
Xia lu bertambah terkejut mendengar dan melihat orang yang berteriak,dia jadi begitu panik
"Gadis bertopeng jangan lari!"Ucap Kaisar Ying dengan keras
Topeng yang ingin terlepas diwajah Xia lu langsung Xia lu lepas,dia langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan berlari kencang
Saat Kaisar Zhang membalikan kepalanya melirik Xia lu kembali,orangnya sudah menghilang lari begitu cepat
"Ini semua karenamu"Ucap Kaisar Zhang menatap Kaisar Ying dengan datar dan langsung berlari kembali mengejar Xia lu
Kaisar Ying juga ikut berlari mengejar gadis yang tidak asing dimatanya dan membuatnya penasaran
***
Xia lu berlari begitu cepat dengan perasaan dag dig dug,jantungnya berdegup kencang
Dia sudah berlari begitu jauh sampai didepan kamar yang ditempat khususkan untuk penari tadi,gadis itu langsung masuk dan menutup pintu kamar
Xia lu langsung berlari mendekati lemari samping kasur kecil,dia langsung melepaskan pakaian wanitanya lalu mempererat ikatan kain berlapis yang membalut depan dadanya hingga tanda kewanitaannya tidak tampak
"eeehh"ucapnya dengan gertakan gigi mengikat erat tali kain didepan dadanya
Setelah itu Xia lu memakai pakaian pria nya kembali yang disimpannya dalam lemari tepat didepannya
selesai berganti pakaian,gadis itu menyanggul rambut dan memakai aksesoris milik pria disanggulan rambutnya seperti mahkota kecil
"huh..syukurlah tidak akan ketahuan jika aku seorang wanita,aku harus cepat pergi sekarang"Ucap Xia lu membereskan semuanya dengan sempurna
Dia keluar dari kamar itu dan berjalan santai dengan kedua tangan diayun-ayunkan kedepan
Didalam kamar..
Seorang lelaki muda keluar dari bawah Kasur kecil tempat dia tertidur tadi
Dia berdiri dan memperbaiki pakaiannya dengan wajah terkejut sedari tadi
"bukankah tadi itu Tuan muda Junyi,yang katanya mendapatkan batu giok?,ja..jadi...Dia adalah seorang wanita sungguhan pantas saja wajahnya terlihat cantik...Wah"Gumam Lelaki itu dengan wajah tercengang mengeleng-gelengkan kepalanya
"Namun mengapa dia yang menggantikan Putri Yu ri,dimana Putri?"ucapnya lagi
Diperjalanan istana
Xia lu asiknya berjalan pelan sambil merapikan Pakaian samaran prianya
"aku harus bisa bersikap setenang mungkin..anggap saja kejadian tadi hanyalah angin lalu"Ucap Xia lu meyakinkan dirinya
Asiknya berjalan,terdengar suara langkah kaki cepat secara beriringan menghampiri Xia lu yang asiknya berjalan pelan
Xia lu langsung terhenti berjalan melihat dua orang yang berlari tidak jauh didepannya
"Ada apa kalian berlari?"Tanya Xia lu melirik Kaisar Zhang dan Kaisar Ying sudah berada didepannya
Kaisar Zhang dan Kaisar Ying menarik nafas secara bersamaan lalu membuangnya
"apa kau melihat gadis bertopeng emas sebagian wajahnya lewat disini?"Tanya Kaisar Ying menatap Xia lu
"Tidak ada"jawab Xia lu menggeleng-gelengkan kepalanya dengan wajah heran
semoga mereka berdua tidak curiga(batin Xia lu)
"benarkah?"Tidak yakin Kaisar Ying celingak celinguk melihat sekitar
"Junyi kau dari mana saja lama sekali,aku mencarimu sedari tadi"ucap Zhang menatap wajah Xia lu dengan wajah tampak biasa saja
"a..aku tadi sekedar jalan-jalan disekitaran sini..hehe"cengiran Xia lu menggaruk belakang lehernya
Kaisar Zhang mengangguk mendengar jawaban Xia lu padanya
Kaisar Ying yang sedari tadi melihat kesekitar langsung berbalik
"aku akan mencari tahu tentang ketua penari itu dari Guru Min hu"ucap Ying melangkahkan kakinya berjalan kembali
Xia lu memandang belakang punggung Kaisar Ying yang berjalan menjauh dengan perasaan lega
"ayo"ajak Kaisar Zhang langsung menarik tangan Xia lu membawanya berjalan kembali
\*\*\*\*\*
Diaula utama
Semua tamu telah bubar berpulangan kembali karena sudah sangat malam,Besoknya mereka akan kembali lagi mengadakan Hari besar yang akan mengundang Orang lebih banyak lagi karena Merayakan Keberhasilan untuk semua orang karena Batu Giok yang sudah ditemukan itu
Malam semakin malam,keadaan di istana terbesar itu begitu sunyi
Semua penghuni ada yang sudah tertidur dan ada yang bertugas menjaga malam
Para pemuda yang melakukan perjalanan diminta tinggal diasrama perguruan sementara waktu untuk Hari penting besok Pepameran Batu Giok itu dan sekaligus juga ucapan selamat maupun hadiah besar untuk mereka masing-masing.
Disebuah kamar diperguruan
Seorang Gadis berduduk sila dengan sopan dilantai menghadap Pria paruh baya yang berduduk juga tidak jauh dari depannya
"Guru Min hu maafkan saya telah melukai harapan anda terhadap saya,Saya tidak tahu dan tidak mengerti mengapa bisa berada dalam gudang jauh dibelakang istana ini"
"dan tertidur..ini adalah kesalahan saya"Ucap Gadis yang berduduk sopan itu dengan wajah tampak merasa bersalah
"Yu ri,ini bukanlah salahmu namun seseorang yang berniat untuk memperburuk namaku karena membuatnya marah pernah menolak tawarannya"Ucap Guru Min hu berwajah datar menatap gadis didepannya
"siapa yang berniat jahat terhadap guru?"Tanya Putri Yu ri dengan wajah terkejut sekaligus marah juga
Guru Min Hu tersenyum tipis
"Kau tidak perlu tahu"Jawabnya
"Lalu apa ada orang yang menggantikan saya menari?"Tanya Putri Yu ri
"ada,seorang gadis aku merasa gadis itu bukan gadis sembarangan bahkan jurus yang dia keluarkan dalam tari begitu melebihi pengetahuan yang aku ajarkan padamu,begitu sempurna...Namun aku heran siapa gadis itu dan darimana asalnya mengapa aku baru melihatnya bahkan wajahnya hanya sebagian terlihat karena memakai topeng emas milikmu"jawab Guru Min hu berucapa panjang lebar karena begitu penasarannya
"apa topeng emasnya sudah kembali atau masih dipakai gadis itu?"Tanya Putri Yu ri ikut penasaran
"Aku tidak tahu..mungkin sudah dia lepaskan"jawab Guru Min hu
Tiba-tiba masuk Lelaki tampan dan tubuh tegapnya berjalan masuk dalam kamar dan duduk disamping Putri Yu ri
"apa dia pemilik topeng ini?,apa juga dia ketua penari tadi?,Guru Min hu siapa ketua penari di aula tadi..anda pasti mengetahuinya kan?"Tanya Kaisar Ying berucap begitu cepat saking penasarannya pada gadis bertopeng emas yang baru dilihatnya diaula perjamuan tadi
Putri Yu ri dan Guru Min hu jadi terkejut dengan pertanyaan Lelaki pemimpin kekaisaran Taitai yang baru masuk dalam kamar langsung mengeluarkan pertanyaan tanpa menyalam hormat terlebih dahulu
Guru Min hu menghela nafasnya mendengar pertanyaan Kaisar Ying
"Kaisar Ying,aku tidak tahu soal gadis memakai topeng emas itu,dia telah menggantikan gadis sebelahmu ini yang sebenarnya adalah Ketua penari,Aku pun sangat ingin berterimakasih pada gadis itu yang menghilang tidak meninggalkan jejak"Jawab Guru Min hu
"benarkah?..ini adalah topengnya yang dia lepaskan disamping tempat BAB,aku sungguh ingin mengetahui siapa dia sampai mengejar tadi"ucap Kaisar Ying meletakan topeng ditangannya dilantai depan Guru Min hu
sontak mata Yu ri dan Guru Min hu memandang topeng berwarna keemasan itu
Kaisar Ying berdiri kembali dan menundukan kepalanya
"Salam guru,saya akan pergi"Ucapnya lalu berbalik dan berjalan keluar kamar
\*\*\*\*\*
Dikediaman Kaisar Wezi
Dalam kamar yang sangat luas dan banyak ruangnya itu
Dimeja kerja dekat jendela dalam kamar itu suara benda-benda berjatuhan ditengah keadaan sunyi malam
"pranggg...prangg"
"buuk..buuk"suara benda berjatuhan tergelatak berhancuran dilantai
"Siapa gadis bertopeng itu yang mengagalkan rencanaku!"Ucap Kaisar wezi yang berdiri didepan mejanya
Sebelah Tangannya mengepal erat diatas meja dengan wajah tampak marah dan gertakan giginya
Tiba-tiba masuk Dua Pemuda menghadap Pria tua yang dilihatnya marah itu
Dengan langkah gemetar dan ketakutan dua pemuda itu berusaha memberanikan diri
"Salam Yang mulia,hamba menemukan orang ini yang mengetahui informasi tentang gadis bertopeng yang menggantikan Putri Yu ri yang sudah tersadar kini sedang berbincang Dengan Guru Min hu"Ucap Pengawal Qian dengan tundukan kepalanya
seketika wajah Kaisar Wezi yang tampak marah berubah drastis,Dia tersenyum licik melirik kearah pemuda disamping Qian yang tubuhnya sudah bergetar hebat dengan keringat yang terus bercucuran disekitar wajahnya
\*\*\*
Dalam asrama diperguruan
Disalah satu kamar dalam situ,tiga orang sedang berbaring dikasur masing-masing bersiap ingin tidur
Mereka masing-masing memandang langit-langit dalam kamar seraya berkata dalam hati
Aku tidak boleh tertidur harus bisa menunggu orang pesuruh Kak zhu menjelang pagi(batin Xia lu)
Aku penasaran siapa gadis bertopeng itu(batin Kaisar Ying)
gadis bertopeng tadi siapa sebenarnya dia?,mengapa dia bisa menghilang begitu cepat..baru pertama kali aku kehilangan jejak seseorang yang kukejar(batin Kaisar Zhang)
Kaisar Zhang melirik Xia lu yang belum memejamkan mata terbaring dikasur samping miliknya
"Junyi..Kau tidurlah"ucap Zhang berwajah datar
Xia lu menolehkan kepalanya melirik Zhang yang juga belum terpejam
"Kau juga tidur"ucapnya tersenyum
"Ya ampun lama-lama bisa gila aku dekat dengan kalian berdua,kenapa kalian tidak menikah saja daripada bemesraan terus didekatku"oceh Kaisar Ying yang membalikan tubuhnya tidak ingin berbaring menghadap Dua orang itu
"Ck"dengus kesal Xia lu menyunggingkan bibirnya
"tidurlah..jangan dengarkan dia"Ucap Zhang tersenyum tipis menatap Xia lu berbaring menghadapnya
"Baik kak Zhu"angguk Xia lu tersenyum lembut
kaisar Zhang memberi isyarat pada Xia lu dengan bicara namun tidak bersuara
Xia lu mengangguk mengerti akan isyarat Zhang yang akan membangunkannya saat tertidur
**Dikamar kediaman Kaisar Wezi**
Kaisar Wezi sedang berduduk dikursi depan meja besarnya
Senyum licik terukir dibibir Pria itu sambil menulis sesuatu dititah
Selesai menulis,pria itu meletakan kuas ditangannya kedalam botol tinta
"Bersiaplah Tuan junyi maupun Tuan Zhu kalian berdua anak ingusan akan segera terlempar dikekaisaranku ini,Besok kalian berdua tidak akan dapat melakukan apapun dan tidak akan ada yang menolongmu Tuan Junyi"gumam Kaisar Wezi menggulung titah ditangannya yang sudah bertulisan sesuatu
"Qian"Panggil Pria itu memanggil tangan kanannya
Qian yang menjaga diluar kamar langsung masuk dan berjalan cepat menghadap majikannya
Sampai didepan Kaisar Wezi,Qian menyatukan kedua tangannya kedepan
"Siap melaksanakan perintah"ucapnya dengan wajah datar
"ambilkan botol racun dalam lorong lemariku yang berada diruang pengganti pakaian..segera!"perintah Pria tua itu tanpa melirik Qian
Qian langsung melaksanakan perintah majikannya dengan anggukan cepat
Kaisar Wezi meletakan gulungan titah yang selesai digulungnya diatas meja lalu mengambil titah kosong kembali
Dia mengambil kuas dan menulis sesuatu kembali
Titah itu bertulisan yang mana hukuman atas pemalsuan jenis kelamin yang Kaisar itu tulis
"sungguh Kasihan Si gadis bertopeng hmm atau Nama samaran Tuan muda Junyi,tidak ada yang akan bisa menolongmu bahkan ini adalah tuduhan Kaisar Wezi si pemimpin wilayah Kekaisaran sebesar ini..mana ada yang bisa menghancurkan keputusanku..Haha"Tawa pelan Kaisar Wezi yang sudah selesai menulis titah
Dia meletakan Kuas ditangannya kembali kedalam botol tinta dan menutup botolnya
Kini Pengawal Qian sudah keluar dari dalam ruang kamar itu berlari menghadap Kaisar Wezi dengan membawa botol kecil berkaca bening ditangannya
Sampai didepan Kaisar Wezi yang sedang mencap simbol merah bercap Kepala singa dibawah titah yang sudah dia tulisnya
"ini yang Mulia racunnya"ucap Qian dengan kepala menunduk memperlihatkan botol ditangannya
*Tuan muda Junyi dan Tuan muda Zhu bersiaplah besok kau mungkin tidak akan bisa bernafas dengan tenang lagi*(batin Qian)
"Kau letakan botol itu dibawah bantal kasur gadis bertopeng diperguruan dan juga titah Ini dibawah bantal Tuan muda Zhu"Perintah Kaisar Wezi memberikan titah yang sudah digulungnya pada Qian
Qian mengambil titah itu
"Siap yang mulia"Ucapnya
"Namun Kau harus meletakannya Saat menjelang pagi atau pagi-pagi sekali..jangan sampai Ying mengetahuinya!"ucap Kaisar Wezi berwajah tegas dan dinginnya
"Baik Yang mulia,siap melaksanakan perintah anda"Ucap Qian membungkukan setengah tubuhnya
\*\*\*\*\*
**Dilain tempat**
Dijalan tengah kota Kekaisaran Xing xing
seorang gadis berduduk dalam kereta yang berjalan sambil memandang topeng emas ditangannya
"aku heran siapa gadis yang bisa menggantikan tarianku..Dia pasti sangat hebat"Gumam Putri Yu ri yang terdengar orang berduduk disampingnya
"Putri apa anda sangat penasaran siapa dia?"Tanya orang disampingnya ikut memandang topeng ditangan Majikannya
"iya Feng"jawabnya melirik kesamping menatap wajah Lelaki muda yang adalah Pelayan pribadinya
"Tadi kau habis darimana..aku mencarimu disekitaran Istana Xing namun kau tidak kutemukan..Aku juga heran mengapa aku bisa berada dalam gudang dan tertidur disana tadi seingatku aku masih dalam kereta ini bahkan aku belum masuk dalam Istana Kerajaan Xing xing"Ucap Putri Yu ri menatap wajah Lelaki disampingnya
"sa..sa..saya habis mencari anda putri disekitaran istana,mungkin saat anda mencari saya kebetulan saya juga mencari a..anda"Jawab Feng tergagap
"Ohh"angguk Putri Yu ri dengan wajah mengerti
*Maaf saya berbohong Putri bahwa saya menemui Yang mulia Kaisar Wezi untuk mengatakan apa yang saya lihat dan dengar dalam kamar para penari berganti tadi*(batin Feng)
Malam mulai berganti pagi
Diistana Kerajaan Xing xing keadaan begitu sunyi diseluruh tempat itu
Penghuni istana masih tertidur nyenyak dikamar mereka masing-masing
Dibelakang asrama perguruan,dua orang sedang berbicara mengenai hal serius
"Ini yang mulia satu botol air murni hasil rendaman Batu giok hijau dan satu botolnya sudah saya simpan dalam kamar Yang mulia"Ucap Han shu memberikan Botol kaca ditangannya pada Pria didepannya yang berwajah dingin
"Bagus"Ucap Zhang mengambil botol itu dan memandang dalamnya karena botol kaca itu transparan jadi bisa melihat dalamnya
"Yang mulia mengapa anda baru memberitahu saya bahwa anda kembali berteman dengan Tuan junyi dan kalian berdua juga saling berkerja sama mendapatkan batu Giok?"Tanya Han shu berwajah tampak cemburu
"Aku hanya menunggu saatnya aku memberitahu"jawab Zhang mengambil lagi peti kecil ditangan Han shu
"Tapi yang mulia,mengapa saat ini anda tidak membawanya ikut menemui saya agar saya bisa berkenalan dengannya?"Tanya Han shu berucap cepat dengan tersenyum
"apa kau bilang?,berkenalan?..apa kau ingin dia merasa curiga apalagi Kau pernah bertemu dengannya ditoko persenjataan Li chen bukan?"ucap Kaisar Zhang menaikan kedua alisnya
"oh iya Yang mulia saya baru ingat,hehe"cengiran Han shu menggaruk belakang lehernya yang tidak gatal
"Kau kembalilah..dan awasi Pengawal Qian"Ucap Kaisar Zhang berwajah dingin lalu langsung berbalik
Kaisar Zhang berjalan sambil membawa botol kaca berukuran sedang tidak terlalu kecil dan juga peti mini disebelah tangannya
"Siap Yang mulia"ucap Han shu dengan lantang dan wajah datarnya memandang belakang Punggung Kaisar Zhang yang semakin menjauh
***
Didalam asrama..
Kaisar Zhang membuka pintu dengan dorongan kaki lalu masuk dan menutupnya kembali dengan dorongan kakinya juga karena kedua tangannya penuh membawa dua benda
Saat berbalik tiba-tiba dia kejutkan dengan suara seseorang
"wohh"Kejut Xia lu yang berdiri didepan Zhang yang baru berbalik
"Junyi"ucap Zhang menghembuskan nafasnya dengan kasar
"Apa kau sudah menemui orang pesuruhmu..dan apa ini airnya dan peti ini juga?"Tanya Xia lu tersenyum senang langsung mengambil botol disebelah tangan Zhang yang dilihatnya
"hm"dehem Zhang tersenyum tipis memandang wajah senang Xia lu
*****
Ditempat lain
Dalam kamar asrama pengawal Qian masuk membawa satu botol kecil dan juga satu gulungan titah dikedua tangannya
Saat masuk dalam kamar,dia menangkap Lelaki tampan yang tertidur pulas dengan memeluk guling dikasur paling ujung
Pengawal Qian berjalan cepat dengan mengendap-endap takut Kaisar Ying tersadar
Lelaki itu menuju dua kasur yang tidak berpenghuni orangnya
"mereka berdua sudah terbangun sepagi ini"Gumam Qian dengan pelan
Dengan cepat dan hati-hati dia langsung menjalankan tugasnya meletakan racun yang berada dalam botol dibawah Kasur milik Xia lu dan Titah yang bergulung jadi dilipat dan diletakan dibawah bantal Milik Kaisar Zhang
Selesai menjalankan tugas,Dia berbalik dan ingin melangkahkan kakinya namun terhenti mendengar suara
"Gadis bertopeng aku penasaran siapa kau?"Ngigau Kaisar Ying dengan mata terpejam
Qian menolehkan kepalanya melirik Kaisar Ying sejenak
tidak lama anda juga akan tahu Kaisar Ying,dia adalah teman sekamar anda sendiri Tuan Junyi yang adalah gadis bertopeng itu(batin Qian)
\*\*\*\*\*
Sinar matahari mulai memunculkan dirinya sedikit memberikan cahaya terang alam semesta
Diruang harta leluhur yang berada Diperguruan,di dalam tempat itu dua orang berjalan santai menuju ke meja yang hanya berada ditengah ruangan itu
Diatas meja itu terdapat Kaca persegi yang dalamnya terdapat Batu giok hijau palsu ingin dua orang itu gantikan
Sesampainya orang itu didepan kaca tebal,mereka berdua saling menatap sejenak lalu mengangguk secara bersamaan
"Buka kacanya Kak zhu"Suruh Xia lu meminta pada Kaisar Zhang disampingnya yang memegang Peti kecil disebelah tangannya
Kaisar Zhang hanya mengangguk,tangan sebelahnya terulur melepaskan kaca dari bawah yang terdapat lubang hingga kaca itu terlepas
Xia lu meletakan botol ditangannya dilantai lalu ikut membantu Kaisar Zhang dengan mengambil peti mini disebelah tangannya
Gadis itu mengganti batu giok didalam kaca dengan batu giok asli yang dipegangnya
Kaisar Zhang memasang kembali kaca dengan cepat dan hati-hati
Selesai mengganti mereka berdua keluar dari ruang harta leluhur,karena beberapa pengawal penjaga yang masih terlelap tidur
\*\*\*\*\*
Ditengah lapangan luas yang berada dihalaman Istana kini Para pelayan dan prajurit sudah berbangunan dan mengerjakan tugas mereka menyambut Hari besar untuk pameran Batu Giok yang akan dipajang untuk dilihat semua orang dan termasuk juga memberi penghargaan untuk Semua Para pemuda yang melakukan perjalanan.
Mereka menghias setempat dan membersihkannya
Didalam kamar Kaisar Wezi
Seorang Pria tua merentangkan kedua tangannya sedang berpakaian mewah dan terhormatnya dengan dibantu dan dilayani
"Apa para tamu sudah berdatangan?"Tanya Kaisar Wezi tersenyum hangat
"Iya Yang mulia"Jawab Para pelayan secara bersamaan yang sedang merapikan Pakaian Kaisar Wezi
Tiba-tiba Pria itu menyungkurkan dirinya dilantai dengan wajah melamun,Para pelayan yang berada disekeliling Kaisar Wezi jadi melototkan mata mereka terkejut beserta panik
Tidak lama,Kaisar Wezi ambruk dilantai membuat Para pelayan setengahnya keluar untuk melapor
Pengawal Qian yang berada diluar kamar beserta para pengawal khusus yang menjaga langsung masuk dipanggil para pelayan
Qian dan para pengawal mengangkat Tubuh berat Kaisar Wezi keatas Ranjang dalam kamar itu dengan perasaan cemas dan panik
Selesai meletakan tubuh Kaisar Wezi,Wajah Qian tampak berubah Marah
"PANGGIL TABIB CEPAT!"Teriak Qian membuat keadaan jadi serius dan tegang
Tabib langsung masuk tanpa dipanggil,Dia langsung memeriksa keadaan Kaisar Wezi
"Sepertinya Yang mulia terkena sedikit racun,I..ini racun minuman yang hanya sedikit tercampur pasti akan berdampak buruk"Ucap Tabib pria itu dengan mata terbelalak
"Pelakunya harus ditemukan sekarang!,Tadi malam orang yang mengunjungi hanyalah Tuan Junyi dan Tuan Zhu terakhir kali..TABIB SAYA MOHON AGAR ANDA MENYEMBUHKAN YANG MULIA SECEPAT MUNGKIN DAN PENGAWAL IKUTI AKU!"teriak Pengawal Qian langsung berjalan keluar kamar
Para pelayan dan prajurit lain yang mendengar ikut panik dan cemas,mereka langsung bercerita dari mulut kemulut hingga Berita peracunan itu tersebar luas begitu cepat disemua penghuni istana ataupun Para tamu yang mulai berdatangan
****
Dalam asrama perguruan begitu rusuh injakan kaki banyak berjalan menuju salah satu kamar
Pemuda lainnya yang masih dipinta tinggal disitu jadi terheran melihat banyak petugas Kerajaan Masuk dalam asrama apalagi salah satunya Pengawal Qian yang berjalan didepan tentu mereka semua ketahui
"DIMANA KAMAR TUAN MUDA JUNYI DAN TUAN ZHU!"tanya Qian dengan berteriak keras
Para pemuda pun jadi terkejut mengapa pagi-pagi para petugas kerajaan mencari Dua orang yang memang sudah terkenal itu namanya
"disana Pengawal Qian"Jawab seseorang menunjuka arah kamar yang berada dipertengahan
Semua pemuda yang sudah berpakaian rapi dan mewahnya merasa penasaran jadi ikut mengikuti Beberapa orang yang menuju Kamar Xia lu,Zhang,dan Ying.
"Brakkk"pintu kamar ditendang keras
Qian masuk beserta pengawal
"Geledah Kamarnya!"Perintah Qian yang dilaksanakan cepat Para pengawal
Kaisar Ying yang selesai berpakaian sendiri terkejut dengan kedatangan Petugas kerajaan termasuk Qian yang adalah Pengawal pribadi pamannya