
"aku lanjut tidur diasrama kamar saja..tapi dimana Kaka zhu?aku tidak melihatnya lagi setelah latihan tadi siang"gumam xia lu dengan wajah heran
"terserahlah"Ucap xia lu berjalan dilapangan halaman luas
Gadis itu berjalan menuju asrama sambil melihat sekitar perguruan itu dengan senyum mengembang
Sampai diasrama perkamaran
xia lu masuk dan berjalan menunju kamarnya
Sampai didepan kamar..
Xia lu membuka pintu kamar dan masuk
Matanya melihat semua dalam kamar sudah tertidur dikasur masing-masing
Xia lu berjalan mendekat kekasurnya lalu langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur
Dia melihat kesamping kanan terdapat kaisar zhang yang memejamkan matanya
"dia rupanya sudah tidur disini"gumam Xia lu menatap wajah hitam Kaisar Zhang
Xia lu mengalihkan pandangannya keatas,matanya mulai sayu,dia pun menarik selimut dan mulai tidur
**Besok hari**
**Disore hari**
cuacanya yang sangat nyaman,keadaan tidak panas,tempat diperguruan jadi rindam
**Diperguruan**
keadaan begitu ramai
para pemuda mondar mandir disetiap tempat mengurus sesuatu
ditengah lapangan luas
begitu ramai para pemuda memasangkan tikar sepanjang lapangan
"ayo cepat-cepat rapikan dan bersihkan"teriak Xia lu yang berada diatas atap dapur pada Para pemuda yang sedang membawa tikar dan melebasnya dilapangan
"Kau pasang itu..dan kau pangeran dong li letakan situ..dan kau..kau"Xia lu berteriak memerintah dan mengatur susunan tikar
Dia ternyata mendapat hadiah dari guru min hu untuk mengurus Festival yang akan diadakan malam nanti
Ditangan Xia lu terdapat Sayuran terong,dia menggunakan itu seperti seorang polisi yang memantau keadaan
"tes..tes..Cepat pasang tikarnya setelah itu bersihkan"Teriak Xia lu yang berduduk diatas atap dengan kedua kaki mengantung dibawah
Para pemuda yang berada dibawah hanya bisa mendengarkan semua intruksi xia lu karena perintah guru min hu
"Enak sekali aku hanya duduk disini"Gumam Xia lu tersenyum melihat tengah lapangan
"ayo semangat..semangat..Festival lampion akan diadakan malam nanti"Teriak Xia lu pada para pemuda yang sedang bekerja sama
"Bisa Tidak Diam"teriak Kaisar Ying mendongakan kepalanya menatap Xia lu yang berada diatas atap
Xia lu jadi beralih menunduk melirik Kaisar Ying yang berada dibawahnya
"apa urusanmu?"Tanya Xia lu menyunggingkan senyuman sinis pada Kaisar Ying
"semoga dia terjatuh..biar tahu rasa"Kesal Kaisar Ying mengalihkan pandangannya
Kaisar Ying meninggalkan pekerjaannya yang sedang menyiapkan wadah untuk jamuan disetiap tikar yang akan diletakan
Xia lu memilih turun dari atas atap,dia lewat dari samping bangunan dapur itu
"takk"hentakan kaki Xia lu menginjak tembol
gadis itu berjalan menghampiri Kaisar Ying yang ingin pergi
"ingat kau harus melayaniku"Ucap Xia lu dengan wajah datarnya berbicara dibelakang Kaisar Ying
Kaisar Ying berbalik dan menatap xia lu dengan wajah muak
dia terpaksa melanjutkan tugasnya kembali dengan wajah dingin
Xia lu beralih berjalan ketengah lapangan,dia melepaskan sepatu sandalnya dan menginjak tikar yang sudah dipasang
dia berjalan menginjak tikar yang terpasang begitu panjang sampai memenuhi lapangan itu
"oh iya..kaka zhu dimana?"gumam Xia lu memantau sekitar mencari Kaisar Zhang
Tiba-tiba datang seseorang menghampiri Xia lu
"Zi rui?"gumam xia lu
"Guru muda..ini bukumu"Ucap zi rui memberikan buku pada xia lu
"hah mengapa bisa ada padamu?"tanya Xia lu mengambil buku itu ditangan Zi rui
"Tadi malam kau melemparnya padaku..dan terkena wajahku karena asik tidur diatas pohon"jawab zi rui terdengar kesal
"oh..maaf"ucap Xia lu tersenyum pada zi rui
"tidak..tidak apa"jawab zi rui tersenyum
zi rui beralih menunduk menatap buah-buahan yang sudab tersaji dalam wadah yang berada diatas tikar
matanya terpokus pada satu buah yaitu pisang,dia menelan ludahnya ingin memakan buah pisang itu
Xia lu melihat Zu rui yang memandang buah-buahan
"Ambil saja..tidak apa"bisik Xia lu pada Zi rui
wajah zi rui berubah jadi ceria,dia tersenyum pada xia lu lalu berjongkok mengambil satu buah pisang dengan cepat lalu berdiri kembali
zi rui memandang pisang ditangannya lalu membuka kulit pisang itu dan memakannya
"oku pergi dulu.."ucap zi rui sambil mengunyah buah pisang kemudian dia pergi
"suka sekali dengan pisang"gumam xia lu berjalan kembali
mata xia lu menangkap Kaisar zhang yang sedang berbaring sambil memandang atas langit ditikar tidak jauh didepan matanya
"kaka zhu"teriak xia lu berjalan mendekat dengan tersenyum
Kaisar zhang langsung merubah posisinya berduduk dan melirik Xia lu yang berjalan mendekat dengan membawa satu buah terung dan buku
Tiba-tiba datang seseorang dari belakang Xia lu
terlihat wajah orang itu begitu kesal dan tidak suka
"tuan muda junyi guru Min hu memanggilmu"ucap Kaisar Ying mencegat tangan Xia lu dari belakang
"lepaskan"ucap Xia lu berbalik dan menepis tangan Kaisar Ying yang menyentuh tangannya
Xia lu menatap wajah kaisar Ying dengan kesal lalu beranjak pergi menjauh
Tatapan Kaisar Ying beralih menatap lurus Kaisar Zhang yang sedang meliriknya
Dia berjalan menghampiri lelaki itu dengan senyuman remeh
"Dasar pemalas"ejek Kaisar Ying melirik wajah jelek Kaisar Zhang
"Aku merasa aneh dengan sikap Kaisar Ying terhadapku...mengapa aku merasa kau sangat membenciku?"Ucap Kaisar Zhang mendongakan kepalanya menatap wajah Lelaki yang berdiri didepannya
Kaisar Ying tersenyum mendengar ucapan Kaisar Zhang
"mungkin tidak lagi"Ucap Kaisar Ying membalikan tubuhnya
senyuman diwajahnya tadi menghilang berubah jadi dingin
Kaisar Zhang menggeleng-gelengkan kepalanya memandang punggung Kaisar Ying
*anak ingusan yang tidak tau apapun*(batin Kaisar Zhang)
\*\*\*\*\*
**Didepan asrama perkamaran dekat pintu besar**
Xia lu sedang menggantung sebuah bola hiasan bewarna merah dengan menaiki tangga
dibawahnya terdapat zi rui dan pangeran dong li yang memegang bawah tangga menjaga keamanan Xia lu yang menggantung bola hiasan
Dijaman kerajaan ini memang disetiap tempat perumahan semua harus dipajangkan bola hiasan setiap malam festival lampion
"zi rui ambilkan satu lagi..hampir selesai"pinta Xia lu yang selesai menggantung bola itu tanpa melirik zi rui yang berada dibawah
"tunggu tuan muda junyi"ucap Zi rui melepaskan pegangan tangannya pada tangga dan pergi masuk dalam asrama
Pangeran dong li memegang kuat bawah tangga dan mendongakan kepalanya keatas melirik Xia lu
"Tuan muda junyi..tanganku lelah bisakah ganti yang lain saja?"Tanya Pangeran Dong Li dengan wajah memelas pada Xia lu
Xia lu menolehkan kepalanya dan menunduk melirik Pangeran Dong li
"tidak boleh"larang Xia lu tersenyum pada pangeran dong li
"biar aku yang menggantikannya"Ucap seseorang datang tiba-tiba dengan senyumannya
"Kaisar Ying?"ucap Pangeran Dong li menundukan kepalanya pada Kaisar Ying
"salam"ucap Pangeran Dong li mendongakan kepalanya kembali
"aku tidak ingin dia..tubuhnya sangat lemah,aku yakin dia tidak akan mampu menahan tangga ini"Ledek Xia lu mengalihkan pandangnnya menatap bola yang sudah digantungnya
Bukannya marah,kaisar Ying malah tersenyum dan mendorong pelan tubuh Pangeran dong li agar pergi menjauh
"aku pergi saja"ucap Kaisar Ying berpura-pura
Pangeran dong li jadi terdiam ditempat dengan wajah cemas
Kaisar Ying memegang tangga dan mendongakan kepalanya keatas melirik Xia lu
Xia lu tidak menyadari bahwa orang yang memegang tangga adalah Kaisar Ying
Kaisar Ying tersenyum jahil memandang tangga dipegangnya
tangannya mulai bergerak menggoyang-goyangkan tangga itu membuat Xia lu jadi melotot,kedua tangan Xia lu menempel didinding menahan keseimbangan
"Brengsek hentikan!"Teriak Xia lu menunduk menatap kebawah
"ternyata Dia"gumam xia lu kesal
"hahahaha"Tawa lepas kaisar Ying menggoyang-goyang tangga
"Tuan muda junyi mulai takut sekarang?hanya ini saja takut..mengapa juga guru Min Hu menyuruh seorang penakut ketinggian untuk menggantung bola itu..hahaa"ejek Kaisar Ying diiringi tawa
Pangeran dong li yang menjauh dari tangga itu hanya bisa berdiam dengan wajah terkejut mendengar tawa Kaisar Ying
Tidak jauh,Kaisar Zhang berjalan menuju depan pintu asrama perkamaran melihat Xia lu yang berada diatas tangga dan Kaisar Ying yang berada dibawah
"Kubilang hentikan buaya darat!"Ucap xia lu dengan tangan menempel di dinding dan ingin menurunkan kakinya kebawah menuruni tangga
Tiba-tiba datang seseorang menghampiri Kaisar Ying dengan tubuh kekar dan pakaian Ksatrianya
"Salam yang mulia"Ucap Fewu dengan wajah serius
Kaisar Ying jadi terdiam dan jadi menahan tangga dengan kuat
"saya telah menemukan Pelayan perempuannya Putri Xia lu atau mantan Permaisuri anda"Ucap Fewu menundukan kepalanya dari samping pada Kaisar Ying
Kaisar Ying jadi tersentak,dia langsung melepaskan pegangannya pada tangga membuat tangga jadi oleng karena terkejut
Tangga tadi jadi oleng dan tergoyang ingin jatuh
Diatas pohon sekitar samping lapangan,seorang pemuda melesatkan anak panahnya menuju Xia lu yang berada diatas tangga ingin terjatuh
Zi rui yang baru keluar dari pintu asrama besar dengan membawa bola hiasan ditanganya jadi melotot mendongakan kepalanya keatas melirik Xia lu
"guru muda junyi!"Teriak Zi rui dengan keras
Semua mata ditengah lapangan yang asiknya melakukan tugas maupun ditempat lainnya jadi berpusat melirik pada asal suara teriakan
Tangga yang ingin terjatuh itupun tidak bisa dihentikan dengan cepat,tubuh xia lu melayang diudara dengan posisi telungkup
*apa wajahku akan jadi datar seperti lantai itu*(batin Xia lu memandang lantai)
Semua orang yang melihat jadi membuka mulutnya lebar
Kaisar Zhang yang berjalan sedari tadi mendekati depan asrama langsung berlari kencang
Dengan cekatan Kaisar Zhang menangkap tubuh Xia lu kedalam pelukannya,dia meraih pinggang Xia lu
"tangga"Teriak Zi rui melihat tangga yang berada dibelakang xia lu ingin jatuh mengenai tubuh xia lu
Kaisar Zhang langsung mendorong Tangga yang ingin mengenai tubuh Xia lu mengenakan sebelah kakinya membuat satu kakinya jadi tidak seimbang
"buuk"
Dua orang itu jadi terjatuh dilantai dengan posisi membuat semua orang melebarkan matanya dengan mulut terbuka lebar
Bibir seksi Xia lu bersentuhan dengan bibir seksi Kaisar Zhang
"emm"gumam mereka berdua secara bersamaan
*ciuman pertamaku direbut oleh seorang lelaki?temanku sendiri..ini memalukan*(batin Kaisar Zhang)
anak panah yang melesat dari orang misterius tadi jadi menembus bola hiasan yang tergantung hingga bola itu jadi mengeluarkan kelopak bunga mawar begitu banyak terjatuh mengenai tubuh dua orang yang jatuh dilantai
Tangan kekar Kaisar Zhang memegang belakang punggung gadis yang disangkanya seorang lelaki itu dan tangan xia lu menempel dibidang dada Kaisar Zhang
Xia lu dan Kaisar Zhang melototkan matanya hampir bola mata mereka ingin keluar merasakan sentuhan sesama bibir mereka
Semua yang melihat jadi heboh ada yang menutup mata mereka tidak berani melihatnya