EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Pembebasan Putri Mu xi


"pulanglah bersamaku Kekaisaran Taitai dan batalkan penceraian kita"Ucap Kaisar Ying menarik tangan Xia lu membawanya berjalan


"tidak bisa dan jangan pergi"ucap Kaisar Zhang menahan tangan kanan Xia lu agar tidak pergi


Kaisar Ying sontak melirik Kaisar Zhang yang menahan tangan Xia lu


"Wah Kaisar Zhang,ternyata benar-benar tampan"Ucap Selir mei mei berlari mendekati tiga orang yang dalam masa serius itu


"Lepaskan tanganmu"pinta Kaisar Ying melirik Zhang dengan wajah datar


"Tidak"Tolak Zhang menarik tangan Xia lu agar tubuh gadis itu lebih dekat padanya


Kaisar Ying melirik Zhang dengan tatapan datar,ia menarik juga tangan Xia lu kembali tidak mau kalah


Zhang pun kembali menarik tangan Xia lu dengan wajah dingin menatap Kaisar Ying


Tubuh Xia lu jadi kesana kemari ditarik-tarik tangannya bergantian oleh Zhang dan Ying


"iiiii..kenapa kalian berdua malah menarik-narik tangan dia"Ucap Selir mei mei mendekat kesamping Kaisar Ying


"Ying lepaskan tanganmu siapa gadis ini sampai-sampai kau menarik tangannya"Kesal Selir mei mei berusahan menarik tangan Kaisar Ying yang memegang kuat tangan Xia lu


"Sudah Cukup,Ying aku tidak akan kembali dan kita sudah cerai!"bentak Xia lu langsung menarik kedua tangannya yang dipegang Dua pria bersebelahan


Xia lu melangkahkan kakinya langsung berjalan cepat tanpa melirik Kaisar Ying dan Zhang yang terkejut


"Jenderal urus mereka"perintah Kaisar Zhang pada jenderal yang menunggangi kuda dibelakang


Kaisar Zhang langsung berlari mengejar Xia lu yang berjalan menuju gerbang


Kaisar Ying menggertakan giginya,ia menghempaskan dengan kasar tangan selir mei mei yang menyentuh tangannya


Selir mei mei jadi terkejut dengan mata melotot


beberapa jenderal yang menunggangi kuda dibelakang tadi langsung turun dan menghadap Kaisar Ying


"Salam Yang mulia,Harap anda tenang Kami akan mengantarkan anda masuk kedalam istana Kerajaan Xing xing atas perintah Yang mulia Kaisar Zhang"Ucap Salah satu jenderal


***


Dijalan istana


Xia lu berjalan pelan dengan melipat kedua tangannya didepan dada,wajah gadis itu nampak kesal


Disampingnya Kaisar Zhang hanya berdiam sambil melirik sekilas wajah Xia lu lalu berpaling kembali,ia ingin bicara namun takut Xia lu jadi marah


Xia lu menghentikan langkah kakinya sejenak dan melirik Lelaki disampingnya yang juga ikut berhenti berjalan


"Zhang mengapa kau mengikutiku,Kau kan banyak pekerjaanmu?"Tanya Xia lu melirik kesamping menatap wajah Zhang


"semua sudah selesai"jawab Zhang berwajah datar


"Oh"ucap Xia lu berjalan kembali


Zhang pun kembali berjalan mengekori Xia lu


"Xia lu,Kau tidak akan kembalikan?"tanya Zhang melirik wajah Xia lu,manik mata tajamnya yang menatap manik mata Xia lu mengisyaratkan sesuatu tersembunyi yang tidak dia sadari


"Apa kau pikir aku akan kembali,tentu saja tidak Lebih baik aku tinggal disini"Jawab Xia lu mulai nampak senyum dibibirnya melirik Zhang


"Lalu Pria brengsek itu apa kau akan membiarkannya?"Tanya Zhang lagi


"emm,biarkan saja dia lagipula tidak ada urusannya lagi denganku"jawab Xia lu


Zhang mengangguk mendengar jawaban Xia lu,dalam hati pria itu tersenyum


berarti dia tidak menyukai Ying,syukurlah(batin Zhang)


Asiknya berjalan sudah sampai didepan kediaman Xia lu


Xia lu menghentikan langkah kakinya dan melirik kesamping menatap Kaisar Zhang


"Apa kau ingin masuk?"tanyanya


"tidak,sampai jumpa Xia lu ini sudah menjelang malam,mandilah setelah itu sarapan dan tidur"Ucap Zhang tersenyum


Xia lu sedikit kaget apa yang diucapkan Zhang yang terdengar perhatian memintanya mandi,sarapan dan tidur


Zhang berbalik dan berjalan pergi dengan senyum tampak dibibir seksinya


Xia lu memandang belakang Punggung Zhang yang semakin menjauh


"dia lelaki ter-aneh yang pernah aku temui,setelah marah-marah tadi pagi begitu cepat berubah dari saat kesaat seperti bunglon saja,apa sebenarnya yang dia pikirkan?"Gumam Xia lu


Setelah bergumam gadis itu memutuskan masuk dalam kediaman yang sudah menjadi miliknya


****


Malam Hari


Dikediaman Kaisar Zhang


Dalam ruang rapat Kaisar Zhang berduduk dikursi depan meja tulisnya yang sangat besar


Ia sedang sibuknya memberikan stempel tanda kerajaan kebuku berkas-berkas yang sudah diperiksanya sebanyak tumpukan gunung diatas meja


wajah yang bagai pahatan indah itu begitu datar dan tenang seolah-olah seperti sebuah seniman patung yang bergerak


Sejenak Zhang meletakan stempel ditangannya diatas penyimpanan stempel itu sendiri


Dia mengambil secangkir teh hangat yang tersajikan untuknya lalu meminumnya,setelah meminum dia meletakan kembali cangkir itu diatas meja


Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari luar ruangan


"Pengawal Han shu memasuki ruangan"teriak Kasim yang menjaga diluar


"tak..tak..tak"Suara Hentakan Kaki berjalan masuk dalam ruang itu menuju hadapan orang didalamnya


"Hm"dehem Zhang tanpa melirik Han shu


Han shu mendongakan kepalanya kembali menatap setengah wajah sang majikan yang sedikit terhalang buku yang bertumpukan


"Kaisar Ying bersikeras tinggal disini Yang mulia menunggu persetujuan Putri Xia lu untuk kembali dan Kedua selirnya terpaksa harus menerima keinginan Kaisar mereka"Ucap Han shu


Zhang mengambil stempel kembali dan menstempelkannya diatas kertas dalam buku


"Biarkan saja mereka tinggal disini selama tidak membuat masalah dan menyusahkan Kerajaan,Aku harap semakin Pria itu disini semakin dia sadar bahwa Putri Xia lu benar-benar tidak peduli dengannya"ucap Zhang berwajah datar menutup kembali buku yang sudah distempelkannya


"Baik Yang mulia"angguk Han shu


"Oh iya saya merasa penasaran Apa Putri Xia lu masih mencintainya?,dari para rakyat dikekaisaran Taitai mengatakan bahwa Putri Xia lu sangat tergila-gila pada Kaisar Ying hingga itulah Para selir tentu banyak yang sangat membencinya"ucap Han shu menceritakan apa yang didengarnya


"Sudah pergilah,aku tidak ingin mendengar hal buruk yang tertuju pada Xia lu,dia tidak seperti itu dan tidak akan pernah seperti itu,tergila-gila?,itu kata yang sangat jauh tentangnya"Ucap Zhang tersenyum tipis


Han shu menyipitkan matanya mendengar ucapan Kaisarnya


"Sepertinya Yang mulia sangat dekat dengan Putri Xia lu"Ucapnya merasa curiga akan sesuatu


"Bisa dibilang seperti itu,selama diperguruan kami selalu bersama"ucap Zhang tersenyum tipis


Zhang memegang cangkir kembali dan meminum teh didalamnya


Han shu mengangguk


"Lalu Yang mulia apa dihati anda menaruh rasa sesuatu terhadapnya?"Tanyanya membuat Kaisar Zhang tersedak yang sedang asiknya meminum


"uhukk..uhukk"batuk Zhang meletakan cangkir kembali diatas meja


"tidak"jawab Zhang menggelengkan kepalanya sambil memukul depan dadanya karena kesedakan minuman tadi


"Yang mulia mengaku saja semenjak Putri Xia lu tinggal disini anda selalu datang kekediamannya selama belum siuman pun anda selalu merawatnya setiap saat tidak ingin berjauhan sebentarpun dari Putri Xia lu dan saat ini anda menyuruh saya selalu memantau Pria yang ada hubungan dengannya yaitu Kaisar Ying apa lagi yah?"Ucap Han shu berbicara sangat cepat mengeluarkan semua yang ingin dia katakan


Tiba-tiba Zhang berdiri dari dudukannya,ia berjalan mendekati Han shu dengan wajah tampak sangat kesal


"Lidahmu itu aku sudah lama ingin memotongnya saja,dimana gunting?"ucapnya


Han shu melototkan matanya dengan mulut terbuka lebar,ia berbalik dan langsung berlari cepat keluar dari ruangan


"Lari"Teriak Han shu dengan senyuman nakal nampak diwajahnya


Satu Kasim yang menjaga didepan ruang itu jadi menaikan kedua alisnya heran melihat Han shu berlari


Dalam ruangan..


Kaisar Zhang berduduk kembali dikursinya


"Anak itu kurang ajar,jika ada perlombaan kelancaran berbicara dia pasti sudah menang tanpa penjurian lagi"gumam Zhang


apa yang dia katakan menaruh rasa?,tidaklah,aku hanya peduli sebagai teman dan aku sangat menyayanginya(batin Zhang)



**Besok hari**


Pagi yang begitu cerah,burung-burung bertebangan diatas langit yang luasnya tidak dapat diungkapkan dengan sebanyak kata apapun



Disebuah lapangan besar


Orang-orang berpakaian jubah panjang bewarna merah kehitaman berdiri dengan tubuh tegap dibawah sinar terik matahari yang mengenai mereka



Mereka berbaris rapi memenuhi lapangan,ditengah kawasan kosong yang berada ditengah berdiri Seorang gadis cantik dengan pakaian agak terbuka dibagian dadanya yang terlihat mengusut karena sudah lama tidak diganti



Rambut gadis itu acak-acakan seperti orang yang terlihat stres,disamping kanan dan kirinya berdiri Lelaki berbadan kekar yang wajahnya begitu datar



Di lapangan itu juga terdapat Panggung tinggi tempat duduknya sang Kaisar dan Kini Kaisar Yang berduduk disitu turun menginjak tangga menuju bawah



Wajahnya yang sangat tampan tampak sangat dingin dan terlihat begitu tenang



"Ahhhh,dia sangat tampan!!"Teriak histeris gadis yang berdiri ditengah dikawasan barisan itu



gadis itu berloncat kegirangan melihat sosok tampan Lelaki yang berjalan menuju dirinya



Sesampainya Lelaki itu sampai didepannya,ia tersenyum girang akan ketampanan Lelaki didepan matanya



"kau ingat perkataanku,jangan pernah berani mencampuri urusan terhadap Kakaku,jika itu terjadi aku akan lebih senang dan lebih cepat membunuhmu"Ucap Zhang dengan wajah dinginnya melempar tatapan mematikan pada gadis didepannya



Putri Mu xi tersentak ditempat mendengar perkataan Zhang yang begitu kasar mengatakan akan membunuhnya



Zhang berjalan melewati Putri Mu xi


"bawa dia dan lempar keluar dari kerajaanku ini,Rapat ini selesai dia bebas atas keinginan Kakaku Pangeran Lu Zheng"Ucapnya memerintah pada Dua Lelaki yang berdiri bersebelahan Putri Mu xi