EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Keheranan Kaisar Zhang


Kaisat Ying bertambah berlari kencang mendengar anjing itu mengonggong datang kembali


Disekitaran perkebunan itu terdengar banyak langkah kaki orang yang berlarian karena kejaran anjing beserta serangga lebah banyak yang bertebangan cepat menuju target kedua binatang itu


Enam orang yang berlarian itu tidak sadar mereka sudah berada dijalan desa sekitar perumahan


"Hah..hah"Ngos-ngosan Pangeran Dong li terhenti berlari,dia membungkuk memegang kedua lututnya


Tubuhnya berkeringat banyak sampai-sampai pakaian yang dipakainya terlihat membasah


Pangeran Dong li melirik kebelakang melihat Kaisar Ying,Xia lu dan Kaisar Zhang yang masih berlari


Sesampainya tiga orang yang berlari itu mendekati Pangeran Dong li yang terhenti berlari


"Apa anjingnya sudah pergi dan kumpulan lebah yang mengamuk itu juga?"Tanya Pangeran Dong li pada tiga orang yang ikut berhenti berlari


"Sudah"jawab Xia lu menyapu keringat didahinya


"Ini semua karenamu Junyi"Ucap Kaisar Ying menunjuk Xia lu yang berdiri disampingnya


"mengapa menyalahkanku?,kau yang membuat keributan melempar batu sembarangan bahkan berteriak membangun anjing penjaga dan juga menarik tanganku dan Kaka zhu jadi terjatuh dalam lubangkan?..cih enak saja menyalahkan orang"omel Xia lu dengan wajah tampak kesal


"sudahlah junyi..ayo kita kembali..jika berdebat dengannya sama saja membuang waktu"sambung Kaisar Zhang menarik tangan Xia lu membawanya berjalan


"benar..mending kita tidur"Ucap Xia lu


Kaisar Ying yang mendengar ucapan dua orang itu menyunggingkan senyum sinisnya


"benay..mending kita tiyduy"Ocehnya mengikuti Ucapan Xia lu tadi


Pangeran Dong li yang mendengar ucapan Kaisar Ying jadi terkekeh


"ppftt..Kaisar Ying aku mengambil titah pemberangkatan besok"Ucapnya


Kaisar Ying melirik pangeran Dong li didepannya


"bagus"angguk Kaisar Ying


Kaisar Ying melangkahkan kakinya kembali berjalan pelan diiringi Pangeran Dong li


*****


Sesampainya diperumahan


Keempat orang yang baru pulang itu langsung mandi secara bergantian numpang mandi situ


Keadaan sunyi begitu malam semua pemuda sudah bertiduran dalam kamar,mereka tidur dilantai masing-masing memakai selimut agar tidak kedinginan


Meski mereka dengan status tinggi dari perbedaan Kekaisaran rela tidur dilantai karena demi sebuah batu giok hijau yang ingin mereka miliki agar bisa lebih berkuasa dan terlindungi


Xia lu tertidur disudut ujung dalam kamar dengan bungkusan selimut tebal membalut tubuhnya


Dia sedikit menjauh dari Kaisar Zhang yang tidur disampingnya karena merasa tidak nyaman dirinya yang adalah seorang wanita harus berjaga-jaga dengan Pria siapapun


*****


Keesokan paginya


Keadaan kembali ramai para pemuda yang sudah mandi dan bersiap untuk sarapan gratis yang diberikan oleh tuan rumah tersebut


sekitar 29 an pemuda termasuk dua pengawal muda yang sudah berduduk didepan meja kecil masing-masing didepan yang berada ditengah ruang tamu


Mereka sarapan secara bebas,tidak bersamaan dan saling menunggu,siapa yang ingin makan langsung saja makan tidak perlu menunggu


Ditempat lain..


Kamar mandi yang berada paling belakang rumah kayu itu


Xia lu sedang berendam dalam kolam mandi dengan air mandi hangat menyentuh kulit mulusnya dengan haruman sabun bunga mawar milik kewanitaan


Dia bersandar dibebatuan kolam mandi dijaman itu dengan rambut panjangnya yang terurai menyamping kedepan memperlihatkan jenjang belakang lehernya yang sangat mulus


"Maaf yah Lu mei,aku minta sedikit sabun milikmu..aku sudah lama tidak memakai sabun harum kewanitaan selalu saja harumnya lelaki diperguruan"Gumam Xia lu seraya menyentuh kulit tangannya dengan lambut


Tiba-tiba terdengar ketukan pintu dalam kamar mandi itu


"tok..tok"ketuk pelan Wanita paruh baya yang adalah pemilik rumah itu


Dia langsung saja membuka setengah pintu dan menangkap dalam kamar mandi itu tidak jauh seseorang yang berendam dalam kolam mandi dari belakang


"Ternyata Putriku sedang mandi"Gumamnya menutup pintu kembali dengan pelan


Wanita paruh baya itu berbalik dan berjalan kembali menuju dapur


Ditengah jalan wanita itu berpapasan dengan Seorang lelaki berwajah hitam,bertai lalat dihidung dan terlihat sangat jelek dimatanya


"Kau ingin kemana?"Tanya wanita itu mencegat Lelaki yang ingin berjalan melewatinya


Kaisar Zhang berbalik dan tersenyum terlihat bodoh


"Saya ingin Kekamar mandi Bibi Lulu..terlambat bangun jadi harus segera mandi"jawab Kaisar Zhang dengan wajah hangat kepura-puraannya


"Tidak bisa..Putriku sedang mandi disana..aku baru saja melihatnya jadi kau menunggulah sebentar..disini memang hanya terdapat satu kamar mandi"Ucap wanita itu dengan wajah kepala tegak dan tatapan lurus terlihat anggun


"baiklah bibi"Ucap Kaisar Zhang tersenyum berjalan memutar kembali


Dimana junyi?,apa dia sudah mandi?(batin Kaisar Zhang)


*****


Dihalaman depan rumah itu


Kaisar Zhang sedang meminumkan kuda miliknya sambil menyapu-nyapu kepala rambut kudanya


Asiknya meminumkan kuda tiba-tiba dia mendengar suara seseorang


"Yang mulia Kaisar Ying sangat tampan dan perhatian"Puji lu mei yang berada didepan kuda milik Kaisar Ying


Gadis itu memandang Kaisar Ying yang juga sedang meminumkan kudanya


Kaisar Zhang melirik kesamping melihat Kaisar Ying bersama Lu mei tidak jauh darinya


bukankah gadis itu sedang mandi kata ibunya?,apa dia sudah mandi secepat itu tidak mungkinkan(batin Kaisar Zhang)


"lalu siapa yang mandi?"Gumam Kaisar Zhang bingung


Kaisar Zhang menyudahi aktivitasnya memberikan kuda makan dan minum,dia mendekati Kaisar Ying dan Lu mei


"kau..apa kau baru selesai mandi?"Tanya Kaisar zhang yang membuat Kaisar Ying tertawa


"haha..si jelek kau tidak akan bisa menggoda gadis manapun dengan wajahmu yang jelek itu"ejek Kaisar Ying diiringi tawa


"apa maksudmu aku hanya bertanya"kesal Kaisar Zhang melirik Kaisar Ying


Kaisar Zhang langsung saja pergi dan berjalan masuk dalam rumah


Dikamar mandi..


Xia lu sudah selesai dengan kegiatan mandi dan berpakain prianya


Dia membuka pintu kamar dengan sebelah tangan dan satu tangannya memegang pakaian bekas yang dipakainya malam tadi


"kreek"Suara pintu dibuka xia lu


Saat ingin melangkahkan kakinya keluar dari pintu terkejut dengan kedatangan lelaki langsung kedepannya


"mengejutkan saja"Kesal Xia lu melirik pemuda didepannya


"Tuan muda junyi sekarang giliranku mandi"Ucap Pangeran wu feng,pemuda yang berpenampilan sederhana


"Silakan Pangeran"ucap Xia lu tersenyum


"emm"angguk Pangeran itu menggeser tubuhnya memberi jalan Xia lu lewat


Xia lu melangkahkan kakinya kembali dan berjalan pergi


Pangeran itu langsung masuk dalam kamar dan mandi


Disepanjang jalan perkamaran,xia lu menyusuri jalan sambil bernada ria


"hem..hem..hem.lalala...lalala.."gadis itu berjalan berbelok kekanan memilih jalan perkamaran Tuan rumah disitu


dia tidak ingin belok kekiri maka pasti keadaannya ramai karena para pemuda berkumpul disitu


Bentuk dalam rumah itu bersudut seperti segi tiga yang berarti memiliki tiga sudut,Tempat mandi itu berada disudut dan saat ingin kembali maka akan melihat dua jalan yaitu belok kanan atau kiri dan memiliki panjang yang sama yang akan mempertemukan halaman depan


Kaisar Zhang berlari menyusuri perkamaran tamu menuju kamar mandi tadi


"kenapa dia berlari?"gumam Pangeran dong li yang berduduk sedang sarapan bersama lainnya melirik Kaisar Zhang yang lewat secepat tadi melihat dari pintu yang terbuka dalam tempat itu


entahlah(batin Pangeran Dong li)


sesampainya..


Kaisar Zhang langsung mengetuk pintu kamar mandi didepannya


"tok..tok..tok"ketuknya pelan


"siapa?..masuklah aku Pangeran Wu feng"Teriak dari dalam sedang berendam dikolam mandi


"kreek"Kaisar Zhang langsung saja membuka pintu kamar dan masuk mendekati kolam mandi


matanya menangkap Pangeran Wu feng dari belakang yang sedang berendam


"tadi siapa yang mandi sebelum kau?"Tanya Kaisar Zhang berucap pelan dengan senyuman terlihat bodoh


Pangeran Wu feng menolehkan kepalanya melirik kebelakang melihat Kaisar Zhang lalu berbalik kembali menatap lurus


"kau belum mandi yah..ikutlah mandi agar bisa selesai dengan cepat tidak lama akan segera berangkat kembali"Ucap Pangeran itu berucap lemah lembut


"Baiklah"Ucap Kaisar Zhang langsung mendekati kolam pemandian bebatuan itu dan langsung mencelupkan kakinya


Dia bersandar dibebatuan dengan berduduk berlawanan menghadap Pangeran Wu feng


"siapa yang mandi sebelum kau tadi?"Tanya Kaisar Zhang lagi menatap lurus


"Kau tuan muda zhu kan?..Emm tadi tuan muda junyi yang mandi sebelum aku..dia baru saja keluar"jawab Pangeran Wu feng tersenyum hangat pada Kaisar Zhang


"Junyi?'"gumam Kaisar Zhang mengerutkan alisnya dengan kepala menundu


bukankah tadi kata wanita paruh baya itu ialah putrinya sedang mandi?,atau dia sengaja berbohong tapi untuk apa juga?aku tidak melihat kebohongan dimatanya(batinnya heran)


Kaisar Zhang menatap lurus kembali dan memilih mandi saja terlebih dahulu


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Kekaisaran Yuan\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kediaman jenderal Chen


Seorang lelaki dengan tubuh tegap dan bugarnya masuk dalam kediaman itu


"Hei Putri Li chen"sapa Han shu berjalan mendekati gadis itu yang ingin melesatkan anak panahnya


Putri li chen menolehkan kepalanya keasal suara bersamaan melesatkan anak panahnya melirik Han shu yang berjalan mendekatinya


"tapp"suara anak panah menancap dipapah panah


"Han shu"ucapnya


"emm..bagaimana kabarmu?"tanya Han shu yang sudah berada disamping Putri li chen


"Baik..kau?"jawab Putri Li chen mengangguk dan menurunkan busur panah ditangannya


"baik juga"Jawab Han shu tersenyum,dia melirik kearah papan panah yang tidak jauh disana


"Anak panahnya meleset"ucap Han shu tersenyum


"iya..aku tidak pokus tadi"Ucap Putri li chen tersenyum tipis


"oh iya..Yang mulia Kaisar Zhang belum membaca surat darimu jadi..dia memintaku mengatakan ini padamu"Ucap Han shu menatap wajah Putri li chen


Putri li chen melirik han shu dengan wajah kecewa


"dia sungguh lelaki yang sangat sibuk..huh"Ucap Putri l chen menghembuskan nafasnya dengan kasar


"Aku juga sibuk..Sampai jumpa putri li chen"Ucap Han shu dengan cepat dan langsung berbalik


Han shu berlari cepat bagai angin sekejap menghilang


"Tidak Kaisar,tidak pengawal sama saja..Zhang selalu saja sibuk semenjak menjadi Kaisar jarang bertemu lagi dengannya"keluhnya berjalan mendekati papan panah dan mencabut anak panah yang menancap dipapan situ



**Dirumah kepala desa dipedesaan kecil Kekaisaran Xing xing**



Seluruh pemuda mulai bersiap melanjutkan perjalanan kembali


masing-masing mereka menunggangi kuda dengan pakaian sama semuanya



"ayo cepat apa semuanya sudah bersiap?"Tanya Tuan muda ruoli dengan berteriak yang berkuda paling depan samping Kaisar Ying



"Sudah"jawab semuanya serentak



Dirumah lain sekitaran rumah kepala desa itu orang-orang keluaran melihat Para pemuda tampan itu yang bersinggah semalaman saja tadi



"Yang Mulia Kaisar Ying Semangat!,Aku menunggumu pulang"Teriak Lu mei yang berdiri dihalaman depan rumahnya melambaikan tangan



Kaisar Ying menolehkan kepalanya dengan tersenyum melirik gadis itu



*cih...memang kau istriku hingga menungguku pulang*(batin Kaisar Ying)



"ayo"ucap Kaisar Ying langsung menarik tali kudanya



Semuanya pun langsung memacu kudanya diiringi dibelakang Kereta kuda yang dijalankan dua pengawal yang memacu kuda



"tak..tak..tak"hentakan kaki kuda terdengar banyak dijalan pedesaan



Semua warga didesa itu yang kebanyakan wanita disitu melambaikan tangannya pada kumpulan para pemuda tampan nan gagah itu



Para pemuda berkuda begitu cepat dengan wajah karisma dan kegagahan mereka menunggangi kuda membuat para gadis tidak bisa tidak berteriak histeris



Xia lu yang berkuda ditengah menaikan dua alisnya melirik Kaisar Zhang yang berkuda tidak jauh dari samping kudanya



"kaka zhu"panggil Xia lu berucap keras



Kaisar Zhang menoleh dengan wajah datar


"ada apa?"Tanyanya balik membuat xia lu heran



"tidak apa-apa"jawab Xia lu menggelengkan kepalanya



Xia lu menatap lurus kembali dengan wajah berpikir


*sadari tadi saat sarapan dia hanya terdiam padaku,ada apa yah*?(batin gadis itu)



"ada apa?jangan melamun..berkuda baik dan pokuslah nanti jatuh"ucap Kaisar Zhang yang tiba-tiba berada dekat samping kuda Xia lu



Xia lu melirik kesamping dengan wajah terkejut menatap wajah Kaisar Zhang yang juga sedang menatapnya



gadis itu langsung memandang lurus kembali jalan dengan perasaan canggung



"hihihi"cengiran kuda Kaisar Zhang menyapa kuda milik xia lu dan dibalas kuda xia lu dengan cengiran juga



"ada apa dengan kuda ini?"gumam Xia lu melirik sejenak kuda yang ditungganginya sedang melirik kuda milik Kaisar Zhang yang bekulit hitam terlihat sangat gagah dan wajah tegas



"Junyi tadi setelah kau mandi siapa yang masuk?"Tanya Kaisar Zhang membuat Xia lu bertambah heran



Xia lu memutar bola matanya mengingat sesuatu


"Pangeran Wu feng"jawab Xia lu dengan wajah yakin



"benarkah?"Tanya Kaisar Zhang lagi



"iya Pangeran Wu feng..mengapa kau bertanya tentang itu?,rasanya agak aneh"jujur Xia lu tersenyum



*benar mengapa aku bertanya hal terasa aneh ini,aku hanya merasa ada yang janggal dan tidak terlalu yakin juga bahwa yang kuharapkan memang benar..baru kali ini aku mengada-ada tentang sesuatu..sudahlah*(batin Kaisar Zhang)



"tidak apa"jawab Kaisar Zhang menatap wajah Xia lu



Kaisar Zhang mengulurkan tangannya menyapu-nyapu atas kepala rambut xia lu "adik yang manis"Ucapnya tersenyum lembut



Xia lu membalas senyuman Kaisar Zhang dengan tersenyum manis



***Bersambung***...



*maaf yh kemarin up nya dua sama lagi,Terjadi kesalahan teknis dan author juga*



\#**Semangat membaca**\#


Kalian mau tau gak author nulis sebenarnya bukan disini,author nulis di apk Buku harian yang dikunci ini lalu author salin ke noveltoon karena nulis disini rasanya damai dan tentram.(bukan berarti author punya dua apk novel yh..hanya noveltoon)



![](contribute/fiction/2822487/markdown/15216686/1630509453565.jpg)



![](contribute/fiction/2822487/markdown/15216686/1630509453556.jpg)



![](contribute/fiction/2822487/markdown/15216686/1630509453563.jpg)



![](contribute/fiction/2822487/markdown/15216686/1630509453560.jpg)



jadi author sering nulis disitu😉,jadi meski disini terhapus author bisa lihat dan salin