
"Apa itu?"Tanya Han shu menangkap sedikit Kain nampak terlihat keluar dari bawah ranjang,ia pun berjalan ingin mengambil kain itu dari bawah Ranjang
Xia lu melebarkan matanya,ia langsung berlari mendekati Ranjang dan duduk ditepinya membuat Han shu tidak jadi mengambil Kain itu
"haha tadi ada yang tertumpah dibawah ranjang dan kain yang kau lihat itu adalah lap jadi kau jangan menyentuhnya"Ucap Xia lu tersenyum menatap Han shu
"Baiklah,aku mencari Kaisar Zhang"Ucap Han shu masih menatap sekitar kamar
"jika aku melihat Kaisar Zhang aku akan memberitahunya padamu jadi kau pergilah Han shu"ucap Xia lu
"Baik Putri,Maaf atas ketidak sopanan saya masuk dalam Kamar Putri"Ucap Han shu membungkukan badannya
"eh jangan membungkuk,tidak masalah Han shu"Ucap Xia lu berdiri kembali
Xia lu menatap sekitar kamarnya,tidak sengaja ia melihat ujung sepatu sandal bewarna keemasan dari balik pintu yang membuatnya seketika berlari mendekati Pintu kembali dan menggeser-geser sepatu sandal itu kebelakangnya sembari melirik Han shu yang berjalan pintu dengan senyuman hangat
Han shu berjalan menuju pintu dan tersenyum hangat pada Xia lu
Pria itupun keluar dari kamar membuat Xia lu menghembuskan nafas lega
Xia lu beralih melirik Ceh yi yang berjalan mendekatinya
"Kau kembalilah kekamarmu Ceh yi dan tidurlah untuk Mangkok sup biar pelayan lain yang kusuruh nanti"suruh Xia lu tersenyum manis
"Baik Putri"jawab Ceh yi menundukan kepalanya pada Xia lu lalu melangkah keluar dari kamar
Xia lu langsung menutup pintu kamar dengan pelan sambil melihat keadaan luar kamar menangkap tidak jauh dari depan kamar Han shu dan Ceh yi yang berjalan berdampingan
"mereka cocok berdua,dasar pembuat panik keduanya"Ucap Xia lu
Tiba-tiba terdengar teriakan nyaring dari kamar Xia lu
"Kecoaa...aaaaaa"Teriak Zhang keluar dari bawah ranjang dan berlari mendekati Xia lu
Xia lu melototkan matanya akan teriakan nyaring Zhang yang dipastikan didengar oleh Dua orang yang berjalan tidak jauh dari luar kamar
Han shu terhenti ditempat saat ingin menginjak tembok saat mendengar teriakan yang tidak asing ditelinganya,ia berbalik dan langsung berlari kembali mendekati pintu kamar Xia lu
"Tok..tokk"ketuk pelan Han shu
"Putri tadi saya mendengar suara terikan dan berasal dari kamar anda..Apa ada sesuatu saya bisa membantu anda?"Cemas Han shu dari luar kamar
Ceh yi berlari mendekati Han shu terlihat cemas juga
"Tidak ada..tadi hanya ada kecoa jadi aku berteriak karena takut..kau tau kan aku bisa meniru suara Pria karena pernah menyamar jadi jangan khawatir kalian berdua kembalilah"ucap Xia lu dengan keras dari dalam kamar sembari tersenyum melihat Zhang yang sedang memeluk erat dirinya nampak ketakutan hanya karena kecoa
"Baiklah Putri"Ucap Ceh yi dan Han shu secara bersamaan langsung membalikan tubuh mereka dan melangkah pergi
Dari balik pintu
Xia lu tertawa pelan akan Zhang yang memeluk tubuhnya saat ini seperti anak kecil ketakutan namun terlihat sangat menggemaskan
"Mengapa kau tertawa hemm?"tanya Zhang langsung melapaskan pelukannya dan melihat kesekitar lantai kamar takut ada Kecoa
"tidak apa"jawab Xia lu tersenyum melihat Zhang
"Aku baru ingat bahwa kau memang takut akan kecoa saat waktu dipedesaan terjebak dalam lubang"Ucap Xia lu berjalan mendekati ranjang dan melepaskan selimut yang menutupi tubuhnya sedari tadi
"Sudah jangan katakan tentang kecoa lagi"kesal Zhang berjalan mendekati Xia lu
Xia lu dan Zhang saling menatap dan berdiri sehadapan kembali
Zhang menatap Xia lu dengan wajah tampak kesal,ia melipat kedua tangan didepan dada
"Aku mengaku didepanmu jika aku memang takut akan kecoa dan aku sangat tidak menyukainya,kau tertawalah sepuasnya"ketusnya memalingkan wajah menghindari tatapan Xia lu
"ppfttt"Xia lu menahan tawa melihat sikap sok-sok an ngambek Zhang
Xia lu menjinjitkan kakinya dengan Kedua tangan terulur menyentuh pipi Zhang dan tiba-tiba
"Emmm"gemas gadis cantik itu tersenyum manis mencubit kedua pipi Pria tampan didepan matanya yang sedang sok ngambekan
Zhang seketika menatap Xia lu yang terlihat sangat imut dimatanya,senyum manis yang dilihatnya dibibir Xia lu membuatnya ikut tersenyum tidak kalah manis
"Meski kau tampak kekanakan jika bersamaku tapi aku sangat menyukainya kau sangat menggemaskan seperti kucing manis"ucap Xia lu tersenyum manis mencubit-cubit pipi tembem Zhang
Tiba-tiba Zhang menarik pinggang Xia lu lalu ia membalikan tubuhnya dan menghempaskan tubuhnya bersama Xia lu diatas ranjang dengan posisi Xia berada diatas menindih tubuhnya
Xia lu melebarkan matanya dengan tubuh mematung,kedua tangan mulus gadis itu memegang bidang kekar Pria dibawahnya yang sedang tersenyum nakal
deg deg deg..Xia lu merasakan detak jantung Zhang berdegup sangat kencang
"cupp"Zhang mengecup bibir Xia lu sekilas dan tersenyum
"kau nakal sekali ternyata"ketus Xia lu dengan wajah nampak merona malu
Xia lu langsung ingin menjauhkan tubuhnya namun ditahan Zhang
Zhang mengalihkan posisinya dengan menggulingkan tubuh dan Xia lu berada dibawahnya
Deg deg deg jantung mereka seakan ingin meledak sesamanya,Xia lu menelan salivanya melihat bidang kekar Zhang dan perut Sixpacknya
Sebelah Tangan Zhang perlahan menyentuh wajah Xia lu lalu memiringkan kepala mendekatkan bibirnya
Hidung mereka saling bersentuhan mencium aroma tubuh masing-masing yang sudah tak asing lagi,Bibir mereka saling bersentuhan dengan lembut
Zhang dan Xia lu saling berciuman,lidah mereka bertabrakan dan bermain didalam mulut saling bertukar air ludah yang terasa manis
Sambil berciuman lembut Zhang mengubah posisinya berbaring disamping Xia lu,tangannya meraba disekitaran pinggang Xia lu memberikan sentuhan lembut lalu semakin meraba kebelakang punggung
Sebelah Kaki kanan Zhang mengapit dan menindih kedua kaki Xia lu sembari mencium bibir Xia lu dengan lembut
Xia lu dan Zhang memejamkan matanya menikmati ciuman lembut mereka,sinar bulan masuk melewati jendela dan menerangi wajah tampan dan cantik dua orang dalam kamar sedang berciuman itu
aku hanya akan menikmati waktu indah ini bersamamu,aku tidak akan tahu kapan aku kembali(batin Xia lu)
sentuhan lembut,aroma tubuhmu,aku akan bertanggung jawab atas semuanya dan bibirmu hanyalah milikku..aku akan selalu menjagamu Xia lu dan memperkuat cinta kita(batin Zhang)
Angin malam menghembus masuk dari jendela menerpa rambut kedua insan yang sedang berciuman mesra saling berpelukan itu
keadaan hening dan sedikit gelap dalam kamar itu hanya terdengar suara
"kraak"suara yang berasal dari PER ranjang serta erangan halus
bersambung..
Woy Sup ayam nya terlupakan mungkin sudah dingin kali yah,Ceh yi mengapa tidak beri pada author saja Sup nya dari pada gak dimakan tuh😣😢😂