EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Perjalanan dimulai


Mereka berdua saling menatap sama-sama tersenyum dari balik jubah yang menutupi kepala mereka ditengah air hujan yang turun membasahi


Sesampainya mereka ketempat pondok ditaman itu yang dipenuhi banyak orang juga bernaung dari derasnya hujan mendadak


Mereka berdua menerebos ikut bernaung ditengah kerumunan orang yang juga bernaung


Kaisar Zhang menurunkan jubah yang menudungi kepalanya dan Xia lu,dia meletakan jubah yang basah terkena hujan kelengannya


Xia lu sedikit menggeser tubuhnya dari samping Kaisar Zhang,gadis itu mengosok-gosok telapak tangannya sambil meniupnya


"Apa kau kedinginan?"Tanya Kaisar Zhang melirik xia lu


"Tidak"jawab Xia lu tersenyum menatap wajah kaisar Zhang


Kaisar Zhang mengangguk,mata lelaki itu beralih menatap lurus memandang rintikan hujan yang turun


"bisakah menggeser nak"Ucap wanita paruh baya yang berada disamping Xia lu langsung menggeser tubuhnya kesamping sehingga membuat tubuh xia lu jadi lebih dekat kedalam pelukan kaisar Zhang


Xia lu jadi terdiam tak bergeming,tangannya menempel dibidang dada Kaisar Zhang tanpa sadar


Kaisar Zhang menunduk menatap manik mata Xia lu yang juga sedang menatap matanya


"acheeem"bersin Pria paruh baya dibelakang Kaisar Zhang


Kedua orang yang saling menatap itu jadi tersadar,mereka langsung sedikit menjauhkan tubuh mereka dengan perasaan canggung


"Mengapa cuacanya tiba-tiba dingin seperti ini?..achemm"Ucap orang yang berdiri dibelakang Kaisar Zhang


"karena hujan,cuaca memang selalu berubah-rubah namun hatinya jangan pernah berubah"Jawab wanita disamping xia lu


"Kapan hujan ini berhenti?"Ucap Yang lainnya lagi


"sabarlah tuan"jawab lainnya


Xia lu dan Kaisar Zhang yang mendengar ucapan orang disekitar hanya terdiam dengan pikiran masing-masing


Xia lu mengulurkan tangannya menyangga rintikan hujan,senyum terukir dibibirnya


"dengan hujan ini aku teringat dengan seseorang"gumam Xia lu mengingat suatu kenangan dibenaknya saat dirinya dibasahi hujan dijaman modern,tidak sengaja ada Lelaki misterius yang memberikannya payung ditengah jalan raya saat dirinya mengetahui akan ditunangkan dengan Han zi oleh ayahnya


"apa yang kau pikirkan junyi?"Tanya Kaisar Zhang mengejutkan Xia lu


"hanya teringat sesuatu"jawab Xia lu tersenyum pada Kaisar Zhang


"hujannya sudah mulai reda..ayo"Ajak Kaisar Zhang menarik tangan Xia lu dan membawanya berlari menuju jembatan yang menghubungkan kejalan pasar tadi


mengapa setiap kali sikapnya yang dia tunjukan padaku,aku merasa seperti pandangannya berbeda terhadapku..apa dia mengetahui bahwa aku wanita?,tapi itu tidak akan mungkin..sudahlah jangan dipikirkan lagi(batin Xia lu)


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Perguruan\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Dibelakang perpustakaan


"Pakk..Pakk.."suara cambukan mengenai tubuh pemuda yang tersungkur ditanah


"Rasakan ini"geram qian mencambuk disetiap tubuh Fu li yang sudah banyak luka-luka dikulitnya yang mengenai cambuk


Fu li hanya berdiam menerima setiap cambukan qian padanya,dia sudah begitu putus asa akan dirinya sendiri


wajahnya menunduk dengan buliran air mata terus mengalir dipipinya menerima kesakitannya dicambuk bahkan dia menggigit bawah bibirnya agar dirinya tidak berteriak merasakan begitu sakit tubuhnya


"Sudah kubilangkan jangan sampai gagal!..sss tapi apa ini!"Bentak Qian pada Fu li dengan wajah marah


Qian ingin melayangkan cambuk lagi pada tubuh Fu li namun tiba-tiba terdengar suara seseorang mengejutkan mereka


"ada apa dengannya pengawal qian?"Tanya Kaisar Ying berjalan menghampiri dua orang yang basah kuyup dibelakang perpustakaan itu


Pengawal qian dan Fu li langsung menoleh keasal suara dengan wajah terkejut


Kaisar Ying mendekati Fu li yang tersungkur


"ada apa ini?,mengapa kau mencambuknya?"Tanya Kaisar Ying mengerutkan kedua alisnya menunjuk Fu li dengan melirik qian


"Salam Kaisar Ying..maaf ini hanyalah urusan pribadi antara kami"Jawab pengawal qian membungkukan setengah tubuhnya pada Kaisar Ying


"Oh"angguk Kaisar Ying menatap wajah Fu li lalu Pengawal qian


apa Kaisar Ying mendengar semuanya?,semoga tidak(batin Qian)


Kaisar Ying berbalik


"lanjutkanlah"Ucapnya berjalan kembali


Dia pergi begitu saja dengan wajah tidak peduli dan tidak mau tahu


qian kembali mencambuk Fu li menghukumnya agar jera karena selalu gagal



**Malam hari**



**Dalam asrama**


Keadaan begitu sunyi,semua pemuda yang tidak terpilih tadi berpulangan


kini hanya tinggal tiga puluh pemuda yang masih bertahan menunggu perjalanan kegunung weimeng



dikamar ditempati Xia lu


tiga orang sedang berkemas akan barang-barangnya dibungkus dengan kain dan diikat rapi



"Kaka zhu..apakau sudah selesai?"tanya Xia lu pada Kaisar Zhang yang sedang memupuk barangnya dalam lemari dan melatakannya diatas kasur untuk dikemas



"apa kau tidak lihat?"Tanya Balik Kaisar Zhang yang membuat xia lu terdiam dengan menggigit bawah bibirnya



"apa kau tidak bertanya padaku?,apa kau hanya bertanya padanya"tanya Kaisar Ying terhenti berkemas dan melirik xia lu



"cihh..untuk apa aku bertanya padamu?"ucap Xia lu membalikan tubuhnya melirik Kaisar Ying



"sudahlah"kesal Kaisar Ying melanjutkan berkemasnya dengan wajah sangat kesal



"Junyi"panggil Kaisar Zhang yang sudah selesai berkemas



Xia lu membalikan tubuhnya,dia keluar dari area perkasuran


"kau sudah selesaikan..jadi ikuti aku..kita akan merayakan pemilihan berhasil kita"ucap Xia lu tersenyum berjalan menuju luar kamar



"hm"dehem Kaisar Zhang setuju,dia juga mulai berjalan mendekati Xia lu



mereka berdua berjalan berdampingan menuju luar kamar



"apakah rumor itu memang benar?,mereka sama saling menyukai?..iiii..ternyata aku memiliki dua teman sekamar yang seorang gay"ucap kaisar ying terdengar jijik melihat Xia lu dan Kaisar Zhang berjalan berdampingan keluar kamar



\*\*\*\*\*


**Ditaman perguruan**


Ditempat duduk ditaman yang terbuat dari bebatuan



Dua orang berduduk dengan pandangan lurus menatap sekitar tempat



"besok pagi kita sudah mulai melakukan perjalanan"ucap Xia lu tersenyum



"apa kau senang junyi?"Tanya Kaisar Zhang melirik kesamping



Xia lu melirik kesamping menatap wajah Kaisar Zhang


"tentu saja..aku harus melakukan sesuatu sebelum aku pergi dari dunia ini"ucap Xia lu tanpa sadar



Kaisar Zhang mengerutkan alisnya heran maksud yang dikatakan Xia lu



"tidak usah pedulikan dengan ucapanku tadi..itu hanya angin lalu"ucap xia lu tersenyum



"oh"angguk Kaisar Zhang menatap lurus kembali



Xia lu menatap kesamping melirik Kaisar Zhang


"oh iya kau belum pernah menceritakan tentang siapa dirimu padaku?"Tanya Xia lu



Kaisar Zhang jadi tersentak mendengar pertanyaan Xia lu



"kenapa raut wajahmu terlihat seperti tertangkap basah menyembunyikan sesuatu?"Curiga Xia lu mencipitkan matanya menatap Kaisar Zhang



"aahh ayolah ceritakan kaka zhu"rujuk Xia lu dengan wajah yang dibuat menggemaskan



"aku hanya seorang pembisnis membuat seniman seperti patung,lukisan,emm dan seni sebagainya"jawab Kaisar Zhang berbohong



*maaf aku tidak bisa memberitahu yang sebenarnya Junyi*(batin Kaisar Zhang)



"ohh"angguk Xia lu tersenyum



"iya"ucap Kaisar Zhang tersenyum melirik Xia lu



"dan kau?"Tanya Kaisar Zhang pada Xia lu



Xia lu tersentak dalam hati


Gadis itu beranjak dari dudukannya dan menghadap kedepan Kaisar Zhang



"Aku seorang guru muda dikekaisaran Yuan,guru beladiri..seperti ini..cha..cha"jawab xia lu mengeluarkan jurus kedepan Kaisar Zhang yang berduduk



"ya..ini jurus patukan ular..lihat tanganku ini berfungsi akan mematikan titik saraf-saraf otot yang membuat tubuh sekejap akan mati..layak lumpuh"Ucap Xia lu menunjukan jurusnya didepan Kaisar Zhang



tangannya seperti tubuh ular yang siap mematuk targetnya



"Kekaisaran Yuan yah?"gumam Kaisar Zhang



Kaisar Zhang tersenyum melihat xia lu didepannya yang menunjukan jurus



"aku jadi selalu penasaran ingin mengetahui semua tentangmu teman"Ucap Kaisar Zhang tersenyum santai melirik Xia lu



Xia lu jadi terhenti,dia memperbaiki posisinya berdiri tegak



"hahaha"Xia lu tertawa pelan dengan yang diucapkan lelaki didepannya



"kenapa kau tertawa?"tanya Kaisar Zhang heran



"hanya saja ucapanmu barusan terdengar lucu bagiku"jawab Xia lu tersenyum hangat



"oh iya..apa kau tahu tentang Putri Mu xi?,katanya dia telah dikurung dipenjara Kekaisaran Yuan oleh Kaisar Zhang..wah aku penasaran seperti apa Kaisar Itu"Ucap Xia lu dengan wajah berpikir menatap kesamping kanan maupun kiri



"aku tidak tahu soal putri itu..tapi tentang Kaisar Zhang aku tentu tahu"ucap Kaisar Zhang menatap Xia lu



*dari mana dia mengetahui tentang Putri Mu xi..mungkin dari pembicaraan pemuda diperguruan*(batin Kaisar Zhang)



"Benarkah..apa kau pernah bertemu dengannya?"tanya xia lu lagi



"pernah"jawab singkat Kaisar Zhang tersenyum dalam hati




*ternyata pemuda ini menyadari bahwa Kaisar kekaisaran Yuan sangat tampan*(batin Kaisar Zhang)



Xia lu berduduk kembali ditempat duduknya samping Kaisar Zhang ditaman itu



"tapi bagiku..masih tampanan aku..palingan itu hanyalah sebuah dugaan bisa saja Kaisar Zhang itu hidungnya pesek seperti babi ataupun matanya sangat cipit seperti orang yang tertidur padahalkan matanya tidak terpejam atau Kaisar itu berbadan gendut,perutnya yang buncit seperti wanita hamil dan pipinya yang mengembung..benarkan Kaka zhu?"tanya Xia lu dengan wajah santai melirik kesamping menatap wajah Kaisar Zhang



"kheemm..kheemm"batuk Kaisar Zhang tiba-tiba,dia menutup mulutnya dan beranjak dari dudukannya



Xia lu langsung berdiri kembali dan memegang lengan Kaisar Zhang dengan wajah cemas


"apa kau baik-baik saja?"tanya Xia lu



"........"Kaisar Zhang menghiraukan pertanyaan Xia lu,dia melepaskan tangan Xia lu yang memegang lengannya



Kaisar Zhang langsung berjalan pergi keluar dari taman itu



*sudah mengatai aku hidung pesek,mata sipit dan perut buncit seperti wanita hamil..mengesalkan*(batin Kaisar Zhang)



Xia lu menaikan dua alisnya dengan wajah heran


"ada apa dengannya?"gumam xia lu



\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


**Besok pagi**



**Ditengah lapangan luas diperguruan**


Para pemuda yang terpilih berbaris rapi dengan masing-masing mereka memegang tali kuda,Pakaian mereka semuanya sama dan berkualitas karena sudah disiapkan oleh Perguruan agar saat perjalanan mereka sama-sama mengenal siapa teman mereka yang ikut perjalanan



para pemuda berbaris sepanjangan menghadap gerbang keluar perguruan



didepan mereka terdapat para Guru,Kasim beserta Orang Yang paling terhormat Yaitu Kaisar wezi yang sekelilingnya terdapat banyak pengawal setiap saat



Xia lu dan Kaisar Zhang yang berdiri ditempat hanya terdiam dengan pikiran masing-masing melihat Kaisar Wezi,orang yang jadi tujuan mereka berada disini



"Aku harap kalian semua pulang membawa keberhasilan menemukan batu itu yang akan menjadi harta leluhur yang sangat penting bagi kejayaan Kekaisaran besar ini"Ucap Kaisar wezi tersenyum hangat menatap masing-masing pemuda



"Baik Yang mulia Kaisar"jawab semua pemuda serentak kecuali Xia lu dan Kaisar Zhang yang hanya terdiam



Kaisar Zhang sudah mengepalkan tangannya begitu erat,dia ingin sekali membunuh Pria yang berstatus Kaisar xing xing itu saat ini juga namun dia harus menahan kesabaran sampai sudah menemukan batu giok dan juga membantu rencana pemuda yang menjadi temannya yaitu Xia lu



sesudah Kaisar wezi mengatakan itu,Guru Min hu yang berada dipertengahan para guru membuka suara


"Anak-anak saya sangat berharap kalian pulang dalam keadaan selamat..Disana dekat Gunung Weimeng terdapat Kota yang berstatus bebas kalian harus bisa menjaga diri kalian masing-masing..Hanya itu yang ingin guru semua sampaikan semoga Kalian berhasil..Semangat!"Ucap Guru Min hu dengan keras



"Dan Kami semua mempercayakan yang memimpin perjalanan Kaisar Ying ataupun Tuan muda ruoli"Ucap Guru Min hu lagi menatap Kaisar Ying lalu Tuan muda ruoli



Kaisar Ying menangguk dengan tersenyum,dia melirik xia lu dengan senyuman bangga menyombongkan dirinya



Xia lu hanya terdiam dengan wajah datar melirik Kaisar Ying



Kaisar wezi yang melihat interaksi Kaisar Ying dan Xia lu saling melirik menaikan dua alisnya mencurigakan sesuatu



Pemuda ini aku sudah mencurigainya dari awal..jangan harap dia mendapatkan batu itu,keponakanku lah yang pasti akan mendapatkannya dan membanggakanku sebagai pamannya(batin Kaisar wezi melirik Xia lu)



"Sekarang perjalanan dimulai,satu kereta besar sudah disiapkan untuk kalian semua menyimpan barang-barang keperluan kalian saat perjalanan dan juga didalamnya terdapat senjata-senjata luar biasa yang akan kalian pakai"Ucap Kaisar wezi tersenyum hangat



"Sekarang Buka gerbangnya!"perintah Kaisar Wezi berucap keras



Gerbang diperguruan itu terbuka lebar oleh dua pengawal yang menjaganya,saat terbuka menampilkan jalanan diistana Kerajaan Xing xing itu



Semua pemuda langsung menunggangi kuda mereka masing-masing yang telah disimpan selama perguruan



"kuda baik"gumam Xia lu menyapu-nyapu rambut kuda miliknya yang berambut coklat namun berbadan putih yang diambilnya diparkiran kuda kekaisaran Taitai saat kabur waktu itu



Para guru dan Kaisar wezi berjauhan kepinggir dari depan Para pemuda yang sudah bersiap memacu kudanya



Kaisar Ying yang berada dipinggir langsung memacu kudanya dan diikuti yang lainnya



"tak..tak..tak"Suara hentakan kaki kuda terdengar banyak membawa kerisuhan



Para pemuda yang berkuda terlihat begitu gagah dengan wajah datar dan mata tajamnya



Seiring jalan istana semua pelayan dan prajurit yang berlalu terhenti dan menonton keluar Para pemuda yang akan melakukan perjalan jauh itu



"ahh tampannya yang mulia Kaisar muda Ying"



"wah apa dia Tuan muda ruoli?"



"lihat Pangeran Dong li dari kekaisaran Li sangat gagah"



"Siapa pemuda itu..tampan namun juga cantik..sangat manis"



"siapa Tuan itu wajahnya hitam sekali"



"sayang yang mulia Kaisar Zhang calon suamiku tidak ada"



lontaran-lontaran yang keluar dari mulut para pelayan maupun prajurit disepanjang jalan istana



Xia lu berkuda berdampingan dengan Kaisar Zhang



"Kaka zhu"panggil Xia lu tersenyum melirik Kaisar Zhang yang memacu kudanya



Kaisar Zhang melirik sekilas Xia lu yang memanggilnya lalu menatap lurus kembali



"hei!,ada apa kau semalam seperti marah padaku?"tanya Xia lu dengan wajah heran



Kaisar Zhang menghiraukan pertanyaan Xia lu,dia memacu kudanya lebih cepat



Xia lu memayunkan bibirnya kesal diabaikan Kaisar Zhang mulai tadi



"hahaha"tawa Kaisar Ying berkuda lewat disamping Xia lu



"apaansih dia"gumam Xia lu melirik Kaisar Ying yang berkuda didepannya



Sampai dekat gerbang besar menjulang tinggi Kerajaan besar itu,gerbang itu langsung dibuka oleh sepuluh prajurit



tiga puluh kuda itu bergantian keluar dari gerbang diiringi satu kereta besar yang terdiri tiga kuda yang dikendarai oleh tiga Pengawal menjadi kusirnya



Setelah keluar dari gerbang Mereka semua memasuki area perkotaan yang begitu ramai dipagi hari



para rakyat yang dipinggir jalan jadi berminggiran dan sejenak terhenti dengan apa yang mereka lakukan



Semua rakyat sepanjang jalan terhenti dan melihat Para pemuda tampan,gagah dan hebat dengan pakaian sama semua berkuda secara beriringan



Para rakyat jelata yang melihat tercengang dan terkesan melihat ketampanan para pemuda yang berbeda kalangan itu terutama Kaisar Ying yang memimpin jalan paling depan



para gadis bangsawan ada yang berteriak histeris melihat para pria tampan sekaligus hebat menginjak diri mereka diKekaisaran Xing xing saat ini



Xia lu tersenyum melihat para rakyat berkumpul disepanjang jalan kota



sambil memacu kuda dengan satu tangan,xia lu mengambil sesuatu dari selipan ikat pinggang pakaian prianya



setelah itu Xia lu memacu kudanya dengan satu tangan begitu cepat mengejar Kaisar Zhang yang tidak jauh darinya



Saat berhasil xia lu berkuda berdampingan dengan Kaisar Zhang,gadis itu langsung mendekat kekuda Kaisar zhang dan meletakan sebuah titah kepangkuan Kaisar Zhang



Xia lu menjauh kembali dengan tersenyum pada Kaisar Zhang



Kaisar Zhang memelankan kudanya,satu tangannya mengambil titah itu dan membacanya



*Terimakasih kau selalu menolongku saat aku dalam bahaya yang tak kuduga seperti Vas yang mengenai kepalamu karenaku..terimakasih banyak aku akan membalas kebaikanmu suatu saat nanti dan maaf jika ada perkataan salah yang menyinggungmu..jadi tersenyumlah* ^~^



*by junyi*



Senyum terukir dibibir seksi Kaisar Zhang membaca tulisan xia lu



Kaisar Zhang menggenggam erat titah ditangannya,dia melirik Xia lu yang berkuda tidak jauh dari depannya



Xia lu yang berkuda menolehkan kepalanya kebelakang melirik Kaisar Zhang yang sedang meliriknya



Gadis itu tersenyum manis pada Kaisar Zhang



Kaisar Zhang jadi tersentak dengan memegang bidang dadanya melihat senyuman Xia lu,dia merasa pandangannya terhadap teman yang dianggapnya lelaki itu mulai berbeda



*ada apa denganku*?(batin Kaisar Zhang)