
siapkan mental untuk membaca,kuy happy reading
Kaisar Ying yang selesai berpakaian sendiri terkejut dengan kedatangan Petugas kerajaan termasuk Qian yang adalah Pengawal pribadi pamannya
****
Dilain tempat
Ditaman perguruan
Dua orang berduduk dikursi dengan wajah serius ingin menuangkan air kehijaun dalam botol ketitah
"Ayo tuang junyi"Suruh Zhang meminta agar Xia lu lekas menuangkan air dalam botol yang sudah ingin keluar itu ketitah kosong yang dipegangnya
Dengan perasaan yakin Xia lu langsung menuangkan titah yang dibuka lebar Zhang
Air bewarna hijau itupun tertuang jatuh mengenai permukaan titah
Titah yang awalnya kosong jadi tertampak sebuah tulisan panjang yang begitu rapi dan indah
Xia lu langsung menutup botol disampingnya
Zhang dan Xia lu langsung membaca titah dengan wajah tampak sangat serius
Isi titah
Teruntuk Sahabat kami Tuan Wezi,Kami sangat bangga memiliki sahabat baik sepertimu,Hari-hari dimasa kecil kita berempat takkan terlupakan,Kami bertiga menulis ini agar kau lebih bersemangat dan merasakan ketulusan Kami
Kita berempat adalah teman dan sahabat baik,Lalu saat ini Mengapa Kau menjauhi kami bertiga hanya karena Mendengar perbincangan yang menceritakan keburukanmu?,Kami tahu saat ini Kau sangat sakit hati dan merasa tidak layak menjadi teman kami bertiga karena Kami Semua adalah seorang Kaisar
Kami sangat jelas mengerti perasaanmu Wezi,Kami bertiga berharap kelak Kau menyadari bahwa teman bukanlah memandang status maupun gelar,Kita berempat sama semuanya
Satu hal yang kami bertiga putusan bersama,Kekaisaran Xing xing akan diwarisi pada Zhang putra kedua Xing Li jika aku Lu nian sudah tidak ada didunia ini
Kami menulis ini agar kau bisa mengingat persahabat kita berempat yang kau anggap kami tidak tulus.
Kami bertiga sangat menyayangi kau Wezi seperti adik kami sendiri dan kami harap kau tidak menyembunyikan titah ini
Kaisar Lu nian
€
Kaisar Xing Li
¥
Kaisar Lu Zian
£
Xia lu dan Kaisar Zhang sontak saling memandang wajah sesama dengan wajah terkejut
"Jadi Kekaisaran ini berarti harus diduduki oleh Kaisar Zhang bukan?..namun apa Kaisar Zhang mengetahuinya?"Tanya Xia lu menatap Wajah lelaki disampingnya
"Aku tidak tahu"jawab Kaisar Zhang yang juga terkejut membaca isi titah yang menuju pada dirinya
baru kutahu ayah bersahabat juga dengan Ayah dan pamannya Putri Xia lu(batin Zhang)
Xia lu menggulung titah berwarna keemasan itu dan menyimpannya diselipan ikat pinggangnya
Kedua orang itu berdiri dan ingin berjalan kembali
"Diam ditempat!"Perintah Lima Jenderal perang menyodongkan pedang tajam mengelilingi tempat disekitar Xia lu dan Zhang
"Tangkap dan rantai tubuh mereka berdua pajang ditengah keramaian!"Perintah seseorang berteriak nyaring dengan raut wajah marah sekaligus kecewa
***
Didepan kediaman Kaisar Wezi
"uhukk..uhukk"batuk Kaisar Wezi berjalan lemah dibantu Dua Pria disamping kanan dan kirinya yang menyandang status Menteri yang memapahnya
"Yang mulia anda sebaiknya istirahat saja"Ucap Pria yang berada disamping kanan Kaisar Wezi
"Tidak Menteri Zi wu...aku harus melihat dua pemuda yang ingin membunuhku itu"Ucap Kaisar Wezi menggeleng-gelengkan kepalanya
"Yang mulia tenang saja,Hukum akan berlaku pada orang yang berniat jahat pada yang mulia"saut menteri yang berada disebelah kiri
"Mari kita ketengah lapangan menentukan hukuman Tuan Junyi dan Tuan Zhu"Ucap Para menteri hukum yang berjalan dibelakang
"Benar,Meski Dua pemuda itu yang menemukan batu Giok namun hukuman tidak bisa luput dari mereka"ucap menteri lain yang berada dibelakang
****
Ditengah lapangan luas
Para pangeran,putri,nona dan Tuan bangsawan dan lain-lainnya berkumpul menonton Dua orang yang kaki,tangan,pinggangnya dirantai banyak ditengah karpet merah
Rantai itu begitu kuat terhubung dengan lima tiang yang ditancapkan agar mengunci tidak melepasnya Rantai yang mencekat dipergelangan Kaki,tangan dan pinggang masing-masing dua orang itu
"Aku tidak menyangka hari ini bukannya pameran Batu giok malah pemutusan hukuman terhadap Tuan Muda Junyi dan Tuan Zhu dari tuduhan seorang Kaisar secara langsung"
"Kukira mereka berdua adalah orang baik tapi ternyata jahat,berniat membunuh Kaisar Wezi mungkin mereka berdua ingin jadi Kaisar atau haus kekuasaan"
"sungguh hina"
Lontaran-lontaran keluar dimulut orang-orang banyak seperti semut memenuhi lapangan itu
Mereka dengan seenaknya menggunjing,menghina dan mempermalukan Dua orang yang dirantai itu secara terpisah
Xia lu dan Kaisar Zhang yang menerima semua hinaan hanya terdiam dengan pikiran masing-masing
Pria tua bangka itu,tidak kusangka dia berbuat lebih cepat!(batin Xia lu)
jalani saja dulu apa mau pria tua itu(batin Zhang)
Tiba-tiba datang dari samping Kaisar Wezi berjalan dengan tubuh sedikit lemah,dia dibantu menaiki tahta bersama para menteri yang memapahnya
Semua mata tertuju memerhatikan Pemimpin Kekaisaran itu yang sudah berduduk dudukan singgasana ditempat terbuka itu
Dasar Licik!(Batin Zhang)
Para jenderal perang yang mengelilingi Xia lu dan Zhang langsung menghadap Pemimpin itu dengan wajah dinginnya
"Salam yang mulia,Kami semua telah menangkap pelaku peracunan yang mulia"Ucap Salah satu jenderal yang berdiri didepan
"dan ini adalah bukti yang kami temukan,atas dasar pembuktian para pemuda yang berdiam diasrama malam tadi juga melihat kami menemukan saat menggeledah Kamar Tuan muda junyi dan Tuan muda Zhu"Ucap Qian yang memunculkan dirinya ditengah para pemuda yang menganggukan kepalanya pertanda benar
"perlihatkan pada semua orang yang berada disini"perintah Kaisar Wezi melirik pengawalnya dibawa sana
"Baik Yang mulia"
Qian memperlihatkan bukti ditangannya dengan mengangkat tinggi dua barang ditangannya yaitu botol racun dan surat titah sambil berjalan menyelip tengah keramaian
Orang-orang yang melihat menutup mulut mereka yang terbuka lebar
"ternyata benar"
"Sungguh diluar dugaan"
Titah dan botol kini berada ditangan para menteri yang berdiri dibawah
Mereka membaca titah dengan keras secara bersamaan
Isi titah
Pembelian racun level pertama yang dijual oleh Tuan Lu Tian
Harga 500.000.00 koin emas
Pembeli
Tuan muda Junyi
Tuan muda Zhu
Orang-orang yang mendengar itu menganga mendengar harga racun paling mahal itu
"Apa lagi yang ditunggu HUKUM MATI SAJA MEREKA BERDUA!"teriak Salah satu menteri
"Benar HUKUM MATI"
"HUKUM MATI!,HUKUM MATI!"
"PENGGAL KEPALANYA!
Teriak Semua orang disitu dengan wajah terlihat sangat benci dan marah menatap Xia lu dan Kaisar Zhang dengan kilatan benci
"jangan hukum Junyi,dia adalah temanku!"teriak Zi rui yang berlari ingin maju ketengah karpet merah namun dihalangi para pengawal yang sudah menjaga sekeliling
"Junyi dan Zhu..bertahanlah..jikapun aku seorang Kaisar aku pasti akan membantu kalian!"Teriak Pangeran Dong li yang juga berusaha memberontak ingin mendekati Xia lu
"Ck..lepaskan!"bentak Zi rui dengan gertakan gigi berusaha lepas dari cekalan Kedua tangannya oleh Pengawal berwajah dingin
"Diam semuanya!"Bentak seseorang berjalan dari keramaian menghadap Xia lu dan Zhang
"Junyi dan Zhu"ucap Kaisar Ying tersenyum melirik Xia lu lalu Kaisar Zhang didepannya
Kaisar Ying terkekeh dengan raut wajah agak kecewa
"Cih,aku tidak menyangka kalian berdua berbuat lebih jauh..aku memang bodoh menyangka kalian orang baik selama dekat dengan kalian berdua"Ucapnya terdengar sangat kecewa
Xia lu menatap Kaisar Ying dengan wajah datar
Kau memang bodoh Ying(batin Xia lu)
"Dan kau junyi,Aku sangat membencimu sekarang!,LEBIH BAIK KALIAN BERDUA MATI!"Teriak Kaisar Ying berwajah berubah terlihat sangat marah
Kaisar Ying mengeluarkan pedang diselipan ikat pinggangnya,dia langsung melayangkannya keleher Xia lu
"Berhenti"Tegur seseorang diatas sana yang berhasil membuat Kaisar Ying menurunkan pedang ditangannya dan berbalik
Semua orang jadi terheran melirik orang yang menghentikan Kaisar Ying
"Tunggu apa lagi paman?,Bunuh saja!"Bentak Kaisar Ying menatap Kaisar Wezi yang berduduk diatas sana
Kaisar Wezi tersenyum hangat yang membuat semua orang jadi heran,dia melirik qian memberi isyarat agar melanjutkan rencana lagi
"iya bunuh saja"Ucap Xia lu yang malah membuat Kaisar Ying semakin geram
Saat saat seperti itu tidak ada raut takut maupun panik diwajah Xia lu yang membuat semua orang memerhatikannya begitu heran
gadis yang pemberani,Aku patut memujimu(batin Kaisar Wezi melirik sekilas Xia lu)
"Feng muncullah dan Qian perlihatkan titahnya pada semua orang"Ucap Kaisar Wezi berucap keras dengan wajah datar
Xia lu jadi tersentak dengan wajah heran bercampur penasaran apalagi yang ingin ditunjukan Pria tua itu
Kaisar Zhang juga jadi penasaran melihat raut wajah aneh yang tersimpan Diwajah Kaisar Wezi
"AKU INGIN MEMBERI TAHU PADA KALIAN SEMUA BAHWA TUAN JUNYI ADALAH SEORANG WANITA!"teriak Qian begitu keras terdengar ditelinga semua orang
"DIA ADALAH GADIS PENARI BERTOPENG DIPERJAMUAN MALAM TADI!"Teriak Qian lagi menunjuk Xia lu dari jauh
Cetarrr,Semua orang terkejut dengan mata melotot dan mulut yang terbuka lebar
"Jadi Tuan junyi adalah seorang wanita?"
"apa ini benar?"
"aku tidak yakin?"
"ini namanya penghinaan dan pemalsuan jenis kelamin"
"Tapi tidak ada buktinya jika dia adalah gadis bertopeng menari malam tadi?"
Lontaran-lontaran keluar dari mulut para orang-orang,ada yang merasa percaya maupun tidak akan kebenaran yang diberitaukan Pengawal pribadi Kaisar Wezi itu
"Haha mana mungkin Dia si gadis bertopeng itu!?"Tawa Kaisar Ying berdiri ditempatnya menunjuk Xia lu
Kaisar Zhang seketika melirik Xia lu dengan wajah berpikir keras
Salah satu pemuda berjalan ketengah karpet merah
"ITU SEMUA BENAR,AKU MELIHAT DENGAN KEPALA DAN MATAKU SENDIRI SAAT ITU TUAN JUNYI MELEPASKAN PAKAIAN WANITA MILIK PUTRI YU RI YANG DIA PAKAI LALU MEMAKAI PAKAIAN PRIA SAMARANNYA"Teriak Feng berputar melihat orang-orang
Xia lu mematung mendengar ucapan Feng yang memang benar,dia merutuki kebodohannya karena ceroboh saat itu tidak memerhatikan keadaan karena begitu panik
Xia lu-xia lu apa yang harus kulakukan yang dikatakannya itu semua memanglah benar(batin Xia lu)
"AKU ADALAH BUKTINYA,JIKA KALIAN TIDAK PERCAYA BUNUH SAJA AKU"Teriak Feng lagi
DAEBAK,semua orang terdiam dengan wajah berpikir keras menebak apa yang benar dan tidak
"Benarkan yang pemuda ini katakan Tuan junyi atau gadis bertopeng?"Tanya Qian dengan senyum licik melirik Xia lu
"JUN.."panggil Kaisar Ying terpotong
Nasi sudah menjadi bubur,aku tidak dapat menghindar lagi mungkin ini sudah saatnya aku mengungkapkan semuanya!(batin Xia lu)
Xia lu menarik nafas dan mengeluarkannya seraya bersiap mengeluarkan suara
"IYA BENAR,AKU ADALAH SEORANG WANITA,AKU PUTRI XIA LU!"ungkap Xia lu berteriak keras didepan semua orang dengan suara wanitanya terdengar merdu
Cetarr,bagai disambar petir disiang bolong mendengar teriakan Xia lu yang diluar dugaan
Kini suaranya begitu jelas terdengar memekik ditelinga semua orang
"APA!"Kaget Kaisar Ying menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya
Sontak Kaisar Zhang yang melirik tidak jauh Xia lu jadi melototkan matanya
"Jangan sembarangan kau bicara Junyi atau gadis bertopeng!,mengaku-ngaku sebagai Permaisuriku!"bentak Kaisar Ying terlihat marah
"DIAM SEMUANYA!"Bentak Kaisar Wezi yang langsung berdiri dari dudukannya karena juga terkejut dengan pengakuan gadis bertopeng yang disangkanya hanyalah gadis biasa
Semua jadi terdiam mendengar teguran dari pemimpin Kaisar Itu
Para guru yang baru datang jadi terkejut melihat apa yang terjadi pada dua orang yang tengah dirantai tidak akan bisa lepas
"Hukuman aku Putuskan TUAN JUNYI ATAU GADIS BERTOPENG DIHUKUM DITELANJANGKAN DITEMPAT SEKARANG JUGA!..Ini adalah penghinaan besar memalsukan jenis kelamin dan juga peracunanku!..Prajurit!"perintah Kaisar Wezi yang diluar dugaan Para orang-orang disitu
Ditelanjangkan itu adalah hukuman yang lebih buruk dari pada kematian,lebih baik mati daripada dipermalukan didepan umum
Xia lu jadi tersentak mendengar ucapan Kaisar Wezi,pernyataannya mengaku Putri Xia lu tidak dipercayai orang-orang
Para prajurit banyak muncul dengan cepat berlari mendekati Xia lu yang berusaha memberontak lepas dari rantai banyak yang mencekal disetiap pergelangan tangan dan kakinya
"Tidak..jangan berani menyentuhku!"Teriak Xia lu berusaha melepaskan rantai ditangannya
Semua orang begitu bungkam,terdiam dan mematung ditempat melihat apa yang akan terjadi
"jangan sentuh Gadis bertopeng,siapapun itu?!"Teriak Zi rui yang memberontak kembali ditempatnya namun ditahan oleh lima pengawal
Kaisar Wezi tersenyum iblis beserta liciknya melirik Xia lu yang berwajah panik
"Kau tidak akan bisa lepas dari hukumanku gadis pemberani dan cerdik mengaku Putri Xia lu,cih enak saja ingin mempermainkanku"ucap Pria tua itu memainkan kumisnya
"Lepaskan Dia!"Teriak Guru Min hu yang juga berusaha mendekati Xia lu namun ditahan oleh pengawal banyak
Pengawal banyak sudah menutupi orang-orang yang ingin mendekati Xia lu maupun Kaisar Zhang
Kaisar Zhang yang menundukan kepalanya tidak tahan lagi menyembunyikan kesabarannya terhadap Kaisar Wezi yang ingin mempermalukan teman dekatnya meski dia tidak bisa berpikir dengan jelas jika Junyi itu gadis bertopeng ataupun Putri Xia lu
"hahaha telanjangi dia"Tawa pelan Kaisar Wezi diatas sana terdengar ditelinga Kaisar Zhang
Dengan gertakan gigi,mata yang berkilatan marah Kaisar Zhang mendongakan kepalanya menatap dari jauh Kaisar Wezi yang malah tertawa ingin menelanjangi Xia lu
Urat-urat mulai nampak keluar,Kaisar Zhang mengumpulkan tenaganya menarik rantai dipergelangan kaki maupun tangannya hingga otot-ototnya terlihat begitu tampak
"TIDAKKK!!!"Teriak Kaisar Zhang begitu keras membuat semua orang terkejut jadi terhenti sontak langsung melirik padanya
"krakk"Rantai yang mencekal dipergelangan tangan dan Kakinya jadi berpatahan dan hancur
Pakaian dipakai Kaisar Zhang dibagian lengan jadi terobek sendirinya memunculkan otot lengan sangat besar
"kreekk"suara robekan pakaian
Kaisar Zhang menarik rantai dan berputar hingga rantai yang mencekal disetiap tubuhnya jadi terlepas begitu mudahnya
Semua melototkan matanya melihat rantai besi yang tentu sangat kuat itu bisa dilepaskan Oleh Lelaki berwajah hitam
Kaisar Wezi yang tertawa jadi terdiam mematung melihat Kaisar Zhang yang berhasil lepas dari rantai banyak begitu luas biasanya membungkam semua orang
Siapa Pria sekuat itu?(batin Kaisar Wezi)
"KAISAR WEZI MATI SAJA KAU!"teriak histeris Kaisar Zhang hingga urat dilehernya terlihat tampak karena begitu marahnya
Xia lu melototkan matanya melihat kekuatan Kaisar Zhang begitu diluar dugaan,dia jadi curiga bahwa pria yang selalu bersamanya bukan orang biasa
awan menggelap tiba-tiba membuat lingkungan jadi menggelap
"dress..dress..dress"hujan lebat tiba-tiba turun membuat orang yang bagai semut memenuhi tempat jadi kebasahan berlarian kesana kemari mencari tempat berteduh
ada yang tetap berdiri ditempat menonton apa yang terjadi dan ada yang melihat dari jauh
Para pengawal maupun prajurit tetap terdiam ditempat
Kaisar Zhang langsung melepaskan rantai yang berada ditangan maupun kakinya,Dia mengeluarkan pedang tajamnya
Para Pengawal maupun kelima jenderal perang langsung ingin menyerang Kaisar Zhang yang terlepas dari rantai banyak
Kaisar Zhang berputar menatap tajam dengan tatapan begitu dingin melihat orang yang ingin menyerangnya
Orang yang ditatap Kaisar Zhang seketika jadi melototkan matanya melihat wajah dingin Kaisar Zhang yang diguyuri air hujan
"Bukankah dia Kaisar Zhang?"Teriak salah satu jenderal langsung berlari kabur
Sontak Xia lu terkejut mendengar teriakan Salah satu jenderal,dia memandang Wajah Zhang tidak jauh darinya dengan ekspresi tidak dapat dibaca
Samaran Kaisar Zhang jadi terhapus karena terguyur air hujan,wajah yang semula hitamnya terlihat begitu putih
Kaisar Zhang melepaskan tai lalat palsu dihidungnya dan melemparnya kesembarang arah
Beberapa pengawal maupun prajurit langsung menyerang Kaisar Zhang secara bersamaan namun mereka semua hanya sekali putaran oleh Zhang sudah ambruk ditempat dengan tubuh dan kepala yang terpisah
Dengan air hujan membasahi wajah tampannya yang seakan membuat orang-orang yang bernaung disekitar bangunan pinggir lapangan itu tercengang dengan mulut menganga terbuka lebar
Para prajurit dan pengawal sudah ambruk beserta para jenderal yang ikut mati
Kaisar Wezi sudah menegang diatas sana dengan tubuh dipayungi oleh Qian disampingnya
bukankah dia putra kedua mendiang Kaisar Xing li,Kaisar muda Zhang..ini tidak mungkin bagaimana bisa aku seceroboh ini tidak menyadari keberadaan musuhku sendiri(batinnya)
"Bu..bukankah di...dia Kaisar Zhang?"Gagap Qian berwajah terkejut
Para prajurit yang mengelilingi Xia lu pun jadi ambruk dibunuh Zhang juga karena marah
Hujan mulai mereda,darah yang bercampur air hujan berlumuran ditengah hamparan lapangan itu terlihat mengerikan
Kaisar Zhang berlari mendekati Xia lu dan Melepaskan rantai yang melekat dipergelangan maupun kaki Xia lu
Xia lu hanya terdiam dengan tubuh mematung begitu terkejut akan tampang berbeda Zhang yang dilihatnya
"apa kau baik-baik saja?"Tanya Zhang ingin menyentuh wajah Xia lu namun langsung ditepis Xia lu yang tangannya sudah bebas dari rantai
"Siapa kau!?"Bentak Xia lu menjauhkan tubuhnya dari Zhang,dia begitu terkejut melihat wajah Zhang yang mulanya hitam dan bertai lalat terlihat begitu putih dan sangat tampan
Bulu mata yang lentik,hidung mancung,alis rapi terlihat begitu tegas,manik mata yang terlihat bewarna hitam pekat,dan bibir yang terlihat seksi dipadukan dengan kulit putih yang sangat mulus bercahaya.Xia lu hanya bisa menelan salivanya tidak bisa berkomentar apapun terhadap Wajah Kaisar Zhang
"A..aku"gagap Zhang memajukan tubuhnya mendekati Xia lu yang semakin menjauh darinya
Semua orang yang bernaung menghindari hujan kini berkumpul kembali dengan wajah tercengang
"DIA ADALAH KAISAR ZHANG..Junyi eh gadis bertopeng"jawab Zi rui langsung berlari mendekati Xia lu
Xia lu seketika menghentikan langkah kakinya
"Apa kau benar Kaisar Zhang?"Tanyanya dengan wajah tampak marah
"Benar..aku Kaisar Zhang dan kau...Kau Putri Xia lu?"tanya Zhang terus melangkahkan kakinya mendekati Xia lu dengan wajah tampak menyimpan banyak pertanyaan
"BENAR AKU XIA LU!"jawab Xia lu berteriak melihat sekeliling orang
"aku menyamar karena ingin membalaskan dendam terhadap kedua orang tuaku pada Kaisar Wezi!"Teriak Xia lu lagi yang membuat keramaian bertambah lagi
Xia lu beralih melirik dari jauh Kaisar Wezi yang berdiri diatas sana yang juga sedang meliriknya dengan senyum licik
Semua orang begitu serius mendengar pernyataan Xia lu yang membuat orang begitu penasarannya
"Benarkah?,jadi selama ini Aku berteman dengan seorang gadis?,Dan Tuan Zhu adalah Kaisar Zhang berarti rumor tentang gay itu tidak benar...Mimpi apa kau hari ini Dong li?"tanya Pangeran Dong li menepuk-nepuk Pipinya mencoba sadar
Xia lu beralih melirik Kaisar Ying yang mengeleng-gelengkan kepalanya pertanda tidak percaya apa yang didengarnya
"dan dalam hubungan bukan cuman perasaan suka yang diutamakan tapi juga kepercayaan"Ucap Xia lu lagi melirik tajam Kaisar Ying
Seketika mendengar ucapan Xia lu yang tidak asing lagi ditelinganya sontak melirik asal suara dengan mata terbelalak
Dia jadi teringat akan ucapan Xia lu terakhir kali
"Apa kau pernah memikirkan perasaannya?Dikucilkan setiap hari...wanita itu seperti mayat hidup yang tidak memiliki kehidupan lagi..Kau memang Sudah digilai oleh Tahta yang diberikan Pamanmu itu!Dan juga Kau bilang mulai menyukaiku?Cih..Kau dengar baik-baik dalam hubungan bukan cuman perasaan suka yang diutamakan tapi juga KEPERCAYAAN!"terlintas ingatan ucapan itu ditelinganya
Kaisar Ying melebarkan matanya dengan ekspresi tidak dapat dibaca,Dia langsung berlari mendekati Xia lu
aku tidak menduga selama ini orang yang membuatku selalu kesal adalah Xia lu sendiri,bahkan aku selalu menceritakan tentangnya didepan dirinya sendiri..aku sungguh bodoh apa yang akan dia tanggapi terhadapku..Bahkan aku selalu bilang merindukan dan Kasihan padannya(batin Kaisar Ying)
Saat sudah didekat Xia lu,Kaisar Ying merentangkan tangannya ingin memeluk Xia lu namun tiba-tiba
"Jangan berani menyentuhnya!,dia bukanlah lagi permaisurimu"Ucap Kaisar Zhang yang membuat Kaisar Ying sontak terhenti dan melirik padanya
"Apa kau bilang hah?!"Tanya Ying beralih mendekati Kaisar Zhang
"Kau pembohong besar!,Jadi kau Kaisar Zhang..apa hubunganmu mencampuri urusanku dengan Xia lu?"Geram Kaisar ying mendekati tubuhnya kehadapan Kaisar Zhang yang lebih sedikit tinggi darinya
Kaisar Zhang menatap tajam Kaisar Ying didepannya dengan wajah dingin
"apa perlu aku memberi tahu sebuah hubungan untuk menjawab dan meyakinkan pertanyaan?"Tanyanya balik membuat Kaisar Ying semakin geram mengepalkan kedua tangannya