
Tuan muda ruoli menganggukan kepalanya
"oh iya apa kau sudah tahu rumor yang menyebar tentangmu dan siapa nama lelaki berwajah hitam itu?..Zhe?..zhi?"Ucapnya dengan wajah berpikir
"zhu"jawab Xia lu
Tuan muda ruoli menganguk
"Iya Tuan zhu..kudengar kalian berdua jadi perbin..."Ucapnya terpotong dipotong ucapan seseorang
"Bincangan mengenai hubungan saling suka sesama jenis..benar bukan?,hahaha.."tawa Seorang lelaki masuk dalam kamar itu
"Kaisar Ying"ucap Tuan muda ruoli tersenyum melirik arah pintu masuk
"Hm"dehem Kaisar Ying tersenyum berjalan menghampiri Xia lu yang berwajah kesal
"sedang apa kau berduduk disitu?"Tanya Kaisar Ying memandang Xia lu dengan wajah tidak suka
"Kaisar Ying..apa kau tidak melihat aku sedang melukis wajah cantiknya"Jawab Tuan muda ruoli tersenyum hangat melirik Xia lu lalu Kaisar Ying
"oh"angguk Kaisar Ying
"Cantik?"gumam Kaisar Ying memandang wajah Xia lu dari kejauhan dengan tatapan tajam
tidak sadar diluar pintu Kaisar Zhang yang kebetulan lewat terhenti melihat Kaisar Ying,Tuan muda ruoli dan Xia lu dalam kamar
Dia kembali memundurkan kakinya dan melihat apa yang terjadi
"Benar..wajahnya sangat cantik,bibir,mata dan.."Ucap Tuan muda ruoli terpotong
Kaisar Zhang melirik Xia lu dengan mata tajam
"hal konyol apa yang kau katakan?,wajahku cantik dan juga tampan memang mirip ibuku"Potong Xia lu dengan kekehan
Xia lu melirik arah pintu masuk yang terdapat Kaisar Zhang yang sedang menatapnya
Kaisar Zhang yang dilirik langsung berjalan kembali pergi dari situ
katanya jangan pernah muncul didepanku..tapi mengapa sekarang dia melihatku tadi?(batin Xia lu)
"Junyi..mari kita berbaikan"Ucap Kaisar Ying berjalan kedepan Xia lu
Lelaki itu mengulurkan tangannya pada Xia lu dengan tersenyum tulus
Xia lu menaikan dua alisnya
"untuk apa berbaikan?,tidak ada yang perlu diperbaiki"jawab Xia lu dengan wajah acuh
"ada,aku hanya tidak ingin harga diriku diburukan hanya dengan seorang pemuda sepertimu..jadi kita berbaikan,aku tidak akan menganggumu lagi"Ucap Kaisar Ying
setelah mengatakan itu dia pergi keluar dari kamar
kini hanya tinggal dua orang dalam kamar
"hahaa..konyol sekali"tawa Xia lu yang membuat pemuda yang sedang melukisnya jadi terheran
Xia lu tiba-tiba berdiri
"sampai jumpa Tuan muda ruoli"Ucap Xia lu tersenyum memandang lurus
Xia lu langsung berjalan keluar kamar
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Besoknya
Diperguruan
hari ini adalah kompetisi bela diri untuk pemilihan
Ditengah lapangan semua pemuda berduduk dihamparan dengan dudukan melingkar,ditengahnya lingkaran kosong untuk pengujian kompetisi
"Tuan muda junyi melawan Pangeran Gu Ji dari kekaisaran Jian"Panggil guru Min Hu yang berdiri ditengah kawasan kosong untuk kompetisi,dia memegang Buku tebal untuk mengetahui nama dan juga penulis penilaian
"Pangeran Gu ji?"gumam Xia lu berdiri dari dudukannya dan berjalan ketengah
"wah..tandingannya akan sangat sulit..bagaimana bisa Tuan muda junyi mengalahkannya?"ucap pemuda yang berduduk didepan
"benar..tubuhnya sangat besar"saut lainnya
Pangeran Gu ji yang baru berdiri melirik ke Xia lu dari jauh dengan senyuman sinis
Dia mulai berjalan ketengah kawasan kosong untuk melawan Xia lu
Semua pemuda yang berduduk sekitar pangeran itu meminggirkan tubuhnya memberi jalan
Sampai didepan Xia lu,Pangeran Itu dengan senyuman iblis mengeluarkan pedang tajam berkilat dari ikat pinggangnya
"wohh..senyumnya seperti iblis yang sudah bersiap membunuh seseorang"
"apa tuan junyi akan diampuni?"
"apa dia akan selamat?"kurasa tidak akan"
Xia lu meumbar cambuk ditangannya dengan tersenyum hangat melirik Lelaki yang berbadan gendut didepannya
sudah gendut,wajahnya jelek,seperti babi saja(batin Xia lu)
"Semangat"Teriak Pangeran Dong Li dan Zi rui mengangkat tangannya memberi semangat pada Xia lu
Xia lu melirik keasal suara dengan tersenyum,tidak sengaja matanya menangkap Kaisar Zhang dari jauh yang berduduk paling ujung tanpa ada seseorang disamping kanan dan kirinya
Tidak sadar Kaisar Ying menoleh kebelakang melirik arah pandangan Xia lu yang ternyata melirik Kaisar Zhang
Kaisar Zhang memalingkan wajahnya kelain mengetahui Xia lu sedang meliriknya
"ayo...kompetisi beladiri keterakhir dimulai antara Tuan muda junyi dan Pangeran Gu ji"Ucap Guru Min Hu dengan keras
"Prok..prok..prok"tepuk tangan dari para pemuda yang berduduk
Guru Min Hu memundurkan dirinya lebih jauh memberikan kawasan luas untuk dua orang yang akan bertanding itu
Pangeran Gu ji dan Xia lu saling bertatapan dengan senyuman
"Tuan junyi-tuan junyi mengapa kau malah memilih cambukan untuk bertanding denganku?"tanya Pangeran Gu ji tersenyum sinis pada Xia lu
"aku ingin memotong kepalamu dengan cambuk ini"jawab Xia Lu tersenyum hangat
"Wah..aku takjub dengan niat buruk Tuan junyi..semoga berhasil"ucap Pangeran Gu ji dengan senyuman sinis pada Xia lu
"apa kalian berdua sudah siap?"Tanya guru Min hu yang berdiri dari jauh
"Emm"angguk keduanya memasang kuda-kuda
Pangeran Gu ji memutar pedang tajam ditangannya dan berkuda-kuda mengarahkan pedang itu lurus kearah Xia lu
"Kyaaaa"Teriak Pangeran Gu ji maju melangkah dengan gerakan cepat mengarahkan pedangnya ketubuh Xia lu
Xia lu hanya berdiam ditempat melihat ujung pedang menuju dirinya namun saat pedang itu sudah begitu dekat hanya sejengkal saja gadis itu langsung menunduk dan menggeser tubuhnya kesamping
Pangeran Gu ji yang bisa membaca pergerakan xia lu mengarahkan pedangnya kesamping dengan cepat menargetkan pedang itu melukai leher Xia lu
"wuuu"sorak Semua pemuda panik pedang itu ingin terkena Xia lu jika berdiri tegak
Xia lu berjongkok menghindari pedang jika dia berdiri,dia menggulingkan tubuhnya kedepan dengan cepat dan berdiri kembali
Xia lu berbalik cepat
"tsuuut"Cambukan dilayangkan xia lu tepat mengenai pergelangan tangan Pangeran Gu ji yang memegang pedang
Cambuk panjang itu mengikat pergelangan tangan Lelaki gendut itu
xia lu mengertakan giginya mengeratkan cambukannya
"prannkk"pedang ditangan pangeran itu jadi terjatuh
Xia lu kembali menarik cambukannya
Pangeran Gu ji membalikan tubuhnya dengan wajah terlihat marah
"kyaaaaa"Lelaki itu berlari dengan tubuh besarnya mendekati Xia lu
hanya satu titik kelemahan tubuh orang besar ini yaitu mencekik lehernya dengan cambuk,sekuat apapun tenaganya jika dirinya sudah diujung ajal tidak akan bisa melakukan apapun(batin Xia lu)
saat sudah dekat dengan Xia lu,xia lu berlari dan meloncat tinggi
Gadis itu melakukan salto diudara tepat diatas kepala pangeran Gu ji membuat semua pemuda berdecak kagum
Pangeran Gu ji membalikan tubuhnya namun saat berbalik
"buuk"Kaki Xia lu menendang kebelakang tepat mengenai kepala ataupun wajah Lelaki berbadan besar itu
Tubuh Pangeran Gu ji jadi termundur
Xia lu menghentakan kakinya dihamparan itu,Dia membalikan tubuhnya dengan langsung mengarahkan cambuk panjang ditangannya
"tsuuut..pakk"Cambukan itu melilit Leher Pangeran Gu ji yang membuat semua orang terkejut
Pangeran Gu ji melototkan matanya dengan wajah memerah marah
Xia lu tersenyum melirik pangeran Gu ji,tidak menunggu lagi gadis itu berlari cepat dengan berputar mengelilingi Tubuh Lelaki berbadan besar itu bagai angin yang berlalu saking begitu cepatnya berlari
Semua yang menonton jadi tegang dan tercengang melihat
Lilitan semakin kuat mencekat Leher Pangeran Gu ji
Xia lu berhenti berlari saat berada dibelakang Pangeran Gu ji
Gadis itu menggertakan giginya,tangannya mempererat Pegangan cambuk dan menariknya lebih kuat
"eeeee"Pangeran Gu ji jadi susah bernafas karena lilitan cambuk dilehernya
Matanya memerah,dan keringat bercucuran didahinya
Semua menutup mulut mereka yang terbuka lebar
"aa..am..pun"ucap Pangeran Gu ji dengan susahnya mengucapkan kata
Guru Min hu tersenyum melihat raut wajah kejam terdapat Diwajah Xia lu
"berhenti"Ucap guru Min hu dengan keras
Xia lu langsung berlari cepat lagi memutari tubuh lelaki itu dalam sekejap untuk meumbarkan cambukan
cambukan itu terlepas dan Xia lu menggulungnya kembali ditangannya
Terlepasnya cambuk itu dari leher Pangeran Gu ji,Lelaki itu jadi ambruk dan langsung pingsan
"bawa dia ketempat tabib..untuk diobati"pinta guru Min hu menunjuk kearah pemuda yang berduduk
sepuluh pemuda yang duduk didepan berdiri dari dudukannya dan berlari mendekati Pangeran Gu ji yang pingsan
sepuluh orang itu sanggup mengangkat beratnya tubuh Pangeran Gu ji yang bagai kerbau itu
"Kalian semua bubarlah...pengumuan siapa yang dipilih berdasarkan keputusan para guru besok akan diumumkan"Ucap Guru Min hu berucap keras
Semua orang bubar dan pergi masing-masing
Guru Min hu tersenyum pada Xia lu lalu pergi dari tengah lapangan
"Wah...aku begitu tegang menonton pertandinganmu tadi"Ucap Zi rui berada disamping Xia lu
"benar"saut Pangeran Dong li menghampiri Xia lu
"wah..junyi aku yakin kau pasti akan dipilih"Ucap Tuan muda ruoli berjalan mendekati Xia lu dengan tersenyum
Xia lu tersenyum melirik Tuan muda ruoli berjalan tidak jauh menuju dirinya
"Tuan muda Zhu kau ingin kemana?"Teriak Kaisar Ying dengan sengajanya lewat didepan Xia lu
Xia lu melirik kesamping arah Kaisar Ying yang berjalan menuju Kaisar Zhang yang berjalan pergi
"ada apa dengan mereka?"tanya Zi rui menaikan dua alisnya heran melirik Kearah Kaisar Ying
"tidak usah pedulikan"Ucap Xia lu melangkahkan kakinya berjalan
"bukan begitu...mengapa dia berteriak memanggil Tuan muda zhu?"Ucap Pangeran Dong li dengan wajah berpikir
"mana ku tahu"kesal Xia lu melangkahkan kakinya dengan cepat
"Tunggu"Teriak Zi rui dan Pangeran dong li secara bersamaan
**Dikamar asrama**
"hei tuan zhu,mengapa aku jarang melihatmu bersama junyi lagi?"Tanya Kaisar Ying yang berduduk ditepi kasur melirik Kaisar Zhang yang sedang meletakan sesuatu dalam lemari
"......."hening
yang ditanyakan itu hanya diam dengan wajah yang begitu datar
"Haha"tawa Kaisar Ying sendirinya
"braakk"Suara bantingan pintu lemari ditutup Kaisar Zhang begitu kasar
Kaisar Ying memagang dadanya terkejut
"sikap baru macam apa itu?,haa kau sudah mulai berani sekarang memperlihatkan sikap aslimu yang sok angkuh,dan keren..cihh"ejeknya menyunggingkan senyuman sinis pada Kaisar Zhang
Kaisar Zhang memperlihatkan sesuatu yang dia ambil dalam lemari
"apa ini milikmu?"Tanya kaisar Zhang langsung melempar celana d\*\*\*m berwarna putih itu tepat mengenai wajah tampan Kaisar Ying
Kaisar Ying mengambil celana d\*\*\*m yang mengenai wajahnya dan langsung melemparnya kembali pada Kaisar Zhang
"ini punyamu brengsek"
"punyamu"ucap Kaisar Zhang menangkap dan melempar balik kembali celana itu dengan wajah datar
"Sialan"teriak Kaisar Ying
\*\*\*\*\*
**Kantin perguruan**
"emm..makan bersama memanglah sangat menyenangkan"Ucap Zi rui tersenyum lebar memakan buah pisang
"Apa kau sangat suka pisang?"Tanya Pangeran Dong li melirik kesamping menatap zi rui
"emm"angguk Zi rui
"dia saudaranya monyet benarkan?"Tanya Xia lu tersenyum mengejek Zi rui yang memakan buah pisang
"Hei..mengapa selalu orang yang memakan pisang dikatakan mirip monyet?,Apa salahku jika makan pisang ini sangat enak dan manis"kesal Zi rui menatap Xia lu,mulut dan pipinya mengembung penuh akan pisang dimulutnya
"junyi..sepertinya kau benar dia saudaranya monyet,wajahnya sama persis lihat"Ejek Tuan muda ruoli
"hahaha"tawa Pangeran Dong li memegang perutnya
"apa yang lucu?..hah"Kesal Zi rui
"kau juga tuan muda ruoli..mengapa kau mendekati kami bertiga..apakau tidak punya teman lain..apa kau terpesona dengan ketampanan dan kehebatan Teman kami Junyi?"omel Zi rui
"Hahaha"tawa Tuan muda ruoli
Xia lu melirik kesamping melihat lelaki disampingnya yang tertawa
"dia tampan?masih tampanan aku"Ucap Tuan muda ruoli menunjuk Xia lu disampingnya
"terserahlah"Ucap xia lu tiba-tiba berdiri
"aku sudah selesai makan..kalian habiskanlah"Ucap Xia lu memegang mangkok dan piring yang tersisa kosong
ketiga orang yang masih makan itu mengangguk
Xia lu keluar dari tempat duduknya,dia berjalan ketukang pelayan dalam kantin itu
"Mengapa kau juga mengangguk?"Tanya zi rui pada tuan muda ruoli
"mengapa?,dia juga menyebut kalian yang berartikan kita bertiga bukan cuman kalian berdua"Jawab Tuan muda ruoli tersenyum santai pada Zi rui
"benar juga yang dikatakan tuan muda ruoli"saut pangeran dong li membenarkan perkataan tuan muda ruoli
"kau memihaknya?"Tanya Zi rui dengan wajah kesal melirik kesamping menatap wajah Pangeran dong li
"haha..apa kau cemburu?"Tanya Pangeran Dong li
Zi rui hanya diam dan melanjutkan makan pisang dengan wajah terlihat kesal
"pppft"pangeran dong li menahan tawa
Xia lu yang sudah membersihkan bekas piringnya makan langsung pergi menuju luar kantin
gadis itu berjalan pelan melangkahkan kakinya keluar dari pintu perkantinan itu
tidak sadar diujung atap bertepatan sejajar dipintu keluar masuknya perkantinan seseorang bersiap menjatuhkan sebuah vas mewah yang terlihat mengkilat
*semoga keputusanku tidak salah*(batin orang itu)
Vas itu dijatuhkan oleh orang itu begitu saja bertepatan xia lu keluar dari kantin
orang yang menjatuhkan itu langsung melesat pergi dengan secepat-cepatnya
hanya sejengkal ingin mengenai atas kepala xia lu
"JUNYI!"Teriak Seseorang dengan sangat keras,dia berlari begitu cepat bagai angin lewat karena tidak sadar lagi
"praankk"suara pecahan terjatuh