
"cihh,bukankah kau bilang akan rela jika ada yang ingin merebut Putri Xia lu darimu?..lalu omong kosong apalagi yang ingin kau katakan Kaisar Ying?"Tanya Xia lu dengan senyum sinisnya menatap manik mata Kaisar Ying
"sudahlah,lagipula Putri Xia lu hanya mencintaiku"Ucap Kaisar Ying tersenyum remeh menatap Xia lu didepannya lalu dia langsung berbalik pergi menjauh
"yasudah"saut Xia lu melirik kesekitar mencari Kaisar Zhang
"ayo kita kembali dan rayakan ini,Semua yang mengikuti perjalanan sudah dijaminkan tujuh turunan harta tidak akan habis,Kalian semua juga beruntung masuk mengikuti perjalanan ini"ucap Kaisar Ying berjalan ketengah para pemuda
"jadi bersiaplah kita akan kembali"Ucap Kaisar Ying dengan keras
Para pemuda menghela nafas kasar,mereka merasa amat menyesal namun kelegaan juga mereka rasakan karena masih dalam keadaan baik-baik saja dan pulang akan membawa kabar besar yang akan mengharumkan seluruh nama orang yang ikut dalam perjalanan
Para pemuda masing-masing bubar menyiapkan untuk kembali,ada yang memberi makan kuda ataupun bersantai
Xia lu yang masih berdiri ditempat melihat kesekitar mencari keberadaan Kaisar Zhang yang menghilang ditempat
"Dimana dia?"gumam Xia lu menginjakan kakinya ditanah,dia berjalan sambil menengok kanan dan kiri mencari keberadaan Kaisar Zhang yang tak kunjung terlihat batang hidungnya
Asiknya berjalan disekitaran tenda kemah yang sudah sebagian dilepaskan Xia lu lewat didepan kemah yang belum dilepaskan
Saat lewat didepan tirai pintu kemahnya,tiba-tiba keluar sosok orang yang dicarinya dalam keadaan berbeda
Xia lu menengok kesamping melirik orang yang dicarinya
"Kapan kau berganti?"Tanya Xia lu menghadap Kaisar Zhang yang sudah berganti pakaian hanfu berwarna biru tua terlihat bersih dan rapi tidak seperti tadi yang dinodai darah banyak dibagian bawah
"sedari tadi..Kau gantilah pakainmu sebelum kita akan kembali,aku akan menjaga didepan tenda ini"Ucap Zhang
Kaisar Zhang menarik tangan Xia lu dan mendorongnya pelan masuk dalam kemah
"Ba..baiklah,bisakah ambilkan aku pakaian gantinya dalam kereta?"pinta Xia lu berteriak dari dalam
"hmm"dehem Kaisar Zhang yang sudah berada diluar langsung berlari pergi
\=\=\=\=\=\=\=\=\=Kekaisaran Taitai\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kediaman Para selir
Keadaan begitu ricuh akan para selir dihalaman kediaman milik mereka semua
Para selir memberontak berusaha ingin melangkah keluar dari kediaman itu untuk menemui Kaisar Ying yang mereka sangat cemaskan karena gempa terjadi semalam
"Aku ingin pergi Kekaisaran Xing menemui Yang mulia suamiku!"
"Apa yang mulia Kaisar Ying baik-baik saja,aku tidak ingin dia terluka sedikitpun"
"lokasi gempa berasal dari pegunungan Weimeng berarti Yang mulia bisa saja dalam bahaya..minggir kalian semua"
"Hei minggir!"
"Kau yang minggir Selir rendahan!"
"Kau"teriak para selir
Para selir begitu ribut ingin keluar kediaman namun dihalang oleh para prajurit penjaga atas perintah Fewu pengawal pribadi Kaisar Ying
Sungguh sulit untuk bisa dihentikan,mereka bagai anak kucing yang memperebutkan susu dari ibu dan bagai suata itik yang terdengar dimana-mana ingin keluar kandang
Fewu yang juga menghalangi para selir ingin keluar jadi frustasi akan keributan saat ini
"eeee...DIAM"Bentak Fewu yang ikut mencegat para selir keluar kediaman
Membentak sekalipun tidak didengar mereka,para selir yang seperti puluhan Zombie yang saling mendorong bahkan sempat bertengkar
Fewu merentangkan kedua tangannya,pria itu menarik nafas dalam-dalam dan mengeluarkannya bersamaan membuka Suara
"DIAMMMMMM!"Teriak Fewu yang begitu nyaring dan keras
usaha teriakan itupun membawa hasil,Para selir jadi terdiam seketika dengan tubuh mematung
"KAISAR YING PASTI BAIK-BAIK SAJA"Teriak Fewu dengan keras mengeluarkan seluruh isi suaranya
setelah berteriak keras,Fewu tersungkur diembok dengan sebelah tangan memegang dadanya
"hoss..hoss Haus sekali,prajurit ambilkan minuman"suruh Fewu yang merasa kehausan setelah masa peneriakan tadi
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Kekaisaran Yuan\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kediaman Pangeran Lu zheng
Pangeran Lu zheng berduduk dikursi rodanya disamping jendela dengan pandangan kesamping memandang keluar,wajahnya juga sangat tampan seperti adiknya
"Chu xi..menurutmu apa tanda gempa semalam?"Tanya Pangeran Lu zheng berwajah datar melirik pengawalnya yang sedang berdiri dihadapannya
Chu xi menundukan kepalanya dan membuka suara
"menurut saya itu adalah pertanda baik dan juga buruk,mungkin banyak hal yang akan terjadi,disatu sisi ada yang merasa buruk dan disisi lainya ada baiknya..buruk atau baik itu tergantung pada apa yang mereka dapatkan"jawab Chu xi tanpa berani menatap Pangeran Lu zheng
"Lalu apa Zhang akan baik-baik saja?,Kuharap adikku dalam keadaan baik-baik saja,Aku mendengar bahwa Gempa tengah malam tadi berasal dari Pegunungan Weimeng dekat kota perbatasan Xing'ai"Ucap Pangeran Lu Zheng
"anda benar Pangeran"Ucap Chu xi mendongakan kepalanya
"Tapi darimana anda mengetahui tentang itu?"Tanyanya heran pada Pangeran Lu zheng
"Dari para pelayan dan prajurit dikediaman ini"jawab Pangeran itu hanya memasang wajah datar
Chu Xi menganggukan kepalanya pertanda mengerti
"Aku heran apa yang membuat adikku merasa betah dengan samarannya,apa ada seseorang yang berhasil merebut hati dingin dan sikap cueknya itu?"tanya Pangeran Lu Zheng
**Malam hari**
Para pemuda yang melakukan perjalanan sudah berada ditengah jalanan menuju kembali kepedesaan perbatasan
Mereka tidak melakukan jalan melewati wilayah perairan namun pedaratan yang menghabiskan waktu selama tiga jam untuk bisa sampai kepedesaan
Disekeliling pepohonan,jalanan tembok yang agak kecil hanya bisa memuat dua kuda yang berjalan berdampingan
sepanjang jalan terpenuhi akan kuda dari para pemuda
Xia lu yang berkuda disamping Kaisar Zhang terlamun asik memikirkan apakah yang akan terjadi jika Kaisar Wezi mengetahui bahwa yang mendapatkan batu bukanlah keponakannya atau tidak sesuai dengan harapannya.
Kaisar Wezi pasti akan melakukan sesuatu,entah itu berniat membunuhku diam-diam dan Kak Zhu..Itu pasti(batin Xia lu)
"Junyi"panggil Zhang yang berkuda disamping Xia lu,dia melihat Xia lu melamun jadi cemas
Xia lu menoleh kesamping melirik Kaisar Zhang
"ada apa?"tanyanya menaikan kedua alisnya
"Pokuslah berkuda,tidak usah pikirkan sesuatu yang akan terjadi kau tenang saja aku ada melindungimu"Ucap Zhang berwajah datar melirik Xia lu
"baiklah-baiklah"Ucap Xia lu tersenyum menatap lurus kembali jalan
Zhang tersenyum tipis menatap wajah cantik Xia lu
Diperguruan Xing xing
Kediaman para guru terhormat
Dalam sebuah kamar
Pria paruh baya berduduk dilantai didepan meja besar sedang menyeduh secangkir teh hangat dimalam hari
"kapan orang pesuruhku kembali?"tanyanya pada dirinya sendiri meletakan cangkir diatas meja kembali
Disampingnya terdapat pelayan pribadinya yang adalah seorang lelaki muda sedang menuangkan teh kedalam cangkir kembali agar tidak habis
"Guru Min hu saya banyak belajar selama bersama anda bahwa kita harus selalu sabar jika menunggu sesuatu"Ucap pemuda itu begitu jujur menyinggung gurunya sendiri
Sontak Guru Min hu menengok menatap wajah Pemuda yang sudah menunduk takut meletakan teko ditangannya
"Kau benar nak,harus bersabar yah bersabar"Angguk Guru Min hu berwajah agak kesal yang baru pertama kali dia tunjukan
Guru Min hu kembali meminun teh dicangkir
"Ada apa Guru,Anda terlihat seperti tidak sabar menunggu sesuatu?"Tanya pemuda mendongakan kepalanya menatap wajah Guru Min hu
"Takk"suara cangkir diletakan Guru Min hu diatas meja
"Aku menunggu kabar besar,entah itu baik atau buruk kekacauan besar pasti akan terjadi tahun ini"Ucap Guru Min hu menajamkan matanya
"pantas saja guru tidak sabaran,Guru memang suka melihat kekacauan"Ucap Pemuda itu tersenyum hangat
"Tentu saja"
Sudah Dini hari sekali
Cuaca begitu dingin dimalam hari dan begitu sunyi keadaannya
Para pemuda yang kembali sudah melewati pedesaan yang pernah mereka singggahi dan kini berada diperbatasan Kekaisaran Xing xing yang juga pernah mereka singgahi
Mereka juga akhirnya singgah diperumahan perbatasan itu karena sudah begitu lama berkuda jadi membutuhkan waktu istirahat
Ada yang berduduk didalam rumah perbatasan yang dikehuni oleh para prajurit penjaga perbatasan yang hanya tutup mulut mengetahui kabar besar akan menggemparkan nantinya
Para pemuda seakan tidak bisa tertidur karena batu giok itu yang akhirnya berhasil ditemukan,jujur mereka sangat penasaran bagaimana bisa Seorang Tuan muda menemukannya
"Setelah kita kembali,Aku akan merendammu dalam air lalu airnya akan kugunakan untuk mengetahui isi dalam titah misterius itu"gumam Xia lu memandang peti mini yang tersimpan batu giok didalamnya
Xia lu mengigit apel disebelah tangan kanannya nya sambil memandang peti mini ditangannya kirinya
dari kejauhan dua orang memandang Xia lu sedari tadi yang terlihat bicara dengan sendirinya,kedua orang itu ialah Kaisar Ying dan Kaisar Zhang
Kaisar Ying yang berdiri ditengah pintu masuk perumahan diperbatasan itu tersenyum tipis melihat keanehan sikap Xia lu yang berduduk diatas pohon
"mengapa sikapnya terasa tidak asing"gumam Kaisar Ying
Kaisar Zhang yang sedang menyapu kudanya yang berdiri dihalaman tengah memandang Xia lu diatas pohon dengan tersenyum tipis
"Junyi pemuda aneh"ucapnya
Xia lu yang tidak sadar dilirik hanya asik memakan apel sambil menikmati angin sejuk yang masuk dihidungnya
\*\*\*\*\*
beberapa lama kemudian,Hari sudah menjelang pagi,Para pemuda yang belum sempat tertidur melanjutkan perjalanannya kembali
Matahari mulai memunculkan setengah dirinya,menyinari lingkungan gelap yang perlahan berganti terang
mereka sudah berada diperhutanan tidak terlalu lebat,sekitar seperapat jam kini mereka mulai memasuki gerbang perkotaan bagian timur
Saat Memasuki perkotaan itu tampak para rakyat yang berlalu lalang sibuk dengan aktivitas paginya,mengangkat barang,mendorong gerobak yang berisi kebutuhan pangan dan lain-lainnya
Saat hentakan kaki kuda banyak terdengar memasuki jalan tembok,sontak membuat Orang disekitar yang berlalu lalang melirik asal suara
"Wohh,MEREKA TELAH KEMBALI"teriak salah satu pria yang mengangkat bakul dipundaknya jadi terlepas jatuh ketembok jalan melihat Kaisar Ying yang menunggangi kuda paling depan lewat didepan matanya
Sontak mendengar teriakan itu yang mengundang semua perhatian rakyat pinggir jalan,mereka jadi berhenti ditempat dan ikut berteriak melihat Para pemuda tampan nang gagah menunggangi kuda
"Mereka sudah kembali"
"Apa yang terjadi?"
"Apa mereka akan membawa kabar baik?"
"Baru sekitar beberapa hari mereka sudah kembali,apa ini pertanda buruk atau baik?"
lontaran-lontaran keluar dari para rakyat sepanjang jalan begitu ramai
Para pemuda yang memacu kudanya hanya memasang wajah datar dan menjaga damagenya terutama Kaisar Ying yang terlihat mengesankan
Para mata-mata khusus tersembunyi yang berada diperkotaan begitu terkejut melihat Kumpulan pemuda yang sudah kembali dalam keadaan baik-baik saja semuanya
Mereka seakan langsung pergi ingin melaporkan pada ketua mereka
\*\*\*
**Di Perguruan Xing xing**
Di Ruang rapat tempat mengumpulnya para guru disitu kini semua guru mengumpul sedang berbincang-bincang mengenai tentang Gempa Malam kemarin dengan berduduk dilantai secara melingkar
Mereka saling berbincang mengeluarkan pendapat berbeda mereka pada Guru sesama
Asiknya berbincang tiba-tiba dari pintu masuk ruang itu datang pemuda yang dengan pakaian kstarianya
orang itu masuk lalu menghentikan langkah kakinya,dia membungkuk seraya berkata
"Salam Pada semua Guru terhormat,Saya ingin memberitahu informasi penting bahwa Para pemuda yang melakukan perjalanan sudah kembali dan kini berada diarea halaman depan Istana Kerajaan ini"Ucap Pemuda itu dengan lantang dan tegasnya
"Uffff"hampir tersedak Guru Hu wei yang sedang meminum teh mendengar yang diucapkan pemuda itu
"apaaaa?"Semua guru secara bersamaan berdiri dengan wajah terkejut
"uhukk..uhukk"Guru Hu wei jadi terbatuk
Di halaman depan kerajaan Xing yang begitu luas,mengumpul semua penghuni istana berdiri berdesakan disekitaran tiga puluhan Pemuda yang menunggangi kuda beserta satu buah kereta besar
Keadaan begitu ramai,banyak lontaran-lontaran keluar dari mulut terdengar menambah suasana ricuh
saat para guru terhormat beserta Kaisar Wezi datang seketika keadaan jadi menghening
Para orang terhormat itupun berjalan dengan anggunnya menghadap para pemuda yang baru turun dari kuda,semua orang berminggiran memberi jalan
seluruh kuda langsung dipegang ahli oleh prajurit untuk memasukannya dalam parkiran kuda ataupun kandang
Xia lu dan Kaisar Zhang yang berdiri ditengah diantaranya hanya berdiam memandang Kaisar Wezi yang sudah berada didepan mereka semua
Semua orang disekitar situ menundukan kepalanya termasuk para pemuda memberi hormat pada Guru-guru maupun pemimpin Kaisar Itu yaitu Kaisar Wezi
"Bagaimana apa kalian membawa kabar baik,Saya sangat bersyukur melihat kalian semua kembali dalam keadaan selamat"Ucap Kaisar Wezi membuka suara lebih dulu menatap para pemuda didepannya salah satunya Xia lu yang berdiri dipertengahan
Mengapa semalam sampai saat ini tidak ada kabar dari pesuruh atau mata-mataku dan juga dari pasukan yang kusuruh disana?,pasti ada yang tidak beres(batin Kaisar Wezi)
"Paman dan para guru kami semua baik-baik saja,Maaf kabar baik ini bukan berasal dari keponakanmu paman Wezi,Aku gagal mendapatkan batu giok itu"ucap Kaisar Ying yang berdiri paling depan menjawab pertanyaan Kaisar Wezi dengan menundukan kepalanya
Semua orang yang mendengarnya tersentak kaget termasuk Kaisar Wezi dan para guru kecuali para pemuda maupun dua pengawal terpercaya yang ikut perjalanan
Mereka seakan merasa bahwa tidak ada harapan lagi batu itu bisa didapatkan mendengar kegagalan Kaisar Ying
"Namun Kami membawa kabar baik bagi seluruh Kekaisaran salah satunya kekaisaran Xing xing Bahwa Tuan muda Junyi dan Tuan muda Zhu lah yang berhasil menemukan batu giok itu"Ucap Tuan muda ruoli dengan lantang yang berada disamping Kaisar Ying
Ucapan itu seakan membuat keterkejutan luar biasa Semua orang yang mendengarnya,Bagai disambar petir dipagi bolong mendengar ucapan Tuan muda ruoli
Para pemuda berminggiran memperlihatkan Xia lu dan Kaisar Zhang yang berdiri berdampingan ditengah-tengah
Xia lu dan Kaisar Zhang saling menatap sesama dengan maksud agar tenang dan menjalankan peran kepura-puraan didepan Kaisar Wezi dengan serius karena mereka berdua merasakan Pria tua bangka sudah mulai curiga
Kaisar Zhang menggaruk kepalanya dengan senyum terlihat bodoh
"Ini semua kerja keras junyi juga kami berdua berhasil menemukan batu itu"Ucapnya tersenyum bodoh berpura-pura
Xia lu tersenyum melangkahkan kakinya lebih maju seraya mengambil sesuatu dalam saku hanfunya
"benarkah Nak junyi dan nak Zhu?"Tanya Guru Min hu yang melototkan matanya berdiri ditempat dengan mematung begitu bungkam
Xia lu tersenyum hangat berjalan mendekati Guru Min Hu dengan melewati Kaisar Wezi
Sampai didepan Guru Min hu,Xia lu menunjukan peti mini keemasan ditangannya
"Iya Guru Min hu,kami berdua berhasil menemukan dan mendapatkannya..Ini dia Batu Giok hijaunya"ucap Xia lu membuka peti ditangannya dengan perlahan
Sontak saat terbuka semua pelayan maupun prajurit,para perdana menteri,jenderal bersujud ditempat termasuk para guru kecuali Kaisar Wezi
Xia lu jadi terkejut orang-orang jadi bersujud karena dirinya ingin memperlihatkan batu Giok didalam peti
"Harap Tuan muda Junyi tidak memperlihatkannya kesembarang orang!"Ucap Guru Hu wei yang bersujud ditempat
Kaisar Wezi mengepalkan tangannya begitu kuat beserta gertakan gigi melihat Semua orang jadi bersujud karena Xia lu namun bukan bersujud karena dirinya ataupun Kaisar Ying itulah yang membuatnya tidak menerima
Kalian semua tidak becus melaksanakan perintahku!(batin Kaisar Wezi yang merasa marah akan para anak buah pasukan gelapnya)
Kaisar Zhang yang juga bersujud tersenyum licik diam-diam melihat raut wajah Kaisar Wezi yang terlihat menyembunyikan kemarahan dan bencinya
Kaisar Wezi berbalik dan berjalan mendekati Xia lu
"Selamat Tuan muda Junyi dan Tuan muda Zhu,Ini adalah Kabar baik yang sangat luar biasa apa aku bisa melihat Batu itu?"Tanya Kaisar Wezi memegang pundak Xia lu dari belakang
Xia lu membalikan tubuhnya dan menurunkan tangan Kaisar Wezi yang memegang pundaknya
Xia lu mengulurkan sebelah tangannya yang memegang peti mini kedepan Pria tua didepannya
"Tentu saja Yang mulia Kaisar Wezi,anda adalah pemimpin Kerajaan ini itu sudah seharusnya"Ucapnya tersenyum hangat dengan tundukan kepala bersikap sopan
Kaisar Wezi tersenyum hangat menatap wajah cantik Xia lu yang dikiranya adalah seorang pemuda polos dan lugu lalu mengambil peti mini yang ditunjukan Xia lu