
Depan kediaman Xia lu
Zhang menghentikan langkah kakinya sama halnya juga dengan Xia lu
Xia lu menoleh kesamping menatap Zhang
"Terimakasih kau mengantarku"Ucapnya tersenyum tipis
Zhang menarik tangan Xia lu dan membawa tubuh gadis itu dalam dekapannya
"Lupakan kejadian tadi,aku tidak akan membiarkan Ying melukaimu lagi,hanya aku yang boleh bersamamu bukan Ying"ucapnya menyapu-nyapu rambut Xia lu dan mengecupnya
"emm,aku hanya akan bersamamu"ucap Xia lu memeluk erat tubuh Zhang
"Kau kembalilah dan istirahat dalam kamar"suruh Zhang ingin melepaskan pelukannya namun malah dipeluk erat Xia lu
"Iss kau,aku ingin memelukmu sebentar..pelit sekali"Kesal Xia lu
Zhang tersenyum mendengar ucapan Xia lu
"Baik,Kaisar Zhang boleh dipeluk sepuasnya berapa lamapun dan itu hanya akan berlaku pada gadis yang bernama Xia lu"ucapnya yang membuat Xia lu sedang kesal seketika tersenyum senang
Tiba-tiba
"Putri"panggilan suara gadis yang terdengar halus mengejutkan Dua insan yang sedang berpelukan itu
Xia lu langsung menjauhkan tubuhnya dengan wajah tampak panik,ia menoleh asal suara dan menangkap Ceh yi berjalan tidak jauh menujunya
"a..a..apa itu ta..ta"gagap Ceh yi
Xia lu langsung menghalang jalan Ceh yi dan merangkul gadis itu lalu membawanya berbalik dan berjalan masuk kekediaman
"Hah kami sedang belajar akting tadi bagaimana memainkan peran sepasang kekasih drama dalam opera"Ucap Xia lu tersenyum
"Oh begitu yah Putri"angguk Ceh yi dengan wajah tampak polos dan lugu
"Iya Ceh yi kukira kau sudah tidur,mengapa kau belum tidur-tidur juga ini sudah sangat malam"Ucap Xia lu tersenyum
Dari jauh Kaisar Zhang tersenyum memandang kerpergiaan Xia lu lalu dia berbalik dan melangkah pergi
"Lalu Putri mengapa anda belum tidur juga dan belajar memainkan peran dalam opera tengah malam begini?"Tanya Ceh yi dengan wajah polos namun pertanyaannya membuat Xia lu harus mencari jawaban lagi yang pas
"I..iitu karena angin malam sejuk dan suasananya damai,nyaman dan romantis"jawab Xia lu tersenyum
"Ohh"angguk Ceh yi mengerti
**Kediaman Tamu**
**Dalam kamar**
Keadaan begitu kacau bala,barang-barang berserakan dilantai seperti kapal pecah
"brakk..prang..prang"suara barang sengaja dijatuhkan mengenai dinding dan pecah
"SIALAN"teriak Histeris Kaisar Ying tersungkur dilantai,air mata banyak terus mengalir keluar merasakan begitu sakit hatinya saat ini
Selir mei mei dan selir agung Suzy yang berada disudut kamar saling memeluk tampak begitu ketakutan melihat Kaisar Ying yang semakin hilang kendali mulai malam kemarin setelah Perayaan Pesta ulang tahun
Kaisar Ying duduk ditepi ranjang dengan tubuh yang melemah dan pandangan kosong,ia seketika teringat akan ucapan Xia lu tadi
***Aku adalah Xia lu bukan barang,aku bukan wanitamu aku hanya mencintai Zhang dan kau hanya Pria asing yang memaksa wanita untuk kembali padamu***
Hati Ying begitu sakit mengingat perkataan Xia lu yang membuatnya semakin marah bercampur penyesalan terhadap Xia lu
Kaisar Ying melirik ke meja samping ranjang dan berdiri kembali mengambil botol kaca yang sudah terbuka diatas meja itu
Dia mengarahkan langsung ujung botol itu pada bibirnya dan meminum sisa alkohol dalam botol itu sampai habis
"Yang mulia jangan minum lagi!"Teriak selir mei mei langsung berlari mendekati Kaisar Ying dengan langkah hati-hati melingkahi barang-barang hancur berserakan dilantai
"Diam kalian berdua!"Bentak Kaisar Ying melirik kearah Selir mei mei lalu selir agung Suzy
tiba-tiba
"Pranggg"Suara pecahan kaca yang mengejutkan Dua wanita dalam situ dan juga para pelayan dan prajurit yang berada diluar ingin melangkahkan kakinya pergi membawa Barang-barang Kaisar Ying dan kedua Selir segera pergi
"Yang mulia,sadarlah Xia lu tidak akan kembali padamu!,Mengapa juga kau jadi terlihat seperti tidak waras saat ini hanya karena Xia lu j\*lang itu!"Teriak selir mei mei
Sontak mendengar Xia lu direndahkan,Kaisar Ying langsung mendekati Selir mei mei dengan kilatan marah
"Hentikan sudah!"Ucap Selir agung Suzy dengan keras maju di depan selir Mei mei
"Yang mulia sadarlah,kita harus segera pulang sekarang jika kita tidak pulang secepatnya kemungkinan Xia lu semakin tidak akan kembali pada yang mulia jika terus memaksanya,benarkan?"Tanya Selir agung Suzy menatap Kaisar Ying yang sudah berada didepannya
Kaisar Ying terdiam di tempat mendengar ucapan Selir agung
"lebih baik kita pulang dulu dan memikirkan solusinya jika tidak Kaisar Zhang akan mengusir kita dari sini"Ucap Selir agung Suzy lagi
"Kau benar,kita akan pulang"ucap Kaisar Ying
Pelayan dan prajurit berada diluar kamar yang sempatnya berhenti langsung melangkahkan kaki mereka kembali membawa barang menuju Kereta Milik Kaisar Ying yang sudah dikeluarkan berada didepan Gerbang kerajaan Xing
Dini hari itu juga mereka pulang kembali menuju Kekaisaran Taitai
\*\*\*\*\*
**Kediaman Kaisar Zhang**
Dalam kamar terbaring Zhang diatas Ranjang besarnya yang berada disudut ujung kamar sangat dekat pada dinding
Pria itu menarik selimut menutupi setengah tubuhnya lalu merubah posisinya menyamping menghadap sekitar dalam kamarnya
"Semoga Xia lu tidur nyenyak disana"gumamnya tersenyum
Perlahan matanya mulai sayu dan tertutup menandakan sudah terlarut dalam tidur
Senyum masih terukir dibibir Pria tampan yang sudah tertidur itu entah apa yang dimimpikannya
\*\*\*\*
**Kediaman Xia lu**
Dalam kamar,Xia lu berguling kesana kemari diatas Ranjangnya sambil memeluk guling dengan senyum kegirangan sangat tampak diwajahnya
Xia lu sejenak berhenti menggulingkan tubuhnya dan menatap keatas
"Ciuman tadi,sungguh nikmat"Gumamnya menyentuh bibir
"mmooa"Xia lu mencium guling karena merasa gemas dan senang
Xia lu merubah posisinya menyamping
"Semoga Zhang tertidur nyenyak disana"ucapnya tersenyum
*bersambung*..