
Paginya
Perguruan dimulai kembali
Ditengah lapangan ratusan pemuda sedang berdiri dan berbaris rapi dibawah terik sinar matahari pagi
Mereka berjemur sebentar dibawah matahari pagi itu agar berkeringat menyehatkan tubuh
Sambil berjemur tidak lupa merentangkan tangan otot dan kaki melakukan pemanasan
"Ayo jangan cuman berdiam...gerakan otot otot lengan..maupun kaki kalian"teriak guru Zuzui,guru olahraga yang berada didepan barisan
"Baik guru"Jawab semuanya serentak
Dikawasan xia lu
"Ayo tuan muda zhu semangat!"teriak xia lu dengan keras melirik Kaisar Zhang berdiri tidak jauh disampingnya
Xia lu melakukan gerakan asing dimata para pemuda disekitarnya,dia sedang melakukan senam lambat
para pemuda heran apa gerakan xia lu
Kaisar Zhang yang hanya berdiam tidak melakukan gerakan apapun tersenyum melihat xia lu
"Jangan terlalu bersemangat tinggi nanti jatuh kan sakit"Ucap Kaisar Ying yang berada dibelakang Xia lu
Xia lu menoleh kebelakang dengan tersenyum sinis pada Kaisar Ying
pemuda yang manis(batin Kaisar Zhang melihat senyum sinis xia lu)
"nak muda junyi majulah"Panggil guru zuzui dengan suara kerasnya berbalik melirik Xia lu
"saya guru"Ucap Xia lu menunjuk dirinya
"iya"jawab guru Zuzui
"apa kau tuli?"ledek Kaisar Ying yang berada dibelakang xia lu
Xia lu tidak menghiraukan seseorang yang berada dibelakangnya,dia langsung berlari menghadap Guru zuzui
"Salam guru"ucap Xia lu yang sudah sampai didepan guru zuzui menundukan kepalanya
"sekarang pimpin gerakannya..kau berdiri disini...semuanya ikuti teman kalian ini"Teriak Guru Zuzui lalu pergi
"a..apa..pim.."ucap xia lu terpotong
"hahaha pasti dia tidak bisakan"teriak Kaisar Ying mengejek Xia lu
"guru muda pasti bisa"teriak Zi rui dengan nyaringnya
Xia lu mulai membalikan tubuhnya membelakangi para pemuda
Dia mengeratkan kunciran rambutnya
"bagaimana jika dance"gumam xia lu tersenyum jahil
Xia lu mulai menggerakan tangannya keatas dan kakinya dia hentakan secara perlahan
Dimulutnya keluar nyanyian,keadaan jadi hening
I dream high
Aku bermimpi tinggi
Nan kkumeul kkujyo himdeul ttaemyeon
Aku bermimpi, ketika itu sulit
nan nuneul gamgo
Aku menutup mata
Kkumi irweojineun geu sunganeul
Membayangkan mimpi itu menjadi kenyataan
Gyesok tteoollimyeo ireonajyo
terus muncul dan terjadi
"Huuuuuuu"semua pemuda bersorak mengikuti gerakan sedikit cepat Xia lu
[Sambung Kaisar Zhang Memajukan dirinya mendekati Xia lu]
Duryeoumeui kkeuteseo nan
Takut terjatuh
Oneuldo heundeullijyo
Hari ini aku terguncang
Tteorejilkka bwa
Berpikir akan terjatuh
naraoreuji mothaneun eorin saecheoreom
Seperti burung yang masih muda yang tidak bisa terbang
[Sambung Kaisar Ying,dia berlari maju kedepan secara tidak sadar]
Jakku naega hal su inna
Dapatkah aku melakukan itu?
Nae kkumi irweojilkka
Apakah impianku dapat terwujud?
Naeditneun georeum han georeum georeumi
Step by step saya mulai
Dasi duryeoweo jil ttaemada
Setiap kali menjadi takut lagi
neomeojin nal ireukyeo jul yonggiga pillyohajyo
Aku membutuhkan keberanian ketika aku terjatuh
meonjireul teolgo dasi ireona
Tolong beranjaklah dari tanah dan bangkit lagi
tto han beon ttwieogal yonggiga
Keberanian yang membuatku kembali berlari
Keadaan begitu ramai bahkan para pelayan maupun prajurit yang bertugas diperguruan berkumpul termasuk diluar perguruan,semua orang mengikuti gerakan Xia lu dengan tersenyum
[Xia lu]
dasi han beon nareul mitgo
Percayalah padaku sekali lagi
naui unmyeongeul mitgo modeun geol geolgo
Percaya akan nasibku dan wujudkan semua hal
nae kiboda nopeun byeogeul ttwieo neomeulgeoeyo
Aku akan melompati dinding yang lebih tinggi dari tinggiku "Xia lu mengakhiri nyanyiannya
"prokk..prokkk...prokk"semuanya bertepuk tangan terhibur akan gerakan dan nyanyian
Xia lu menoleh kebelakang terdapat Kaisar Zhang dan Kaisar Ying yang juga bertepuk tangan untuknya
"Kau mengapa juga ikut menyanyi?"Tanya Xia lu menunjuk Kaisar Ying
"terserahku saja"Jawab Kaisar Ying baru tersadar dan kembali ketempat
Dari jauh guru zuzui tersenyum
sepertinya banyak rahasia yang tidak diketahui antara mereka bertiga(batin Guru zuzui)
"Siap guru"jawab semuanya serempak
para pelayan maupun prajurit kembali keaktivitas mereka masing-masing
"ahh..aku haus"Ucap Xia lu berjalan pergi menuju dapur kantin
Tinggal Kaisar Zhang dan Kaisar Ying saling melirik
"cih"decih keduanya secara bersamaan memalingkan muka lalu pergi
**Ditempat lain**
**Dikediaman Kaisar wezi**
pria paruh baya sedang berduduk dikursi terhormatnya dalam ruang kerja kekaisarannya,disampingnya terdapat beberapa pelayan sedang mengipasinya
Didepan mejanya Seorang pria juga berdiri dengan wajah datarnya
"Apa yang ingin Yang mulia Kaisar katakan pada hamba?"Tanya Guru Min hu dengan wajah datar dan sopan menundukan kepapanya
"Ambil ini"pinta Kaisar Wezi memberikan peti bewarna keemasan
Guru Min hu mendekat membuka peti itu untuk melihat isinya
saar terbuka raut wajah guru min hu berubah jadi heran
"Apa maksud yang mulia?"tanya guru mij hu menutup peti itu kembali dan menatap wajah Kaisar Wezi
"kalian keluarlah"perintah Kaisar wezi melirik pelayan disampingnya
para pelayan keluar dengan tundukan kepala
setelah keluar Kaisar Wezi melirik kembali guru min hu dengan tersenyum hangat
"Guru min hu bisa duduk dulu dan nikmati secangkir teh ini"tawar Kaisar wezi dengan senyuman
Guru min hu tersenyum
"Maaf Yang mulia saya alergi dengan teh"tolak guru Min hu dengan sopan menundukan kepalanya
"jika begitu langsung saja..Kudengar pemutusan para guru seminggu lagi akan diadakan kompetisi pengujian para murid yang mengikuti perguruan..Yang dipilih hanya 30 pemuda dari sekian ratusan untuk melakukan"Ucap Kaisar wezi tersenyum
"iya yang mulia"ucap Guru min hu tersenyum
"Kalau begitu Tolong masukan keponakanku yaitu Kaisar Ying..dia lolos atau tidak masukan saja aku membayarmu dengan emas dalam peti ini...bagaimana?"tawar Kaisar wezi dengan senyuman hangat
"Yang mulia tenang saja"Ucap guru min hu tersenyum
"Pintar"Ucap Kaisar wezi tersenyum
*ternyata menyuap guru yang dikatakan tegas ini mudah saja*(batin kaisar wezi)
"yang mulia tenang saja lolos atau tidaknya saya tidak bisa menanggungnya,Keputusan berada ditangan semua Guru..meski saya memang guru temurun dan tertinggi tapi tidak bisa berlaku curang seperti ini..Ini adalah perbuatan yang buruk dan merusak harga diri saya sebagai seorang Guru"Ucap guru min hu dengan tersenyum
*Licik sekali..aku sudah tau dari dulu kau ini tidak pantas menjadi kaisar kerajaan besar ini*(batin Guru min hu)
begitu malunya Kaisar Wezi mendengar itu
"Oh begitukah..Kau pergilah rahasiakan tentang ini"Ucap Kaisar wezi tersenyum hangat menyembunyikan kemarahannya
Guru min hu menundukan kepalanya dan pergi beranjak keluar tempat itu dengan tersenyum
Kaisar macam apa itu?Apa dia tidak yakin dengan kemampuan ponakannya sendiri sampai-sampai harus menyuapku..seandainya Kaisar muda Ying tahu tentang ini mungkin akan terjadi masalah besar(batin guru min hu)
Sore hari
Dikantin asrama
Setelah perguruan selesai semua pemuda kembali mengumpul dalam kantin sedang menonton Perlawanan dua orang sedamg bermain kartu domino
Mereka bergerumbungan mengelilingi meja besar yang disatukan dengan meja lainnya dalam kantin agar jadi lebih besar lagi
Disamping kanan dan kiri Xia lu terdapat Kaisar Zhang dan tuan muda zi rui
"Semangat Tuan muda junyi"Sorak orang-orang yang berdiri dibelakang Xia lu
"Semangat Kaisar Ying"Sorak para pendukung Kaisar Ying yang berada dibelakang Kaisar Ying juga
"wah wah ditangan Kaisar Ying kartunya sudah tersisa 1 dan Ditangan tuan muda junyi tersisa 2,Kartu cabutan tersisa 1..Siapakah Yang akan menang?"Teriak teman Kaisar ying yang menjadi wasit berada disamping Kaisar Ying meramaikan Permainan itu
Kaisar Ying tersenyum licik pada Xia lu didepannya
aku tau salah satu kartumu ada simbol 1/4 dan jika kau membuangnya maka aku akan menang karena kartuku hanya tersisa satu yaitu 0/4,jadi ujungnya ada 4 dan sama dengan kartuku..kalah sudah kau adik pemberani(batin Kaisar Ying)
"ayo sekarang giliran Tuan muda junyi"Ucap pemuda yang berada dibelakang Kaisar Ying
Kaisar Ying meletakan kartu ditangannya dengam terbalik
"cepatlah..si pemberani tuan muda junyi.."ledek Kaisar Ying pada Xia lu
Kaisar Zhang merangkul pundak Xia lu tiba-tiba membuat Xia lu melototkan matanya dengan tubuh tegang merasakan sentuhan pria menyentuh pundaknya
Kaisar Zhang mendekatkan wajahnya pada wajah Xia lu dan mengambil sesuatu dirambut Xia lu
"Buanglah kartu 1/3 karena ditangannya terdapat kartu 0/4 dan dicabutan terdapat 3/4 jika kau membuang 1/4 dia akan menang..paham"bisik Kaisar Zhang berucap cepat ditelinga xia lu
tubuh Xia lu menegang dengan bisikan kaisar zhang begitu dekat ditelinganya
leher pemuda ini mengapa mulus sekali?(batin Kaisar zhang sejenak melirik leher belakang Xia lu)
"ada semut dikepalamu"Ucap Kaisar Zhang dengan suara terdengar nyaring,dia mengambil semut yang memang benar ada dikepala Xia lu dan menjauhkan wajahnya dari Xia lu
Xia lu menghembuskan nafasnya lega
"ahh dia menginggit tanganku"Ucap Kaisar zhang berpura-pura takut,dia membuang semut ditangannya dengan wajah takut dipura-purakan
"hahaha..rasakan"ejek Kaisar Ying tertawa meledek Kaisar Zhang
"Tuan muda zhu benar-benar penakut"ledek para pemuda dibelakang Kaisar Ying ikut mengejek Kaisar Zhang yang nama samarannya tuan muda zhu
Bagaimana dia bisa tau kartu apa ditanganku, Kartu Kaisar Ying dan juga kartu cabutan begitu cepatnya?apa ingatannya sekuat itu?(batin Xia lu)