
Kaisar Zhang menatap tajam Kaisar Ying didepannya dengan wajah dingin
"apa perlu aku memberi tahu sebuah hubungan untuk menjawab dan meyakinkan pertanyaan?"Tanyanya balik membuat Kaisar Ying semakin geram mengepalkan kedua tangannya
"Tentu saja"Jawab Ying menatap sengit Kaisar Zhang didepannya
"Diam kalian berdua!"Tegur Xia lu mengeluarkan titah dari selipan ikat pinggangnya
"Lihat titah ini,aku menebak ada yang seseorang yang tidak asing dengan titah ini dan menyembunyikan isi tulisan dalamnya"Ucap Xia lu mengangkat titah ditangannya keatas
Xia lu melirik Kaisar Wezi yang berdiri jauh disinggsana yang juga meliriknya dengan wajah terkejut
sontak semua mata jadi tertuju pada titah yang berwarna keemasan belakangnya dan terlihat tulisan begitu rapi bagi orang yang bisa melihatnya dari jauh dalam titah itu
Kaisar Ying Langsung mendekati Xia lu dan merebut titah itu dengan cepat dan membacanya
Xia lu jadi terkejut dengan pergerakan Kaisar Ying mengambil titah ditangannya
Kaisar Ying yang selesai membaca titah langsung melirik Pria tua yang berdiri disinggasana
"Apa ini paman?"Tanya Kaisar Ying mengerutkan alisnya berjalan menuju pamannya yang berdiri diatas sana seraya menunjukan titah ditangannya
Qian yang berdiri disamping Kaisar Wezi juga ikut penasaran melihat raut wajah aneh Kaisar Ying
"Teruntuk Sahabat kami Tuan Wezi,Kami sangat bangga memiliki sahabat baik sepertimu,Hari-hari dimasa kecil kita berempat takkan terlupakan,Kami bertiga menulis ini agar kau lebih bersemangat dan merasakan ketulusan Kami
Kita berempat adalah teman dan sahabat baik,Lalu saat ini Mengapa Kau menjauhi kami bertiga hanya karena Mendengar perbincangan yang menceritakan keburukanmu?,Kami tahu saat ini Kau sangat sakit hati dan merasa tidak layak menjadi teman kami bertiga karena Kami Semua adalah seorang Kaisar
Kami sangat jelas mengerti perasaanmu Wezi,Kami bertiga berharap kelak Kau menyadari bahwa teman bukanlah memandang status maupun gelar,Kita berempat sama semuanya
Satu hal yang kami bertiga putusan bersama,Kekaisaran Xing xing akan diwarisi pada Zhang putra kedua Xing Li jika aku Lu nian sudah tidak ada didunia ini
Kami menulis ini agar kau bisa mengingat persahabat kita berempat yang kau anggap kami tidak tulus.
Kami bertiga sangat menyayangi kau Wezi seperti adik kami sendiri dan kami harap kau tidak menyembunyikan titah ini
Kaisar Lu nian
Kaisar Xing Li
Kaisar Lu Zian"Ucap Kaisar Ying yang sudah berdiri didepan pamannya
semua yang berada dibawah mendengar ucapan Kaisar Ying yang membaca titah sudah terkejut sedari tadi mengetahui Bahwa Kaisar Kekaisaran ini terdahulu yang bernama Lu nian atau paman Xia lu memutuskan Pewaris tahtanya Putra kedua Kaisar Xing Li(Kekaisaran Yuan)yang adalah Kaisar Zhang
"Paman..Apa ini?"lirih Kaisar Ying memperlihatkan tulisan titah ditangannya kedepan Pria tua didepannya
Sontak,Kaisar Wezi memundurkan dirinya melihat jelas titah itu,titah dimana dibacanya saat sebelum kematian Kaisar Lu nian
"Apa yang kau tanyakan Ying!"Ucap Kaisar Wezi memajukan kembali tubuhnya dan mengambil titah itu
"Bakar titah ini Qian!"Perintah Kaisar Wezi langsung memberikan titah ditangannya pada Qian disampingnya
Saat Qian ingin mengambilnya tiba-tiba lesatan panah melayang menembus titah itu hingga jadi terjatuh dilantai
"DASAR PRIA TUA MUNAFIK,Dialah Pria yang menyebabkan Pangeran Lu zheng Lumpuh,dia yang menyebabkan Kaisar Zhang jarang tersenyum,dia yang menyebabkan kematian Kaisar Xing Li dan Permaisuri beliau,dan dialah juga yang menyebabkan Kaisar Lu Zian difitnah telah membunuh adiknya sendiri padahal kenyataan yang sebenarnya DIALAH YANG MEMBUNUH KETIGA SAHABATNYA SENDIRI!"ucap Han shu beserta teriakan dan ucapannya begitu cepat membuat semua orang yang mendengarnya membelalakan mata dengan mulut terbuka lebar
Han shu yang berada diatas atap bangunan yang berada dibelakang panggung Kaisar Wezi langsung melompat menginjak lapangan samping panggung
Xia lu ikut menganga sejenak mendengar ucapan Pemuda yang pernah dia temui ditoko persenjataan saat itu
siapa sebenarnya pemuda ini?,dia bicara begitu cepat dan berani(batin Xia lu)
"PASUKANKU KELUARLAH!"Perintah Kaisar Wezi mengeluarkan pedang diselipan ikat pinggangnya
Aku harus membunuh mereka berdua,anak ingusan itu dan juga Putri Xia lu(batin Kaisar Wezi)
Dia mendorong kesamping Tubuh Kaisar Ying agar jangan menghalanginya
Kaisar Ying mematung ditempat dengan perasaan bercampuk aduk tidak karuan membaca keadaan
Beberapa orang bertubuh kekar memakai pakaian jubah biru memunculkan dirinya begitu banyak disetiap sudut tempat membuat semua jadi berlarian karena melihat orang-orang itu memegang pedang tajam
"BUNUH KAISAR ZHANG DAN PUTRI XIA LU"teriak Kaisar Wezi berlari turun mendekati Xia lu dan Kaisar Zhang
"KELUAR KALIAN!"teriak Han shu yang langsung menyerang Para pasukan Kaisar Wezi yang ingin menyerangnya
Kini bertambah lagi muncul banyak orang berpakaian hitam bercampur merah bersulaman emas dibagian lengan pakaian memegang masing-masing pedang tajam bewarna keemasan
"tring...tring..buuk..buuk"
"sraaakk..crasss"
Para menteri maupun rakyat bangsawan ataupun Para Guru menua ada yang berlarian menghindari perkelahian besar antara Dua Kaisar yang akan terjadi,mereka tidak peduli memikirkan siapa yang akan menang nanti namun harapan semua orang menuju pada Kaisar Zhang Seorang Kaisar yang pasti membuat makmur Sebuah Kekaisaran
"Bukankah pedang mereka sama denganku?"Tanya Xia lu mengeluarkan pedang diselipan ikat pinggangnya dengan wajah berpikir
"Aku yang memberikannya padamu"Jawab Kaisar Zhang menangkis Orang Kaisar Wezi yang ingin menyerang Xia lu
Xia lu masih berpikir sejenak
"jadi Mereka semua adalah pasukanmu?"Tanya Xia lu yang masih terdiam ditempat
"Hm"dehem Zhang yang asiknya menyerang balik orang disekeliling Xia lu ingin menyerang gadis yang masih terdiam itu tidak sadar
Xia lu jadi tersadar,dia ikut menyerang Pasukan Kaisar Wezi yang memakai pakaian jubah biru
Kaisar Wezi berlari dengan tatapan dinginnya mendekati Xia lu dan Zhang yang tengah asiknya menyerang balik pasukannya
"ANAK INGUSAN!"teriak Kaisar Wezi mengarahkan ujung pedang pada Xia lu dari belakang
Xia lu langsung berbalik dan menahan pedang Kaisar Wezi yang ingin menyerangnya
"tidak kupikir Kau mirip ayahmu,atau kau memang berpura-pura bodoh tidak tahu ilmu beladiri?"ucap Kaisar Wezi tersenyum sinis melirik Xia lu
Xia lu mendorong pedang Kaisar Wezi yang menahan pedangnya hingga Pria tua itu jadi termundur
Orang berjubah biru pasukan Kaisar Wezi menggelilingi Xia lu kembali dengan menyerang secara bersamaan membuat Xia lu agak sedikit kesulitan karena anak buah Pasukan Kaisar Wezi bisa dibilang lumayan kuat
Namun Xia lu tidak menyerah,dia lebih bersemangat menusuk,menebas,dan menyayat Anak buah pasukan Kaisar Wezi
"Kaisar Wezi"panggil Kaisar Zhang yang berdiri dibelakang Kaisar Wezi yang asiknya terdiam memandang Xia lu
Kaisar Wezi langsung berbalik dan menyerang Kaisar Zhang
Kini terjadilah perkelahian besar,orang-orang Kaisar Wezi yang banyak mati kini berdatangan lagi
Suara dentingan pedang begitu banyak terdengar beserta suara teriakan histeris,suara sayatan dan Tusukan mengerikan
Hamparan lapangan itu sudah dilumuri banyak noda darah beserta tubuh mayat beserakan dimana-mana
"Ternyata kau adalah Putri Xia lu,maaf aku harus membunuhmu"Ucap Qian yang bermain pedang dengan Xia lu
Xia lu tersenyum
"Membunuhku?,Lakukan sesukamu tapi itu tidak akan bisa"remeh Xia lu
"Gadis sombong"ejek Qian
"Paman apa kau tidak rela aku merebut punyamu,tapi bukankah ini memang punyaku lebih dulu?"Tanya Kaisar Zhang tersenyum licik menjelaskan siapa pemilik kekaisaran Xing xing besar ini yang sebenarnya
Kaisar Wezi tersenyum licik mengarahkan pedangnya kelengan Kaisar Zhang namun langsung ditangkis cepat
"kau sengaja ingin memanasiku?"Tanyanya
Kaisar Zhang memutar pedang ditangannya dan langsung mengarahkan pedangnya keleher Kaisar Wezi
"apa Kau tidak ingat dengan kematian kedua orang tuaku dua tahun lalu,bahkan Kakaku lumpuh karena jarum akupuntur yang kau tusukan padanya,Sebaiknya aku membunuhmu lebih cepat!"Ucap Zhang berwajah sangat dingin
Kaisar Wezi jadi menegang ditempat melihat mata dingin dan tajam Kaisar Zhang terasa menusuk matanya sendiri
"APA KAU PERNAH BERPIKIR BAGAIMANA NASIB ORANG TIDAK BERSALAH KARENAMU!"Teriak Kaisar Zhang mengeluarkan seluruh amarahnya
orang-orang jadi terhenti dan melirik Kaisar Zhang terlihat begitu marah beserta wajah dinginnya yang menusuk mata melihatnya
Para pasukan Kaisar Wezi langsung mengelilingi Kaisar Zhang dengan menyodongkan pedang mereka
Para pasukan Kaisar Zhang langsung mengelilingi Pasukan Kaisar Wezi yang menyodongkan pedang pada Ketua mereka
Mereka saling menyodongkan pedang keleher jika bergerak sekalipun tentu akan tumbang ditebas sekejap
Qian langsung ingin melompat tinggi untuk melindungi majikannya namun arahan pedang tajam muncul didepannya
"crasss"tebasan Han shu menebas kepala Qian
"bruuk"qian ambruk ditanah sontak membuat Kaisar Wezi yang melihatnya dari jauh marah
Kaisar Wezi langsung mendorong pedang Tajam Kaisar Zhang dengan tangannya
Sontak perkelahian terjadi kembali kini lebih serius dari sebelumnya
Kaisar Zhang yang melawan Kaisar Wezi
Xia lu yang melawan para pasukan Kaisar Wezi yang terus mengelilinginya
Han shu yang membantu Xia lu membunuh para pasukan
Kaisar Ying yang sudah menghilang ditempat karena tidak tahan melihat kekacauan besar yang terjadi,dia pikir pamannya tidak berbohong jika kematian Paman Xia lu dibunuh oleh Ayah Xia lu sendiri
***
Para pasukan Kaisar Wezi sudah banyak terbunuh dan terdampar berserakan dilapangan
Pasukan Kaisar Zhang kini bertambah kembali sudah mengepung seluruh tempat diistana Kekaisaran Xing xing termasuk kediaman Kaisar Wezi
Xia lu yang selesai membunuh ratusan orang pasukan Kaisar Wezi berlari mendekati Kaisar Wezi yang bergulat pedang terus menerus dengan Kaisar Zhang
"menyerahlah"Ucap Xia lu menyodongkan pedangnya dileher Kaisar Wezi dari belakang
Kaisar Wezi membalikan tubuhnya melirik Xia lu
Kaisar Zhang tersenyum menangkap sesuatu yang dilemparkan Pengawal pribadinya
Sesuatu yang ujungnya terlihat menyala bewarna kemerahan dan jingga,sedikit asap keluar diujungnya
Kaisar Zhang melakukan Salto melayang diudara melewati Kaisar Wezi
"Takk"hentakan kaki terdengar dibelakang Xia lu
Kaisar Zhang melempar sesuatu ditangannya kebawah kaki Kaisar Wezi lalu langsung menarik tangan Xia lu dan membawanya berlari menuju panggung singgasana
"TIGA DUA"hitung Kaisar Zhang membawa Xia lu berlari
apa maksudnya?(batin Xia lu)
Para pasukan Kaisar Zhang yang mendapat aba-aba dari ketuanya langsung menghindar jauh dari lapangan
"Tiga"Ucap Zhang yang sudah berada diatas tempat berduduknya Kaisar Wezi tadi
"Broaaammmmm,panggg...panggg"Suara ledakan besar terjadi tengah lapangan itu
Keluar asap menggumpal menutupi tempat sekitar lapangan
"hah?,se..sel..lamat ti..tinggal...aa..ak..uu..akk..hirrnya..akan..berm..te..muka..lian..Lu nian..Xing Li..Lu zian"Ucap Kaisar Wezi dengan terbata-bata terbaring ditanah
sekitar tubuhnya sedikit terbakar,darah banyak keluar dari mulutnya,nafasnya sudah tidak beraturan
"Namun aku i..ingin anak i..tu mat..ti"Ucap Kaisar Wezi mengarahkan pedangnya melayang menuju Belakang punggung Kaisar Zhang yang sedang memeluk erat Xia lu
Xia lu menarik tubuh Zhang dan membalikannya
"tsuuuukk"Suara pedang menembus tubuh Xia lu
Kaisar Wezi tersenyum licik,dia menghembuskan nafasnya terakhir kali dan menutup mata dengan rapat
"bruuk"Xia lu tersungkur
"Xia lu!"Teriak Kaisar Zhang langsung berjongkok dan menarik pedang yang menembus ditubuh gadis itu dari belakang
Xia lu mengeluarkan darah banyak dari mulutnya besertaan pedang yang ditarik keluar dari tubuhnya dari belakang
Kaisar Zhang langsung membuang Pedang berlumuran darah ditangannya kesembarang arah
Mata Xia lu seketika tertutup rapat,jantungnya berdetak melemah
Kaisar Zhang langsung mengangkat tubuh Xia lu dan menggendongnya turun
Lelaki itu berlari dengan wajah panik beserta cemasnya membuat para anak buahnya yang baru keluar dari hindaran ledakan tadi terkejut
Kaisar Zhang membawa Xia lu masuk dalam bangunan dipinggir lapangan itu
Sesampainya didalam..
Zhang membaringkan tubuh Xia lu diatas kasur kecil yang berada disudut ruangan
"HAN SHU"Teriak Kaisar Zhang dari dalam
han shu yang juga berlari ingin memasuki tempat yang dimasuki Kaisar Zhang mendengar teriakan itu langsung berlari lebih cepat
"Ambilkan peralatan obat diperguruan Xing dan panggil juga seluruh tabib dikekaisaran ini!"perintah Kaisar Zhang berwajah cemas
Han shu langsung melaksanakan tugasnya dan keluar dari tempat
"KALIAN SEMUA KUMPULKAN PARA TABIB DAN SALAH SATU KALIAN PERINTAHKAN PRAJURIT DISINI UNTUK MEMBERESKAN KEKACAUAN INI"Teriak Han shu diluar yang terdengar ditelinga Zhang
Para pasukan Zhang langsung menjalankan tugas dari ketua mereka
Didalam..
Kaisar Zhang berduduk diatas dudukan samping kasur dengan mengenggam telapak tangan kanan xia lu dengan perasaan cemas tidak karuan
"tidak kusangka junyi adalah seorang wanita,dan terlebihnya adalah Putri Xia lu..Kau memang gadis cerdik bisa membuat semua terlarut dalam tipuanmu salah satunya aku"Gumam Kaisar Zhang menyapu-nyapu telapak tangan Xia lu
Tiba-tiba masuk empat pemuda langsung mendekati Xia lu yang terbaring dikasur
"Xia lu"Panggil Kaisar Ying berwajah sangat cemas langsung berjongkok meraih sebelah tangan kiri Xia lu
"Apa dia benar Putri Xia lu?,huwaaa mengapa junyi atau siapapun itu mengapa Kau berbohong hah!?,huwaaa tega sekali junyi"tangis Zi rui tersungkur dilantai memandang wajah Xia lu dari jauh yang terbaring diatas kasur
"Bukankah Putri Xia lu dikenal buruk rupa dan bodoh?"Tanya Pangeran Dong li yang berdiri dibelakang Kaisar Ying
"aku sudah menduga dari awal bertemu dengannya merasa sesuatu aneh"Ucap Tuan muda ruoli menyentuh pundak Pangeran Dong li
"dan aku juga mengetahui bahwa dirinya adalah wanita pada saat berada dipemandian dirumah kepala desa dipedesaan waktu itu namun aku tidak ingin memberi tahunya pada Kaisar Wezi atau siapapun"Ucap seseorang lagi baru masuk
"Pangeran Wu feng"ucap Kaisar Ying melirik asal suara
Kaisar Zhang melirik Pangeran Wu feng yang juga meliriknya
"dan tidak kusangka Tuan zhu berwajah hitam adalah Kaisar Zhang yang menyamar"ucap Pangeran Wu feng menundukan kepalanya tidak berani melirik
"Bukankah kau adalah orang suruhan Kaisar Wezi untuk selalu memantau Putri Xia lu selama perjalanan dan juga memantau pasukan kiriman Kaisar Wezi yang menyekap para pemuda lain dipertendaan?"ucap Zhang yang langsung membuat pangeran itu membungkukan badannya
"Saya minta maaf Kaisar Zhang!"Ucap Pangeran Wu feng membungkukan tubuhnya dengan kepala menunduk
Kaisar Ying melirik Kaisar Zhang yang berduduk terhalang oleh kasur
"apa yang kau maksud?"tanyanya
"Kaisar Ying,apa kau tidak peduli dengan pamanmu?,dia mungkin sudah mati ditengah lapangan sana atau sudah dibawa oleh para orangku untuk persiapan pemakaman"tanya balik Kaisar Zhang yang membuat Kaisar Ying sontak langsung berdiri
bersambung...