
...____________________...
...Selamat Baca banh...
Setelah Baek-Kyung pergi, Dan-Oh langsung berubah lagi. Dirinya berteriak jengkel karena benar-benar sakit. Tapi Baek-Kyung malah berkata kasar seperti itu.
"Dasar berandal!" umpat Dan-Oh.
Dan-Oh pun jengkel disaat dirinya tiba-tiba berubah menjadi lebih ceria, tak bisa berkata dengan keinginan. Dirinya nampak pasrah dan tidak berdaya.Dan-Oh pun segera pergi untuk pergi ke kelasnya.
Ketika Dan-Oh sudah sampai di kelasnya, Sae-Mi langsung menyapanya dengan riang. Terlihat Joo-Da yang memasuki kelas. Dan-Oh bercerita kepada Sae-Mi kalau dia merasa aneh belakangan ini. Dia tidak bisa mengingat banyak hal dan berhalusinasi. Kepribadiannya juga berubah.
Sama dengan sikap dr. Lee, Sae-Mi pun menertawakan nya. Sae-Mi mengira itu pasti ada hubungannya dengan Baek-Kyung.
"Apa terjadi sesuatu dengan Baek-Kyung?" tanya Sae-Mi.
"Itu juga, tadi aku melihat nya dan merasa sangat kesal" jawab Dan-Oh.
"Jangan konyol. Semua orang di sekolah ini tahu kamu menyukai nya" ucap Sae-Mi.
Lagi lagi dan lagi, suara membalikkan halaman sebuah buku.
Psaaatt !!!
Dan-Oh membuka matanya kembali, dirinya telah memakai seragam olahraga. Tidak hanya itu, Sae-Mi muncul dan mengajak Dan-Oh untuk mengajak ke kantin.
Dan-Oh benar-benar bingung, tadikan mereka sedang duduk di dalam kelas membicarakan tentang dirinya yang sedang aneh.
"Kita tadi kan sedang di kelas" gumam Dan-Oh.
"Ada apa? Terjadi sesuatu dengan Baek-Kyung?" tanya Sae-Mi.
Suara membalikkan halaman buku lagi.
Psaatt !!!
Dan kini di hadapan Dan-Oh terdapat benda berbentuk kotak kecil dan penuh dengan foto Baek-Kyung. Dan-Oh berteriak kaget melihat semua itu. Sae-Mi yang duduk di depannya bingung melihat sikap Dan-Oh. Itu adalah kotak cinta Dan-Oh dan Baek-Kyung yang penauh dengan cinta. Kotak Dan-Oh berisi mengenai punya Baek-Kyung dan punya Sae-Mi mengenai Nam-Ju.
"Kenapa aku membuat ini?" tanya Dan-Oh dengan frustasi. Dirinya tidak ingat sama sekali membuat kotak itu.
"Ada apa? Terjadi sesuatu dengan Baek-Kyung?" tanya Sae-Mi lagi.
"Lupakan saja, itu konyol. Semua orang di sekolah ini tahu kamu menyukai nya" ucapnya kembali.
Dan-Oh semakin terkejut. Sae-Mi mengatakan perkataan yang sama seperti tadi.
'Ada yang salah denganku' batin Dan-Oh.
Dan-Oh sedang makan siang di kantin bersama Soo-Chul dan Sae-Mi. Menunya adalah salad, pasta, buah semangka, macaron dan cream soup. Dan-Oh memilih memakan buah semangka nya dahulu.
Psaat !!!
Tiba-tiba saja menu makanan serta seragamnya berubah. Menu yang dihadapannya ialah kimchi jiggae, nasi merah, jamur, telur goreng dan tteokbokki.
Psaat !!!!
Dan kembali lagi menu berubah menjadi kimchi jiggae, nasi putih, apel, salad dan omelette.
'Terkadang aku melompat 2 jam kemudian, namun di lain waktu, beberapa hari' batin Dan-Oh.
Psaat !!!!
Dan tiba-tiba Dan-Oh berada di rumah sakit serta selang infus yang tertancap di lengannya. Dan-Oh sama sekali tidak ingat dengan kejadian sebelumnya. Seolah dirinya melakukan teleportasi.
'Aku tidak tau kapan dan dimana aku akan membuka mata. Ingatanku memudar' monolog Dan-Oh.
Psaat !!!
Psaat !!!
Sekarang dirinya berada di jembatan sekolah, sebuah jembatan yang menghubungkan antara gedung satu dengan gedung lainnya, namun masih dalam lingkungan sekolah.
Dan-Oh benar-benar bingung. Setiap kali dirinya mendengar sebuah lembaran buku yang di balik. Dirinya pasti akan berada di tempat yang berbeda, tanpa ingatan yang telah terjadi sebelum nya.
Dan-Oh yang stres dengan kejadian tersebut, memeriksa pernapasan dan hasilnya normal. Denyut jantung nya juga normal, dilihat dari sebuah jam yang ia kenakan. Jam tersebut adalah jam tangan canggih dengan bisa melihat keadaan denyut jantung. Yang tidak normal adalah ingatannya !
Sementara itu, di ujung jembatan yang mengarah ke arah perpustakaan sekolah, nampak seorang pria. Pria tersebut menatap tangan nya dan mengangkat nya untuk menghalangi sinar matahari yang masuk dari jendela.
Atensi pria tersebut terganggu saat dirinya mendengar suara pintu perpustakaan yang terbuka.
Dan orang yang membuka pintu tersebut adalah Dan-Oh. Dan-Oh tampak mencari-cari sesuatu diantara banyaknya rak buku.
Dan-Oh mencari buku kedokteran mengenai penyakit ingatannya. Dirinya sudah melihat banyak sekali buku kesehatan, namun tidak ada yang mirip dengan penyakit ingatannya.
Disaat Dan-Oh sudah lelah, tanpa sengaja dirinya melihat sebuah buku di atas rak. Buku tersebut bergetar sendiri dan melayang.
Karena rasa penasaran Dan-Oh yang sangat tinggi, Dan-Oh mengambil buku tersebut.
Sampul bukunya bewarna hitam, dengan hiasan bermotif bunga yang besar peach. Dan judul buku tersebut ialah ' SECRET '. Buku tersebut berupa buku komik. Dan-Oh membuka buku tersebut dan membalikkan nya dengan cepat.
Dan tiba-tiba saja dirinya seperti mendapatkan gambaran masa depan.
*Baek-Kyung sedang berada di perpustakaan. Dengan raut wajahnya yang sinis dirinya bertanya,
"Kau mengikuti ku sampai kemari?" tanya Baek-Kyung.
Dan-Oh beranjak pergi, tetapi Baek-Kyung dengan cepat menahan tangan Dan-Oh dan berujar..
"Sudah cukup!" seru Baek-Kyung.
Di kantin sekolah, terlihat tiga orang siswi saling memberikan kode untuk mencekal kaki Joo-Da. Joo-Da datang dengan membawa nampa berisi makanan.
Ketika Joo-Da berjalan tiba-tiba saja kakinya tercekal. Dirinya jatuh hingga nampan yang ia bawa berisi kari tumpah kepada dirinya sendiri, dan juga pada Dan-Oh.
Entah dari mana, Nam-Ju pun muncul dan mengulurkan tangannya*.
Dan-Oh pun kaget dengan apa saja yang baru saja memenuhi pikirannya. Saking kagetnya dirinya berjalan mundur dan terjatuh karena tumpukan buku yang berada di lantai.
Untungnya Baek-Kyung tiba saat itu juga dan menahan Dan-Oh agar tidak terjatuh.
"Kamu mengikuti ku sampai kemari?" tanya Baek-Kyung dengan kesal.
Dan-Oh terkejut, kedua matanya terbelalak mendengar pertanyaan Baek-Kyung. Dan-Oh tidak menjawab pertanyaan Baek-Kyung, dirinya pun beranjak dan pergi. Tetapi Baek-Kyung menahan tangan Dan-Oh.
"Sudah cukup!" seru Baek-Kyung.
Dan-Oh syok, ia pun segera melepaskan tangannya dari genggaman Baek-Kyung. Dan-Oh pun segera berlari keluar dari perpustakaan.
Dan ternyata Baek-Kyung tak sendirian di perpustakaan itu. Tetapi dirinya bersama Kim Ae-Il.
Ae-Il pun mengira jika Dan-Oh mengikuti Baek-Kyung hingga ke perpustakaan. Ae-Il pun memanas-manasi Baek-Kyung dan berkata bahwa Dan-Oh hanya menganggunya.
"Dan bagaimana dirimh bertahan dengan Dan-Oh selama 10 tahun? Itu bukan hanya cinta tak terbalas biasa, tapi namanya penguntit" ucap Ae-Il dengan memanas-manasi Baek-Kyung, dirinya pun merasa jijik terhadap Dan-Oh.
Ae-Il sangat muak dengan Dan-Oh, apalagi Baek-Kyung yang pasti merasa lebih buruk.
..._______________...
...Banh, sya udah up bnyk Lo ya ;v...