EXTRAORDINARY YOU

EXTRAORDINARY YOU
Terkunci


"Benar suzy...kapan wanita ****** itu kembali..apa dia sudah mati karena kelaparan diluar sana?"Tanya Selir Mei mei melirik Selir agung suzy yang berada disamping kanan


"Mungkin benar yang kau katakan..haha"tawa selir agung suzy


Semua selir ikut tertawa jika memang dipikiran mereka itu benar bahwa wanita yang begitu mereka benci mati



**Malam Hari**



Dua orang berpakaian serba hitam sedang bersembunyi dibalik pohon besar



"Kaka zhu sepertinya penjaga malam ini bertambah banyak"Ucap Xia lu yang melihat sekitar



"Lelaki tua itu sudah mencurigaimu..jadi kita harus berhati-hati jangan sampai melihat kita berdua"ucap Kaisar Zhang



"benar"ucap Xia lu



Tiba-tiba terdengar suara seseorang tidak jauh



"Jaga gerbang besar kediaman ini dengan baik-baik..katanya yang mulia Kaisar wezi merasa ada orang asing yang memasuki kediamannya diam-diam"Ucap Qian berbicara pada Penjaga gerbang besar



"Tentu Saja Pengawal qian,tidak akan ada yang bisa masuk sembarangan"ucap penjaga itu yang badannya kekar



Xia lu yang mendengar itu mendekat Ke kaisar Zhang


"Kita memasuki lewat depan atau belakang?menurutmu kita lebih baik lewat mana jika depan ada enam penjaga jika belakang ada dua penjaga yang adalah sepasang suami istri"Tanya Xia lu



"mengapa kau bertanya padaku?"Tanya balik Kaisar Zhang membuat Xia lu jadi kesal



"untuk apa aku membawamu ikut bersamaku jika kau tidak berguna"jawab Xia lu menatap kaisar Zhang disampingnya dengan wajah kesal



"Apa katamu tidak berguna?kau bilang aku tidak berguna..baik..kau tunggu disini saja aku akan mengambil titah itu untukmu secepat mungkin"Ucap Kaisar Zhang begitu sensitif



Setelah mengatakan itu Kaisar Zhang langsung pergi dengan berlari cepat menuju tempat penyimpanan pusaka itu tanpa takut ketahuan



Xia lu melototkan matanya dengan wajah tidak percaya


"Baru pertama kali aku melihat sikap orang itu begitu sensitif..aku kan cuman bilang untuk apa membawanya jika tidak berguna bukan mengatakan dia tidak berguna..ahh aku harus pergi kebelakang tempat penyimpanan pusaka itu"Ucap Xia lu melihat keadaan sekitar dari balik pohon



Merasa sudah aman Xia lu berlari dengan wajah waspada sampai melirik sekitar,dia bersembunyi dari tempat ketempat



Kaisar Zhang sampai didepan tempat penyimpanan harta pusaka itu langsung saja menaiki tangga



Dia mengeluarkan sesuatu dari selipan pakaian hitamnya yaitu sebuah botol sangat kecil



Dia berjalan dengan wajah santainya


enam pengawal yang menjaga depan tempat itu jadi terkejut dengan lelaki didepan mereka



Belum sempat para penjaga tempat itu maju semuanya ambruk tiba-tiba dilantai secara bersamaan



Kaisar Zhang masuk dalam tempat itu dengan wajah santainya dan menutup pintu kembali



Dia berbalik dan melihat sekitar tempat itu yang terdapat banyak rak lemari bersusun rapi memenuhi tempat itu



Di rak itu masing-masing terdapat pusaka terdahulu seperti pedang,cambukan,mahkota,patung dan lainnya yang adalah milik para leluhur terdahulu



"permisi"ucap Kaisar Zhang mulai berjalan melangkahkan kakinya



Dia berjalan diantara rak-rak sekitar sambil melihat samping kanan dan kiri



tiba-tiba matanya menangkap sebuah busur dan anak panah yang terbuat dari emas,dia sejenak terhenti melihat nama yang tertera didepan busur dan anak panah itu



"Kaisar Lu wei..sahabatku"Gumam Kaisar Zhang membaca tulisan yang terdapat didepan pusaka itu



"bukankah ini nama Kaisar terdahulu kekaisaran taitai?yang dibilang telah membunuh saudara lelakinya sendiri atau Kaisar pemimpin Kekaisaran Xingxing sebelum Kaisar wezi..Tapi aku tidak percaya akan itu..Aku yakin Kaisar wezi yang telah membunuh dua Kaisar itu sekaligus agar keponakannya bisa menduduki tahta Kekaisaran taitai dan Dia menduduki tahta kekaisaran Xing xing"Gumam Kaisar Zhang



"Entah bagaimana nasib put.."Ucap Kaisar Zhang terpotong ketika mendengar suara seseorang memanggil



"Kaka zhu..ssst..meong..meong"Panggil Xia lu yang berada didepan kamar kecil



Kaisar Zhang menoleh kesamping kiri keasal suara,matanya menangkap Xia lu yang berdiri depan kamar begitu jauh darinya



"bagaimana dia bisa ada disitu?"Gumam Kaisar Zhang



"mungkin aku salah lihat..ada apa dengan mataku hari ini"Ucap kaisar Zhang mengalihkan pandangannya



"meong meong..hei hei..kaka zhu"panggil Xia lu lagi bersuara kucing



Xia lu jadi kesal,dia langsung saja menghampiri Kaisar Zhang



saat sudah dekat dengan Kaisar Zhang tiba-tiba pintu dari depan itu terbuka hingga suaranya terdengar ditelinga tajam Kaisar Zhang dan Xia lu



Kaisar Zhang baru tersadar ternyata benar ada xia lu yang dilihatnya,dia langsung berlari mendekati Xia lu,Mereka berjalan mengendap-endap dan bersembunyi dibalik rak samping dan sampingnya lagi



"Kau i.."kesal Xia lu terpotong,Kaisar Zhang menutup mulutnya dengan tangan agar tidak berbicara dulu



Kaisar Zhang menatap wajah Xia lu dari dekat


*pria yang cantik dan tampan*(batin Kaisar Zhang)



"Suamiku setelah ini kita pergi kerumah saudara perempuanku"Ucap wanita berjalan diantara rak-rak dengan memegang kipas cantik ditangannya



"Iya linsu...malam ini adalah ulang tahunnya bukan?"Tanya Fu



"Iya..kita harus mengunci pintu kamar dan juga jendela setelah itu baru kita pergi"jawab lin su



Dua orang yang bersembunyi dibalik rak jadi hanya berdiam sambil kepala mereka menengok secara bersamaan melihat Dua sepasang suami yang memasuki kamar kecil



"apa mereka akan membawa kuncinya?"tanya Xia lu tanpa melirik kebelakangnya yang terdapat Kaisar Zhang



"Kurasa mereka akan menyimpannya disuatu tempat"jawab Kaisar Zhang mendekatkan wajahnya pada Xia lu sambil melirik kearah kamar itu



"benarkah?"Tanya Xia lu



"iya"Jawab Kaisar Zhang



**Dalam kamar itu**..


"ayo kau tutup jendelanya fu"Suruh istrinya itu yang sedang mengambil rantai yang terdapat gambok diujungnya beserta kunci diatas meja itu



"sudah selesai"jawab Fu suaminya yang sudah menutup jendela dan menguncinya dengan rantai gambok



"Mari kita keluar"Ucap Linsu keluar dari kamar itu dengan suaminya



wanita paruh baya itu mengunci juga pintu kamar itu,setelah itu dia memundurkan kakinya dua langkah



Dia berduduk dan menggeser papan dilantai kesamping


Disitu terdapat penyimpanan rahasia



ditangan satunya yang terdapat kunci dia masukan dalam bawah lantai itu dan menggeser kembali papan lalu berdiri




"mari"ucap suaminya membawa berjalan



Dua sepasang suami itupun pergi dari tempat penyimpanan harta leluhur itu



....



Xia lu dan Kaisar Zhang yang sedari melihat langsung berlari ketempat wanita yang menyimpan kunci itu tadi



Kaisar Zhang berduduk dan menggeser papan tadi lalu mengambil kunci didalamnya



Kunci itu langsung dia lempar pada Xia lu dan Xia lu menangkapnya dengan wajah tersenyum pada Kaisar Zhang



"Terimakasih Kaka"Ucap Xia lu tersenyum pada Kaisar Zhang lalu berjalan mendekati pintu kamar



Xia lu langsung memasakan kunci pada gembok dan akhirnya terbuka



Pintu itu langsung didorong Xia lu hingga terbuka


Xia lu berbalik dan melempar kunci itu kembali pada Kaisar Zhang



Kaisar Zhang menangkapnya lalu memasukan kunci itu kembali dan menggeser papan



Xia lu masuk dalam kamar itu dan melihat sekitar



Kaisar zhang juga masuk dalam kamar melihat sekitar kamar kecil itu



"waktu kita tidak banyak ayo kita mencarinya"Ucap Xia lu berjalan mendekati dinding



gadis itu menempel dinding sambil memerika dinding yang terbuat dari papan itu dengan wajah berpikir



Kaisar Zhang jadi terheran melihat Xia lu


"junyi..apa kau kesini hanya untuk menjadi cicak?"tanya Kaisar Zhang



"cicak?aku sedang memeriksa sesuatu diamlah pria sensitif"tegur Xia lu



\*\*\*\*\*


**Ditempat lain**


dihalaman depan tidak jauh dari tempat penyimpanan pusaka leluhur



dua orang sedang berjalan jadi terhenti


"Suamiku"panggil wanita itu dengan wajah terkejut



"apa?"tanya fu



"Kipasku tertinggal diatas meja"Ucap Linsu langsung melepaskan gandengan tangan Suaminya dan berlari pergi kembali menuju tempat penyimpanan harta leluhur itu



\*\*\*\*\*


**Dalam kamar tadi**..


Xia lu menempel terus dinding dari sudut kamar sampai keujungnya



Kaisar Zhang hanya berdiam melihat pemuda didepan matanya



"apa ada yang aneh?"Tanya Kaisar Zhang melihat Xia lu yang akhirnya berhenti



"emm..disini..aku merasa aneh dengan lukisan ini..jikaku ingat dalam mimpiku..disekitar kamar ini terdapat banyak pusaka maupun patung atau apanya itu..mungkin sudah dipindahkan"Ucap Xia lu



Xia lu membalikan tubuhnya dan berjalan ketengah kamar itu,kedua telapak tangannya dia dekatkan pada mata menjadikan teropong



Dia berputar dengan menoropong sekitar kamar dan menangkap Kaisar Zhang berdiri melipat kedua tangannya didepan dada yang sedang menatapnya dengan tersenyum tipis



"hehe"cengiran Xia lu menurunkan tangannya



Tiba-tiba terdengar suara langkahan kaki terdengar tidak jauh


"Kami mengambil sesuatu dulu"Ucap Fu pada para pengawal yang menjaga didepan tempat itu



Enam pengawal menundukan kepalanya secara bersamaan lalu menatap lurus kembali layak patung



Lin su yang sudah masuk dalam tempat itu berlari mendekai kamar



saat berada didepan kamar dia terkejut melihat pintu kamar yang dikuncinya tadi terbuka lebar



Dia masuk dalam kamar dan melihat sekitar tidak ada siapapun



dari samping pintu didalam kamar itu


Kaisar Zhang dan Xia lu bersembunyi dengan posisi Xia lu bersandar di dinding dan Kaisar Zhang berada didepan xia lu dengan tubuh begitu dekat,beruntung pintu dalam kamar menutupi tubuh mereka berdua



*Mengapa wanita itu bisa kembali*?(batin Xia lu)


Xia lu menatap wajah kaisar zhang yang begitu hitam bertambah hitam karena dimalam hari



"ini dia"Ucap Linsu mengambil kipas dari atas meja disudut kamar yang tadinya dia mengambil rantai gambok dan kunci



Dia berjalan keluar kamar dan menutup pintu kembali dan dia mengambil kunci dipenyimpanan bawah papan tadi



Dia mengunci kamar itu kembali dengan begitu erat lalu pergi dengan cepat



**Dalam kamar**...


Xia lu mendorong bidang dada Kaisar Zhang dan dia mendekati pintu kamar yang sudah ditutup dan dikunci



"kita terkunci"Ucal Xia lu mendorong-dorong pintu



"tidak ada jalan keluar..Jendela juga dikunci"Ucap Kaisar Zhang



"lalu kita bagaimana?"Tanya Xia lu



"kita tunggu saja besok hari atau sepanjang malam ini..sampai mereka kembali"jawab Kaisar Zhang dengan wajah datar



"tapi..bagaimana perguruan besok pagi nanti kita terlambat"Ucap Xia lu mendekati Kaisar Zhang



"tidak usah pikirkan itu..tenang saja selagi aku disini semuanya aman"Ucap Kaisar Zhang tersenyum tipis



"kau pikir kau siapa..spiderman ataupun penyihir yang berilmu hitam yang bisa hilang menghilang sekejap..ataukah harry pother?"Kesal Xia lu memayunkan bibirnya menatap Kaisar Zhang



"harry pother apa yang kau katakan itu?"bingung Kaisar Zhang



"Orang yang menghilang-hilang"kesal Xia lu



"oh"angguk Kaisar Zhang



"oh iya tadi kau masuk dari depan tempat ini lalu bagaimana kau bisa masuk..kan disitu ada enam pengawal yang berjaga..bagaimana bisa kau tidak diketahui dan sampai saat ini mereka tidak mencarimu kaka zhu?"tanya Xia lu dengan wajah penasaran



"Seperti Harry pother"jawab Kaisar Zhang tersenyum nakal pada Xia lu didepannya



*bersambung*...