EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Hasutan Gagal


"siapa yang kau bilang berjalan tidak memakai mata?,bukankah kau yang menabrak dahulu?"Tanya Zhang menatap manik mata Xia lu dengan tatapan tajam


"iya,Maaf"ucap Xia lu memundurkan kakinya


Xia lu langsung melangkahkan kakinya kembali namun Zhang juga secara bersamaan melangkahkan kakinya hingga mereka saling berdiri berhadapan kembali


Xia lu kembali melangkahkan kakinya kesamping kiri namun Zhang juga melakukan hal yang sama


Sontak mereka berdua saling menatap dengan wajah nampak bingung


Zhang lebih dulu melangkah samping kanan namun secara bersamaan Xia lu juga melangkah kesamping kiri hingga mereka saling menghadap kembali


"Coba kau diam ditempat,ck"dengus kesal Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang


"ada apa?,sepertinya kau nampak sangat kesal katakan mengapa kau terlihat tidak pokus saat berjalan bahkan kau berjalan sampai menabrak tubuhku?"Tanya Kaisar Zhang menaikan kedua alisnya


Xia lu menatap sejenak Kaisar Zhang lalu beralih menatap kesekitar tempat


"Aku sangat kesal pada orang yang melarang untuk memesan jenis liontin bunga mawar bercampur Kepala singa,Mengapa tidak diperbolehkan aku hanya ingin memilih jenis itu untuk pasukanku"Jawab Xia lu memayunkan bibirnya


"Bunga mawar dan kepala singa?"Ucap Zhang tersenyum tipis


"Mengapa kau tersenyum?"tanya Xia lu melihat senyum tipis nampak dibibir seksi Zhang


"Tidak"jawab Zhang menggelengkan kepalanya


"aku tidak tersenyum,oh iya apa kau punya waktu besok malam?"Tanya Zhang


"emm,ada apa?"Tanya Xia lu menaikan kedua alisnya


"tidak apa"Jawab Kaisar Zhang langsung berjalan lebih dulu dengan tersenyum diam-diam melewati Xia lu


Xia lu menaikan kedua bahunya


"Aneh"


**Kekaisaran Yuan**


**Kediaman Pangeran Lu Zheng**


Dalam kamar disitu



Sosok Pria duduk bersila dilantai depan meja sedang menulis sesuatu dititah



"Adikku,Sudah tahun lamanya setiap Hari ulang tahunmu,Kakamu ini tidak bisa datang ke Pesta perayaanmu,Aku hanya akan selalu berdoa Kau selalu sehat dan bertambah tampan mengalahkanku,Tapi ketampananmu mengapa tidak berpengaruh sama sekali salah satunya Kau tidak mempunyai Kekasih ataupun sosok gadis yang kau cintai,padahal kau itu sangat tampan tapi sudah lama sejak kau tumbuh dalam masa remaja Kau tidak pernah menyukai seseorang,Cobalah tersenyum sedikit agar gadis cantik ada yang tertarik padamu"Isi tulisan yang baru selesai ditulis Pangeran Lu Zheng



"Pangeran anda ini sedang memberi ucapan selamat atau sekaligus mengejek adik anda sendiri?"Tanya Chu xi yang baru masuk dalam kamar berjalan mendekati Pangeran Lu Zheng dengan membawa nampan



"Apa yang kau bawa?"tanya balik Pangeran Lu Zheng mendongakan kepalanya melirik Chu xi yang sudah berada disamping mejanya



Chu xi duduk bersimpuh meletakan nampan diatas meja samping titah yang bertulisan penuh



"Biasa,Saya membawa anda jamu setiap harinya"Jawab Chu xi tersenyum lebar melirik Pangeran Lu Zheng



"Oh,dan tulisan dititah ini biarkan saja,agar saat dia membacanya besok malam tersinggung,Aku sebagai Kaka juga bingung akan dirinya yang tidak tertarik sama sekali pada wanita manapun..Aku hanya ingin dia bisa memikirkan dirinya sendiri,kebahagiannya"ucap Pangeran Lu Zheng menggulung titah yang sudah ditulisnya



Chu xi hanya terdiam mendengarkan ucapan Pangeran Lu Zheng yang sangat perhatian pada adiknya



Pangeran Lu Zheng mengikat titah yang selesai digulungnya itu dengan pita


"Kado apa yang akan kuberikan padanya yah?"Gumam Lu Zheng



Kekaisaran Xing xing


Kediaman Para Menteri


Dipondok terbuka yang berada ditaman kediaman situ,mengumpul wanita-wanita paruh baya beserta dua wanita muda yang dandanannya begitu tebal


"Hei kalian tahu saja Putri Xia lu itu wanita penggoda yang selalu menggoda Yang mulia Kaisar Ying atau suami kami benar bukan Suzy?"Ucap Selir mei mei dengan senyuman sinisnya menatap para wanita paruh baya yang duduk dibagian samping kanan maupun kiri memenuhi pondok itu


"Iya Kaisar Ying sungguh jijik padanya,kalian jangan terpancing akan kebaikannya ibu-ibu sebenarnya Putri Xia lu itu wanita yang licik dan menggoda Pria manapun"hasut Selir agung yang duduk disamping Selir mei mei


Para wanita paruh baya jadi berbisik-bisik mengenai Xia lu


"Benarkah,Putri itu penggoda?"


bisik-bisik para wanita paruh baya disitu


Salah satu wanita yang duduk disitu nampak tidak suka mendengar ucapan Kedua Selir itu hingga dia berdiri tiba-tiba membuat semua ada disitu melirik kearahnya


"Putri Xia lu tidak semacam itu,Bukankah Kaisar Ying yang membiarkan Putri Xia lu selama menjadi Permaisurinya dan tidak pernah peduli,Hal semacam itu tidak benar buktinya Putri Xia lu lah yang lebih dulu mengajukan penceraian Pada Kaisar Ying dan jika dia memang selalu menggoda Kaisar Ying lalu untuk apa penceraian yang diajukannya,Heh"Ucap Ibu itu menyunggingkan senyum remehnya pada Kedua selir


"Benar juga"ucap Para wanita lainnya


"iya benar aku juga pernah mendengar dari Para pelayan dikediaman Putri Xia lu bahwa mereka selalu kedatangan Kaisar muda Zhang yang berkunjung setiap harinya kekediaman Putri Xia lu,Bisa sajakan Kaisar Muda Zhang berencana ingin menjadikannya Permaisuri,arghh mereka sepertinya serasi"Saut wanita Paruh baya lainnya


"Benar,Putri Xia lu juga sangat ahli dalam beladiri buktinya dia membuat Pasukan kewanitaan,Itu sangatlah Bagus"Saut lainnya lagi


"Erghhh"geram Selir mei mei ditempat duduknya


"Kalian salah menduganya,Putri Xia lu itu sangat bodoh dan tidak bisa beladiri"ucap Selir mei mei dengan keras


"Hei kalian kedua selir,Teman-teman sepertinya mereka berdua sangat iri pada Putri Xia lu hingga selalu mengisahkan buruk tentangnya"tunjuk Wanita yang berdiri tadi


"Bagaimana Jika kita hajar dua wanita muda ini agar keluar dari kediaman kita,Menghina sesama wanita sungguh wanita yang licik dan tidak toleransi sesama wanita"Ucap wanita lebih tua dengan wajah garangnya bersiap melempar nampan yang diambil di atas meja kecil depannya


Sontak selir Mei mei dan selir agung Suzy yang mendengar ucapan tertuju pada mereka langsung beranjak dari dudukannya


"LARI!!!!"teriak dua selir itu berlari dan menuruni tangga pendek yang menghubungkan pondok


Mereka berdua lari terbirit-birit sembari mengangkat Hanfu bawah mereka menuju luar kediaman Para menteri itu dengan wajah paniknya


"Hahahaha"tawa wanita paruh baya secara bersamaan dipondok itu



**Malam hari**


Keadaan mulai sunyi diistana besar dan luas Kerajaan Xing xing


Para penghuni istana ada yang sudah tertidur maupun masih berjaga sibuk dengan aktivitasnya masing-masing



**Kediaman Kaisar Zhang**


Dalam Ruang Kerja,Kaisar Zhang sedang asiknya membaca sebuah titah untuknya



Senyum tipis nampak dibibir seksinya membaca titah itu


"Li chen kau memang teman yang selalu berusaha membuatku tersenyum namun hal itu berhasil"gumamnya menggulung kembali titah itu



"Han shu"panggil Kaisar Zhang berucap keras



Han shu yang berjaga diluar langsung berlari masuk menghadap Kaisar Zhang



sudah berada didepan Zhang,Han shu membungkukan setengah badannya memberi hormat



"Kau perintahkan salah satu prajurit mengantarkan undangan Pesta ini pada Li chen sekarang juga"Perintah Zhang memberikan Titah berwarna keemasan pinggir dan belakangnya pada Han shu



Han shu melangkah lebih dekat dan meraih titah itu


"Baik yang mulia"jawabnya langsung memundurkan diri



"Hm"dehem Zhang mengibaskan tangannya meminta Han shu langsung keluar



Han shu berbalik dan langsung berjalan keluar dari dalam situ



Setelah kepergian Han shu,Zhang memandang kesekitar dalam tempat itu



"Aku tidak sabar menunggu besok malam,mengapa malam ini waktu seakan berjalan sangat lama"gumam Zhang tersenyum



Seketika terlintas sesuatu dibenak Zhang


"Oh iya aku sudah lama tidak memainkan alat musik itu,aku akan memainkannya besok malam,Xia lu bersiaplah terpukau"Gumamnya lagi