EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Gadis bertopeng emas


Kaisar Wezi tersenyum hangat menatap wajah cantik Xia lu yang dikiranya adalah seorang pemuda polos dan lugu lalu mengambil peti mini yang ditunjukan Xia lu


"Kalian semua berdirilah"Perintah Kaisar Wezi pada Semua orang yang bersujud


Semua orang yang bersujud kembali berdiri dan memperbaiki pakaian mereka,mulut mereka bagai di lem tidak bisa ingin berkata apapun begitu terbungkam dengan kabar baik yang baru mereka dengar


Kaisar Wezi memandang peti ditangannya dengan wajah terlihat serius lalu membukanya dengan perlahan


Saat terbuka matanya memancarkan cahaya pantulan hijau dari Batu giok yang dilihatnya dalam peti begitu menghijau menyala


Semua mata memerhatikan raut wajah Kaisar Wezi yang melihat Seperti batu giok itu


"takk"Kaisar Wezi kembali menutup peti ditangannya


Xia lu dan Kaisar Zhang tersenyum tipis saling menatap dari jauh mengisyaratkan maksud tersembunyi diantara mereka berdua


"Sekarang Kita Rayakan keberhasilan besar ini,Malam ini kita akan mengadakan perjamuan besar dan besoknya perayaan besar semua orang ternama harus diundang dan datang,Kabar baik Ini adalah harus kita masukan dalam sejarah terdepan,Kalian semua Para ketua prajurit,Jenderal,menteri,pelayan dan Kasim ikuti aku untuk mempersiapkan semuanya"Perintah Kaisar Wezi berucap keras


Kaisar Wezi memberikan Peti mini kembali ditangannya pada Xia lu dengan perasaan tidak rela dalam hati


Batu giok itu hanyalah milik aku ataupun Ying,Tuan junyi ataupun si bodoh Tuan Zhu tunggu saja,menyingkirkan kalian hanyalah semudah membersihkan ujung kuku-ku(batin Kaisar Wezi)


Xia lu tersenyum hangat mengambil kembali peti ditangan Kaisar Wezi


Kaisar Wezi sempat menundukan dirinya memberi salam pada para guru yang sudah menua ataupun masih muda lalu langsung pergi diiringi beberapa orang yang diperintahkan untuk mengikutinya


Setelah kepergian Pemimpin kerajaan itu,Kini para Guru terhormat langsung mengajak Para pemuda yang melakukan perjalanan untuk keperguruan membicarakan Hal sangat penting


Semua orang bubar dengan wajah masih terkejut,namun mereka juga merasa senang Bahwa Batu giok yang dicari-cari selama bertahun dari Kaisar terdahulu yang membangun Kerajaan pertama kali


Mereka tidak peduli siapa yang menemukan batu itu namun jadi pertanyaan bagi mereka Bagaimana bisa seorang menyandang status Tuan muda bisa menemukannya?


*****


Kabar baik itu langsung menggempar tanah seluruh kerajaan tersebar begitu cepat dari mulut ketelinga dan telinga kemulut


Mereka seakan turut bahagia dan juga senang akhirnya Batu giok yang jadi sejarah pertama belum ditemukan sudah berapa lama tahun


Yang paling membuat orang-orang terkejut adalah Seorang Tuan muda Yang mendapatkan batu giok itu


Nama Tuan muda Junyi dan Tuan muda Zhu begitu tersebar dan dikenal banyak orang begitu cepatnya


#Kekaisaran Yuan#


Ditempat pelatihan milik Xia lu


Semua pemuda maupun pemudi yang berlatih disitu sudah lama begitu senang mendengar kabar luar biasa mengenai Pemilik tempat pelatihan ataupun orang yang jadi guru mereka


Ditempat pelatihan Xia lu itu begitu ramai akan para orang yang bertambah ingin masuk pembelajaran beladiri dari Xia lu karena nama Tuan muda Junyi yang tersebar sudah begitu luas


#Di Aula besar perguruan Xing#


Para pemuda berduduk sepanjangan dilantai beserta Xia lu dan Kaisar Zhang saling berhadapan dengan Para guru


Mereka saling menatap kedepan memandang wajah sesama


"Kami tidak tahu harus berkata apa ini adalah Kabar yang sangat baik dan luar biasa bagi semua orang"Ucap Guru Min hu membuka suara lebih dulu dengan wajahnya yang tampak bahagia


"Kami sangat bangga pada kalian semua salah satunya Nak muda Junyi dan Zhu"sambung Guru Hu wei menunjuk Xia lu lalu Zhang


"Kalian pasti banyak melalui banyak masalah terutama Tuan Junyi dan Tuan Zhu benarkan?"Tanya Guru Zuzui dengan kemampuan kejeliannya melirik Xia lu


"Benar Guru"jawab Kaisar Ying yang berduduk didepan Guru Min hu


"Junyi bahkan terkena patukan ular besar dikakinya"Ucap Kaisar Ying melirik Xia lu yang berduduk jauh darinya dengan wajah tampak biasa saja


"mengapa dia.."gumam pelan Xia lu terpotong


"Benarkah?"terkejut semua guru yang berduduk mendengar Xia lu dipatuk ular


"Para guru tenanglah,saya sudah baik-baik saja Karena disembuhkan seseorang"Ucap Xia lu tersenyum hangat melirik Para guru yang terkejut


Para guru menghela nafas lega mendengan ucapan Xia lu


"syukurlah"Ucap Guru Hu wei menyapu dadanya


"Setelah ini kalian istirahatlah selama mungkin karena lelah dalam perjalanan,Kita akan menyimpan Batu giok diruang penyimpanan Harta leluhur kerajaan Xing xing dan menulis sejarah perjalanan kalian semua kedalam sejarah terutama Nak junyi dan Nak Zhu"Ucap Guru Min Hu dengan wajah tegasnya


Para pemuda menyatukan tangannya kedepan memberi salam


"Baik guru"Ucapnya mereka dengan serempak


Xia lu dan Kaisar Zhang saling menatap dengan senyum senang menuju tujuan mereka


*****


Sore hari


Ditempat istana Kerajaan Xing xing begitu ramai akan para pelayan maupun prajurit yang berlalu lalang mengerjakan tugas mereka mempersiapkan perjamuan besar malam hari yang akan mengundang banyak orang


Ada yang sibuk menghias tempat dengan bola gantung berwarna merah yang dalamnya terdapat lilin yang tidak akan pernah mati ditiup angin sekalipun akan hidup kembali,bola itu sebagai penerang tempat maupun penghias tempat sekalipun.


Mereka menggantung banyak bola lilin diseluruh tempat diistana namun hanya bagian luar tempat


Dibelakang asrama Perguruan Xing yang juga berada diistana Kerajaan Xing xing


Dua orang yang berwajah serius sedang berbincang mengenai hal sangat penting


"Han shu ini adalah tugas penting yang harus kau tepati,Pagi sekali kau harus sudah membawa batu giok ini padaku dan lakukan sesuai perintahku"Ucap Kaisar Zhang berwajah dingin memberikan peti mini bewarna perak ditangannya pada Han Shu didepannya


Han shu mengambil peti itu dengan tangan gemetar dan hati-hati


"Sesuai perintah Yang mulia hamba akan merendam batu ini di air panas selama setengah harian dan membagi air hasil rendamannya dalam dua botol"Ucap Han shu dengan tegas dan lantangnya


"Hm,jangan sampai terlambat!"ucap Kaisar Zhang berwajah dingin menepuk pundak Han shu


Han shu menatap wajah hitam palsu majikannya dengan tersenyum tiba-tiba


"Semoga Pangeran Lu zheng sembuh dengan terapi dari menggunakan campuran air ini..Yang mulia anda cocok sekali menyamar seperti itu terlihat seperti seorang paman pedagang pinggir jalan"Ucap Han shu yang sempat-sempatnya bercanda


"Mulutmu itu"kesal Kaisar Zhang melempar tatapan mematikan pada Han shu


"Hehe"cengiran Han shu menutup mulutnya dengan rapat


"Yang mulia apa anda sudah membaca surat dari Putri Li chen,dia sudah lama menunggu balasan dari anda"Ucap Han shu lagi


"Nanti aku baca"Ucap Kaisar Zhang langsung membalikan tubuhnya dan berjalan pergi


"Baik yang Mulia"ucap Han shu dengan pelan,lelaki itu tersenyum senang memandang peti ditangannya


Semoga Pangeran Lu Zheng sembuh dari kelumpuhannya,aku ingin Kaisar Zhang bisa tersenyum dan merasa senang seperti dua tahun yang lalu(batin Han shu)



**Malam hari**


Diaula utama besar istana Kerajaan Xing xing,keadaan begitu ramai dipenuhi para orang ternama yang berdatangangan keperjamuan besar yang tidak lama lagi akan dimulai itu



Dudukan dan meja khusus untuk orang yang bergelar tinggi sudah terpenuhi memenuhi tempat itu



Diatas singgasana terdapat Kaisar Wezi sang pemimpin Kekaisaran Itu dan untuk dudukan khusus berada dibawah tidak jauh juga dari singgasana



Xia lu dan Kaisar Zhang berduduk bersampingan dengan para pemuda ternama lainnya



"Kak Zhu bagaimana batu tadi giok apa sudah kau kirim pada orang pesuruhmu?"Tanya Xia lu dengan berbisik pelan mendekatkan mulutnya ketelinga Kaisar Zhang



Kaisar Zhang mengangguk


"sudah,kita harus menunggu malam ini ataupun dini hari menjelang pagi"Ucapnya dengan berbisik juga



Xia lu menjauhkan wajahnya,tangannya terulur mengambil buah anggur yang disajikan diatas piring dan memakannya



Gadis itu melempar senyum menatap wajah Kaisar Zhang



Tiba-tiba suara seseorang terdengar begitu keras membuat keadaan jadi hening



Seorang Kasim diatas singgasana memegang Titah ditangannya dan membacanya dengan keras



"Salam hormat pada hadirin semua,Perjamuan malam besar akan dimulai sekarang,Sebagai Keberhasilan dan kemakmuran Kekaisaran Ini telah menemukan Harta leluhur yang paling dicari-cari kita semua sangat bangga Dua orang Tuan muda Yaitu Tuan Junyi dan Tuan Zhu yang berduduk disana orang yang telah berhasil mendapatkannya"Ucap Kasim itu berucap keras tanpa melirik kemanapun karena pokus dalam membaca titah



Semua mata jadi menuju pada Dua orang yaitu Xia lu dan Kaisar Zhang



"Kini acara akan dimulai,Pembuka akan dimulai masuklah dan harap semua tamu menikmati perjamuan makannya"Ucap Kasim lagi dengan keras



Masuklah beberapa Pemuda berpakaian hanfu pria masuk dengan membawa kecapi masing-masing



Mereka berduduk ditengah halaman dalam aula itu jadi pusat perhatian para tamu terhormat yang menyandang gelar-gelar tinggi



Sebelum itu mereka memberi hormat dengan menundukan kepalanya lalu memainkan musik kecapi yang mereka bawa secara beriringan maupun seirama membawa suasana damai dalam Aula



Semua menikmati hidangan sambil menikmati alunan kecapi yang dimainkan oleh orang Khusus yang sudah terpilih,Setelah pembukaan kini Isi acara berupa Kisah perjalanan Xia lu dan Kaisar Zhang menemukan batu giok yang diceritakan oleh seorang Pembaca kisah yang sudah terpilih khusus oleh Para guru terhormat



Selesai Pengisahan cerita tersebut orang-orang berbisik-bisik mengenai kemampuan Xia lu dan Kaisar Zhang yang tidak begitu diluar dugaan bisa membunuh ular besar beserta harimau,ada yang merasa ragu maupun yakin cerita itu



Orang yang jadi bahan pembicaraan hanya terdiam dengan wajah tampak santai



"Kurasa mereka berdua bukan orang biasa"


"Benar"


"siapapun yang menemukan batu giok aku tidak peduli yang terpenting semua dalam kembali dalam keadaan selamat"



Bisik-bisik orang disekitar tempat duduk Xia lu dan Kaisar Zhang



Kaisar Wezi tersenyum licik diatas menunggu sesuatu



Didudukan Guru Min hu,Pelayan pria pribadinya datang dan membisikan sesuatu dari belakang



Seketika mendengar bisikan itu Wajah Guru Min hu tampak berubah panik bercampur marah



Xia lu yang tidak sengaja melihat raut wajah Guru kesayangannya jadi heran,gadis itu beralih melirik Kaisar Wezi yang berada diatas sana



Dengan mata tajam Xia lu,dia bisa melihat senyum licik Kaisar Wezi mengisyaratkan sesuatu yang buruk akan terjadi



Xia lu langsung berdiri dari dudukannya


"aku ijin keadaan darurat sebentar"ucap Xia lu dengan sopan pada semua orang



Xia lu langsung pergi kejalan keluar dari aula lewat samping



Kaisar Wezi yang berada disana jadi heran melihat Xia lu pergi namun dia tidak memedulikan itu karena sedang menunggu sesuatu yang berhubungan dengan pembalasan dendamnnya



\*\*\*\*



Disebuah kamar


Didalamnya terdapat para penari cantik yang masing-masing memegang cambuk ditangannya



Mereka bersiap akan tampil namun masih menunggu lama pemimpin tari mereka yang tak kunjung datang sedari tadi



"Bagaimana ini kita akan tampil tapi pemimpin kita tidak ada,maka semuanya akan kacau nama Guru Min Hu akan jadi buruk"Ucap Salah satu penari yang berwajah cantik begitu cemas



Tiba-tiba masuk Seorang pemuda terlihat cantik mengejutkan mereka semua



"Pemimpin penari kalian sudah datang,Kalian bisa lebih dulu pergi Nona saya akan datang secepat mungkin..itu pasti"Ucap Xia lu tersenyum hangat melirik para penari yang terlihat cantik



Anggota penari yang berjumlah enam orang itu seketika tersenyum lebar mendengar ucapan Xia lu



"Benarkah?,Ayo kita pergi dulu"Ucap salah satu penari langsung keluar diringi semuanya



Xia lu langsung melihat kesekitar kamar,dia menangkap pakaian penari yang terlipat didepan meja rias beserta satu buah pedang



Gadis itu langsung mengambilnya,dia berlari keruang pengganti pakaian yang hanya terhalang oleh Kain yang berada disudut kamar dibalik lemari besar



Xia lu langsung mengganti melepaskan pakaiannya dan melonggarkan ikatan kain yang mengikat didepan dadanya begitu erat dan berlapis



Gadis itu melepaskan samarannya,Rambut cantiknya terurai panjang,tubuhnya terlihat begitu seksi dilengkapi wajahnya yang cantik



Kini Xia lu tampak berbeda,Dia bagai gadis sangat cantik yang terlihat polos dan lugu seperti penari cantik




Tidak sadar dari dalam kamar,suara dengkuran orang tertidur terdengar dibawah kasur kecil yang berada disamping Lemari



Diaula utama



Wajah semua orang tampak sudah sedikit kecewa menunggu Penutup acara yaitu Penari khusus dari Guru Min hu yang akan menampilkan tarian beladiri yang sangat ditunggu semua orang



Guru Min hu tampak marah mengetahui ada orang yang ingin memperburuk namanya



*Kaisar Wezi!,Kau sungguh pria licik*(batin Guru Min hu)



"mana penarinya?"


"lama sekali,apa guru sekarang sudah bisa berbohong"


"Membuat orang menunggu,Guru macam apa itu"



Bisik-bisik para Kaisar dari kerajaan Lain ataupun Para Pangeran



*Ya tuhan,bantulah aku tidak ada yang bisa memimpin tarian itu selain Putri Yu ri,aku harap dia baik-baik saja digenggaman Kaisar Licik itu*!(batin Guru Min hu)



Tiba-tiba dipintu masuk aula para penari berjumlah tujuh orang berjalan dengan anggunnya ketengah aula



sontak semua mata dalam aula menuju pada para penari



Terlihat Gadis cantik yang berjalan ditengah dengan wajah ditutupi sebagian oleh topeng emas,Hanya bibir seksi dan mungilnya yang terlihat menggoda



Para penari berjalan begitu anggun dan percaya dirinya



"apa nama tarian ini?,aku tidak ingat namanya namun aku pasti akan tahu tariannya"tanya Xia lu yang berjalan didepan dengan tatapan lurus



"Tarian Beladiri"jawab salah satu penari yang berada dibelakang Xia lu



Mereka tidak merasa heran sang pemimpin penari bertanya hal itu karena bagi mereka memang ada pemimpin tari yang bisa saja lupa karena terlalu banyak menghapal tarian



*Tarian beladiri*?(batin Xia lu)



Sampai ditengah aula,semua orang jadi terdiam memerhatikan masing-masing penari yang begitu cantik hanfunya maupun hiasan wajah mereka



Guru Min hu yang berduduk ditempatnya menghela nafas lega namun dia jadi heran melihat pemimpin penari bukan orang suruhannya



Kaisar Wezi yang berada diatas singgasana jadi mengepalkan tangannya dengan erat,dia merasa harinya sangat sial



Musik mulai dimainkan,Para penaripun bersiap mengambil posisi mereka dengan mengelilingi Xia lu ditengah dan meumbarkan cambuk ditangan mereka mengarah pada Xia lu



Xia lu yang berdiri ditengah memutar tubuhnya dengan mengarahkan pedang ditangannya pada semua penari yang mengelilinginya



Para penari menghindar mundur secara serentak dan berputar indah seraya melayangkan cambuknya



Xia lu yang sudah mengerti tarian ini pun menikmatinya,para penari akan menunjukan kemampuan beladirinya melawan dirinya itulah yang Xia lu pahami



Kini keadaan jadi serius,Keadaan jadi ricuh akan tarian yang semakin menegangkan



Musik diiringi tarian itu berhasil membuat semua terdiam begitu menikmati tarian bermacam-macam jurus yang ditunjukan oleh pemimpin penari yang mereka lihat bertopeng sebagian emas



Xia lu begitu memukau dimata para pangeran ataupun para pemuda,Hanfunya yang terhembus angin beserta rambutnya yang tertepa angin dengan berputar indah mengarahkan pedangnya



Tiba-tiba Enam penari hampir lupa tarian selanjutnya membuat keadaan jadi terhenti sekejap



Xia lu memilih terus menari begitu memukau mengembalikan keadaan,Para penari lainnya pun jadi ingat dan melanjutkan tariannya dengan tersenyum senang karena pemimpin tari memberi kode



Kaisar Zhang yang berduduk ditempat sedari tadi melirik kesekitar lalu melirik penari yang bertopeng emas dengan mata tajamnya



*gadis penari bertopeng itu mengapa tidak terasa asing*(batin Zhang)



Kaisar Ying yang berduduk sedari tadi melirik Penari bertopeng emas langsung berdiri dari dudukannya yang berada paling ujung



Saat tarian sudah berhenti,Xia lu menundukan dirinya dengan anggun diiringi penari lainnya lalu mendongakan kepalanya sempat melirik Kaisar Ying yang berdiri sedang meliriknya dari jauh



*mata itu*(batin Kaisar Ying)



Kaisar Zhang menajamkan penglihatannya melirik sudut bibir seksi gadis bertopeng yang terlihat tidak asing dimatanya



Xia lu yang merasa banyak yang mulai ingin mengetahui dirinya langsung berbalik dan berlari keluar aula



"Berhenti gadis bertopeng!"perintah Kaisar Ying berlari mengejar Xia lu lebih dulu



Keadaan jadi ramai melihat Kaisar Ying yang berlari mengejar Gadis bertopeng



Para penari lain jadi berbalik dan juga pergi



Kaisar Zhang juga berdiri,dia keluar dari Aula mencari keberadaan orang yang bersamanya sudah mulai tadi tidak muncul



Semua orang jadi terheran dengan apa yang terjadi melihat Kaisar Ying pergi mengejar ketua tari tadi



Dijalan istana keluar dari aula Xia lu berlari kencang dan melempar pedang ditangannya kesambarang arah



Dibelakangnya terdapat Kaisar Ying yang berlari kencang mengejar dirinya



"sialan"ucap Xia lu yang sempat terhenti melepaskan sepatu sandal milik aksesoris penari juga



Sepatu sandal terlihat cantik itu ditinggalkan begitu saja ditengah jalan istana,Xia lu terus berlari dengan mengangkat bahwa hanfunya



*demi nama baik Guru Min hu aku melakukan hal berbahaya ini*(batin Xia lu)



Sudah diujung jalan istana yang menunjukan dua belokan kanan dan kiri yang akan melanjutkan jalan istana menuju tempat lainnya



Xia lu membelokan diri kejalan sebelah kanan,tepat saat berbelok dia menangkap tempat Wc dijaman itu



Xia lu bersembunyi dibalik samping bangunan kayu yang adalah tempat pembuang air besar maupun kecil yang tidak terdapat Bola lilin penerang cahaya disitu



gadis itu menghembuskan nafas lega


"hoss..hoss..aku istirahat dulu disini semoga Kaisar Ying tidak menemukanku karena disini tempatnya agak gelap,ini aneh mengapa dia jadi mengejarku"gumam Xia lu memegang dadanya



Xia lu menunduk kebawah memandang kedua kaki mulusnya yang tanpa alas karena melepaskan sepatu sandal beserta kaus kakinya



"kasihan sekali aku"gumam Xia lu miris akan nasibnya



xia lu kembali menengok kanan lalu kiri


"tempat ganti tadi tidak terlalu jauh disana aku harus bisa cepat-cepat berganti disana"Gumam Xia lu yang bersiap ingin berlari



Tiba-tiba saat ingin berlari dari belakang tangan Kekar menahan tangan Xia lu yang sebelah kanan


"Tunggu"Ucapnya yang terdengar tidak asing ditelinga Xia lu



Orang itu langsung menarik tubuh Xia lu dan mendorongnya kedinding ditempat pembuangan air besar itu


"buuk"suara tubuh Xia lu yang tersandar didinding



Xia lu melototkan matanya dengan jantung berdegup kencang melihat orang didepannya



"Aku ingin melihat wajahmu ketua penari"Ucap Kaisar Zhang mendekati dirinya pada Xia lu



Kaisar Zhang memandang tubuh Xia lu dari atas sampai bawah



Kaisar Zhang menempelkan sebelah tangannya didinding dan menatap tajam manik mata Xia lu didepannya



Xia lu sudah begitu panik akan kemunculan tiba-tiba Kaisar Zhang


*dia mengapa bisa ada disini,Tapi tadi aku memang bilang,dalam keadaan darurat tentu saja dia berada disini untuk mencariku*(batin Xia lu)



**buang air kecil\=keadaan darurat**



Kaisar Zhang mendekatkan wajahnya lebih dekat menatap wajah Xia lu terutama sudur bibir gadis didepannya



*bibirnya terasa tidak asing*(batin Zhang)



Tangan Zhang sebelahnya terulur ingin melepaskan topeng sebagian yang terpasang diwajah cantik Xia lu



Mata Xia lu jadi melotot,dia bingung apa yang harus dia lakukan jikapun lari tidak bisa



*Lari Kak zhu sangat cepat,dia pasti bisa mengejarku apalagi saat ini dia berpokus menatapku seperti itu*(batin Xia lu)



"aku penasaran ingin melihat seluruh wajahmu"Ucap Zhang sedikit lagi ingin terlepas topeng emas yang melekat diwajah Xia lu



"Hei!"teriak seseorang menyentuh pundak Kaisar Zhang dari belakang



Kaisar Zhang langsung menolehkan kepalanya kebelakang melirik orang yang berteriak



Xia lu bertambah terkejut mendengar dan melihat orang yang berteriak,dia jadi begitu panik



"Gadis bertopeng jangan lari!"Ucap Kaisar Ying



\****bersambung***..



*ayo siapa yang udah gk sabar nih,maaf yh author up tiga hari sekali tapi Up sekali dalam satu hari itu tiga kali*\*