
"benarkah?"Tidak yakin Xia lu terkekeh mendengar jawaban Zhang
Wah luar biasa,tidak terbayang kurma dijaman ini sebagai obat untuk mengeluarkan racun ular(batin Xia lu)
"tidak percaya?,tunggu saja"Ucap Zhang tersenyum
Zhang beralih memandang pergelangan kaki kiri Xia lu yeng terlihat bekas biru dari patukan ular kecil itu
Lelaki itu mengeluarkan sesuatu lagi dari dalam selipan jubahnya,dia menunjukan dua helai daun berwarna biru keunguan
Zhang meletakan dua daun ditangannya pada bekas patukan ular dikaki mulus Xia lu lalu merobek pakaian hanfu bawahnya sedikit
"kreek"suara robekan terdengar ditelinga Xia lu
"kau ingin apa?"tanya Xia lu yang tidak melihat dengan jelas ingin tahu apa yang dilakukan lelaki bersamanya
"diam saja"Tegur Zhang berwajah datar sedang mengikat kain yang dirobeknya pada pergelangan kaki Xia lu yang terkena patukan ular
dua daun yang melekat dikulit Xia lu jadi tidak terlepas karena diselimuti kain oleh Zhang
"selesai"Ucap Zhang memperbaiki kembali celana panjang Xia lu yang tergulung
Zhang berduduk kembali disamping Xia lu dengan meunjurkan kakinya
"Kita berhasil Junyi"Ucap Zhang tersenyum tipis
"Emm..apa benar ini batunya?"Tanya Xia lu yang mulai merasakan baikan hingga bisa menggerakan tangannya namun masih terasa lemah
Xia lu mengangkat tangan kanannya menunjukan batu yang sedari dia genggam erat seukuran penuh telapak tangannya pada Kaisar Zhang
Kaisar Zhang mengulurkan tangannya mengambil Batu yang ditunjukan Xia lu padanya
"Benar..ini adalah batunya"Ucap Zhang tersenyum memandang saksama batu ditangannya
Dia memandang batu giok itu yang berwarna kehijauan menyala,betapa bahagianya lelaki itu membayangkan suatu saat Kakanya akan sembuh
"Lalu bagaimana caranya Batu itu bisa menyembuhkan kakamu?"Tanya Xia lu
"caranya mengambil air dari batu ini untuk terapi"Jawab Zhang tersenyum memandang batu itu
Xia lu merasa tersentuh dengan Lelaki bersamanya,bagaimana tidak Seorang adik yang rela berkorban nyawa berada ditempat bahaya hanya demi untuk kesembuhan kakanya
"oh,semoga berhasil Kakamu pasti akan sembuh jika diterapi"Ucap Xia lu tersenyum lembut
Zhang melirik wajah Xia lu dengan tatapan lembut,tersirat dimanik matanya sebuah kehangatan yang tidak pernah dia tunjukan
"dimana kita akan menyimpan batu ini?"Tanyanya dengan lembut
Xia lu berpikir sejenak memutar bola matanya
"simpan saja dalam saku tersembunyimu"jawab Xia lu berusaha ingin berduduk
Zhang langsung membantu Xia lu berduduk dan tiba-tiba
"ooeeeekk"muntah Xia lu kesamping mengeluarkan darah berwarna kehitaman bergumpal terlihat mengerikan
Zhang langsung menjauhkan sedikit tubuhnya
"apa kau merasa baikan?"Tanyanya merasa cemas melihat muntahan Xia lu darah bewarna coklat kehitam-hitaman
xia lu menganggukan kepalanya
"ambilkan aku air"pinta Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang
Kaisar Zhang mengangguk cepat,dia berdiri dan berlari mencari mata air disekitar
Xia lu melihat kesekitar,kini penglihatannya sudah semakin jelas
"sepi sekali"gumamnya tidak jelas
Tidak lama Zhang sudah datang kembali tanpa membawa apapun,dia mendekati Xia lu
Zhang berjongkok dan membelakangi Xia lu
"naiklah kepunggungku"suruh Zhang meminta Xia lu naik keatas punggungnya
"untuk apa?"Tanya Xia lu heran
"disini berbahaya dan juga tidak ada mata air,Kita harus pergi ketepi sungai yang pernah kita memanggang ikan"Jawab Zhang dengan cepat
Xia lu langsung naik keatas punggung Kaisar Zhang dan mengantungkan kedua tangannya dengan erat dileher Zhang
Zhang berdiri dan mulai berjalan menggendong Xia lu dibelakang
"Kau tahu aku merasa seperti mempunyai kaka bersamamu"Ucap Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang dari dekat
Xia lu ingin menyentuh wajah Kaisar Zhang namun Lelaki itu langsung menjauhkan kepalanya kesamping
"dan aku merasa seperti mempunyai adik bersamamu"jawab Zhang menatap wajah Xia lu dari dekat,dia menatap dengan mata tajamnya manik mata Xia lu
Xia lu seketika tersenyum bahwa Lelaki yang selalu bersamanya merasakan hal yang sama menganggapnya seperti seorang adik
"Kak Zhu apa ada sesuatu yang kau sembunyikan dariku?"Tanya Xia lu memaksudkan tidak ingin ada rahasia diantara mereka berdua
Kaisar Zhang jadi tersentak mendengar pertanyaan Xia lu
"mengapa kau bertanya seperti itu?,tentu saja tidak ada yang aku sembunyikan darimu junyi"jawab Zhang menatap lurus jalan kembali
Tersembunyi perasaan bersalah dalam hati Lelaki itu berkata bohong pada orang yang selalu bersamanya,rasanya dia ingin mengungkapkan identitasnya namun takut orang yang selalu bersamanya akan menjauh Karena dirinya seorang Kaisar tidak pantas bergaul pada Pemuda bergelar Tuan muda Pikir Lelaki itu
Xia lu mengangguk mendengar jawaban Zhang
"syukurlah"ucap gadis itu tersenyum,dia merasa yakin jika orang bersamanya tidak menyembunyikan apapun darinya
***
Dilain tempat
Di Tenda Perkemahan
Sekitar dua puluh enam-an pemuda berpakaian sama semua terikat bersamaan dengan pemuda lainnya ditempat
Mereka berduduk dilantai dengan Mata terpejam tidak sadar,tali banyak melilit ditubuh mereka
Disekeliling pemuda yang terikat puluhan orang berjubah biru dengan wajah terlihat sangar mondar-mandir menjaga para pemuda yang terikat itu takut kabur
"Hanya dua pemuda yang melakukan perjalanan tidak ditemukan..Kalian harus mencarinya sampai ketemu!"perintah salah satu ketua dari komplotan misterius yang menangkap para pemuda
"Laksanakan"jawab anak buahnya
"Dan ingat jangan menangkap dua orang Yaitu Kaisar Ying dan Tuan muda ruoli,ingat itu!"ucap ketuanya berwajah sangar
Ketua komplotan itu menyeringai tersenyum seraya menyapu kumis yang berada diatas bibir tebalnya
Kaisar Wezi tenang saja,semua berjalan dengan lancar,Batu giok itu hanya akan didapatkan oleh keponakanmu(batinnya)
***
Dilain tempat
Dua orang sedang berjalan berdampingan ditengah pepohonan rimbun,injakan kaki terus terdengar karena keadaan yang sepi dan sunyi
"dimana yang lainnya mengapa tiba-tiba menghilang?"Tanya Kaisar Ying pada Tuan muda ruoli disampingnya
"benar,aku juga heran Saat gempa tadi karena panik jadi berkaburan entah kemana"Jawab Ruoli yang berwajah nampak kebingungan akan teman seperjalanannya menghilang tiba-tiba
"Benar,gempa tadi terasa aneh,mengapa datang tiba-tiba?"Tanya Kaisar Ying mengerutkan alisnya
"Kurasa ada sesuatu yang terjadi"Jawab Tuan muda ruoli berwajah serius memandang kesekitar
Asiknya berjalan,jauh didepan mereka Satu pemuda berjalan dengan menggendong seseorang
Orang yang digendong sedang membaca titah ditangannya dengan wajah serius
"Salam Yang mulia Kaisar Wezi,keadaan disini aman Seperti biasa Tuan muda junyi tidak berdekatan dengan Kaisar Ying namun mereka sering bertengkar,Kami sudah berada disekitaran Pegunungan Weimeng,untuk komplotan misterius yang kau kirim sepertinya sudah datang"Ucap Xia lu membaca titah yang baru mereka baca
titah salah satu pemuda melakukan perjalanan ingin menerbangkan burung tadi
Xia lu menggulung titah ditangannya kembali dan menyimpannya dalam selipan ikat pinggangnya
"Kak Zhu ternyata benar ada mata-mata dari pemuda yang melakukan perjalanan salah satunya Pangeran Wu feng"ucap Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang dari dekat
"hmm"dehem Kaisar Zhang tanpa melirik Xia lu digendongannya
"Aku sungguh benci orang yang melakukan sesuatu demi harta,seperti dibayar ataupun mendapatkan imbalan dengan melaksanakan perintah yang memperburuk sesuatu"Ucap Xia lu lagi berwajah tampak benci
"hm"dehem Kaisar Zhang
"Ck,bisa tidak Kau bicara lebih?Kau lebih menyebalkan dari Kaisar Ying,aku bicara panjang lebar dan kau hanya berdehem,hmm..hmm"omel Xia lu menyunggingkan bibirnya dengan wajah kesal akan Pria bersamanya
Kaisar Zhang menatap wajah Xia lu digendongannnya
"Kau sudah tahu sikapku memang seperti ini masih bertanya?"ucapnya berwajah datar menambah kekesalan Xia lu yang mendengarnya
"yeyeye"ngeyel Xia lu berwajah kesal
Asiknya berjalan tiba-tiba Kaisar Zhang menghentikan langkah kakinya melihat dua orang didepannya yang juga berhenti melangkah kaki
"Tuan muda Junyi dan Tuan muda Zhu ada gerangan apa kau menggendong Junyi?,Wah kemesraan macam apa lagi yang ingin Kau tunjukan padaku Tuan Zhu?"Tanya Kaisar Ying berdiri didepan Kaisar Zhang
"mengapa pakaian kalian bernoda darah banyak seperti itu?dan juga Junyi apakau baik-baik saja?"Tanya Tuan muda ruoli mendekati Xia lu digendongan Zhang
"palingan mereka habis membunuh.."Ucap Kaisar Ying terpotong
Kaisar Zhang langsung menabrak tubuh Kaisar Ying dan berjalan kembali
"cihh"decih Kaisar Ying menyunggingkan senyum sinisnya
Kaisar Ying dan Tuan muda ruoli pun berjalan kembali tidak memedulikan dua insan yang belum mereka ketahui telah mendapatkan batu giok yang jadinya tujuan mereka
Namun sejenak Kaisar Ying menoleh kebelakang melirik Xia lu lalu menatap lurus kembali
***
Beberapa lama kemudian...
Ditepi sungai yang terasa sunyi dan sepi,udara yang masuk terhirup dihidung kedua orang yang berada dipinggir Sungai
satu orang membasuh tangan dalam air sungai dan satunya berkumur-kumur membersihkan mulutnya
sesudah membersihkan,mereka berdua berdiri kembali dan memperbaiki pakaian yang bernoda darah banyak
"Kak Zhu apa kita harus kembali kepertendaan?"Tanya Xia lu menatap Kaisar Zhang yang berdiri didepannya
Zhang berjalan mendekati Xia lu
"tidak Junyi..tubuhmu masih tidak sepenuhnya sembuh jadi jangan kembali dulu kita tidur saja disekitaran sini..kurasa disini sangat aman"Ucap Zhang langsung menarik tangan Xia lu membawanya berjalan
Xia lu hanya mengangguk setuju menuruti keinginan orang yang sudah menolongnya banyak
Zhang membawa Xia lu berduduk dibalik pohon yang berada dipinggir sungai
Mereka berdua bersandar dibatang pohon dengan menghadap sungai didepan mata mereka
Keadaan hening diantara keduanya,mereka asik dengan pikiran masing-masing
"Kau tidak mengantuk?"Tanya Zhang melirik Xia lu disampingnya
Xia lu menoleh menatap wajah hitam Zhang
"aku tidak mengantuk namun jika kau mengisahkan cerita aku pasti akan tertidur..hehe"jawab Xia lu tersenyum cengiran
"Ini adalah cerita yang pernah aku baca disaat aku dalam waktu luang,aku sangat menyukai cerita ini kau dengarkanlah"Ucapnya memandang atas langit
Xia lu mengangguk setuju,matanya saja mulai sayu hanya mendengar Zhang ingin bercerita
"Seorang gadis cantik berinkernasi masuk dalam tubuh kembarannya,awalnya dia kebingungan saat pertama kali masuk dalam tubuh namun perlahan dia sadar,Banyak hal yang terjadi yang membuatnya betah dalam kehidupan itu dia tidak ingin kembali namun apalah daya dia tidak bisa berbuat apapun dan akhirnya kembali ketubuh aslinya,Takdir tidak mendukungnya bersama seorang Kekasihnya yang tahu dia adalah seorang reinkernasi..Kekasihnya itu begitu menyesal dan gadis itupun berduka panjang tidak bisa bertemu lagi dengan Kekasihnya...Akhir cerita yang menyedihkan"Ucap Zhang bercerita panjang lebar
"baru pertama kali aku bercerita pada seseorang..rasanya aneh,apakau mendengarnya Junyi?"Tanya Zhang melirik kesamping
Zhang terkejut melihat Xia lu ternyata sudah tertidur pulas bersandar ditubuhnya dengan kepala yang disandarkan dipundaknya
Zhang kembali menatap lurus memandang sungai didepan matanya yang airnya mengalir mengikuti arus
wajah Lelaki itu nampak termenung membayangkan suata saat dia bisa bermain keluar bersama Kakanya
Tidak lama asiknya membayangkan hal yang sangat diinginkannya,Zhang pun tertidur menyandarkan kepalanya dibatang pohon
Malam itu mereka tertidur bersandar dibatang pohon,angin berhembus menerpa tubuh mereka memberikan rasa sejuk namun terasa dingin cuaca malam
Begitu tenang dua orang itu tertidur begitu pulas,terlihat menenangkan mata bagi yang melihatnya
**Pagi menyapa**
Matahari bersinar terang begitu cerah mencerahkan alam semesta
Burung-burung bertebangan diatas langit
Ikan-ikan berenang dalam air
Bunga-bunga bermekaran indah,beserta kupu-kupu bertebangan
Sepucuk daun menguning gugur mengenai tanah,didaun itu muncul ukiran cantik bertulisan aneh"semua akan berubah"
Daun itu tertinjak oleh seorang gadis cantik yang berpakain pria dengan senyum manisnya
"Kak Zhu Kita telah berhasil"Ucap Xia lu tersenyum melirik Kaisar Zhang berjalan disampingnya
"Kita akan memberitahu pada yang lainnya agar mereka segera kembali dan kita juga akan kembali"Ucap Xia lu berwajah nampak senang hari ini karena pencapaian mendapatkan batu giok berhasil
"sepertinya kau sangat bahagia Junyi"ucap Zhang berwajah datar melirik sekilas Xia lu
"tentu saja,tidak lama aku akan mengungkapkan semuanya"Ucap Xia lu tersenyum semangat
"tapi Junyi apa cukup hanya dengan titah itu untuk menghukum dan membuka kedok Pria tua bangka itu?"Tanya Kaisar Zhang beserta ejekannya menamai Kaisar Wezi Si tua bangka
"tidak cukup namun aku harus menambahkan sesuatu"jawab Xia lu berwajah berubah serius,tersirat dimanik matanya tidak sabar akan membongkar kedok Kaisar wezi
"Kau pemuda yang bersemangat dan penuh keyakinan,aku harus banyak belajar darimu"Ucap Kaisar Zhang tersenyum tipis menatap wajah Xia lu
Xia lu berjalan pelan diringi Zhang disampingnya
"hehe tidak Kak zhu,aku lebih muda darimu bagaimana bisa Kau belajar dariku..itu tidak pantas"kekeh Xia lu mendengar ucapan Zhang
Zhang berkedip pelan,tatapannya beralih melihat sekitar pepohanan rimbun dan tumbuh-tumbuhan yang nampak menghijau
Keadaan kembali hening diantara kedua orang yang berjalan menginjak tanah itu,pakaian mereka masih terlihat noda darah karena habis membunuh ular banyak semalam
\*\*\*\*\*
**Siang hari**
Xia lu dan Zhang sudah berada diperhutanan Meng mendekati tenda perkemahan yang berada dipertengahan Hutan lebat itu
Sepatu sandal yang bewarna kecoklatan sama menginjak tanah secara beriringan mendekati tempat pertendaan
Mendekati pertendaan,Ditelinga Xia lu merasa ada yang janggal mendengar suara keramaian tidak jauh
begitu pula Zhang yang langsung menarik tangan Xia lu bersembunyi dibalik semak-semak setempat dengan berjongkok menyembunyikan diri
"Junyi,ada yang aneh"Ucap Zhang menajamkan pendengarannya
"Benar,coba kita lihat"Ucap Xia lu memunculkan setengah kepalanya memantau keadaan dari jauh dipertendaan diikuti Kaisar Zhang
Saat melihat dari jauh,mata tajam dua orang yang memantau dibalik semak-semak menangkap Puluhan orang berpakaian jubah biru dikirakan semuanya adalah Pria sedang mondar-mandir disekeliling perkemahan dan parkiran kuda banyak
Mata mereka juga menangkap Para pemuda yang terikat oleh tali begitu banyak melilit tubuh mereka,nampak para pemuda berusaha melepaskan tali yang melilit tubuh mereka dengan wajah begitu marah
"Siapa sebenarnya Kalian?,Berani sekali mengikatku,aku adalah seorang Pangeran!"Bentak Pangeran Dong li yang tubuhnya terikat disamping Pangeran Wu feng yang memasang wajah santai saja
Kaisar Wezi saat kembali,*kau harus memberikan hadiah untukku*(batin Pangeran Wu feng)
"Benar,ini adalah perbuatan menghina seorang bergelar tinggi,sangat tidaklah pantas jadi lepaskan!"Teriak salah pemuda lagi berusaha memberontak ingin lepas
Tali begitu erat dan kencang menyelimuti tubuh mereka membuat tidak bisa bergerak lebih apalagi berusaha kabur dan terlepas
Nampak wajah frustasi para pemuda tampan bergelar tinggi itu tidak bisa melepaskan tali ditubuh mereka
Mereka heran bercampur marah,niat untuk mencari dan mengambil batu Giok jadi terhenti karena disekap oleh puluhan orang entah apa tujuan mereka
Hampir semua pemuda sekaligus dua pengawal yang disekap disitu kecuali Xia lu,Kaisar Ying,Kaisar Zhang,dan Tuan Ruoli
Dari kejauhan Dua orang yang bersembunyi dibalik semak-semak bercakap-cakap dengan wajah serius
"Junyi apa perlu kita menolong mereka?"Tanya Kaisar Zhang menatap wajah Xia lu disampingnya
Xia lu mengangguk cepat
"tentu saja,agar kita kembali dengan cepat dan untuk komplotan puluhan orang misterius ini sepertinya anak buah Kaisar Wezi,Lelaki tua bangka itu pasti mengirim anak buahnya agar yang lain tidak berkesempatan mencari batu giok itu"jawab Xia lu dengan kilatan tajam dan senyum sinis tampak disudut bibirnya mengetahui niat buruk Kaisar Wezi
Kaisar Zhang tersentak dengan pikiran cerdas Xia lu menebak begitu cepat apa yang terjadi dan alasannya
"Benar,dia hanya menginginkan Keponakannya Kaisar Ying ataupun Tuan Ruoli yang mendapatkan batu itu"ucap Zhang
"Tapi sayang batu giok ada digenggaman kita Kak Zhu,sungguh miris nasib Kaisar Wezi yang sudah mengirimkan anak buahnya begitu banyak bahkan mata-mata namun hasilnya tidak memungkinkan keinginannya..Kasihan"ejek Xia lu secara tidak langsung
*Pemuda ini begitu berani berucap seperti itu,junyi aku kagum akan kejujuran dan keberanianmu*(batin Zhang)
Tiba-tiba asiknya berbincang,berdiri dua orang dibelakang mereka
"Kalian sedang apa?"Tanya dua orang itu secara bersamaan
\*\*\*bersambung...
***Kalian mau tau gk(gk mungkin yh๐)Inilah teman author saat nulis,itu ada papan alur dan semua deskripsi ceritanya,hehe sudah author tulis dan rencanain sebelum publish cerita ini***\*\*\*

\*\*\****Dan author mau nanya nih,menurut kalian pembahasan bahasa dibab ini bagaimana?kasih kritikan yh๐agar author bisa perbaiki lebih baik lagi***.
*jangan lupa kasih dukungan,author banyak membutuhkan dukungan para reader,thanks all๐๐*\*\*\*