EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Bertugas menunggu


"PERMAISURI XIA LU JIKA AKU PULANG DARI SINI..AKU BERJANJI AKAN MENJADIKANMU MILIKKU SEUTUHNYA..AKU KASIHAN DENGANMU BUKAN BERARTI SUKA DENGANMU"Teriak Kaisar Ying dengan wajah santainya


Xia lu memilih turun dari tempat pengemudian dengan menuruni tangga pendek yang menghubungkan kelantai kapal


gadis itu memilih masuk dalam kapal dan istirahat


Kaisar Zhang melirik lurus kembali menatap pemandangan laut dengan kedua tangan melipat didepan dada


setengah jam kemudian,perjalanan kapal sudah ingin mendekati pelabuhan


Terlihat dari jauh gunung yang menjulang tinggi dan terlihat juga bangunan-bangunan tinggi yang dikirakan itu adalah kota Xing'ai


Semua pemuda berkeluaran dari dalam kapal melihat dari kejauhan kota yang akan mereka tuju dan lewati itu


Kaisar Ying yang berdiri dipertengahan lantai kapal melipat kedua tangannya didepan dada


disampingnya terdapat Tuan muda ruoli dan Pangeran Dong li


"setelah kita menginjak dikota itu..Apa kita akan menginap?"Tanya Tuan muda ruoli menatap Kaisar Ying disampingnya


"um..kita akan menginap semalam dan paginya kita akan melakukan perjalanan kegunung Weimeng"Jawab Kaisar Ying tanpa melirik Tuan muda Ruoli yang bertanya padanya


"aku tidak sabar bermain dengan wanita hiburan disana pasti cantik-cantik dan seksi"Ucap Tuan muda ruoli tersenyum


"mengapa kau tidak memilih menikah saja daripada bermain dengan wanita hiburan?"tanya Kaisar Ying menatap tuan muda ruoli disampingnya


"Aku bosan saat ini..Putri Mu xi juga dikurung oleh Kaisar Zhang dipenjaranya..orang pesuruhku tidak bisa membobol penjara itu bahkan istananya pun tidak bisa dimasuki sembarang orang membuatku jadi ahhh..Putri Mu xi gadis yang tercantik aku tidak bisa melupakannya namun apa yang harus kulakukan"keluhnya berwajah frustasi


"Kaisar Zhang?..aku belum pernah bertemu lelaki itu..aku hanya pernah mendengar bahwa dia Kaisar yang kejam dan Kakanya mengalami lumpuh,alasan kelumpuhannya pun dirahasiakan"Ucap Kaisar Ying berwajah penasaran


"Bukankah kakanya mantan kekasih Putri Mu xi..tentu saja pembalasan dendam"Saut Pangeran Dong li yang berada disamping kanan Kaisar Ying


"biar saja lelaki itu lumpuh tidak bisa sembuh lagi agar Putri Mu xi hanya milikku"Ucap Tuan muda ruoli tersenyum licik


Kaisar Zhang dan Xia lu yang berdiri ditempat kemudi samping Nakhoda saling melirik sesama mereka


"Apa kau pernah kekota xing'ai kota yang akan kita kunjungi saat ini?"Tanya Kaisar Zhang


"Tidak pernah"jawab Xia lu dengan gelengan kepalanya


"Dan kau?"tanya Xia lu pada Kaisar Zhang


"tidak pernah"jawab Kaisar Zhang


maaf junyi aku berbohong sebenarnya..(batin Kaisar Zhang terpotong)


Tiba-tiba Xia lu memegang lengan Kaisar Zhang membuat orang yang dipegangnya terkejut


"oh jadi tidak pernah yah..Kaka zhu saat kegunung weimeng kita akan berpencarkan jadi tetaplah bersamaku apapun yang terjadi..tujuanmu dan tujuanku sama jadi kita harus bekerjasama"Ucap Xia lu tersenyum menatap wajah Kaisar Zhang


"tentu saja junyi"angguk Kaisar Zhang melepakan tangan Xia lu yang memegang lengannya


Dia langsung merangkul pundak Xia lu dan menatap lurus


"tos dulu"Ucap Xia lu memperlihatkan telapak tangannya pada Zhang


"tos"Zhang mengangkat tangannya dan menyatukan telapak tangannya pada Xia lu


"BERSIAP KITA AKAN SEGERA MENEPI KEDERMAGA"Teriak Tuan Nakhoda dengan wajah seriusnya sedanga mengendalikan roda kemudi


Para pengurus kapal yang berada dibelakang,samping depan maupun tengah langsung gercap mengambil ahli mereka masing-masing saat penepi dan pemberhentian kapal itu


**Tempat lain**


**Dipenjara Kekaisaran Yuan**


Salah satu tempat dalam penjara yang berada dipertengahan,tempat yang dibentengi jeruji besi



"Iiiiiiiiiyyy..JANGAN MENDEKAT KALIAN,MENJIJIKAN!"Teriak Putri Mu xi bersandar didinding dalam penjara dengan tubuh gemetar memeluk dirinya sendiri



"bukankah dia mantan Kekasih Pangeran Lu zheng?...Siapa namanya teman-teman?"Tanya salah satu pria baya berjalan mendekati Putri Mu xi



"KUBILANG JANGAN MENDEKAT!"bentak Putri Mu Xi



"Namanya adalah Putri Mu xi..atau nona Mu xi putri penguasa kota bagian selatan Kekaisaran Xing xing..Oh iya pasti dia memilik banyak pria disampingnya"jawab Salah satu pria melepas baju yang dipakainya hingga bertelanjang dada



"Teman-teman bagaimana jika kita menyantap gadis ini yang katanya digilai semua Lelaki..tubuhnya pasti sangat seksi dan umm"Gumam pria muda yang juga melepaskan bajunya



"KUBILANG JANGAN!,JIKA KALIAN MELAKUKANNYA MAKA SUDAH KUPASTIKAN TUAN MUDA RUOLI AKAN MEMBUNUH KALIAN SEMUA ATAUPUN KAISAR ZHANG!"teriak Gadis itu dengan kilatan marah namun juga disertai ketakutan



para pria cabul dalam penjara itu dengan tatapan mesumnya memandang Tubuh Putri Mu xi



mereka bersamaan menggerumbungi gadis itu,satu orang mencekal kedua tangan Putri Mu xi dan mencium leher gadis itu dengan hasrat memuncak


"iiiihhh..lepaskan brengsek!"bentak Putri Mu xi memalingkan wajah



"Berhenti"Ucap seseorang tiba-tiba berucap keras dari luar jeruji besi



"Pangeran Lu zheng memberi perintah jangan ada yang menganggu Putri Mu xi"Ucap Chu xi dengan wajah datarnya melirik dalam penjara lalu pergi



"sudah dengarkan?,menjauh"suruh Putri Mu xi menyunggingkan senyuman sombongnya



Para pria dalam penjara itu seketika menjauhkan diri mereka dari gadis itu



*Lu zheng-lu zheng bodoh sekali kau,sudah tahu aku tidak menyukaimu lagi malah menolongku..aku tahu kau pasti ingin agar aku kembali menyukaimukan..Cih*(batin Putri Mu xi)



Didermaga pelabuhan yang begitu ramai


Para pemuda sudah turun dari kapal dan masing-masing memakirkan kuda mereka ditengah jalan tembok yang memiliki dua jalur kawasan


sebelah jalur kanan adalah jalan daratan yang saat ini kereta besar masih dalam perjalanan akan melewati itu


Para pemuda ada yang sibuk dengan kudanya,ada yang sibuk berbincang sesamanya


Xia lu hanya terdiam bersandar dikudanya dengan melipat kedua tangan didepan dada sambil melihat pemuda disekitarnya


"ayo ayo bersiaplah memasuki perkotaan ini..kalian semua naiklah keatas kuda"Teriak Tuan muda ruoli yang sudah menunggangi kudanya


"Dan disini harus ada satu atau dua orang yang menjaga selama dua jam agar bisa menghentikan kereta kuda yang akan sampai nanti,Aku akan kembali kesini untuk memberitahu dimana penginapannya bagaimana?"Tanya Kaisar Ying melirik para pemuda yang sebagian menunggangi kudanya


"aku saja"jawab Xia lu tersenyum


"apa kau tidak takut?"tanya Kaisar Ying menyunggingkan senyumnya melirik Xia lu yang bersandar dikudanya paling belakang


"tentu saja"jawab Xia lu melirik kearah lain


"aku akan bersama junyi"sambung Kaisar Zhang tersenyum melirik Kaisar Ying


"kaka zhu tidak per.."Ucap Xia lu terpotong


"baiklah kalian berdua saja..ayo semuanya"ajak Kaisar Ying menaiki kudanya dan langsung memacu kuda itu dengan kecepatan cepat


"Sampai jumpa junyi"Teriak Pangeran Dong li yang baru memacu kudanya dengan melirik sekilas kebelakang


Semua pemuda memacu kudanya kecuali Kaisar Zhang dan Xia lu yang tinggal dipinggir jalan situ


krik..krik..krik,keadaan hening diantara keduanya


Kaisar Zhang yang juga bersandar dikudanya menatap atas langit


"anu"Ucap keduanya secara bersamaan saling melirik kesamping


"apa yang ingin kau katakan?"Tanya Kaisar Zhang berucap lebih dulu


"Itu..apa kau ingin cemilan ringan disekitaran jalan pinggiran didermaga sana?"Tawar Xia lu tersenyum ramah menatap wajah lelaki yang bersamanya


"boleh"jawab Kaisar Zhang tersenyum tipis


Xia lu mengangguk


"kau jaga kudaku aku akan pergi sebentar"Ucap Xia lu tersenyum senang langsung berlari berjalan kearah kiri menuju dermaga pelabuhan tadi


"Hati-hati junyi"teriak Kaisar Zhang tersenyum memandang punggung Xia lu dari jauh


Didermaga pelabuhan,pinggir jalan tembok itu banyak tempat penjualan makanan maupun cemilan ringan seperti kacang rebus ataupun ada yang menyajikan teh panas maupun minuman lainnya


Xia lu menunjuk kacang rebus yang baru dibangkitkan dari perebusannya oleh pedagang itu


"Baik Tuan muda"jawab Wanita paruh bayu itu tersenyum menatap Xia lu


Xia lu membalas senyuman wanita itu dengan tersenyum balik


aneh,siapa bilang daerah ini kota bebas dan tidak bermoral..orang-orang disini sepertinya baik-baik saja(batin Xia lu sambil melihat sekitar)


Xia lu kembali memandang wanita paruh baya yang sedang membungkus kacang rebus dengan potongan daun pisang


"Bibi ini kan adalah wilayah kota Xing'ai,jika bisa bertanya siapa pemimpin kota ini?"Tanya Xia lu dengan wajah penasaran


Wanita itu mendongakan kepalanya menatap Xia lu didepan meja dagangannya


"Tuan muda saya rakyat disini tidak mengetahui siapa pemimpin kota ini namun kami hanya tahu bahwa orang itu seorang ketua organisasi apa itu namanya..emm..Jika tidak salah nama organisasinya Kesima hitam"Jawab wanita paruh baya itu berbisik pelan


Xia lu menganggukan kepalanya mendengar ucapan wanita itu


"dan juga kota ini memang dikenal bahaya namun itu karena disini memiliki kekayaan berlimpah yang jarang dimiliki"Ucap wanita paruh baya itu sambil memberikan kacang yang dibungkus pada Xia lu


"apa kekayaan itu?"Tanya Xia lu mengernyitkan alisnya penasaran


"itu adalah minyak bumi..minyak yang digunakan untuk bahan bakar"jawab pedagang itu memberitahu dengan bisikan pelan


"oh"angguk Xia lu


*****


Kaisar Zhang yang berdiri sambil menyapu-nyapu rambut kuda milik Xia lu yang berada dibelakang kudanya


"mengapa rambutnya coklat?"gumam Kaisar Zhang mengelus-elus kuda itu dengan lembut


Tiba-tiba terdenga suara sesuatu terjatuh ditembok jalan


Kaisar Zhang melirik asal suara,dia langsung berlari menghampiri seseorang


"aigoo terjatuh lagi"keluh kakek tua dengan rambut beruban menghentikan gerobak yang didorongnya berisi buah-buahan


kakek itu memegang pinggangnya yang remuk


buah-buahan miliknya terjatuh dijalan berhamburan


Kaisar Zhang berjongkok memupuk buah-buahan kakek itu dengan cepat dan meletakannya didalam gerobak kembali


"kakek harus hati-hati yah"Ucap Kaisar Zhang


"terimakasih nak..ini ambillah dua buah apel ini untuk dimakan"Ucap Kakek itu melempar buah pada Kaisar Zhang


Kaisar Zhang langsung menangkapnya


"tidak perlu kakek"Ucapnya ingin meletakan kembali dua buah apel ditangannya


"jangan ambil saja"larang kakek itu menggelengkan kepalanya


"baiklah jika begitu"Jawab Kaisar Zhang tidak jadi meletakan dua buah ditangannya


"terimakasih kakek"ucap Zhang langsung berbalik mendekati kudanya


Kakek itu melanjutakan mendorong gerobaknya dengan tersenyum melirik Kaisar Zhang dari belakang


Kaisar Zhang meletakan dua apel ditangannya diatas kuda miliknya


dia kembali melipat kedua tangannya didepan dada sambil melihat sekitar yang begitu sepi


"mengapa dia lama sekali,apa dia membeli sekarung cemilan?..tidak mungkinkan"Gumamnya


Tiba-tiba terdengar suara seorang bayi menangis


Kaisar Zhang melirik kedepan wanita paruh baya dengan pakaian sederhananya menggendong seorang anak bayi sekaligus memegang disebelah tangannya kain yang membungkus buah-buahan


"oeeee..oeee"tangis pecah bayi itu yang terlihat berumuran satu tahunan lebih


"uuusss sayang jangan menangis"ucap ibunya menenangkan bayi digendongannya


wanita itupun jadi kesulitan hingga bungkusan kain ditangannya jadi terjatuh


dia langsung berjongkok dan ingin memupuk buah itu


"bibi anakmu semakin menangis bagaimana jika aku menggendongnya sebentar?"Tanya Kaisar Zhang menyentuh pundak wanita yang berjongkok itu


Wanita paruh baya itu langsung berdiri


"ahh tidak perlu..akan merepotkan tuan nantinya"tolak wanita itu


"ooeee..oeee"bayi itu semakin menangis pecah memekik telinga Kaisar Zhang mendengarnya


tanpa menunggu diperbolehkan Kaisar Zhang langsung saja mengambil bayi itu dan membawanya kepelukannya


Wanita paruh baya itu terkejut dengan pergerakan Lelaki berwajah hitam di lihatnya


"Cucucu..cuucu..jangan menangis anak tampan..kau tidak ingin menyusahkan ibumukan..emm"ucap Kaisar Zhang mengayun-ayunkan bayi digendongannya dengan tersenyum


Wanita paruh baya tadi langsung berjongkok dan memupuk buah-buahan miliknya


Bukannya tenang bayi itu semakin menangis melihat wajah hitam lelaki yang menggendongnya


Dari jauh Xia lu berjalan dengan memegang sebuah tas cantik yang terbuat dari kain


Saat berbelok matanya langsung menangkap Kaisar Zhang yang menggendong bayi ditangannya dan berusaha menenangkan bayi yang menangis itu


Xia lu langsung berlari mendekati kuda miliknya dan menggantung tas ditangannya ke kepala kuda miliknya


"Kaka zhu mengapa dia menangis coba sini?"Tanya Xia lu mengambil bayi ditangan Kaisar Zhang kedalam pelukannya


"uuss..usss..sayang jangan menangis..apa kau ingin sesuatu?..atau dia haus"Ucap Xia lu berusaha menenangkan bayi digendongannya


Kaisar Zhang menunduk dan bersembunyi dibelakang tubuh Xia lu


"bwoaaa"kejutnya mengejutkan bayi digendong xia lu


"hihihi"tawa cekikan bayi itu terdengar lucu melihat Kaisar Zhang


Kaisar Zhang beralih kedepan Xia lu dengan kedua tangan menutup wajah hitamnya


Zhang menunduk dan mendekatkan wajahnya tidak terlalu dekat pada bayi digendongannya Xia lu


"bwaaa"kejut Zhang lagi memperlihatkan wajah hitamnya pada bayi yang sedang menatapnya saat ini


bayi itu bertambah tertawa memperlihat gigi kecilnya yang sudah menumbuh


"dia sangat imut"ucap Xia lu tersenyum menatap bayi digendongannya


Kaisar Zhang terus membuat bayi itu tertawa lepas begitu lucu terdengar


Wanita paruh baya sang ibu bayi itu selesai memupuk buahnya,dia mengikat erat kain yang membungkus buah itu


"maaf merepotkan tuan muda berdua"ucapnya langsung mengambil bayi digendongan Xia lu


"tidak apa bi"ucap Xia lu tersenyum


"oh iya..jika bibi kesulitan membawa sesuatu seperti ini saja"Ucap Xia lu mengambil kain yang dibungkus ditangan wanita itu lalu mengikat ujung kainnya yang sesama panjang dengan erat dibahu wanita itu


"ide bagus nak"ucap wanita itu tersenyum pada Xia lu


"sampai jumpa tuan muda-tuan muda..saya berterimakasih ada yang membantu saya ditengah jalan"Ucap Wanita itu tersenyum dan mulai berjalan


"hati-hati bibi"Ucap Xia lu


Wanita yang menggendong bayinya itu mulai menjauh memasuki gerbang perkotaan xing'ai


Xia lu beralih menatap Kaisar Zhang yang juga menatapnya


"hahaha"tawa mereka berdua secara bersamaan


Xia lu berjalan mendekati kudanya kembali dan mengelurkan tas menggantung dikepala kudanya


gadis itu mendekati Zhang yang berdiri disamping kudanya


"kaka zhu..ini kacang rebus untukmu"ucap Xia lu memberikan kacang rebus yang dibungkus oleh daun pisang dijaman itu


Zhang mengambilnya ditangannya Xia lu


"terimakasih"ucapnya


"ini juga berisi kue bulan"ucap xia lu lagi memberikan satu bungkusan lagi


"satupun cukup junyi"ucap Zhang melihat dua bungkusan dikedua telapak tangannya


"biar saja"ucap Xia lu pergi mendekati kudanya kembali


Mereka pun makan cemilan kacang rebus dan kue bulan satu persatu sambil bersandar dikuda masing-masing menunggu datangnya kereta kuda besar yang berisi barang-barang banyak termasuk persenjataan


"junyi..dari mana kau dapat koin untuk membayar cemilan ini?,kita kan tidak membawa sepeser koin semuanya ada dalam kereta"tanya Zhang mengernyitkan alisnya melirik Xia lu yang bersandar dikudanya


"oku membawa empat koin emas dan menyimponnya disini"ucap Xia lu yang sedang mengunyah kue bulan seraya menunjuk ikat pinggang pakaian hanfu prianya


"jadi kau menyelipkannya diikat pinggang..pantas saja"Ucap Zhang


"umm"angguk Xia lu


**bersambung..