
Malam hari
Tampak bulan bersinar dilangit memancarkan cahaya terang yang menyinari alam
cuaca begitu dingin,hembusan angin bertiup kencang menerpa tirai jendela kayu dalam sebuah kamar
"Hmm,anginnya sejuk"gumam seorang gadis berdiri didepan jendela itu dengan memegang erat selimut menutupi tubuhnya
"aku merasa heran dengan liontin ini,bukannya kemarin tidak dibolehkan memesannya namun mengapa langsung sudah selesai dan dikirimkan padaku?"gumam Xia lu mengerutkan alisnya sambil memandang pemandangan langit malam dari jendela
"aku yang melakukannya"saut seseorang berjalan dari belakang menghampiri Xia lu
Xia lu seketika kaget mendengar suara dan kedatangan orang dalam kamarnya
"Huh,Zhang"kesalnya membalikan tubuh melirik Pria gagah yang sudah berada didepannya
"Apa yang kau bilang tadi?"Tanya Xia lu menatap wajah Zhang
Zhang tersenyum pada Xia lu
"aku yang membolehkan kau memesan liontin itu,karena Tuan pembuatnya memang aku yang melarang untuk siapapun yang memesan liontin jenis itu karena Itu liontin yang sama akan Pasukanku Xia lu..tapi aku membolehkannya untukmu dan kau boleh meminta lebih"jawab Zhang dengan lembut
"Benarkah?,apa buktinya itu Jenis liontin pasukanmu?"Tanya Xia lu tidak yakin
Xia lu mengeratkan selimut menutupi kepala rambutnya dengan bibir moncong seperti bebek terlihat sangat imut
Zhang terkekeh akan Xia lu yang merasa tidak yakin akan pemberitahuannya
"Kau ingin liat?"gumamnya
Zhang tiba-tiba melepaskan Pakaian atasnya yang berlapis dua
Xia lu melotorkan matanya melihat Pria didepannya melepaskan pakaian atas,gadis itu langsung berbalik menghadap luar jendela kembali
"Zha..Zhang,apa yang kau lakukan mengapa me..me..melepas pakaianmu kau tau kan Suatu tradisi dijaman ini ba..bahwa jika seorang Pria memamerkan tubuhnya pada seorang gadis berarti Pria itu tertarik dengannya dan akan me...me ..nikahinya"ucap Xia lu tergagap
Zhang terkekeh mendengar ucapan Xia lu sembari meletakan Pakaian atasnya diatas ranjang dan mendekati Xia lu kembali
"Apa kau sekarang membahas masalah pernikahan denganku?,Apa kau bersedia menjadi Permaisuriku dan kita hidup bersama mengukir indah masa depan kita Xia lu?"Tanya Zhang yang sontak membuat Xia lu mematung tak bergeming ditempat tidak bisa mengeluarkan kata apa-apa
Zhang membalikan tubuh Xia lu menghadapnya,ia memperbaiki selimut yang menutupi kepala Xia lu dan mengusap rambut gadis itu dengan lembut
"Aku ingin menikahimu Xia lu dan apa kau bersedia?"Tanya Zhang lagi langsung melamar secara blak blakan,ia menatap lembut wajah Xia lu yang tampak kebingungan
Zhang menyentuh kedua pipi Xia lu dan mendongakan kepala gadis itu agar menatap matanya
apa yang harus kujawab,aku juga ingin kita menikah Zhang tapi apa takdir mendukung kita bersama?,aku takut saat kita sudah menikah tiba-tiba Aku kembali ketubuh asliku dan aku tidak bisa membayangkan hal itu!(batin Xia lu)
Xia lu langsung berbalik kembali membalikan tubuhnya membelakangi Zhang dengan mata berkaca-kaca,hatinya menyeri membayangkan hal buruk yang akan terjadi
aku takut Zhang saat kita menikah tiba-tiba aku kembali ketubuh asliku dan kita tidak akan bertemu lagi selamanya,apa yang harus kulakukan sekarang aku terjebak dalam cinta ini dan aku juga tidak ingin kembali(batin Xia lu)
Xia lu menatap keatas langit menyeka air mata yang ingin keluar,ia berbalik kembali dengan perasaan yakin dan menatap manik mata Zhang
"aku mau menikah denganmu tapi ada syaratnya Zhang"ucapnya tersenyum menyembunyikan isi hatinya
"Apapun syaratnya aku akan melakukannya untukmu"ucap Zhang menyentuh wajah Xia lu kembali dengan wajah sangat serius
"Syaratnya kau harus menunggu selama sebulan untuk menikah denganku apa kau setuju?"Tanya Xia lu tersenyum
"Sebulan?"gumam Zhang agak terkejut akan syarat Xia lu,ia berpikir jika begitu akan menunggu lama
"Apa kau tidak setu.."tanya Xia lu terpotong
"Aku setuju,aku akan menunggu selama sebulan dan aku akan mengikatmu besok dan besok paginya dengan tunangan,Kita akan bertunangan segera dan tidak akan ada yang berani menyakitimu sekalian Ying"Ucap Zhang dengan wajah serius
Xia lu tersenyum,ia langsung memeluk tubuh Zhang dengan perasaan takut bercampur senang
aku akan melihat selama sebulan kedepan apa aku akan kembali setelah menyelesaikan masalah disini,jika aku tidak kembali-kembali berarti aku memang sudah ditakdirkan bersama Zhang disini(batin Xia lu)
"aku ingin ramai"jawab Xia lu tersenyum mencium aroma bau badan Zhang dalam pelukannya
"baik"angguk Zhang
tiba-tiba pandangan Xia lu terarah kebawah menangkap sesuatu yang pernah dilihatnya
"tato?,kau memiliki tato dipunggung?"Tanya Xia lu melepaskan pelukannya terhadap Zhang
Xia lu beralih berdiri dibelakang Zhang dan memandang tato dibelakang punggung Pria berbadan kekar dan sixpack itu
"iya itu tato bergambar Kepala singa dan dibelakang leher adalah bunga mawar yang nampak mekar"jawab Zhang tersenyum
"wah..apa arti tato ini bagimu?"Tanya Xia lu menyentuh belakang punggung Zhang
"Artinya.."ucap Zhang terpotong mendengar suara langkah kaki yang terdengar tidak jauh ditelinga tajamnya
"Tok..tok"ketuk seseorang dari luar kamar mengetuk pintu
"Apa Putri masih bangun?,bukankah Putri Ingin Sup ayam hangat tadi"tanya Ceh yi yang berucap dari luar kamar dengan membawa nampan yang atasnya terdapat mangkok berisi sup ayam
"Apa Kaisar Zhang ada didalam sedari tadi aku mencari Yang mulia?"tanya Han shu yanh berdiri disamping Ceh yi
"mana aku tahu dan tidak mungkin juga malam begini Kaisar Zhang bersama Putri Xia lu?"Tanya Ceh yi dengan wajah polos menatap Han shu disampingnya
Zhang dan Xia lu seketika merasa panik mendengar dua orang yang berbicara diluar kamar itu
"cepat..cepat sembunyi dibawah Ranjang"bisik Xia lu mendorong tubuh Zhang mendekati Ranjang
Zhang mengangguk,ia langsung mengambil posisi tiarap dan bergeser masuk dalam bawah Ranjang
Xia lu langsung berlari mendekati pintu kamar dan membukanya tidak terlalu lebar
"Ceh yi masuklah"Suruh Xia lu tersenyum melirik Ceh yi yang membawa nampan
Ceh yi tersenyum senang dan masuk dengan kepala menunduk
Dibawah Ranjang Kaisar Zhang mengangkat tangannya menarik dengan cepat pakaian miliknya yang bergantung kebawah dari atas ranjang ingin jatuh kelantai
"Letakan diatas meja makan situ"Suruh Xia lu tersenyum masih berdiri memegang Pintu dengan sebelah tangan dan sebelah tangannya memegang selimut yang menutupi tubuhnya
Ceh yi meletakan nampan dibawanya keatas meja berbentuk bundar yang berada tidak jauh dari pintu
Xia lu melirik Han shu yang masih berdiri ditempat
"Eh Han shu,apa yang kau lakukan disini?"Tanyanya tersenyum pada Han shu
"Saya mencari Kaisar Zhang Putri,saya pikir Yang mulia sedang bersama anda"jawab Han shu tersenyum hangat
"tidak ada,kau lihat tidak ada siapapun dalam kamarku mungkin dia sudah kembali saat kau kesini"Ucap Xia lu menggeser sedikit tubuhnya memperlihatkan dalam kamarnya
"Apa saya boleh masuk?"Tanya Han shu dengan sopan
"boleh"jawab Xia lu tersenyum
Dibawah ranjang
Zhang menghembuskan nafasnya dengan kasar memandang kesamping menatap lantai dan dinding dalam kamar Xia lu
Anak nakal itu tidak kusangka dia mencariku,bukankah tadi aku menyuruhnya bertugas memantau Kekaisaran Yuan mengapa dia bisa ada disini?(batin Zhang)
Han shu melangkahkan kakinya masuk dan mendekati jendela,ia melihat keluar jendela dan menatap kebawah namun tidak ada disiapapun yang dilihatnya
Han shu berbalik kembali,Mata tajam Han shu menelisik dalam kamar Xia lu dan menangkap sesuatu dibawah ranjang
"Apa itu?"Tanya Han shu menangkap sedikit Kain nampak terlihat keluar dari bawah ranjang,ia pun berjalan ingin mengambil kain itu dari bawah Ranjang
bersambung..