
"Kau begitu dekat dengan Para pemuda anak muridmu itu"jawab Zhang
"Kau cemburu yah?, dasar sensitif"ejek Xia lu tersenyum
"siapa juga cemburu"ketus Zhang langsung menarik tangannya kembali, ia langsung melangkahkan kakinya berjalan melewati samping Xia lu dengan wajah datar
"Li chen, dia benar-benar seperti dinding datar jika bisa wajahnya di pahat saja menjadi datar lebih bagus"Omel Xia lu langsung membalikan tubuhnya dan berlari mengejar Zhang
Li chen tersenyum mendengar ucapan gadis itu begitu terbuka
"Janganlah marah Kak zhu, kau ingat dengan panggilan ini aku merasa seperti mempunyai kaka"Manja Xia lu naik keatas punggung Zhang
Zhang menghentikan langkah kakinya dan meminta Xia lu turun
"Tidak akan"tolak Xia lu mengeratkan tangannya dileher Zhang
Xia lu mendekatkan wajahnya kesamping wajah Zhang dengan senyuman manis
"Kau semakin jelek melihat wajahmu ditekuk seperti itu coba tersenyum manis seperti ini"ucap Xia lu menyentuh sudut bibir Zhang dengan kedua jarinya membuka lebar bibir Zhang yang tertutup rapat
"emm emm tersenyumlah calon suamiku yang sangat tampan ini mengalahkan Xiao Zhan"goda Xia lu menekan-nekan sisi wajah Zhang dengan perasaan gemas
"Xiao Zhan siapa kau maksud?, aku tidak pernah mendengar nama orang itu"tanya Zhang
"akhirnya kau membuka suara, Xiao Zhan emm dia aku..aku tidak bisa mengatakannya Zhang"jawab Xia lu tersenyum
"baiklah jika kau tidak memberitahu siapa, tur.."tutur Zhang terpotong
"cupp"
Zhang mematung dengan ciuman mendarat dipipinya oleh Xia lu
"mmoaa"gemas Xia lu mencium lagi sebelah pipi Pria yang lagi ngambekan
"jangan marah lagi, Xiao zhan hanya nama angan yang ku buat, Zhang adalah Pria yang paling tampan yang pernah aku temui dan aku sangat menyayanginya"tutur Xia lu tersenyum manis
Zhang jadi tersenyum mendengar ucapan Xia lu bagai es yang mencair seketika
"Baiklah, kau ingin kemana?, melihat kediaman kita berdua atau keperayaan?"Tanya Zhang mengeratkan gendongannya