EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Rasa yang tersembunyi


Sontak Kaisar Zhang langsung menarik tangannya kembali baru tersadar menyentuh bibir gadis yang pernah tersentuh dengan bibirnya


Xia lu memalingkan mukanya menatap kesekitar kamar


"lalu apa yang kakamu inginkan?"tanyanya mencoba ikut merasakan kebingungan Lelaki yang selalu menolongnya dalam bahaya itu


"Kakaku ingin Putri Mu xi aku bebaskan"Jawab Zhang yang membuat Xia lu sontak langsung berpikir


Xia lu mendongakan kepalanya menatap kembali wajah Zhang


"Kau terima saja,mungkin Kakamu ada maksud lain..Jika dia sembuh aku yakin dia akan berubah,aku mengerti bahwa Pangeran Lu Zheng pernah menyukai Putri Mu xi dan dia adalah cinta pertamanya..Mungkin membebaskan Wanita hanya untuk suatu pengasihan"Ucap Xia lu dengan tatapan teduh menatap wajah Zhang yang terlihat sangat serius mendengar perkataannya


"dan aku tau kau merasa ini tidak adil bukan?,Kau merasa kakamu tidak peduli pada harga dirinya sendiri malah ingin membebaskan wanita yang tidak peduli sama sekali dengannya,benarkan Kaisar Zhang?"tanya Xia lu


Zhang mengangguk mendengar ucapan Xia lu yang sangat benar dirasakannya


"Menurutku Kau terima saja keinginan kakamu,jika aku menjadi dirimu aku juga pasti akan menolak keinginan itu tapi bagaimana lagi Kakamu harus sembuh!"Ucap Xia lu tersenyum lembut menatap manik mata Kaisar Zhang


Kaisar Zhang sontak langsung menjauhkan tubuhnya dari ranjang dan berjalan keluar dari kamar tanpa mengeluarkan sepatah kata apapun


Xia lu menaikan kedua alisnya bingung akan sikap aneh Kaisar Zhang


"dia memang selalu aneh"gumamnya berbaring kembali dan menarik selimut


Xia lu melanjutkan tidurnya kembali



**Pagi menyapa**


Langit begitu cerah,burung-burung bertebangan dilangit


Bunga-bunga bermekaran dan tanaman tampak menghijau begitu subur



Sinar terik matahari mengenai seorang Gadis cantik yang melakukan Push up ditengah lapangan dengan pakaian Hanfu yang berbaju pendek dengan celana panjang digunakan untuk berlatih para prajurit



"99..100"Ucap Xia lu menghitung berapa kali dia push up



"seratus sa.."Ucap Xia lu terpotong dan terhenti merapatkan tubuhnya ketanah karena mendengar teriakan Ceh yi yang berlari kearahnya



"Putri.."Teriak Ceh yi menghadap Xia lu



"ada apa?"tanya Xia lu mengubah posisinya berdiri



"Putri didepan gerbang istana,baaaanyak sekali pemuda yang ingin mengunjungi anda sekaligus memberi hadiah,Ada seorang Pangeran,Tuan muda dan lain sebagai macam kalangan"Ucap Ceh yi menatap wajah Xia lu



Xia lu mengangguk


"suruh mereka semua masuk dalam kediamanku"Ucap Xia lu yang langsung diangguki Cepat oleh Ceh yi



Ceh yi langsung berlari kembali keluar gerbang kediaman Xia lu



**Didepan gerbang**..


keadaan begitu ramai akan para pemuda masing-masing memegang sebuah bingkisan banyak sudah bertulisan diatasnya macam-macam



"Apa kita datang terlalu pagi?,mungkin Putri belum terbangun"



"Aku tidak sabar melihat wajah cantik Putri itu"



Tiba-tiba dari dalam seseorang berteriak


"Kalian semua boleh masuk dan mengunjungi kekediaman Putri Xia lu,Putri mengijinkannya"Teriak Ceh yi



Sontak semua pemuda menoleh,pintu gerbang langsung dibuka lebar


Para pemuda langsung berhamburan masuk sampai-sampai menabrak tubuh Ceh yi yang berdiri ditengah-tengah



"awww"ringis Ceh yi memegang lengannya



"Putri kehidupan anda mungkin sudah mulai berubah,bahkan semua pemuda sepertinya tergila-gila dengan anda,semoga Putri menemukan Lelaki yang juga mencintainya"ucap Ceh yi



\*\*\*



**Di Kediaman Xia lu**


Para pemuda tadi berdiri mengumpul ditengah lapangan tempat Xia lu berolahraga pagi hari



Xia lu yang baru selesai mandi dan berpakain rapi memakai hanfu bewarna biru muda yang tidak mencolok dengan rambut yang dikuncir kebelakang



Dia langsung keluar dari kamar dan berjalan menuju depan para pemuda yang memenuhi kediamannya



"Kheem"dehem Xia lu yang sontak membuat para pemuda langsung tertuju padanya



"Putri Xia lu"panggil salah satu pemuda langsung tersenyum



"Aigooo,Dia saaaaaangat cantik"



"Sudah cantik masih lajang lagi"



"Benar-benar cantik"



Xia lu menatap para pemuda didepannya


"Kalian semua terimakasih atas kunjungannya"Ucap Xia lu tersenyum lembut



"Putri anda jangan tersenyum,itu semakin membuat hati saya berdebar-debar"goda Salah satu pemuda dengan menatap Xia lu lembut



"Kami juga senang kau mengijinkan masuk"Ucap salah satu Tuan muda



"Dan ini kado untuk Putri"


"ini saya membuatnya dari malam tadi"


"Saya sangat menyukai anda"




"TENANG"Teriak Xia lu agar semua pemuda berdiam



Tiba dari pintu gerbang dikediaman Masuk Seseorang Lelaki dengan tubuh kekar dan pakaian terhormatnya terlihat sangat tampan



Dia berjalan ketengah perkumpulan pemuda,semua pemuda sontak berminggiran dengan kepala menunduk



Sampai didepan Xia lu,orang itu berbalik dan menatap semua pemuda dengan mata tajam dan wajah dinginnya



"silakan lanjut"Ucap Kaisar Zhang berbalik kembali dan berdiri disamping Xia lu



Xia lu menatap wajah Kaisar Zhang


*mengapa dia pagi-pagi datang kesini*(batin Xia lu)



Kaisar Zhang menatap sekilas wajah Xia lu lalu menatap lurus kembali dengan melipat kedua tangannya



"Baiklah..kalian berikan kadonya padaku satu persatu dan kalian bisa meminta apapun selain hal yang berlebihan"Ucap Xia lu tersenyum hangat melirik semua pemuda



"Baik Putri"serentak semuanya



"Pelayan"panggil Xia lu berucap keras



Langsung Muncul banyak pelayan menghadap Xia lu



"Kalian berbarislah disini sampai depan kamarku"perintah Xia lu yang dilaksanakan cepat oleh pelayan



Xia lu menatap para pemuda yang berdiri didepan dan memintanya maju untuk pemberian bingkisan



"Semoga Putri Xia lu cepat sembuh total"ucap pemuda yang pertama memberikan bingkisan pada Xia lu



Xia lu mengambilnya dengan senyuman hangat lalu memberikan pada pelayan dibelakangnya



Pelayan dibelakang Langsung mengambil dan memberikannya lagi pada pelayan yang tidak jauh darinya,bingkisan itu sampai tangan ketangan



Satu persatu pemuda memberikan bingkisan,ada yang meminta tanda tangan Xia lu,ada yang meminta ber tos pada Xia lu



Kaisar Zhang yang berdiri sedari tadi dengan melipatkan kedua tangannya didepan dada mendengar bisikan seseorang ditelinga tajamnya



"Aku ingin saat memberi kado meminta mencium tangan putri Xia lu"



"Atau mencium bibir seksinya itu,Terlihat wajah Putri Ini sangat polos dan lugu"



"tidak tahu saja wajah polos belum tentu tidak lihai di atas ran.."bisik pemuda itu terpotong



"BUBAR"bentak Kaisar Zhang tiba-tiba membuat semua orang terkejut



"Kalian pergilah semuanya atau aku akan panggil pengawal dan menghukum kalian ditempat"ancam Kaisar Zhang,wajahnya tampak memerah padam terlihat marah bercampur cemburu sedari tadi



Para pemuda langsung berhamburan pergi dengan tubuh gemetar melihat raut wajah menakutan Kaisar Zhang



Kaisar Zhang langsung menarik tangan Xia lu dan membawanya kedalam kamar gadis itu



Xia lu jadi terkejut dengan sikap aneh Kaisar Zhang



**Sampai dalam kamar**..


Xia lu langsung melepaskan tangan Kaisar Zhang yang memegang pergelangan tangannya



"apa yang kau inginkan Kaisar Zhang?,Mengapa kau malah mengusir mereka semua?"Bentak Xia lu berwajah kesal menatap Kaisar Zhang



"aku tidak ingin mereka memberi bingkisan padamu!"jawab Zhang memajukan tubuhnya pada Xia lu



"Mengapa kau mencampuri urusanku!,itu tidak ada hubungannya denganmu,mereka bahkan jauh-jauh datang keistana hanya untuk memberi bingkisan Kaisar Zhang"Ucap Xia lu memundurkan langkah kakinya



"tidak ada hubungannya denganku?"Ucap Zhang terus melangkah maju



"Semua bingkisan ini,aku bisa memberimu lebih dari ini"Ucap Zhang berwajah dingin terus melangkah mendekati Xia lu



"Tapi aku tidak membutuhkannya"Ucap Xia lu yang terus memundurkan dirinya sampai sudah berada ditepi ranjang



"Lalu mengapa kau setuju menerima bingkisan Lelaki lain?"Tanya Zhang terus mendekati Xia lu



Xia lu jadi terbaring diatas ranjang dengan menyilangkan kedua tangannya didepan dada dan wajah heran akan sikap Kaisar Zhang yang baru dilihatnya



Kaisar Zhang menatap wajah cantik Xia lu yang berada dibawahnya



"aa..apa yang sebenarnya kau inginkan Kaisar Zhang,kubilang kau tidak ada hubungannya denganku!"ucap Xia lu menatap manik mata Lelaki diatasnya



"aku hanya tidak suka mereka memandangmu lebih lama,aku tidak suka kau melirik lelaki lain,aku tidak suka kau menerima apapun dari Lelaki lain dan aku paling tidak suka ada Lelaki yang mengatakan buruk padamu!"Bentak Kaisar Zhang yang membuat Xia lu jadi terkejut