EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Keputusan ditarik kembali


Pagi menjelang


Dalam sebuah kamar terdapat Dua orang berlawanan jenis yang masih terlarut dalam tidur saling memeluk tubuh sesamanya dengan posisi menyamping dari balik selimut yang menutupi setengah tubuh mereka


Salah satu orang terusik dari tidurnya,perlahan ia membuka mata dan samar samar melihat kesekitar dalam kamar


"aku ingat malam tadi tertidur bersamanya"gumam Zhang tersenyum lebar


Zhang menunduk menatap gadis cantik yang masih tertidur pulas dengan kedua tangan memegang bidang kekarnya dan lengan tangannya yang berotot sebagai sandaran kepala gadis itu sebagai pengganti bantal


"tidur nyenyak Xia lu aku akan mengurus kerajaan dulu"ucap Zhang


Perlahan dia menjauhkan tubuhnya dengan hati hati seraya menyentuh belakang kepala Xia lu dan menaruh bantal dibawahnya


Setelah itu ia membangkitkan tubuh untuk duduk lalu keluar dari selimut dan memperbaiki selimutnya menutupi setengah tubuh Xia lu


Zhang tersenyum memandang sejenak wajah cantik Xia lu lalu setelah puas memandang gadis itu ia beranjak turun dari ranjang dan mengambil pakaian atasnya yang berada dibawah Ranjang


Pria itu mengibaskan bajunya lalu setelah itu memakainya dengan cepat dan pergi keluar dari kamar melalui pintu


Keadaan sunyi disekitar kediaman Xia lu hanya ada beberapa Pelayan yang berlalu itupun dengan kepala menunduk tidak akan menyadari kehadiran Sang Kaisar mereka


Zhang menutup pintu kamar dengan pelan lalu berjalan menuju keluar dari kediaman milik Xia lu


Dibalik samping tempat kamar Xia lu,Ceh yi melotokan matanya dengan tangan membungkam kedua mulutnya yang membuka lebar


Ceh yi memegang dadanya dengan wajah kaget


"Jadi Putri ternyata punya hubungan Khusus dan mengapa juga Yang mulia Kaisar Zhang keluar dari kamar Putri pagi-pagi sekali bukan?,Apa tidur bersama,Wohhh"Heboh Ceh yi



**Kekaisaran Taitai**


Diaula utama,atas dudukan singgasana berdiri Pria dengan wajah garangnya,bawah matanya nampak menghitam dan terdapat bekas luka memar disekitaran wajahnya



"MULAI SAAT INI,PUTUSKAN SEMUA HUBUNGAN BISNIS,MILITER DAN KERJASAMA ANTARA KERAJAAN XING XING DAN KERAJAAN YUAN,SEKALI LAGI DENGARKAN BAIK-BAIK KEKAISARAN TAITAI BERMUSUHAN DENGAN KEKAISARAN XING XING MAUPUN YUAN,PAHAM!"teriak Kaisar Ying dengan keras



semua pengurus istana yang berdiri dibawah terkejut mendengar teriakan Sang Kaisar,mereka jadi berbisik-bisik dengan wajah sangat nampak tidak setuju dan kecewa



Salah satu menteri yang duduk ditempat khususnya berada dibawah seketika berdiri


"Ini adalah keputusan salah Yang mulia,Selama berabad lamanya tidak ada yang pernah berani memutuskan tali perbisnisan dari Kekaisaran paling besar itu Yang mulia dipastikan Kekaisaran yang memutuskan itu sendiri akan hancur nantinya"Ucap Menteri itu dengan kepala menunduk



"Pranggg"Suara pecahan Vas jatuh disengajakan dilempar kelantai membuat semua kaget tidak main



Semua mata dalam aula tertuju pada arahan Vas pecah dilantai lalu beralih menatap Pria berdiri diatas sana dengan wajah sangat marah



"Harap Yang mulia Pikirkan kembali,Ini keputusan yang salah dan sama saja memperburuk Hubungan persahabatan sejak dulu mendiang Kaisar Lu nian dan Lu zian,Apa akan nanti dikatakan orang-orang diseluruh Kekaisaran Yang mulia tentang Kekaisaran ini,MEREKA AKAN MENTERTAWAI KITA!"ucap keras Menteri keuangan juga ikut berdiri dari dudukannya



Keadaan jadi begitu ribut dan kacau Semua orang berbisik-bisik dalam Aula



Kaisar Ying kembali duduk dikursi kehormatannya dengan wajah tampak termenung mengingat sesuatu yang membuat perasaannya bersalah dan menyesal timbul



*Paman Wezi aku teringat akan janjiku harus menjadi seorang Kaisar yang bijaksana dan hebat,aku juga harus menjaga Xia lu namun dia tidak ada disisiku saat ini*(batin Kaisar Ying)



Ying kembali mendongakan kepalanya menatap orang-orang yang protes dibawah



"Baiklah,aku tarik keputusanku kembali karena harus menghormati Mendiang Kaisar Lu zian atau Ayahnya Putri Xia lu,beliau juga adalah sahabat pamanku"Ucap Kaisar Ying dengan suara melemah membuat semua yang mendengarnya terdiam



\*\*\*



~**Kekaisaran Xing xing**~


**Diruang kerja Kasim**


Tampak Pria berjubah biru berjalan mondar mandir ditengah dudukan Para Kasim muda yang duduk dilantai sedang menulis sesuatu diatas meja dengan wajah sangat serius



saking seriusnya ada yang tangan bergetar hebat sampai-sampai tulisannya jadi tidak rapi



"Undangan ini harus selesai siang ini juga dan sore akan dibagikan secepatnya"Ucap Zhang dengan wajah dinginnya



"Baik Yang mulia"seru semua Kasim masih muda itu menundukan kepala mereka



"tapi jika kalian tidak sanggup tidak masalah waktunya terlambat,Tapi jika sanggup itu bagus kalian akan mendapat bonus koin sebanyak 10 kantong emas masing-masing orang"Ucap Zhang tersenyum



Semua Kasim jadi terkejut mendengar ucapan Sang Kaisar mereka yang terdengar begitu fantastis ditelinga mereka



Zhang berhenti berjalan,ia berbalik dan menatap semua Kasim dalam tempat itu dengan senyuman senang terlihat sangat tampan



Para Kasim jadi mengucek-ngucek mata mereka,ada yang menampar pipi mereka sendiri mencoba sadar melihat senyuman Kaisar Zhang



"Tentang Tunanganku dengan Putri Xia lu jangan sampai tersebar terlebih dahulu sebelum undangannya dibagikan,aku ingin mengejutkan seseorang dan memperingatkannya"Ucap Zhang tersenyum



Zhang langsung membalikan tubuhnya kearah pintu keluar,ia berjalan pelan dengan wajah berubah dingin



*Mulai sekarang sebutan Xia lu akan berubah,bukan lagi Mantan Permaisuri Kaisar Ying tapi sekarang Calon Permaisuri Kaisar Zhang,Ying sesalkan semuanya bukankah kau rela jika ada yang merebut Xia lu padamu waktu terjatuh dalam lubang saat itu dan Akhirnya itu kenyataan*(batin Zhang)



Kaisar Zhang berjalan disekitaran ruangan Kasim dengan wajah datar,semua Kasim yang berada dalam ruang sepanjang jalan keluar dan membungkukan tubuh mereka



~**Kediaman Xia lu**~


Dalam kamar,duduk Xia lu beserta Ceh yi disampingnya didepan meja makan



Xia lu sedang mengunyah dan memasukan banyak lauk dalam mulutnya secara bergantian dengan senyum senang nampak bahagia



Ceh yi yang melihat junjungannya makan tercengang


"Putri"sebut Ceh yi membuka suara



"emm"gumam Xia lu sambil mengunyah makanan menatap wajah Ceh yi disampingnya



"Selama beberapa tahun saya adalah pelayan anda sangat jarang melihat anda makan seperti ini,dulu anda bahkan makan satu piring saja masih banyak menyisa tapi akhir-akhir ini sekitaran sepuluh piring"Ucap Ceh yi dengan wajah hati-hati



Xia lu menghabiskan kunyahan dan membuka suara


"Itu dulu sekarang bukan juga,apa kau pernah mendengar perkataan ini Jika perasaan seseorang dalam keadaan baik maka selera makannya pun akan baik"Ucap Xia lu tersenyum senang



"Anda sangat senang yah?,karena apa Putri?"goda Ceh yi tersenyum menyenggol tubuh Xia lu



Xia lu tertawa pelan


"sudah kubilangkan panggil aku Kak Xia lu"Ucap Xia lu tersenyum pada Ceh yi



Ceh yi menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Saya lupa"ucapnya tersenyum cengiran



Xia lu mengulurkan tangannya menyapu rambut gadis bersamanya



"Kak Xia lu,mengapa anda terlihat sangat senang?"Tanya Ceh yi



"emm karena itu Rahasia"Jawab Xia lu menarik tangannya kembali



Ceh yi jadi memayunkan bibirnya dan memalingkan muka kesamping,seketika dia mengingat sesuatu yang mengejutkannya tadi



"Kak Xia lu apa saya boleh bertanya?"Tanya Ceh yi dengan kepala menunduk



"tentu saja boleh"Ucap Xia lu mengambil sayuran timun didepannya dengan sumpit



Ceh yi menatap kebawah,telapak tangannya saling meremas dengan menggigit bawah bibirnya


harus darimana aku bertanya(batinnya)



"Ceh yi katakan lah"Ucap Xia lu mengarahkan sumpit yang mengapit mentimun kedalam mulutnya



"Mengapa tadi pagi-pagi sekali saya melihat Yang mulia Kaisar Zhang keluar dari kamar anda?"tanya Ceh yi berucap cepat dengan pejaman mata



Xia lu yang ingin memasukan mentimun dalam mulutnya seketika terhenti karena terkejut mendengar pertanyaan Ceh yi



"Dan saya juga melihat Sup ayam yang dibawa malam tadi nampak tidak tergerak sedikitpun diatas meja sini saat pagi-pagi sekali tadi"Ucap Ceh yi



Ceh yi memberanikan dirinya menatap Xia lu


"Apa yang Kak Xia lu sembunyikan dari saya?"tanya Ceh yi menatap wajah Xia lu



Xia lu menelan salivanya dengan susah payah



"Kami hanya tidur bersama malam tadi"jawab Xia lu Ialu langsung menyuap mentimun dan memalingkan mukanya kesamping



Ceh yi tersentak Kaget


"Apaaa?,tidur bersama dengan Yang mmm?"Kagetnya melototkan mata



Xia lu langsung membungkam mulut Ceh yi dengan mentimun potongan lingkaran yang menyisa satu diatas piring depannya



Ceh yi jadi terdiam dengan wajah sangat terkejut,ia langsung mengunyah habis mentimun itu dengan wajah terkejut



Xia lu mengunyah habis mentimun dimulutnya lalu membuka suara


"Kami saling menyukai dan akan bertunangan besok malam"Ucapnya yang bertambah mengejutkan Ceh yi



Ceh yi memegang kepalanya bersebelahan hampir ingin pingsan mendengar perkataan Junjungannya



"ada apa Ceh yi?"cemas Xia lu langsung meletakan sumpit ditangannya keatas piring lalu melirik Ceh yi dan menyentuh pundak gadis itu



"Kak Xia lu apa itu benar?"Tanya Ceh yi melamun bengong



"iya Ceh yi,kau jangan beritahu pada siapapun tentang ini"Ucap Xia lu menarik tangannya kembali



Ceh yi mengangguk-angguk cepat dengan wajah masih terkejut


"Bagaimana jadinya Putri bisa..?"Tanyanya terpotong



"Aku akan menceritakannya dan dengarkanlah"potong Xia lu tersenyum senang



Xia lu langsung menceritakan tentang hubungan dirinya dan Zhang semakin membaik



Ceh yi hanya tercengang begitu terkejut saat Xia lu menceritakan Malam pesta ulang tahun Kaisar Zhang saat itu dirinya dibawa Han shu



\*\*\*\*\*


**Kediaman Kaisar Zhang**



Di Ruang persenjataan begitu besar dan luas yang memiliki beberapa kamar terdiri dari masing-masing persenjataan yang berbeda-beda



Ditengah-tengah ruangan itu Dipenuhi Para Pria berbadan kekar dan bertelanjang dada terlihat keringat bercucuran disekitara tubuh mereka sedang sibuknya membuat senjata keahlian masing-masing



Ada yang memukul baja,ada yang memotong Bambu untuk membuat senjata tombak,ada yang mengasah ujung anak panah yang sangat tajam



Salah satu kamar lumayan besar dipenuhi pedang-pedang tajam dari segala macam dan mengkilatnya menempel-nempel di dinding



Dalam kamar itu mengumpul banyak Para Pria berbadang kekar dengan bertelanjang dada masing-masing duduk sibuk membuat pedang



ada yang bertugas memanaskan timah dan tembaga didepan perapian,ada yang tukang pembuat pegangan pedang dan sebagainya



Asiknya berkerja masuk Pria tampan dengan wajah dinginnya diikuti Seseorang disampingnya berjalan ketengah para perkumpulan orang-orang membuat senjata



"Yang mulia Kaisar Zhang datang"Teriak Han shu yang berdiri disamping Zhang



Sontak mendengar nama itu,semua orang dalam Ruang itu keluar dari masing-masing kamar dan yang berada ditengah Ruangan langsung menghentikan kegiatan mereka dan berdiri



"Salam Yang mulia"seru semuanya menundukan kepala ditempat mereka



"Kalian lanjutkan saja,aku ingin membuat senjata baru untuk seseorang"Perintah Zhang langsung melepaskan pakaian atasnya dan melemparnya pada Han shu



"Senjata apa yang mulia?"Tanya salah satu Pria dengan tubuh nampak berkeringat banyak



"Pedang cinta"Jawab Zhang tersenyum diringi kekehannya



Han shu tersenyum


*Yang mulia semakin romantis saja ingin membuatkan Putri Xia lu pedang baru,apalagi malam tadi tidur bersama Putri Xia lu..asikkkk*(batinnya)



Semua orang terkejut melihat Senyum Kaisar Zhang dan ucapan Pria itu



Zhang berjalan ketengah para Pria dan menuju kamar privasi pembuatan pedang-pedang luar biasanya dan menghabiskan waktu membuat pedang untuk Xia lu sambil menunggu penulisan undangan pertunangan selesai



*bersambung*..